Cinta Tuan Dokter Yang Posesif

Cinta Tuan Dokter Yang Posesif
#177


__ADS_3

Setelah selesai makan siang direstoran hotel keduanya kembali ke kamar untuk melaksanakan sholat zhuhur.Kaisan berusaha untuk menjadi imam yang baik untuk sang istri.Mengerjakan sholat diawal waktu itu lebih baik dari pada menunda nundanya.


Selesai sholat berjamaah, kedua duduk dibalkon kamar hotel sembari bersantai.


"Mik..."


"Ya Mas...",jawab Mika yang menyadarkan kepalanya di dada bidang sang suami.


"Aku mau tanya sesuatu,boleh?", tanya Kaisan.


"Ya...ada apa?",jawab Mika.


"Kamu mau kan untuk kita tak menunda anak?", tanya Kaisan mengeratkan pelukannya di tubuh sang istri.


Mika terkekeh pelan."Jika aku menunda juga sudah terlambat Mas, bukankah kamu sudah menumpahkannya didalam",jawab Mika.


Kaisan tersenyum tipis mengingat pergumulan mereka tadi malam.Tubuh sang istri adalah candunya.Bahkan ia menggempur sang istri semalaman.


"Jadi kamu niat untuk menunda kehamilan?", tanya Kaisan.


"Mika menggeleng pelan."Gak Mas...aku malah ingin segera memiliki anak.Melihat betapa lucunya Rania membuat aku gak sabaran untuk memiliki anak",jawab Mika.


"Aku akan berusaha membuatmu hamil", bisik Kaisan.


Mika mengangguk pelan."Itu mah maunya kamu Mas", jawab Mika.


"Tapi kamu juga menikmatinya kan?", goda Kaisan.


"Apaan sih Mas",jawab Mika tersipu malu.


"Hahaha...muka kamu kenapa merona, hum?",gelak Kaisan.

__ADS_1


Mika menyembunyikan wajahnya di dada bidang Kaisan."Aku malu Mas",jawab Mika.


Kaisan mengecup pucuk kepala sang istri dengan lembut.Sungguh pacaran setelah menikah itu sangat menyenangkan.Tak akan ada yang melarang melakukan apapun.


***


Kaira menuruni tangga dengan tergesa-gesa karena dia hampir terlambat ke kampus.Gadis yang sudah menginjak dewasa itu setengah berlari menuju garasi mobil.Namun ia mengurungkan niatnya saat melihat asisten sang Kakak akan meninggalkan kediamannya.


"Kak Faris...",teriak Kaira lalu berlari menghampiri pria yang akan memasuki mobil itu.


"Kaira...ada apa?",tanya Faris.


"Hmmm...boleh nebeng gak?", tanya Kaira.


"Bukannya kamu bisa bawa mobil sendiri?",jawab Faris.


"Bisa sih,lagi malas nyetir soalnya Kak",jawab Kaira.Gadis itu memang sangat malas menyetir sendiri.Ia sering merasa kalau kantuk karena bosan.


"Baiklah...ayo masuk",jawab Faris.


Faris masuk ke dalam mobil dan duduk dibelakang kemudi.Pria yang biasanya ramah itu berubah menjadi pria dingin semenjak cintanya ditolak oleh Mika.


"Kak... kenapa diam aja?",tanya Kaira.


Faris hanya tersenyum menanggapi pertanyaan adik bungsu dari atasannya itu.


"Gak mudah memang Kak,tapi asal Kakak mau masih banyak gadis lain yang menunggu Kakak",ujar Kaira.


Faris menoleh pada gadis itu yang begitu berani membahas masalah pribadinya.


"Maaf...tapi jika Kakak menjadikannya berlarut larut gak ada untungnya kan?.Kak Mika sudah menemukan kebahagiaannya.Kini giliran Kakak,bukan aku ikut campur tapi aku hanya memberi motivasi agar Kakak bisa membuka hati pada gadis lain", sambung Kaira.

__ADS_1


Faris diam tak menjawab ocehan gadis yang duduk disebelahnya ini.


"Jika Kakak mau aku punya beberapa teman yang bisa Kakak--


"Jangan ikut campur dalam urusan pribadiku Kaira",jawab Faris datar.


"Huffhhh... baiklah aku minta maaf",jawab Kaira lalu memalingkan wajahnya ke arah jendela.


Faris lagi lagi tak menjawab karena hatinya saat ini tak baik baik saja.Tak mudah melupakan seseorang yang telah singgah dihati.Tapi perasaan yang ia miliki ditolak karena pria lain yang gadis itu cintai.


Tak lama mobil yang dikendarai Faris sampai di kampus tempat Kaira menuntut ilmu.Gadis itu turun dari mobil setelah mengucapkan terimakasih pada asisten pribadi Kakaknya itu.


Faris menatap punggung Kaira yang mulai menjauh dengan tatapan rasa bersalah karena berbicara cukup kasar.Tapi itu di luar kendalinya yang gak bisa menahan emosi karena patah hati ditingggal menikah oleh kekasih hati.


Faris melanjutkan perjalanannya menuju kota xxx untuk kembali ke perusahaan.Ia sengaja datang ke kediaman utama Atmaja untuk mengambil beberapa berkas yang dibutuhkan Kalen.


Ciittt...


Faris menginjak rem saat seseorang yang sedang menyeberangi hampir ia tabrak.Pria itu langsung turun dan menghampiri korban yang tampak berjongkok didepan mobilnya.


"Hai...kamu baik baik saja kan?",tanya Faris menghampiri seorang gadis yang tampak ketakutan.


Gadis itu menoleh dan berusaha berdiri."Maafkan saya Pak,saya tadi mengejar kucing saya",jawab gadis itu menatap Faris.


"Lain kali jika menyebrang lihat kiri kanan ya",ujar Faris.


"Ya Pak",jawab gadis itu.


"Saya permisi dulu",ujar Faris yang hampir telat.


"Ya...",jawab gadis itu memandangi punggung lebar Faris yang masuk kedalam mobil.

__ADS_1


"Tampan...",gumam gadis itu tersenyum tipis.


...****************...


__ADS_2