God Of Beast 2 - Revenge

God Of Beast 2 - Revenge
Sistem Teknologi Theta, Orb Meta Immortal.


__ADS_3

Bab 12. Sistem Teknologi Theta, Orb Meta Immortal.


Dewa Binatang dan Zyila Miralen berjalan menuju ke pusat Kota Metrolit Phoniex. Dewa Binatang banyak bertanya tentang apapun yang belum pernah dilihatnya. Seperti saat ini, karena lokasinya makin menjauhi pinggir kota, mulai bermunculan benda-benda aneh yang dijadikan sarana transportasi, salah satunya benda yang berbentuk bintang.


Zyila Miralen mengatakan itu adalah Starbot, salah satu alat transportasi udara yang memiliki kecepatan tinggi, dan hal umum di Planet Nibiru, banyak penduduk yang memilikinya.


Starbot berbentuk pipih dengan ketebalan 25 cm, diameter lingkaran 2 meter. Si pengguna cukup berdiri di atas Starbot, dan secara otomatis kedua kakinya akan masuk ke dalam Starbot sebagai sabuk pengaman, si pengguna bisa memilih berbagai corak warna kesukaan saat membelinya.


Dan, Starbot ternyata juga sebagai baju lapis baja ringan untuk berperang, tapi memiliki pertahanan rendah serta persenjataan yang minim. Jadi, si pengguna membutuhkan persenjataan sendiri di luar Starbot.


"... Harganya cukup terjangkau, hanya 200.000 RoboBee. Jika kamu tidak memilikinya, beli saja di Gedung Network Technology Bio Sistem Theta (Netec Bista)...," panjang lebar Zyila Miralen menjelaskan satu jenis teknologi canggih, dia menunjukkan satu gedung pencakar langit yang jauh dari lokasi mereka.


Dewa Binatang mengikuti arah jari telunjuk Zyila Miralen, dia hanya melihat lampu merah berkedip-kedip pada ujung gedung pencakar langit, yang dikenal dengan nama Netec Bista.


Jaringan Netec Bista hampir ada di seluruh penjuru Planet Nibiru, hampir di setiap kota selalu memiliki gedungnya untuk memenuhi kebutuhan penduduk.


Starbot juga yang digunakan oleh Shan Jian untuk sarana transportasi udara cepat, dan harga segitu bagi Dewa Binatang sangatlah mahal karena sedikit memiliki RoboBee.


Selain Starbot, Dewa Binatang melihat banyak bentuk lain yang lebih unik dengan harga tinggi, semakin tinggi harganya spesifikasinya jelas lebih unggul dari Starbot.


Zyila Miralen melihat wajah tampan Dewa Binatang yang terkagum dengan kecanggihan dunia teknologi Nibiru, dia mengeluarkan sesuatu dari kantong celananya, lalu melemparkan ke arah depannya.


Tiba-tiba benda tersebut berubah menjadi bola besi berwarna putih yang memiliki satu mata, mata yang menyerupai kaca jendela, diameter lingkaran 3 meter setengah. Sedikit mengejutkan Dewa Binatang melihat benda yang dilemparkan oleh Zyila Miralen.

__ADS_1


"Itu adalah Orb Meta Immortal, salah satu teknologi paling mahal di Planet Nibiru. Tetapi masih bagus Sistem Teknologi Theta, namun itu masih bisa di upgrade menjadi Sistem Theta!" jelas Zyila Miralen sambil mendekati Orb Meta Immortal miliknya.


"Open!" Zyila Miralen memerintahkan Orb Meta Immortal agar membukakan pintu.


Dewa Binatang geleng-geleng melihat sesuatu hal yang baru dan tidak pernah dilihatnya. Akan tetapi, keingintahuannya tentang teknologi makin menggebu-gebu.


Tidak hanya dia saja kagum dengan Orb Meta Immortal, orang-orang yang lewat dan yang selalu mengikuti mereka berdua juga kagum melihatnya. Banyak orang yang tahu siapa sebenarnya sosok Zyila Miralen ini, namun tidak ada yang bernama memanggil namanya, hanya berani mengikuti karena ingin berhubungan baik. Mereka berharap mendapatkan sedikit perhatian dari Zyila Miralen seperti keberuntungan Dewa Binatang.


Kaca jendela pada Orb Meta Immortal mengeluarkan cahaya yang menyelimuti seluruh tubuh Zyila Miralen, tujuannya untuk mendeteksi pemilik sah atau bukan, itu sebagai bentuk untuk menghindari dari percobaan pencurian.


Setelah mengetahui Zyila Miralen adalah pemiliknya, kaca jendela Orb Meta Immortal bergeser, lalu terlihat jelas hanya ada dua tempat duduk, dan tidak ada apapun yang menarik perhatian Dewa Binatang. Zyila Miralen segera masuk ke dalamnya dan duduk.


"Ayo, masuk! Aku akan memandu menggunakan ini!" ajak Zyila Miralen yang makin senang melihat pria tampan yang bernama Zhi Shimo mengagumi miliknya.


Dengan semangat dan ingin tahu ada apa yang sebenarnya di dalam Orb Meta Immortal, Dewa Binatang masuk dan segera duduk. Kemudian kaca jendela Orb Meta Immortal segera menutup dengan sendirinya.


Ukurannya besar seperti masuk ke dunia pararel atau celah spasial, memiliki banyak ruang dengan macam kegunaannya. Setiap dinding yang melingkar mengeluarkan cahaya berkelap-kelip dengan warna berbeda.


Zyila Miralen tersenyum bangga melihat Dewa Binatang yang terkagum dengan harta miliknya, lalu dia berkata, "anggap saja ini seperti cincin dimensi, di luar tampak kecil dan biasa, tapi di dalamnya luar biasa!"


Dewa Binatang tersenyum lebar mendengarkan penjelasan Zyila Miralen, bukan karena kagum karena berada di dalam Orb Meta Immortal, melainkan teknologinya, apakah sama dengan kapal angkasa miliknya.


"Di tempat ini mampu menampung maksimal 100 jiwa, memiliki fasilitas lengkap dan tempat untuk bertahan hidup selama 1 tahun. Mampu menahan serangan kultivator tingkat Ranah Penguasa Alam. Jika di upgrade ke Sistem Teknologi Theta, kemungkinan besar mampu menahan serangan kultivator dunia lain, kultivator yang terkenal ganas dan lebih kuat dari penghuni Planet Nibiru...,"

__ADS_1


Panjang lebar Zyila menjelaskan tentang kelemahan dan keunggulan dari Orb Meta Immortal kepada Dewa Binatang. Sedangkan Dewa Binatang sendiri terlihat mendengarkan, tapi sebenarnya dia sedang memikirkan cara agar secepatnya menemukan ketiga istrinya serta jiwa kakaknya.


"Apakah teknologi ini mampu memasuki wilayah Mysterious Land?" tanya Dewa Binatang yang tiba-tiba terbersit pikiran untuk meminta bantuan kepada Zyila Miralen.


Seketika Zyila Miralen terbatuk-batuk karena pertanyaannya. Dewa Binatang tersenyum melihat reaksinya, dia melihat ke kaca jendela Orb Meta Immortal. Terlihat banyak orang mengelilingi Orb Meta Immortal karena ingin tahu kecanggihannya.


"Apa kamu ingin mengajakku meninggalkan dunia ini?" sungut Zyila Miralen sambil menyilangkan kedua tangan di bawah dadanya.


"Tentu tidak mungkin! Lebih baik aku saja yang mati daripada wanita secantik kamu!" sahut Dewa Binatang sambil melirik Zyila Miralen yang menunduk karena pujiannya.


"Ayo, pergi. Aku ingin tahu kehebatan Orb Meta Immortal ini!" pinta Dewa Binatang, "tapi, kamu mau menjadi pemandu dengan gratis, kan?" tanyanya untuk memastikan tidak mengeluarkan biaya.


"Khusus untuk kamu, tidak ada biaya. Hanya traktir makan di tempat yang aku sukai!" jawab Zyila Miralen dengan santainya.


"Oke," kata Dewa Binatang yang tidak keberatan jika hanya mentraktir wanita cantik.


Entah apa yang dilakukan oleh Zyila Miralen, tiba-tiba sabuk pengaman telah mengunci perut Dewa Binatang termasuk wanita cantik disebelahnya. Kemudian Zyila Miralen menggunakan kacamata hitam yang makin membuatnya cantik.


Kacamata itu fungsinya sebagai alat kontrol pada Orb Meta Immortal. "Omi, kita pergi ke pusat kota dengan kecepatan rendah! perintahnya kepada Orb Meta Immortal.


Di luar Orb Meta Immortal, keluar pada setiap sisinya sepasang sirip ikan, dari bawah sirip tersebut mengeluarkan tekanan kuat yang membuatnya terangkat ke udara secara perlahan. Semua orang yang mengelilinginya segera menjauh agar tidak terkena imbas kecepatan tinggi.


Namun, nyatanya Orb Meta Immortal terbang rendah dengan kecepatan yang juga rendah. Semua orang terlihat kecewa karena tidak bisa dekat dengan Zyila Miralen.

__ADS_1


Sepeninggal Dewa Binatang dan Zyila Miralen, di luar Kota Metrolit Phoniex muncul di langit lubang hitam berukuran kecil. Lubang tersebut mengeluarkan angin kencang dan menjadi perhatian banyak orang.


Lubang hitam makin membesar yang menakutkan banyak orang dengan mengeluarkan perlengkapan perang. Gedung-gedung tinggi segera mengaktifkan pertahanan diri untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga. Segala senjata canggih keluar dari atap gedung dan mengarah ke arah lubang hitam, siap untuk menyerang apapun yang keluar dari lubang hitam.


__ADS_2