God Of Beast 2 - Revenge

God Of Beast 2 - Revenge
Roboman Half Gama No.10, Ruang Pertama.


__ADS_3

Bab 98. Roboman Half Gama No.10, Ruang Pertama.


Dewa Binatang mengamati sejenak tugu tersebut yang lebih cocok disebut batu, di tengahnya ada garis berlubang untuk memasukkan Pedang Penguasa Api.


Kemudian, dia melihat pintu setinggi 4 meter dengan lebar 2,5 meter, terbuat dari logam anti energi spiritual, berwarna hitam metalik, polos tanpa ada ukiran. Melihat ketebalan pintu, diperkirakan ketebalannya sekitar 55 cm, ada garis lurus di tengah pintu, menandakan jika saat dibuka pintu itu akan bergeser ke kanan dan ke kiri.


Melihat mekanisme pintu itu, dipastikan Dewa Api Phoniex meniru teknologi zaman modern, dan itu membuat Dewa Binatang berasumsi bahwa Dewa Api Phoniex menggunakan mesin waktu untuk menjelajahi zaman modern.


"Ayo masuk, Ayah!" pintu Tian She Meili yang tidak sabar ingin mengetahui di dalam pintu harta.


"Kamu tunggu di sini, aku akan masuk," kata Dewa Binatang yang menuruti kemauan putrinya.


"Baik, Yang Mulia!" jawab Ruan Fei dengan mengangguk.


Kemudian, sambil menggendong putrinya, dia berubah menjadi udara dan hilang dari pandangan mata Ruan Fei. Setelah itu, dia memasuki celah pintu harta tanpa kesulitan.


"Sulit mempelajari Teknik Perubahan Wujud!" gumam Ruan Fei saat tahu teknik yang digunakan pemimpinnya, sebab dia juga mempelajarinya tapi sulit dalam praktiknya.


Syarat untuk mempelajari Teknik Perubahan Wujud mengharuskan si pengguna memiliki minimal 3 elemen, terutama harus memiliki elemen angin, dua elemen lainnya adalah air dan tanah. Tanpa memiliki ketiga elemen tersebut, dipastikan si pengguna akan kesulitan untuk mempelajari teknik tersebut.


Dan, Ruan Fei hanya memiliki 2 elemen, api dan kayu, jauh dari syarat untuk mempelajari Teknik Perubahan Wujud. Tetapi, jika di bidang Pandai Besi dan Alkemis, Ruan Fei masih bisa diandalkan...


Dewa Binatang dan putrinya telah masuk ke dalam ruang harta milik Dewa Api Phoniex, dia melayang di udara untuk melihat sekelilingnya yang diterangi oleh Batu Cahaya.


Di kanan dan kirinya ada dua robot manusia yang menjaga pintu, tinggi 180 cm. Robot itu sangat mirip dengan pria, dan bisa dikatakan bukan robot lebih tepatnya disebut manusia, tingkat kemiripannya hampir mencapai angka 95 persen.


Jika sekilas melihat robot itu, orang akan mengira jika itu adalah manusia dan bukanlah robot. Berhubungan melihat tatapan mata kosong dan tanpa bergerak sedikitpun, siapapun baru sadar jika itu adalah robot. Selain itu, kulit yang melapisi logam terlihat lebih kasar tidak sehalus kulit manusia asli.


Seperti yang dikatakan oleh Bao Yaoyao, saat masuk akan menemui robot manusia yang memiliki kekuatan tingkat Half Gama level 10. Memang kekuatan empat robot penjaga pintu itu tidak dirasakan maupun bisa dilihat, sebab mekanisme pemicunya tidak aktif.


Semua istrinya yang berada di dalam Dunia Jiwa melihat apa yang dilihat oleh suami dan putrinya. Mereka pun mengomentari tentang robot manusia yang menjaga pintu.


Bao Yaoyao yang tahu segera berbicara, "Dewa Api Phoniex memberikan nama setiap robot sesuai dengan tingkat kekuatan. Seperti keempat robot penjaga pintu itu, namanya Roboman Half Gama no.10. tidak ada robot yang memiliki level ganjil, semua kekuatan robot di level genap."


Penjelasan Bao Yaoyao dengan mudah dipahami Dewa Binatang dan semua istrinya, di mana dengan memberikan nama agar mudah diingat oleh si penciptanya, dan juga sebagai identitas.


Di peta memang tidak menunjukkan denah ruang harta, tetapi dengan keterangan dari Bao Yaoyao bahwa di dalam ruangan harta terbagi menjadi tujuh, semua orang sudah membayangkan bagaimana struktur bangunan di dalam ruang harta.


Saat ini, semua orang melihat ruangan harta seperti bangunan pada umumnya, di mana ada jalan lurus untuk memisahkan setiap ruangan di sisi kanan dan kiri. Setiap ruangan itu di jaga oleh dua robot manusia, dan di dalamnya dijaga lima robot yang memiliki kekuatan Half Gama level 15, namanya sama Roboman hanya beda dibelakangnya.

__ADS_1


Ada 100 ruangan disepanjang jalan, total jumlah robot penjaga ada 200 unit, tidak termasuk robot penjaga pintu utama. Setelah melewati bagian ruang pertama, sebelum memasuki ruangan kedua, seseorang harus melewati 1.000 robot manusia yang berbaris menjaga pintu kedua.


Kekuatan seribu penjaga itu lebih kuat dari Roboman sebelumnya, berada di level 25. Melihat kekuatan Roboman dan jumlahnya, seseorang yang berniat mencuri harta akan berpikir seribu kali. Ini baru bagian ruang pertama, belum memasuki ruang harta kedua.


Bisa dibayangkan betapa mengerikannya kekuatan Roboman itu. Dan, Dewa Binatang menebak tujuan Dewa Api Phoniex mencipta Roboman untuk melindungi mesin waktu.


Yang menjadi pertanyaan besar dihatinya, kenapa mesin waktu tidak dibawa, apakah ukurannya lebih besar atau ada masalah?


"Ayah, manusia logam ini sangat kuat!" bisik Tian She Meili dengan nada sedikit ketakutan.


"Jangan khawatir, mereka bukan lawan Ayahmu ini!" jawab Dewa Binatang yang menjadikan putrinya tersenyum karena merasakan aman.


Karena ingin tahu mekanisme yang memicu pergerakan para Roboman, Dewa Binatang melemparkan koin ke arah depan. Ketika koin terjatuh di lantai, empat robot penjaga pintu segera bereaksi dengan mengeluarkan sinar dari matanya.


Sinar mata Roboman memindai koin yang menggelinding. Karena itu benda mati dan tidak membahayakan, Roboman kembali seperti semula, diam selayaknya patung, matanya juga sama seperti sebelumnya.


Tujuan Dewa Binatang melemparkan koin mudah dipahami oleh istrinya. Seperti yang sebelumnya dibicarakan ketika berada di Gedung Harta Langka, ada dua hal yang bisa memicu pergerakan robot manusia, dan setelah diuji dengan melemparkan koin, Roboman aktif saat ada pergerakan di lantai.


Jika semua ibunya paham, berbeda dengan putrinya yang tidak tahu, di mana Tian She Meili menyembunyikan wajah di leher ayahnya karena takut. Seandainya Roboman tidak memiliki kekuatan Half Gama, ia jelas tidak akan ketakutan, mungkin langsung berinisiatif untuk menyerang terlebih dahulu.


"Jangan takut! Teknik milik Ayahmu ini tidak akan dilihat oleh Roboman!" Dewa Binatang ingin membuat putrinya senyaman mungkin saat bersamanya.


Dewa Binatang ingin tertawa karena ditegur gadis kecil usia 7 tahun, dia mencolek hidung putrinya karena gemas. Lalu dia mengeluarkan seekor burung dan melepaskannya. Sontak membuat putrinya lagi-lagi menyembunyikan wajah di lehernya.


Baru saja burung dilepaskan, keluar laser dari kedua mata empat Roboman yang melesat ke arah burung. Dalam sekejap mata burung itu langsung menjadi abu.


Karena belum puas dengan hasil percobaannya, dari dalam Dunia Jiwa, Dewa Binatang mengeluarkan robot binatang miliknya yang digunakan untuk latihan.


Ketika baru dikeluarkan, robot binatang miliknya langsung diserang oleh empat Roboman dengan mengeluarkan pedangnya secara serempak. Hanya terdengar suara desingan pedang ketika robot binatang terbelah menjadi beberapa bagian.


Sangat cepat dan akurat serangan Roboman itu. Dewa binatang berdecak kagum melihat ketajaman mata pedang yang mampu membelah robot binatang miliknya, padahal robot ciptaannya terbuat dari logam terbaik.


Dengan hasil ini membuat Dewa Binatang memahami cara kerja Roboman, di mana Dewa Api Phoniex menggunakan dua mekanisme untuk mengaktifkan pergerakan robot manusia, yaitu pergerakan di lantai dan perubahan udara disekitarnya.


Walaupun Tian She Meili menyembunyikan wajahnya, ia melirik untuk melihat apa yang sedang dilakukan ayahnya, ia mulai berminat untuk memilih salah satu Roboman untuk dijadikan mainan.


"Ayah, aku ingin menjadikan manusia logam ini mainan!" pintanya dengan berbisik.


"Nanti ya... Setelah Ayah pelajari sistem pada robot ini!" janji Dewa Binatang yang sulit berkata tidak jika anak-anaknya meminta.

__ADS_1


Tian She Meili mencium leher ayahnya karena senang, ia tidak lagi menyembunyikan wajah karena ayahnya memberikan rasa aman.


Kemudian, Dewa Binatang mengeluarkan kekuatan jiwanya untuk menyelimuti empat Roboman penjaga pintu utama. Dalam sekejap keempat Roboman itu sudah berada di dalam Dunia Jiwa bersama dengannya.


Di dalam Dunia Jiwa, keempat Roboman seketika ambruk seperti kehilangan energi. Tian She Meili segera turun dari punggung ayahnya, lalu dia mendekati salah satu Roboman yang menjadi incarannya.


"Ayo, kita teliti!" ajak Dewa Binatang kepada semua istrinya yang sudah menunggu.


Kemudian, Dewa Binatang dan istrinya membawa tiga Roboman ke tempat industri pembuatan robot, di mana Veno yang akan bertugas membongkar Roboman dan memberikan hasil penelitian.


Sedangkan Tian She Meili, ia memukuli Roboman pilihannya untuk menguji kekuatan, tetapi Roboman itu tidak sedikitpun mengalami kerusakan, hanya bagian kulit penutup logam yang rusak dan di dalamnya tetap utuh.


Setelah puas bermain dengan Roboman, ia menyeretnya dan memberikan kepada ayahnya. "Tidak bisa bergerak, aku pukuli tetap diam saja!" ucapnya dengan nada kesal.


Dewa Binatang dan istrinya tertawa karena kepolosan Tian She Meili. Kemudian, Yuke menjelaskan secara perlahan agar putrinya mengerti.


"Robot ini diam karena kehilangan koneksi energi. Ayah dan Ibumu saat ini sedang mempelajarinya. Setelah tahu sistem pengoperasiannya, Ibu akan buatkan satu untukmu."


Tian She Meili kegirangan sambil mencium pipi ibunya. Yuke juga membalas ciuman putrinya sambil menggelitik ketiaknya...


Waktu pun berlalu dengan cepat di dalam Dunia Jiwa, dan Veno telah membongkar dan mengirimkan hasil analisa kepada Dewa Binatang.


Dewa Binatang dan istrinya segera membaca hasil penelitian itu. Di lembaran pertama, setiap Roboman akan selalu menerima energi selama berada di dalam ruang harta, jika keluar dari ruang harta maka Roboman akan terputus dari koneksi energi yang berasal fusi nuklir.


Untuk menghubungkan fusi nuklir kepada setiap Roboman, ada mekanisme di telapak kaki untuk menerima energi fusi nuklir. Jadi solusi agar semua Roboman tidak aktif, satu-satunya jalan menghentikan fusi nuklir.


Untuk menggantikan fusi nuklir, bisa merubah sistem baterai penyimpanan pada tubuh Roboman, lalu digantikan dengan energi dari Batu Mistik berjumlah minimal 10 buah dan bertahan selama 7 hari, tergantung pada situasi. Jika digunakan untuk bertarung, maka energi Batu Mistik akan cepat habis.


Setelah membaca lembaran pertama, Dewa Binatang dan istrinya menebak bahwa fusi nuklir pasti berada di bagian ruang ketujuh atau akhir, terakhir yang paling aman


Di lembaran kedua, mengenai bahan-bahan logam pembuatan Roboman. Lembaran ketiga mengenai sistem yang tidak terlalu rumit, dan Yuke bisa merubahnya.


"Itu baru Roboman Half Gama di ruang pertama, bagaimana jika di ruangan kedua, apakah Roboman akan sama seperti yang kita teliti ini?" tanya Dewa Binatang kepada Bao Yaoyao.


"Aku tidak tahu. Kemungkinan sih iya. Tapi kita lihat dulu saja dan menelitinya lagi!" jawab Bao Yaoyao yang ikut mempelajari Roboman.


"Terlalu lama jika harus meneliti satu per satu. Lebih baik matikan fusi nuklir terlebih dahulu, baru bawa masuk semua Roboman!" interupsi Yuna Aurora.


Dewa Binatang dan semua istrinya mengangguk sebagai dukungan saran dari Yuna Aurora. Kemudian, Dewa Binatang segera keluar dari Dunia Jiwanya.

__ADS_1


__ADS_2