
"Ma...",lirih Dea saat Marisa memasuki ruangan UGD dengan Kaisan.
"Gimana?, masih pusing?",tanya Marisa perhatian.
"Sedikit Ma...",jawab Dea.
"Ma...aku bawa Dea cek ke dokter kandungan dulu,kita sudah ditunggu karena aku udah buat janji",ujar Kalen.
"Mama ikut...",jawab Marisa.
"Hanya Mama",ujar Kalen saat Kaisan akan angkat bicara.
Kalen mengangkat Dea dan mendudukkannya di kursi roda.Lalu mendorong kursi roda keluar dari ruangan UGD.
Sesampainya di poli kandungan Kalen dan Dea langsung memasuki ruangan Dokter Ria.
"Selamat siang Dokter Kalen,mari silahkan duduk",ujar Dokter Ria ramah.
"Siang Dok...",jawab Kalen.
"Ada keluhan Nyonya...",ujar Dokter Ria pada Dea.
"Pusing dan sedikit mual Dok",jawab Dea.
"Mari kita cek dulu",ujar Dokter Ria mempersilahkan Dea untuk berbaring di tempat tidur.
Dokter Ria memulai tugasnya dengan mengolesi gel di perut bawah Dea.Lalu memulai USG.
Dokter Ria tersenyum saat menatap layar monitor begitu juga Kalen yang juga manatap layar monitor."Selamat Dok... istrinya hamil dan baru menginjak 4 minggu.",ujar Dokter Ria.
"Alhamdulillah...",jawab Marisa.
"Kak...jadi benar jika aku--
"Ya baby... aku berhasil membuat kamu segera hamil",jawab Kalen.
Dokter Ria dan Marisa tersenyum mendengar ucapan Kalen.
"Kak...malu",ringis Dea.
"Biarkan saja sayang",jawab Kalen.
Dokter Ria mengulum senyumannya saat melihat bagaimana bucinnya Kalen pada sang istri.Ia sangat tau bagaimana dulu Kalen begitu mencintai rekan sebidang profesinya.
__ADS_1
Kini pria pemilik rumah sakit ini begitu mudahnya melupakan sang mantan yang telah mengkhianatinya.
"Saya akan resepkan obat untuk meredakan rasa mual dan pusingnya serta vitamin untuk ibu hamil",ujar Dokter Ria saat keduanya duduk dihadapannya.
"Ya Dok...",jawab Dea.
"Oh ya satu lagi.Mohon kandungannya dijaga nya Nyonya, meski kandungan Nyonya sangat kuat tapi untuk kehamilan trimester pertama rentan keguguran.Jadi untuk Dokter Kalen tolong usahakan istrinya jangan stres yang dapat memicu kontraksi",ujar Dokter Ria.
"Ya Dok.."
"Ada pertanyaan?",tanya Dokter Ria.
"Apakah di trimester pertama boleh berhubungan suami istri?",tanya Kalen.
"Kak...",gumam Dea menyikut sang suami.
"Itu hal yang wajar dan paling sering ditanyakan kebanyakan pasangan suami istri yang baru memiliki momongan.Jawabannya boleh.Tapi...tempo dan durasinya dikurangi ya",ujar Dokter Ria.
"Terimakasih Dok...",jawab Kalen.
"Kamu ini...istri hamil muda malah mikirin anu anu", ketus Marisa.
"Gak apa apa kok Buk...itu wajar demi keharmonisan rumah tangga mereka",jawab Dokter Ria.
"Ya Dok...",jawab Dokter Ria.
***
"Masih merasa mual?",tanya Kalen mengusap lembut rambut Dea saat dalam perjalanan pulang.Marisa memutuskan untuk menemui sang suami yang juga Kebetulan berada dirumah sakit sehingga mereka hanya pulang berdua.
"Sedikit Kak...",jawab Dea memejamkan kedua matanya.
"Mau sesuatu?",tanya Kalen.
"Gak Kak... pengen tiduran",jawab Dea.
"Kita pulang ya...",ujar Kalen.
"Huumm...ke apartemen Kak",jawab Dea.
"Baiklah sayang", balas Kalen melajukan mobilnya menuju apartemen miliknya.
Sesampainya di apartemen Dea langsung menuju kamar dan merebahkan tubuhnya untuk tidur.
__ADS_1
Kalen menatap sang istri dari ambang pintu dengan bibir tersenyum."Akhirnya...tak akan ada lagi yang akan mengganggumu sayang,kamu hanya milikku",batin Kalen tersenyum tipis.
Kalen menutup pintu kamar membiarkan sang istri untuk tidur.Ia menuju ruang tamu mendudukkan dirinya di sofa lalu menghubungi Mamanya jika ia pulang ke apartemen.
Ia membuat story di akun pribadinya tentang kehamilan Dea.Dan dalam waktu satu menit akunnya dibanjiri dengan ucapan selamat dari rekan profesi maupun keluarga besarnya.
Kalen tak membalas satupun ucapan dari mereka.Baginya capek dan malas membalas pesan sebanyak itu.
Tring...
"*Ya Bay..."
"Lo udah lihat belum berita pagi ini jika Tiara mengalami kecelakaan tunggal dan kini kondisinya kritis",ujar Bayu.
"Gak...baru pulang dari rumah sakit", jawab Kalen yang tak terkejut sama sekali dengan berita yang disampaikan Bayu.
"Jadi Dea hamil?",tanya Bayu.
"Ya..."
"Ck...tokcer juga Lo.Selamat kalau begitu semoga lancar hingga lahiran.Gue baru lihat story lo nih",doa Bayu.
"Terimakasih..."
"Jangan bilang kecelakaan Tiara ada hubungannya sama Lo?",tebak Bayu.
"Bukankah Lo bilang dia kecelakaan tunggal",jawab Kalen.
"Ya...tapi gue curiga Lo dibalik semuanya",jawab Bayu.
"Jangan menuduh tanpa bukti",ujar Kalen.
"Gue tau Lo Kalen...Lo gak akan tinggal diam jika ada yang berani menyakiti orang terdekat Lo apalagi istri Lo",jawab Bayu.
"Hmmmm"
"Jadi benar?",tanya Bayu.
"Banyak tanya Lo"
Klik*
Kalen tersenyum miring lalu menghembuskan nafas pelan."Itu akibatnya berani menyakiti wanitaku",batin Kalen tersenyum iblis.
__ADS_1
...****************...