Cinta Tuan Dokter Yang Posesif

Cinta Tuan Dokter Yang Posesif
#230


__ADS_3

Kaira menuruni tangga rumah dengan beberapa buah buku ditangannya.Hari ini adalah hari pertama kuliahnya dikampus bari.Dengan memakai celana jeans dan baju kemeja tampak begitu happy karena ia sudah bertekad untuk bisa dengan cepat kuliahnya.


"Selamat pagi Kak",ujar Kaira menyapa kedua Kakaknya yang sudah menunggu dirinya dimeja makan.


"Pagi Ra...",jawab Dea.


"Wah... keponakan Aunty sudah bangun,hm?",ujar Kaira mencium pipi cubby Rania.


"Ty.."


"Apa,hm?",tanya Kaira menatap sang keponakan yang terlihat lucu.


Gadis kecil itu menunjukkan nugget yang menjadi menu makanan pada Kaira.


"Dimakan sayang",ujar Kaira.


Dengan patuh Rania membawa nugget itu kedalam mulutnya,gadis kecil itu tampak begitu menggemaskan oleh Kaira.


"Ra...kamu sarapan dulu,Rania gak akan berhenti mencari perhatian kamu jika kamu meladeninya.Yang ada kamu telat nantinya ke kampus",ujar Dea.


"Iya Kak.Rania makin hari makin lucu Kak,bikin aku gemas",jawab Kaira.


"Makin pintar dianya Ra,makan gak mau lagi disuapin",ujar Dea.


"Oh ya... pantas saja.Jadi tadi tuh dia beritahu aku kalau dia makan sendiri Kak?", tanya Kaira pada Dea.


"Ya...",jawab Dea tersenyum tipis sembari menatap sang putri yang duduk di meja makan khusus bayi memakan makanannya dengan lahap.


"Ra...kamu berangkat sama Faris?",tanya Kalen.


"Iya Kak, kebetulan kampus aku searah dengan kantornya Mas Faris",jawab Kaira.


"Kakak sudah menemukan orang kepercayaan baru?",tanya Kaira.


"Belum Ra,cuma saat ini Kakak mulai mengurangi jadwal Kakak dirumah sakit",jawab Kalen.


Sudah lima hari ini Kalen sudah melepas Faris dari perusahaannya agar pria itu fokus pada perusahaan pria itu rintis saat ini.


"Ra...kamu kenal Dokter Hadi?",tanya Kalen menatap sang adik yang akan menikmati sarapannya.


Kaira mengangkat kepalanya menatap sang Kakak dengan mengerutkan keningnya."Enggak...",jawab Kaira mengggeleng pelan karena ia memang tak mengingat pria lain selain kekasihnya yaitu Faris.Dia memiliki sifat yang sama dengan sang Kakak jika sudah jatuh cinta tak akan melirik yang lain lagi.

__ADS_1


"Katanya dia pernah ketemu kamu dirumah sakit saat mengantarkan berkas yang mau Kakak tandatangani",ujar Kalen.


"Oh...yang itu",jawab Kaira asal.


"Dia kemarin tanya tanya kamu ke Kakak",ujar Kalen.


"Oh ya... ngapain?",jawab Kaira yang terlihat cuek.


"Kayaknya suka sama kamu",ujar Kalen.


"OOO..."


Kalen mengulum senyumannya melihat reaksi sang adik tak tertarik sama sekali akan pria lain.


"Kamu gak nanya maunya tuh cowok sama Kakak kamu Ra?",tanya Dea.


"Buat apa,aku gak tertarik Kak.Lagian aku udah punya calon suami",jawab Kaira.


"Dia kamu banget Mas",kekeh Dea.


"Tapi kamu tenang saja,dia tidak akan ganggu kamu lagi.Kakal sudah bilang jika kamu akan menikah",ujar Kalen.


"Thank you Kak.Kakak terbaik deh",jawab Kaira.


"Ya dong Kak,jika tuh cowok terus ngejar aku yang ada akunya pusing dengan sifat cemburu dan posesif Mas Faris",jawab Kaira.


"Faris posesif juga Ra?",tanya Dea.


"Hummm... ketularan Kak Kalen kayaknya", jawab Kaira menunjuk sang Kakak.


"Tidak ada pria yang rela jika orang yang dicintainya diganggu pria lain asal kalian tau", timpal Kalen.


"Ya ya...",jawab Kaira dan Dea bersamaan.


"Assalamualaikum..."


"Waalaikum salam...",jawab ketiganya kompak.


"Ris...ayo sarapan dulu",ujar Dea pada Faris yang baru saja datang.


"Terimakasih Dea,saya sudah selesai sarapan",jawab Faris.

__ADS_1


"Kak...aku berangkat ya",ujar Kaira.


"Ya... hati hati, belajar yang rajin", jawab Kalen.


"Iya Kak..."


***


"Mas...nanti siang aku mampir ke kantor kamu ya",ujar Kaira membuka suara saat mereka sudah didalam perjalanan.


"Ya...",jawab Faris.


Kaira mengerutkan keningnya karena tiba tiba saja pria itu bersikap dingin dengannya."Kamu kenapa Mas?",tanya Kaira.


"Jadi Dokter sialan itu masih ngejar kamu?",tanya Faris.


Kaira mengehela nafas panjang."Kamu dengar pembicaraan aku sama Kak Kalen?",tanya Kaira.


"Iya...",jawab Kaira.


"Kamu kan dengar sendiri dia cuma nanya ke Kak Kalen.Dia gak ada lagi ganggu aku kok setelah kejadian di kafe waktu itu",ujar Kaira.


"Kamu cemburu?", tanya Kaira menggoda sang kekasih.


"Tentu sayang,jika Mas gak cemburu berarti Mas tidak mencintai kamu",jawab Kaira.


Kaira tersenyum tipis."Bagaimana dengan perusahaaan kamu Mas?",tanya Kaira mengalihkan pembicaraan.


"Baik...dan insyaallah nanti siang mau tandatangan kontrak sama salah satu perusahaan milik teman Mas yang ada di Malaysia",jawab Faris.


"Good luck ya Mas,semoga perusahaaan kamu makin berkembang",ujar Kaira.


"Iya...ini juga demi kamu sayang.Mas berjuang buat kamu dan masa depan kita",jawab Faris.


Tak lama mobil mereka sampai di sebuah kampus dikota itu.Kaira pamit dan turun dari mobil milik Faris laku memasuki area kampus.


Dari kejauhan seseorang menatap Kaira dengan senyuman penuh misteri.


"Ternyata kamu kuliah disini", gumam orang itu.


...****************...

__ADS_1


segini dulu ya...


__ADS_2