
Kaisan tersenyum tipis lalu kembali menatap Mika yang juga tampak menatapnya hingga tatapan mereka bertemu.Kaisan tersenyum tipis hingga gadis itu tampak salah tingkah dan memutuskan tatapan mereka.
Pria itu berdiri dari duduknya lalu meminta izin pulang karena besok ia harus kembali bekerja.
"Kak...aku balik ya,dan rencananya langsung pulang ke kota xxx karena besok ada jadwal operasi",ujar Kaisan.
"Hmmm...hati hati",jawab Kalen.
"Ya..."
Kaisan menghampiri baby Rania yang tengah terjaga.Pria yang baru saja menjadi Uncle itu mencium gemas pipi lembut Rania.
"My princess,uncle pulang dulu ya",ujar Kaisan mengusap lembut pipi Rania.
"Dea...aku pulang dulu ya...", sambung Kaisan.
"Hati hati Kai",jawab Dea yang mulai memanggil Kaisan tampak embel embel Kakak didepannya.
"Ya Dea...",jawab Kaisan melangkah keluar dari ruangan itu tanpa pamit pada Mika dan Faris.
Mika tampak menatap nanar kepergian Kaisan.Gadis itu tampak merengut kesal karena Kaisan tak menatapnya sama sekali sebelum pergi.
"Jangan berharap lebih Mika,dia lebih muda dari kamu.Bukankah dia bukanlah tipe pria yang kamu mau",batin Mika berusaha tetap sadar diri.
"Mik...kamu kenapa?", tanya Dea yang menyadari perubahan mimik wajah asisten pribadinya itu.
"Gak Nona,saya hanya ingin ke kamar mandi",ujar Mika beralasan lalu melangkah ke dalam kamar mandi.
__ADS_1
Dea tersenyum tipis karena ia tau bukan itu alasan perubahan mimik wajah asisten pribadinya itu.Ia tau pasti ada hubungannya dengan kepulangan Kaisan tadi.
***
Setelah satu hari menjalani masa pemulihan akhirnya Dea diizinkan pulang.Semua orang tampak begitu bahagia menyambut kepulangan baby Rania.
"Biar Mama yang gendong Rania,ya",ujar Marisa.
"Ya Ma...",jawab Dea turun dari tempat tidur rumah sakit dengan hati hati.
"Mau aku gendong juga sayang, hum?",tanya Kalen pada sang istri.
"Gak By,aku bisa jalan sendiri kok,meski pelan",jawab Dea.
"Pakai kursi roda ada Dea,jauh loh ini.Kita berada dilantai 3",ujar Rendra.
"Gimana sayang?.Mau aku gendong atau pakai kursi roda", tanya Kalen memberikan pilihan pada sang istri.
"Kursi roda aja By",jawab Dea.
"Baiklah...",ujar Kalen mengambil kursi roda disudut ruangan.
Mereka pulang ke kediaman milik Dea dan Kalen.Baby Rania disambut dengan begitu hangat oleh semua orang saat sampai dirumah.Tak hanya itu ternyata Marisa membuat- pesta kecil-kecilan untuk menyambut kepulangan cucu pertamanya itu.Semua orang begitu bahagia menyambut kepulangan dari Dea dan baby Rania.
"Aduh duh cucu Eyang... cantik sekali",ujar Tuan Wiliam menggendong cucunya itu dengan penuh kehati-hatian.
Dea dan Kalen saling melempar senyuman melihat pemandangan itu.Mereka tau sudah sejak lama Tuan Wiliam begitu sangat menunggu nunggu kelahiran cucu buyutnya itu.
__ADS_1
"By...Rania akan begitu dimanja sepertinya oleh semua orang",ujar Dea.
"Ya sayang...dia cucu pertama keluarga Atmaja dan keluarga kamu.Sudah pasti dia akan menjadi kesayangan Kakek,Nenek serta uncle dan auntynya",jawab Kalen.
"Ya By..."
"Sayang..."
"Hmmmm...ada apa By?", tanya Dea.
"Terimakasih telah melahirkan putri cantik kita,kamu ibu yang hebat.Sekali lagi terima kasih atas semuanya.Kamu dan Rania segalanya untukku selamanya",ujar Kalen mengecup lembut kening Dea.
"Ya By...kamu dan anak kita kebahagiaanku",jawab Dea.
Dea tersenyum penuh kebahagiaan melihat semua orang berkumpul dikediamannya.Kini lengkap sudah kebahagiaan rumahtangganya dengan kehadiran malaikat kecil yang bernama Rania.
Sungguh dia tak menyangka jika akan merasakan hal seperti saat ini.Sungguh takdir Tuhan tak ada yang tau.Ia pernah merasakan tak dicintai oleh kedua orangtua angkatnya dan juga suaminya saat awal pernikahan mereka.
Tapi kini siapa yang akan menduga jika pria yang dulu menolaknya begitu sangat mencintainya.
Ia bersyukur pada Tuhan di berikan keluarga yang begitu menyanyanginya.Dan juga kini sang ibu kandung juga telah menyadari kesalahannya.Meski saat ini tanpa kehadiran Anas,ayah yang membesarkannya.Karena pria itu menjalani pengobatan di Singapura akibat penyakit kelenjar getah bening yang di deritanya.Dea hanya berharap semoga sang ayah sembuh dari penyakitnya itu.
...TAMAT...
Nanti tetap ada kelanjutannya ya,tapi tentang Kisah Kaisan dan Mika.Rencananya kan tetap lanjut disini.
Terimakasih untuk kalian semua para pembaca setiaku untuk dukungannya selama ini.Berkat dukungan kalian juga novel aku yang ini mendapat rating yang bagus.
__ADS_1