God Of Beast 2 - Revenge

God Of Beast 2 - Revenge
Datanglah!


__ADS_3

Bab 65. Datanglah!


Putri Long Yun dan Han Zixuan sesaat berhenti bertempur ketika merasakan aura kekuatan yang datang dari arah Gerbang Timur. Mereka melihat ke arah Dewa Binatang yang mampu terbang sambil melempar Bloodlust Axe ke arahnya. Di belakang Dewa Binatang berlari Scorpion ATV yang sangat cepat.


"Bloodlust Axe!" seruan Han Zixuan yang mengenali senjata legendaris.


Han Zixuan segera maju melindungi Long Yun, namun dia terkejut ketika Bloodlust Axe tidak berniat untuk menyerangnya, melainkan tertuju kepada Golem Batu.


Boom...


Ledakan energi spiritual ketika Bloodlust Axe mengenai Golem Batu yang akan menyerang Long Yun. Setelah menghancurkan Golem Batu, Bloodlust Axe kembali kepemilikannya.


Tiba-tiba, tanah kembali bergetar, titik pusat getarannya berada di tengah pertempuran. Kemudian, keluar empat sosok yang sangat tinggi dan besar.


Saat tahu mahkluk apa yang keluar dari tanah, Han Zixuan segera menarik pergelangan Long Yun sambil mengayunkan pedangnya ke arah sosok tinggi besar itu, itu adalah Undeed Knight. Namun Undeed Knight tidak sedikitpun terluka dengan serangan Han Zixuan, dan tidak membalas serangannya.


Undeed Knight adalah leluhur Ras Undeed. Tubuhnya tinggi dan besar, setinggi 25 meter, tubuhnya dilindungi zirah perang, mereka memliki senjata yang berbeda-beda dan berukuran besar; pedang, tombak, tongkat sihir dan palu.


Kemunculan Undeed Knight disebakan Ras Undeed yang hampir dimusnahkan. Segera sisa-sisa Ras Undeed berkumpul bersama leluhurnya yang datang sebagai penyelamat.


Long Yun, Han Zixuan, keempat Jenderal Naga dan pasukannya makin panik karena kemunculan Undeed Knight, mereka segera membentuk formasi pertahanan.


Jenderal Mecha Leader juga segera memerintahkan pasukannya untuk menyerang Undeed Knight. Namun, rudal, roket dan senjata laser tidak sedikitpun melukainya. Segera Jenderal Mecha Leader mundur bersama pasukannya.


Dewa Binatang sedikit terkejut dengan kemunculan empat Undeed Knight sambil meraih Bloodlust Axe yang kembali seperti bumerang.


"Cepat, kalian pergi ke wilayah Suku Pohon, biarkan aku yang menangani musuh!" perintah Dewa Binatang kepada keempat Jenderal Naga.


"Ikuti kami!" sambung Dao Li Xia ketika baru keluar dari dalam Scorpion ATV.


Keempat Jenderal Naga dan Han Zixuan melihat ke arah Gerbang Timur. Lalu mereka segera mengikuti Scorpion ATV yang akan kembali untuk menjemput Raja Long Ying.


Long Yun melihat Dewa Binatang yang bergerak ke arah lawan. Sebelum bertanya, Han Zixuan menarik pergelangan tangannya.


"Dia Kepala Suku Pohon yang baru, dan juga pemimpin aliansi!" jelas Han Zixuan.


"Tapi di--"


"Jangan banyak bertanya!?" bentak Han Zixuan karena kesal dengan sikap keras kepala Putri Long Yun.


"Putri, masuk ke dalam!" ajak Dao Li Xia dengan nada sedikit meninggi.


Long Yun yang dibentak oleh Han Zixuan dan Dao Li Xia segera masuk ke dalam Scorpion ATV, lalu disusul dengan Han Zixuan.

__ADS_1


"Segera kembali!" pesan Dao Li Xia kepada Dewa Binatang yang agak jauh darinya.


Dewa Binatang menolak ke belakang dan mengangguk sebagai jawaban. Lalu dia mendekati Demon Rabbit Mythical yang masih hidup dan memasukkan ke dalam Dunia Jiwanya.


Dia melihat ke arah Undeed Knight yang sedang berbicara kepada sisa-sisa Ras Undeed dengan bahasa yang tidak diketahui.


"Sungguh, pertempuran yang sengit dan tidak terduga!" gumam Dewa Binatang.


Kemunculan Undeed Knight membuat pertempuran berhenti seketika, di mana dia melihat Golem Batu yang ketakutan dengan melarikan diri ke hutan, demikian juga dengan Jenderal Mecha Leader melarikan diri.


Bagi Dewa Binatang, pertempuran ini sebenarnya bukanlah pertama kali dialaminya, dia sebelum berada di Planet Nibiru juga baru saja mengalahkan miliaran pasukan gabungan dari Galaksi Nebula dan Galaksi Celosia. Hanya saja kemunculan Undeed Knight merubah segalanya dengan mudah.


Empat Undeed Knight melihat ke arahnya, tapi tertuju pada Bloodlust Axe. Salah satu dari mereka yang membawa pedang besar berbicara kepada Dewa Binatang, dia dikenal dengan nama Undeed Knight Sword.


"Terima kasih sudah mengaktifkan Bloodlust Axe sehingga kami bisa bangkit kembali!"


Dewa Binatang jelas keheranan karena tidak tahu apapun tentang mereka. Dengan rasa ingin tahu, dia bertanya, "apa hubungannya kalian dengan Bloodlust Axe?"


"Senjata itu adalah kunci bagi kami keluar dari penjara yang dibuat oleh Guru Agung. Sesuai dengan perjanjian kita dengan Guru Agung waktu itu, jika Bloodlust Axe bangkit, itu merupakan tanda bahwa Ras Undeed dalam bahaya!" jawab Undeed Knight Sword yang sebelumnya berterima kasih kepada Dewa Binatang.


Walaupun tidak tahu sejarah mereka, Dewa Binatang sedikit memahami ucapannya.


"Bagaimana bisa penjajah itu mengendalikan Ras Undeed untuk dijadikan umpan meriam?" selidik Dewa Binatang.


Dewa Binatang berpikir sejenak. Menurut sejarah yang diketahuinya dari cerita Dao Li Xia, bahwa King Wolf telah membunuh Ratu Undeed. Dao Li Xia sendiri mengetahui rahasia ini dari Cermin Kebenaran.


"Sejujurnya, kami tidak ada niatan untuk melawan kalian. Berhubungan kami mempertahankan hidup, maka mau tak mau harus mengalahkan siapapun. Aku sebagai Kepala Suku Pohon, jelas tidak akan tinggal diam melihat Kerajaan Naga diserang Ras Undeed dan Golem Batu yang dalam kendali penjajah. Ya, Ras Elves dan Ras Naga telah membentuk aliansi untuk menanggani para penjajah!" jelas Dewa Binatang yang berniat untuk menjadikan Ras Undeed sebagai anggota aliansi.


Keempat Undeed Knight diam seperti patung, tampaknya mereka sedang berdiskusi dengan menggunakan telepati.


Saat mereka sedang berdiskusi, Dewa Binatang melihat ke arah belakang Undeed Knight, di mana dia merasa aura kuat sedang bergerak ke arahnya.


"Jika Anda ingin membentuk aliansi dengan kami, ambil dulu bola kristal itu. Setelah berhasil, kami akan menemui Anda saat berada di wilayah Suku Pohon!" pinta Undeed Knight Sword.


Permintaannya juga hasil dari diskusi, mereka mau bergabung dengan aliansi asal bola kristal yang memenjarakan Ratu Undeed berhasil lepas dari genggaman penjajah.


Sebelum Dewa Binatang berbicara, Undeed Knight segera berpamitan, "dengan Anda memiliki Bloodlust Axe, kami yakin Anda mampu mengambil bola kristal. Saat ini, kita berpisah dulu. Tolong, selamatkan Ratu Undeed!"


Dewa Binatang mengangguk paham jawaban dan juga tidak menolak permintaan mereka, dia melihat keempat Undeed Knight masuk ke dalam tanah dan diikuti oleh Ras Undeed. Lalu dia menoleh ke belakang untuk melihat wilayah Kerajaan Naga.


"Aku harus mencegah mereka sampai semuanya telah meninggalkan wilayah Heavens Land!" ucap Dewa Binatang yang ingin mengulur waktu demi keselamatan rakyat Ras Naga dan istrinya.


Saat ini, Scorpion ATV baru saja keluar dari Kerajaan Naga bersama Raja Long Ying. Mereka diikuti oleh banyak rakyat yang dipimpin oleh keempat Jenderal Naga bersama pasukannya.

__ADS_1


Kembali Dewa Binatang melihat ke arah kedatangan King Pleidian Wing yang mengendarai Interstellar Fighter, dan diikuti oleh puluhan ribu pasukan. Jenderal Mecha Leader dan pasukannya juga bergabung dengan para penguasanya.


Segera Dewa Binatang terbang ke arah Gerbang Timur, dia tidak berniat mengalahkan lawan dengan cara peperangan terbuka, tapi dengan cara gerilya. Memanfaatkan bangunan yang ada untuk diam-diam mengalahkan musuhnya.


"Anggap saja peperangan ini bahan latihan untuk menghadapi Peperangan Global!" gumam Dewa Binatang, lalu dia menyeringai.


Interstellar Fighter berhenti di lokasi pusat pertempuran, di mana banyak Ras Undeed, Golem Batu dan prajurit Naga yang telah menjadi mayat. Ada juga beberapa pasukan robot yang telah tewas.


Kemudian, Interstellar Fighter memindai lokasi masuknya Undeed Knight dan Ras Undeed. Setelah beberapa waktu, teknologi canggih tidak menemukan jejak Ras Undeed.


King Pleidian Wing memerintahkan kepada pasukannya untuk menguasai wilayah Heavens Land, wilayah yang memiliki sumber material Batu Alam. Dan rencananya, Heavens Land akan menjadi markas besar untuk mengekploitasi kekayaan alam Mysterious Land. Sedangkan Ras Giant akan dijadikan budak untuk menambang Batu Alam.


Jenderal Mecha Leader memimpin pasukannya sesuai perintah. Saat telah tiba di pintu Gerbang Timur, dia melihat situasi yang begitu hening dan mencurigakan. Khawatir akan adanya serangan mendadak, dia memerintahkan robot warrior dan robot binatang untuk menyelidiki situasi di dalam.


Setelah menunggu selama 30 menit, dua robot itu tidak segera kembali untuk melapor. Jenderal Mecha Leader kembali mengirim enam robot untuk menyelidiki situasi Kerajaan Naga.


Seperti sebelumnya, keenam robot tersebut juga tidak kunjung kembali, dan anehnya lagi, tidak ada suara pertempuran Jenderal Mecha Leader jelas curiga jika ada bahaya di dalam wilayah Kerajaan Naga, lalu dia memerintahkan 1.000 robot untuk masuk ke dalam Gerbang Timur.


"Apapun yang terjadi, beri tanda!" perintahnya kepada pasukannya, dia belum menyadari jika lawannya adalah Dewa Binatang.


Selama pertempuran sesaat lalu, dia tidak memperhatikan kedatangan Dewa Binatang karena sibuk mengalahkan Demon Rabbit Mythical. Dan segera mundur saat tidak mampu menghancurkan Undeed Knight.


Segera 1.000 robot masuk ke dalam Gerbang Timur dengan senjata siap untuk ditembakkan...


Di dalam wilayah Kerajaan Naga dan sebelum kedatangan Jenderal Mecha Leader, Dewa Binatang telah memasang Formasi Ilusi dan Pembunuhan. Ketika dua robot masuk, dia segera mengeksekusi mereka tanpa suara, dan berlanjut kepada keenam robot.


Formasi Array jelas sulit terdeteksi oleh teknologi yang dimiliki oleh musuh, apalagi dibatasi oleh energi aneh di Mysterious Land.


Waktu berlalu selama 2 jam. Jenderal Mecha Leader terlihat makin gelisah karena 1.000 robot tidak memberikan sinyal apapun. Jika terjadi sesuatu, sudah pasti akan mendengar suara pertempuran, situasi saat ini sungguh aneh baginya.


Jenderal Mecha Leader berniat untuk masuk bersama pasukannya. Sebelum masuk, dia melaporkan situasi saat ini kepada King Pleidian Wing. Tidak berselang lama, Interstellar Fighter datang dan mendarat di depan pintu Gerbang Timur.


"Gunakan gelombang elektromagnetik, siapa tahu ada Formasi Array!" perintah King Pleidian Wing yang sangat berpengalaman karena pernah hidup di dunia kultivator.


Segera personil Interstellar Fighter menembakkan gelombang elektromagnetik sebelum Jenderal Mecha Leader masuk. Baru setelah itu, terlihat perisai berwarna kebiruan yang menyelimuti wilayah Kerajaan Naga.


Dewa Binatang yang baru saja selesai menghancurkan 1.000 robot, dia jelas terkejut jika ada teknologi yang mampu mendeteksi Formasi Array.


"Datanglah!" ucap Dewa Binatang yang tidak khawatir musuh telah mengetahui Formasi Array buatannya.


Kemudian, Jenderal Mecha Leader dan pasukannya memasang alat pemancar gelombang elektromagnetik untuk mendeteksi musuh yang menyelinap. Lalu dia bersama 10.000 pasukan robot masuk.


Setelah masuk dan baru berjalan sejauh 200 meter, Jenderal Mecha Leader terkejut melihat robot warrior dan robot binatang telah dihancurkan, besi dengan sengaja ditumpuk.

__ADS_1


__ADS_2