God Of Beast 2 - Revenge

God Of Beast 2 - Revenge
Meninggalkan Mysterious Land.


__ADS_3

Bab 74. Meninggalkan Mysterious Land.


Dewa Binatang menyerahkan hidup dan mati Dewa Penghukuman kepada rakyatnya. Raja Long Ying segera meminta agar semua penjajah dimusnahkan dari Mysterious Land.


"Kalian, mundur!" perintah Dewa Binatang kepada ketiga istrinya yang bertarung dengan Dewa Penghukuman.


Segera Zyila Miralen, Twins Ice dan Astrella Xiosien mundur, mereka terlihat puas telah menjadikan Dewa Penghukuman sebagai bahan latihan. Walaupun dikeroyok oleh tiga wanita, Dewa Penghukuman tidak mengalami luka serius, hanya ada goresan yang mengeluarkan darah segar.


"Jika kamu laki-laki, hadapi aku seperti dulu!" tantangan Dewa Penghukuman yang tidak terima dipermalukan seperti ini.


"Walaupun kekuatanku ditekan hingga setara denganmu, kau tetap bukan lawanku!" ungkap Dewa Binatang.


Dewa Penghukuman tertawa keras hingga memekakkan telinga, dia pikir musuhnya masih seperti dulu, perbedaannya terletak pada setiap wanita yang mengelilinginya, wanita yang lebih kuat darinya.


"Bodoh!" ejekan Qin Zhu yang tidak sabar ingin memukul wajah Dewa Penghukuman.


Dewa Penghukuman langsung berhenti tertawa karena Dewa Binatang muncul di hadapannya, dia segera menghunuskan tombaknya ke arah leher musuhnya.


Dewa Binatang dengan mudah menahan Tombak Api dengan jepitan dua jarinya. Sontak Dewa Penghukuman terkejut sambil menarik senjatanya, namun senjatanya sulit untuk digerakkan.


Pada titik ini, Dewa Penghukuman baru sadar jika musuhnya tidak membual. Untuk menyelamatkan diri, dia melepaskan Tombok Api dan buru-buru kabur. Dalam pikirannya, untuk saat ini lebih baik mundur, dan akan mengalahkan Dewa Binatang dikemudian hari bersama dengan pimpinannya.


Dewa Binatang geleng-geleng melihat kebodohan Dewa Penghukuman, lalu dia menjentikkan jari. Tiba-tiba tubuh Dewa Penghukuman tidak bisa digerakkan karena diselimuti oleh energi, energi spiritual yang membentuk bola penjara.


Dewa Penghukuman dengan sekuat tenaga berusaha untuk menghancurkan bola energi, namun tidak sedikitpun menggetarkan bola penjara, bahkan suara teriakannya tidak didengar oleh semua orang karena bola penjara memblokirnya.


Dewa Penghukuman berteriak kesakitan karena kekuatannya diekstrak oleh Dewa Binatang untuk dijadikan bahan Pil Kultivasi. Dihadapan semua orang, Dewa Binatang mengekstrak musuhnya.


Melihat tubuh Dewa Penghukuman yang perlahan melepuh, lalu mengeluarkan darah segar membuat banyak orang memalingkan wajah karena tidak sanggup melihat.


Shuǐ Jingling tersenyum melihat suaminya menggunakan metode pengajarannya, pengetahuan di atas Alkemis tingkat Celestial Supreme, yaitu di tingkat Sovereign God Alchemist tahap rendah.


Sebelum Dewa Penghukuman terbunuh, dia mengeluarkan sebuah kristal berwarna merah dan memecahnya. Tiba-tiba muncul seorang pria yang tidak lain adalah Maharaja Yaksa yang langsung mengayunkan tinjunya ke arah Dewa Binatang.


Kemunculan Maharaja Yaksa jelas mengejutkan semua orang yang melihatnya, kecuali Dewa Binatang dan semua istrinya yang kuat. Dewa Binatang segera mengayunkan tinjunya untuk menangkis serangan Maharaja Yaksa.


Boom...


Ledakan energi ketika dua tinju saling berbenturan. Tian Mei Yin dengan segera membuat perisai energi untuk melindungi semua orang dari dampak gelombang kejut.


Maharaja Yaksa segera membawa adiknya yang terluka parah, dia langsung menghilang dalam sekejap mata. Dewa Binatang dan istrinya yang kuat mengetahuinya, namun tidak ada niat untuk mengejarnya.


"Kami menunggumu di Alam Suci!" suara Maharaja Yaksa menggema di seluruh wilayah Suku Pohon.

__ADS_1


"Sambut kami dengan meriah!" jawab Dewa Binatang yang tidak menolak undangan Maharaja Yaksa, dia dan istrinya melihat ke langit.


Di lantai terlihat wajah Maharaja Yaksa yang mengerikan, wajahnya mampu menutupi cahaya matahari sehingga membuat Mysterious Land menjadi gelap gulita. Penghuni Mysterious Land terlihat ketakutan melihat wajah Maharaja Yaksa.


Maksud tujuan Maharaja Yaksa dengan jelas diketahui oleh Dewa Binatang dan istrinya, di mana undangan tersebut bertujuan untuk menangkapnya. Selain itu, Maharaja Yaksa dan Kaisar Langit telah berjanji tidak akan keluar dari Alam Suci secara diam-diam, mereka bisa keluar jika kedua pihak telah bersepakat, seperti ketika bertemu dengan Dewa Binatang.


"Hmm...! Dia lolos!" helaan nafas panjang Qin Diao Chin.


"Mau bagaimana lagi, semua tak terduga!" sahut Dewa Binatang.


"Dia tahu jika kamu memiliki garis darah Naga 12 Elemen... Aku khawatir dia akan menyebarkan informasimu!" ucap Xi He yang tidak ingin suaminya mendapatkan banyak masalah.


"Lambat laun mereka juga akan mengetahuinya. Mungkin saja awal penyebab Peperangan Global dipicu hal ini!" hipotesis Dewa Binatang.


"Mungkin saja! Tapi aku rasa bukan itu pemicunya, tapi mereka memanfaatkan hal ini untuk menggapai tujuannya!" ucap Tian Lihua yang di anggukan oleh semua orang yang mengerti maksud perkataannya.


Setelah kepergian Maharaja Yaksa dan Dewa Penghukuman, Dewa Binatang dan istrinya menatap wajah semua orang yang gembira. Lalu melihat di sekitar Jurang Kebenaran yang telah porak-poranda akibat perbuatan Dewa Penghukuman.


Tian Lihua melambaikan tangan kanannya. Dalam sekejap mata, kondisi wilayah Suku Pohon yang porak-poranda segera pulih. Perbuatannya membuat penghuni Mysterious Land sangat takjub. Rumah-rumah pohon yang sudah hancur kembali pulih, demikian juga dengan ladang dan kebun herbal kembali seperti semula.


Kemudian, Bapak Pohon kembali menjadi wujud aslinya yang tinggi besar, lalu Dewa Binatang dan semua istrinya duduk di bawahnya. Semua penghuni Mysterious Land juga duduk berhadapan dengan Dewa Binatang.


Raja Long Ying dan Permaisurinya mendekati Dewa Binatang dengan menundukkan kepala, lalu disusul oleh empat tetua Suku Pohon dan orang-orang penting.


"Aku sudah melupakan hal itu!" jawab Dewa Binatang sambil melihat ke arah Zyila Miralen.


Raja Long Ying dan Permaisurinya merasa lega karena Dewa Binatang tidak menaruh dendam. Raja Long Ying ingin berbicara lagi tapi mulutnya sulit terbuka.


"Pimpin saudarimu untuk membereskan penjajah yang tersisa!" pintanya yang ingin segera menyelesaikan masalah yang sedang dialami oleh Mysterious Land.


Evilyn dan Angela yang memuja pahlawan Planet Nibiru langsung mengajak Zyila Miralen, Twins Ice dan Astrella Xiosien untuk mengendarai Scorpion ATV. Raja Long Ying dan Permaisurinya akhirnya bisa tenang.


"Biar kita berlima saja yang membersihkan semut-semut itu!" pinta Astrella Xiosien yang tidak ingin banyak orang mengikuti.


"Oh iya, mereka menambang Anti Matter. Ambil itu dengan hati-hati!" pinta Tian Shuwan yang telah mengetahui.


Zyila Miralen mengangguk paham dan segera masuk ke dalam Scorpion ATV, dia sebenarnya bisa saja terbang agar lebih cepat tiba di wilayah Heavens Land, namun dia ingin menyenangkan hati Evelyn dan Angela.


Dengan kekuatannya yang sekarang, Zyila Miralen, Twins Ice dan Astrella Xiosien dengan mudah mengalahkan King Pleidian Wing berserta kedua rekannya. Apalagi dia tidak dibatasi oleh energi aneh di Mysterious Land.


Sepeninggal Zyila Miralen dan keempat istrinya, Dewa Binatang dan semua istrinya dijamu oleh Raja Long Ying. Banyak anak-anak yang mengelilingi Dewa Binatang dan istrinya, mereka tidak ada lagi terlihat ketakutan seperti sebelumnya....


Saat sore hari, Zyila Miralen bersama keempat saudarinya telah tiba di wilayah Kerajaan Naga, mereka langsung melakukan pembantaian. Kekuatan mereka jelas tidak mampu ditandingi oleh para penjajah. King Pleidian Wing dan ketiga rekannya segera kabur setelah menjadikan pasukannya sebagai umpan meriam, mereka berhasil membawa 12 tabung berisi Anti Matter.

__ADS_1


Tiga kapal luar angkasa melesat ke langit dengan sangat cepat. Namun, sebelum ketiga kapal luar angkasa itu keluar dari atmosfer tiba-tiba meledak. Ledakannya seperti kembang api yang menerangi langit.


Meledaknya ketiga kapal itu adalah perbuatan Dewa Binatang yang sebelumnya telah menyabotase, dan inilah tujuannya jika musuh berniat kabur.


Zyila Miralen dan keempat saudari tersenyum senang karena tahu ini pasti tindakan suaminya yang telah mengantisipasi hal-hal tak terduga. Lalu mereka segera mengambil Anti Matter yang telah ditambang dengan sangat hati-hati...


"Akhirnya Mysterious Land kembali damai," ucap Dao Li Xia sambil melihat ke langit, bebannya seketika terlepas.


"Setelah ini, apa rencanamu?" tanya Tian Lihua yang tidak melepaskan tangan kanan Dewa Binatang.


"Setelah keluar dari sini, aku ingin mengunjungi ayah Shan Tian. Aku harap mereka masih hidup...!" jawab Dewa Binatang yang ingin bertemu dengan Ras Manusia di Planet Nibiru, dia tidak melupakan janjinya yang ingin mengharumkan nama Shan Tian.


Tian Chunhua melambai tangan kiri, lalu muncul lingkaran oval seperti cermin di hadapan mereka. Semua orang juga melihat itu, di mana lingkaran itu menampilkan keadaan Ras Manusia di Planet Nibiru.


Saat ini, Ras Manusia tidak lagi bersembunyi di dalam bawah tanah, mereka telah mendirikan hunian di permukaan tanah. Membangun tembok pertahanan dan infrastruktur penting. Namun yang mengejutkan semua orang, ada patung Shan Tian di tengah-tengah hunian, patung yang terlihat baru saja dibuat.


Dewa Binatang tersenyum melihat Shan Jian bersama dengan rakyat memberikan penghormatan kepada patung Shan Tian.


"Apa mereka pikir aku sudah mati?" ucap Dewa Binatang yang tahu arti penghormatan mereka pada patung Shan Tian.


"Apa kamu belum tahu apa yang terjadi di Planet Nibiru?" tanya Tian Me Yin dengan nada yang terdengar sengaja dibuat misteri.


"Bagaimana aku tahu, selama ini aku di sini dan fokus!" jawab Dewa Binatang yang memang tidak mengetahui apapun.


"Biar aku yang cerita!" pinta Tian Chunhua dan di anggukan oleh saudarinya.


"Setelah kamu berada di Gua Terlarang, aku sebenarnya sudah menyiapkan penyamaran yang menyerupai Shan Tian...," Tian Chunhua pun menceritakan apa yang terjadi di Planet Nibiru.


Setelah Dewa Binatang berada di Gua Terlarang dan menghilang selama 76 tahun, muncul sosok Shan Tian yang telah dipersiapkan oleh keempat kakaknya. Shan Tian mengikuti jejak tiga pahlawan Planet Nibiru, di mana dia banyak mengalahkan penjajah dan juga disebut sebagai pahlawan.


Karena prestasi Shan Tian, Ras Manusia akhirnya bisa keluar dari persembunyiannya. Ketika Dewa Binatang memasuki wilayah Mysterious Land, ketiga pahlawan Planet Nibiru akhirnya meninggal dunia.


Waktu di Mysterious Land dan Planet Nibiru memiliki perbedaan, di mana waktu lebih lambat saat berada di Mysterious Land, tetap waktu berjalan cepat di Planet Nibiru. Di Planet Nibiru, waktu telah lewat 20 tahun semenjak Dewa Binatang berada di Mysterious Land.


Dan, ketika usia mencapai 114 tahun, Shan Tian menutup mata mengikuti jejak pahlawan Planet Nibiru. Semua itu telah direncanakan oleh Tian Lihua bersama dengan adiknya.


Ketika Tian Chunhua bercerita, Zyila Miralen dan keempat saudarinya telah tiba tanpa menggunakan Scorpion ATV. Dia membawa banyak tabung berisi Anti Materi yang berjumlah mencapai ratusan.


"Waktunya pembalasan!" ucap Dewa Binatang sambil menyimpan tabung Anti Matter ke dalam Dunia Jiwanya.


Ucapannya yang membuat semua istri bersemangat karena hal ini sudah lama ditunggu-tunggu. Kemudian, selama tiga bulan Dewa Binatang tinggal bersama penghuni Mysterious Land. Lalu dia pun meninggalkan Mysterious Land dengan hati gembira.


Semua penghuni sangat kehilangan Dewa Binatang dan istrinya sebagai penguasa Mysterious Land, mereka berjanji akan melindungi Mysterious Land dan Cermin Kebenaran sebagai warisan. Dewa Binatang meninggalkan banyak kenangan berupa pengetahuan serta kekayaan bagi penghuni Mysterious Land, dan tetap menjadi Suku Pohon sebagai pelindung Cermin Kebenaran.

__ADS_1


__ADS_2