God Of Beast 2 - Revenge

God Of Beast 2 - Revenge
Disesatkan Dunia Libra


__ADS_3

Bab 200. Disesatkan Oleh Dunia Libra.


Dewa Abadi menuju ke Kerajaan Naga Angsa. Di dalam gerbong, ia bersama dengan Putri Long Yun dan Long Fung Fen. Di belakang gerbong mereka, mengikuti Fung Diu dan Long Li Na yang juga menggunakan gerbong kereta kuda terbang.


Dengan terbang, menuju ke Kerajaan Naga Angsa ditempuh dalam waktu singkat, memakan waktu satu batang dupa (30 menit). Akan tetapi, Putri Long Yun meminta kepada kusir kereta agar memperlambat laju kuda.


Selama perjalanan, Dewa Abadi selalu bertanya dengan pertanyaan yang sama. Dia mencari informasi tentang Kristal Energi bergambar Libra, dan apapun yang terkait dengan tujuannya.


Sekali lagi, Dewa Abadi tidak mendapatkan informasi yang penting. Putri Long Yun yang terkenal kutu buku sejarah juga tidak mengetahui adanya Kristal Energi bergambar Libra di Dunia Libra.


"Kapan terakhir terjadi peperangan di dunia ini?" tanya Dewa Abadi kepada Putri Long Yun.


"Peperangan besar terjadi pada 11.234 tahun silam. Peperangan itu dikenal dengan Perang Kasta...," Dengan antusias Putri Long Yun menceritakan sejarah dunia ini.


Sesuai dengan namanya Perang Kasta, peperangan itu terjadi karena ketidakadilan dalam struktur kemasyarakatan. Melibatkan semua kasta berperang demi keadilan. Medan Perang Kasta dijadikan tempat bersejarah, didirikan monumen sebagai bentuk pengingat yang tidak boleh dilupakan sejarahnya.


"... Perang itu adalah yang terakhir di dunia ini. Semenjak itu, dunia ini menjadi damai. Anda bisa lihat bahwa kehidupan di sini berjalan harmonis, tidak ada lagi yang namanya ketidakadilan di setiap tempat, semuanya setara. Adanya aturan kasta untuk memetakan garis keturunan. Dengan adanya aturan ini, maka pemerintah bisa melihat potensi setiap penduduk...,"


Sambil mendengarkan Putri Long Yun berbicara, Dewa Abadi melihat ke luar jendela gerbong kereta kuda, dia melihat kehidupan memang bahagia dan saling bekerjasama. Dengan dunia yang damai seperti ini, membuatnya merasa asing, sebab selama perjalanan hidupnya selalu dipenuhi dengan kekacauan, pertengkaran yang merembet dari kecil menjadi besar.


"Apakah aku harus berada di dunia ini sampai akhir?" batin Dewa Abadi yang merasakan Dunia Libra menjadi tempat persinggahan terakhirnya.


"Pasti ada momen yang tepat untuk Kristal Energi bergambar Libra keluar dari persembunyiannya. Apakah aku harus membuat kekacauan terlebih dahulu, atau...!" batinnya yang memikirkan hal ini.


"... Mengenai struktur kekuatan di dunia ini, seperti halnya dunia lain. Terendah di tingkat Kelahiran dan tertinggi di tingkat True Omega. Tetapi, untuk saat ini terkuat adalah Raja Naga dan Ratu Angsa, berada di tingkat True Resonansi. Saya tidak tahu di level berapa kedua orang tuaku sekarang. Setiap pencapaian kekuatan tidak boleh disembunyikan, setiap kali naik harus memberikan laporan agar didata."


Akhirnya Putri Long Yun selesai menceritakan apapun tentang dunia ini, dan tidak ada yang disembunyikan dari Dewa Abadi.


"Dunia yang nyaman," gumam Dewa Abadi sambil menatap wajah Putri Long Yun.


Putri Long Yun menundukkan wajahnya karena malu dilihat oleh Dewa Abadi. Berbeda dengan Long Fung Fen yang selalu menatap wajah Dewa Abadi tanpa ada rasa malunya.


"Terakhir adanya manusia di dunia kapan? Apakah kita tidak bisa keluar dari dunia ini untuk menjelajahi planet lain?" selidik Dewa Abadi yang selalu mencari informasi.


"Setelah peperangan itu, manusia datang di dunia ini secara tidak sengaja. Sayangnya, beliau datang dalam keadaan terluka parah. Kami tidak tahu yang menyebabkan manusia itu terluka parah! Beliau hidup di dunia ini hanya 3 hari. Sebelum meninggal, dengan kekuatan terakhir beliau menyegel dunia ini agar tidak dimasuki oleh pihak luar, dan kita juga tidak bisa keluar lagi. Hingga saat ini, dunia ini aman juga berkat beliau!" jawab Putri Long Yun


Di jawaban kali ini, Dewa Abadi memiliki setitik harapan. Manusia itu adalah kuncinya untuk menemukan Kristal Energi bergambar Libra.


"Apakah aku bisa mengunjungi makamnya?" pinta Dewa Abadi yang ingin mencari petunjuk.


"Bisa, tetapi harus mendapatkan izin dari Yang Mulia Raja atau Ratu!" jawab Putri Long Yun.


"Nanti setelah kamu bertemu dengan Yang Mulia, kita akan mengunjungi makam manusia itu!" imbun Long Fung Fen.


"Siapa nama manusia itu?" tanya Dewa Abadi.

__ADS_1


"Dia tidak menyebutkan namanya. Tetapi, kami memanggilnya Dewa Pelindung karena kekuatan terakhirnya yang melindungi dunia ini dari pihak luar!" jawab Putri Long Yun.


"Putri, kita akan segera tiba!"


Kusir kereta menyela pembicaraan mereka. Dewa Abadi tersenyum karena telah mendapatkan informasi yang mengarah ke Kristal Energi bergambar Libra.


Gerbong kereta kuda terbang akhirnya mendarat di halaman istana. Putri Long Yun terlebih dahulu keluar, lalu disusul oleh Long Fung Fen dan terakhir Dewa Abadi. Tenyata di halaman istana telah berkumpul banyak orang-orang penting.


Raja Naga dan Ratu Angsa segera menyambut kedatangan Dewa Abadi dengan wajah berseri-seri. Mereka berdiri di depan pintu istana.


Dewa Abadi melihat istana ini sangat megah. Di puncak istana ada patung naga dan angsa sebagai simbol kerajaan. Di depan anak tangga menuju pintu istana ada banyak patung naga dan angsa.


"Selamat datang di Dunia Libra, Manusia!" sambutan hangat dari Ratu Angsa yang buru-buru mendekati Dewa Abadi karena sudah lama menunggu.


Dewa Abadi terkejut karena Ratu Angsa tiba-tiba memeluknya, seakan-akan sudah lama kenal dengannya. Tindakan Ratu Angsa tidak sedikitpun mencerminkan kepribadian seorang ratu.


Dia melihat Raja Naga yang tersenyum, tidak terlihat cemburu maupun marah dengan tindakan Ratu Angsa. Melihat Raja Naga Azure yang tidak cemburu, Dewa Abadi membalas pelukan Ratu Angsa, terasa dada besar yang mengundang hasratnya.


"Manusia, saya mencium aroma garis darah naga di keringat Anda. Apakah Anda memiliki garis darah naga?" tanya Ratu Angsa sambil melepaskan pelukan dan memegang kedua tangan Dewa Abadi.


Mendengar perkataan istrinya, Raja Naga Azure buru-buru mendekati Dewa Abadi, lalu memeluknya juga. Dia mencium keringat Dewa Abadi yang mengeluarkan aroma khas naga.


Tubuh Raja Naga Azure bergetar hebat karena tekanan kuat yang berasal dari garis Naga 12 Elemen, garis darahnya kalah murni. Buru-buru dia melepaskan pelukannya dan sedikit menjauh dari Dewa Abadi.


Karena kalah dalam hal garis darah, Raja Naga Azure ingin rasanya berlutut, jika bukan seorang pemimpin tertinggi di dunia ini. Wajahnya terlihat pucat karena menahan tekanan garis darah Naga 12 Elemen.


Satu per satu semua pejabat istana memeluk Dewa Abadi karena ingin membuktikan ucapan Ratu Angsa. Dewa Abadi hanya bisa pasrah menjadi tempat pelukan mereka. Pelukan mereka juga bukti bahwa di dunia ini begitu hangat menyambut manusia.


Setelah memeluk Dewa Abadi, para pejabat yang memiliki garis darah naga seketika reaksinya seperti Raja Naga Azure. Yang tidak kuat dengan tekanan garis darah Naga 12 Elemen segera berlutut, yang menahannya wajah menjadi pucat, tubuh gemetaran.


Long Fung Fen keheranan melihat reaksi para pejabat, dia tidak mengalami seperti mereka saat memegang tangan Dewa Abadi. Karena penasaran, dia juga memeluk Dewa Abadi. Alhasil, tubuhnya gemetaran, bir ahinya yang memuncak karena nalurinya sebagai naga betina menginginkan hubungan intim.


Namun, Fung Diu dan Long Li Na segera menenangkan putrinya agar mampu menahan diri. Mereka tahu apa yang dirasakan oleh putri yang gelisah.


Dewa Abadi tidak bisa berkata-kata melihat reaksi mereka yang berlebihan. Raja Naga Azure memegang tangan kirinya, Ratu Angsa memegang tangan kanan. Mengajaknya masuk ke dalam istana.


"Siapa nama Anda?" tanya Ratu Angsa sambil berjalan ke istana.


"Panggil saja Shimo!" jawab Dewa Abadi singkat.


"Pemuda Shimo, bersediakah menjadi menantu kami?" tanya Raja Naga Azure yang mengejutkan Dewa Abadi.


Putri Long Yun menundukkan wajahnya karena malu, dia adalah putri satu-satunya penguasa Dunia Libra. Di hatinya, jelas senang mendapatkan suami yang memiliki dua garis darah murni, manusia dan naga.


"Anda juga bisa mempersunting semua wanita yang menarik di dunia ini. Semakin banyak semakin baik!" imbuh Ratu Angsa.

__ADS_1


Dewa Abadi seketika tahu tujuan mereka, yaitu menjadikan dirinya sebagai alat untuk berkembang biak, memberikan keturunan kepada Kasta Naga Angsa, Kasta Naga dan Kasta Angsa. Dengan dirinya memberikan anak, maka akan muncul kasta baru yang lebih tinggi dari Kasta Naga Angsa.


Melihat reaksi penghuni di Dunia Libra, dia pun akhirnya tahu kenapa putri-putrinya tidak mau memiliki pasangan lain selain dirinya. Hal ini terjadi karena faktor garis darahnya.


"Biasakan saya meminta waktu untuk membiasakan diri dengan dunia ini, dunia ini baru bagi saya!" pinta Dewa Abadi yang sengaja menolak keinginan mereka secara halus.


"Tentu bisa, kondisi Anda saat ini sudah wajar. Hal ini juga bagus untuk Anda!" jawab Ratu Angsa.


"Bagaimana bisa Anda ada di dunia ini?" tanya Raja Naga Azure yang ingin tahu lebih banyak tentang Dewa Abadi.


"Saya seorang petualang. Berada di tempat ini secara tidak sengaja ketika masuk ke dalam lubang hitam!" jawab Dewa Abadi yang menyakinkan mereka.


"Apa yang Anda alami seperti Dewa Pelindung! Pemuda Shimo, tinggallah di sini sampai Anda bosan. Anggap saja rumah sendiri. Jangan sungkan untuk bertanya, atau meminta kepada kami. Kami akan berusaha untuk memenuhi kebutuhan Anda!" ucap Raja Naga Azure yang ingin membuat Dewa Abadi berada di tempat ini untuk selamanya.


Ratu Angsa dan Raja Naga Azure banyak bertanya kepada Dewa Abadi tentang segala hal di luar Dunia Libra. Demikian juga dengan Dewa Abadi yang selalu mengulang pertanyaan mengenai Kristal Energi bergambar Libra....


Ketika menjelang malam, Dewa Abadi dijamu dengan makan malam super mewah. Dewa Abadi hanya mengikuti kemauan mereka demi tujuannya. Dia juga telah mendapatkan izin untuk mengunjungi makam Dewa Pelindung.


Karena hari sudah malam, rencananya besok akan mengunjungi makam Dewa Pelindung. Selama pembicaraan yang membosankan ini, Dewa Abadi tidak melihat adanya keburukan Raja Naga Azure dan Ratu Angsa, demikian juga dengan para pejabat istana.


Semuanya menyambutnya dengan hangat, bahkan berlebihan. Di dunia ini, dia seperti diistimewakan oleh semua orang. Situasi seperti membuatnya pusing karena tidak ada sifat negatif.


"Malam ini, Anda akan tidur bersama Putri kami dan Putri Long Fung Fen. Untuk malam selanjutnya, Anda bisa memilih wanita muda pilihan yang akan menemani Anda," kata Raja Naga Azure yang telah merencanakan ini atas dukungan banyak pejabat istana.


Dewa Abadi menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan untuk menenangkan pikirannya. Dia bukannya tidak mau menikmati tubuh wanita muda, melainkan tujuannya adalah keluar dari dunia ini. Selain itu, dia sudah cukup memiliki banyak istri di Dunia Jiwanya.


Dewa Abadi mengakui bahwa wanita dan pria di dunia ini memiliki penampilan yang menarik hati. Yang dipikirkannya, apakah dunia ini mengikat hatinya agar selamanya berada di sini? Apakah arti semua ini?


"Saya pasti akan menikmatinya!" sahut Dewa Abadi, dia akan berkomunikasi dengan semua istrinya mengenai hal ini. Jika diizinkan, dia akan memilih wanita terbaik.


Semua orang tertawa bahagia karena tahu maksud perkataannya. Raja Naga Azure mengedipkan matanya yang tertuju kepada Ratu Angsa. Tahu arti kedipan mata suaminya, Ratu Angsa hanya mengangguk sebagai jawaban.


"Aku benar-benar disesatkan dunia ini!" batin Dewa Abadi setelah menyimpulkan hasil dari pengamatannya terhadap kehidupan di dunia ini. Keadaannya saat ini seperti membangkitkan sifat binatang di hatinya.


Setelah makan malam, Dewa Abadi dipersilahkan untuk istirahat bersama dengan Putri Long Yun dan Long Fung Fen. Kedua wanita itu memeluk lengan Dewa Abadi dengan hati yang bahagia.


Long Fung Fen diizinkan untuk bersama dengan Putri Long Yun karena atas kontribusi Fung Diu yang terlebih dahulu menyambut kedatangan Dewa Abadi di Kota Angsa.


Dewa Abadi telah mendapatkan izin dari semua istrinya setelah bercerita tentang dunia ini. Tetapi, dia harus memilih wanita terbaik dari yang terbaik, tanpa melupakan tujuannya.


Selama perjalanannya hingga di Dunia Libra, Dewa Abadi belum pernah berhubungan intim dengan istrinya. Semua istrinya menginginkan agar Dewa Abadi untuk sejenak menikmati hidup sebelum melanjutkan tujuannya.


Saat ini, Dunia Jiwanya tidak semeriah dulu, sebab banyak penghuni ikut dalam Peperangan Global di Planet Peliades. Semua istrinya menginginkan Dewa Abadi untuk mendapatkan banyak orang yang menjadi bagian dari keluarga besarnya.


Apakah Dunia Libra akan menjadi keluarga besarnya? Untuk saat ini, Dewa Abadi belum mengetahuinya. Dia hanya mengikuti keinginan istrinya dan dunia ini untuk sementara waktu.

__ADS_1


"Menikmati hidup di dunia ini juga tidak ada salahnya, kan?" batin Dewa Abadi setelah masuk ke dalam kamarnya, kamar yang sangat istimewa. Kamar tidur yang akan menjadi tempat malam pertama bagi Putri Long Yun dan Long Fung Fen...


__ADS_2