Cinta Tuan Dokter Yang Posesif

Cinta Tuan Dokter Yang Posesif
Ayo berjuang


__ADS_3

Ceklek


Faris memasuki ruangannya kerjanya,pria itu menggeleng pelan melihat sang kekasih yang sedang bermain laptopnya.Gadis itu belum menyadari keberadaannya itu diruangan itu.


Faris berjalan pelan melihat apa yang ditonton sang kekasih.Pria itu tersenyum tipis melihat sang kekasih sedang menonton film drama Korea yang menampilkan adegan kissing.


Faris melihat wajah tegang Kaira yang tampak tak berkedip menatap adegan itu.Gadis itu masih belum menyadari kehadirannya.


"Ehemmm..."


Kaira tersentak kaget lalu menoleh kebelakang, tampak Faris menatapnya tajam.


"Mas kamu--


"Apa yang kamu tonton,hm?",tanya Faris.


"Drakor...",jawab Kaira.


"Dengan adegan seperti tadi?",tanya Faris.


"Itu sudah biasa di film drakor Mas",jawab Kaira.


"Huffhhh... kamu pernah kissing?",tanya Faris penuh selidik.


"Pernah...",jawab Kaira mengangguk pelan.


"Sama kamu Mas,kamu gak ingat cium aku pertama kali di mobil.Itu ciuman pertamaku Mas",ujar Kaira saat Faris menatapnya makin tajam.


Faris menyugar rambutnya ke belakang, kenapa ia melupakan kejadian itu."Maafkan Mas.Sungguh Mas tak pernah melupakannya hanya takut saja kamu melakukannya dengan--

__ADS_1


"Mas nuduh aku sel--


"Tidak sayang...Mas hanya terlalu takut saja.Apalagi kamu menonton hal seperti tadi,pasti kamu ingin tau bagaimana rasanya kan.Mas takut kamu--


"Jika aku ingin tau rasanya,aku bisa melakukannya sama kamu Mas",kekeh Kaira.


"Jangan memancing Mas sayang",ujar Faris mengacak rambut Kaira asal lalu mematikan laptop.


"Kenapa?,Mas gak mau?",tanya Kaira.


"Kai...ayo kita pulang!",ujar Faris mengabaikan sang kekasih.


"Gak...aku belum mau pulang",jawab Kaira bersidekap didada.


"Lalu kamu mau kemana,hm?",tanya Faris mengulum senyumnya melihat sang kekasih yang merajuk.


"Bukan Mas tidak mau,tapi Mas tidak akan melakukannya sebelum kamu halal untuk Mas",ujar Faris menjelaskan alasannya pada Kaira.


"Kamu harus menyelesaikan kuliah kamu dulu Kai",ujar Faris.


"Kan bisa nikah sambil kuliah",jawab Kaira.


"Kai...kamu sadar dengan apa yang kamu ucapkan?", tanya Faris.


"Sadar.Kecuali Mas gak ada niat buat nikahin aku",jawab Kaira.


"Kamu itu kenapa,hm?.Ini bukan kamu Kai",ujar Faris menangkup pipi Kaira dengan kedua tangannya.


"Mas...jadi benar",jawab Kaira berdiri dari duduknya dan melangkah meninggalkan Faris.

__ADS_1


Namun Faris mencengkal pergelangan tangannya dan menariknya hingga Kaira menabrak dada bidangnya.Pria itu membenamkan kepala Kaira kedalam pelukannya.


"Kamu bisa mendengarnya bukan.Dia berdetak kencang saat bersamamu",ujar Faris lalu mengurai pelukannya menatap sang kekasih.


"Jangan karena adegan tadi kamu minta dinikahi Kaira.Bukan aku tak mau menikahi kamu.Saat ini juga aku bisa menikahi kamu,tapi penuhi permintaan Kakek kamu untuk menyelesaikan kuliah kamu lebih dahulu",ujar Faris lembut.


"Mas...aku minta dinikahi bukan karena adegan tadi.Itu karena--


"Apa,hm?", tanya Faris.


"Kak Ayuni sering datang ke Mama untuk minta kamu menikahinya Mas.Dan parahnya kemarin Papa dari Kak Ayuni menemui Mama kamu dan ingin melamar kamu untuk Kak Ayuni",jawab Kaira dengan tatapan berkaca-kaca.


"Aku akan menikah yaitu bersama kamu.Kamu yang akan menyandang nama Nyonya Faris Wiratama",ujar Faris.


"Mas... aku takut kamu--


"Mama hanya ingin kamu yang menjadi menantunya sayang.Mama memang mengatakan itu agar kamu tak menyia-nyiakan hubungan kita.Kamu sangat berarti dalam hidupku sayang",ujar Faris.


"Oh ya...maukah kamu ikut aku menemui Kakek kamu jika kamu ingin kita segera menikah", timpal Faris.


"Iya...", angguk Kaira.


"Ayo kita berjuang sayang",ujar Faris kembali membawa Kaira ke dalam pelukannya.


"Iya Mas...", lirih Kaira.


...****************...


Ayo dukung Kaira dan Faris untuk berjuang agar Kakek William mau memberikan restu agar mereka bisa menikah.

__ADS_1


Maaf ya babnya pendek.Lagi gak konsentrasi nulis, suami lagi sakit.


__ADS_2