Cinta Tuan Dokter Yang Posesif

Cinta Tuan Dokter Yang Posesif
Masa lalu Faris


__ADS_3

Faris memasang wajah datarnya saat seseorang menatapnya dengan tatapan sumringah.Pria itu menggenggam jemari Kaira membuat gadis itu melongo apa yang dilakukan asisten Kakaknya itu.


"Ris...apa kabar?", tanya orang itu.


"Baik",jawab Faris.


"Gak nyangka ya kita ketemunya disini lagi,kamu terlihat makin mapan sekarang dan juga makin tampan",puji orang itu menatap Faris penuh kagum.


Kaira hanya terlihat bingung dengan penuturan wanita dihadapannya dan Faris itu.Bahkan pria yang menggenggam jemarinya saat ini tak sedikitpun menggubris ucapan wanita itu.


"Oh ya ..kamu mau makan juga kan,yuk sekalian aku juga mau makan disini",ujar wanita itu menarik pergelangan tangan Faris.


Namun Faris menyentak genggam tangan gadis itu hingga terlepas.Wanita itu terlihat terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Faris.


"Ris--


Pria itu berlalu begitu saja dengan menarik pergelangan tangan Kaira meninggalkan wanita itu yang tampak tak percaya dengan apa yang dilakukan Faris padanya dihadapan banyak orang yang menatapnya.


Faris menarikkan sebuah kursi untuk Kaira."Duduklah!",ujar Faris.


"Terimakasih Kak Faris",jawab Kaira.


"Hmmm"


Faris duduk hadapan Kaira dengan menatap gadis itu yang sibuk dengan ponselnya.


Tak lama pramusaji datang menghampiri mereka untuk menanyakan makanan apa yang akan mereka pesan.


"Kaira...kamu mau pesan apa?",tanya Faris membuta gadis itu mengalihkan pandangannya dari layar ponselnya..


Kaira mengambil buku daftar menu lalu membolak-balik halaman buku itu sembari melihat menu apa yang akan ia pilih.


"Sushi sama udon",jawab Kaira.


"Hmmm saya okonomiyaki dan teriyaki", timpal Faris.


"Untuk minumannya?", tanya pramusaji ramah.


"Ocha saja",jawab keduanya kompak.


"Baiklah,mohon ditunggu",ujar pramusaji lalu meninggalkan keduanya.


Kaira tersenyum tipis lalu membuang muka karena malu Faris menatapnya tak berkedip.


"Gabung ya...",ujar wanita tadi yang langsung duduk disebelah Faris membawa makanannya


Faris tampak memutar bola mata jengah dengan kelakuan wanita itu.

__ADS_1


"Bolehkan?,aku hanya sendirian",ujar wanita itu menatap Kaira dan Faris bergantian.


"Eh... silahkan Mbak",jawab Kaira gak enak hati mengusir wanita itu terlebih Faris hanya diam saja.


Faris menatap tak percaya pada Kaira karena mengizinkan wanita itu makan bersama mereka.


"Oh kenalkan aku Ayuni,mantan kekasihnya Faris",ujar wanita itu mengulurkan tangannya pada Kaira.


Kaira tampak sedikit terkejut lalu menatap Faris.Pria itu membuang muka, jelas sekali raut kesal diwajahnya.


"Kaira....",jawab Kaira membalas uluran tangan wanita bernama Ayuni itu.


"Kamu dan Faris--


"Dia kekasihku",jawab Faris.


"What?"


"Gak mungkin.Aku tau banget kriteria gadis idaman kamu.Dan itu tak ada pada diri gadis ini",ujar Ayuni menggeleng pelan menatap keduanya.


Kaira hanya diam saja karena dia dan Faris tak memiliki hubungan selain saling membantu jika ada yang menggangu.Ia bisa melihat gestur tubuh Faris yang gak nyaman dengan kehadiran wanita masa lalunya itu.


"Lalu kamu begitu?",ujar Faris dingin.


"Ya ...iya.Bukannya dulu kamu mengatakan kriteria gadis idaman kamu itu ada pada diri aku",jawab Ayuni dengan begitulah percaya dirinya.


"Itu dulu, tidak dengan sekarang.Kamu lupa bagaimana dulu kamu meninggalkan aku demi pria lain yang lebih dari aku?. Sekarang kemana pria itu,hum?",ujar Faris menatap tajam Ayuni.Selera makannya hilang begitu saja dengan kehadiran wanita masa lalunya itu.


"Basi tau gak.Sekarang pergilah", ucap Faris.


"Enggak", geleng Ayuni.


"Ck...Aku tegaskan sama kamu,aku tak memiliki perasaan apapun padamu lagi.Jadi jangan lagi menganggu kehidupanku.Jadi aku minta pergilah",ujar Faris menatap wanita itu dengan tatapan tajam.


"Ris--


"Pergi!",ujar Faris.


Ayuni beranjak dari duduknya."Lihat saja Faris kamu akan kembali menjadi milikku.Kita lihat apakah kamu bisa menolak permintaan Mamamu",batin Ayuni tersenyum tipis lalu meninggalkan Faris dan manatap Kaira sekilas dengan tatapan penuh permusuhan.


Kaira yang dari tadi hanya diam saja menyaksikan keduanya menatap Faris dengan tatapan iba.Ia bisa merasakan sakit yang Faris rasakan dari tatapan pria itu tadi pada wanita bernama Ayuni itu.


"Jika Kakak gak nyaman,kita pulang saja",ujar Kaira.


Faris menatap gadis itu lalu mengggeleng pelan."Kamu belum makan,aku tak mau perut kamu sakit",ujar Faris.


"Tapi--

__ADS_1


"Aku baik baik saja",jawab Faris tersenyum tipis.


Tak lama makanan mereka datang, keduanya makan dengan khidmat tanpa bersuara.Hanya Kaira sesekali menatap pria itu.


Setelah selesai keduanya kembali melanjutkan perjalanan pulang.Tak ada pembicaraan diantara keduanya.Mereka sibuk dengan pikiran mereka masing-masing.


"Kak Faris"


"Ya...ada apa?",tanya Faris menoleh sekilas.


"Besok ada waktu gak,aku ingin melaksanakan rencana kita.Aku ingin besok mengatakan pada Mama dan Kak Kalen tentang hubungan kita agar perjodohan itu segera dibatalkan",ujar Kaira.


"Kamu yakin mereka akan membatalkannya?", tanya Faris.


"Iya.Cuma yang aku takutkan keluarga aku marah sama kamu Kak,dan Kak Kalen memecat kamu", jawab Kaira.


"Apa aku cari pria lain saja untuk aku--


"Aku siap dengan konsekuensinya.Jika Pak Kalen memecatku tak masalah",jawab Faris yang begitu ingin membantu Kaira.


"Tapi kamu akan kerja dimana Kak?", tanya Kaira.


"Aku memiliki bisnis kecil kecilan.Ya mungkin aku nantinya akan fokus mengembangkannya",jawab Faris.


"Kak...wanita tadi itu?",tanya Faris.


"Dia masa laluku.Maafkan aku terlalu sering mengatakan jika kita memiliki hubungan", jawab Faris.


"Tak apa Kak, aku juga pernah mengatakan jika kita memilih hubungan saat itu pada mantan kekasihku",ujar Kaira.


"Ya...",jawab Faris tersenyum tipis.


***


"Mas kamu seriusan?", tanya Mika.


"Ya...kenapa? kamu cemburu?",jawab Kaisan.


"Ya enggaklah Mas",ujar Mika.


"Kita akan menginap dirumah Mama malam ini karena Papa masih diluar kota", ucap Kaisan.


"Baiklah Mas,ayo!", jawab Mika tampak bersemangat.


Ting tong


"Siapa ya Mas?",tanya Mika.

__ADS_1


...****************...


Aku fokus ke Kaira sama Faris ya.Tapi Mika dan Kaisan akan tetap aku hadirkan.


__ADS_2