God Of Beast 2 - Revenge

God Of Beast 2 - Revenge
Gemini Terbunuh.


__ADS_3

Bab 167. Gemini Terbunuh.


Semua Dewa dan pasukan meminta kepada Dewa Binatang agar tidak mengampuni Gemini yang telah banyak membunuh orang. Karena khawatir Dewa Binatang tidak memusnahkan Gemini, Chen Yeon dan Hu Yue Yan segera mendekatinya.


"Apakah sumpah berlaku bagimu?" Dewa Binatang skeptis dengan perkataan Gemini.


Selain itu, Gemini bukanlah mahkluk seperti Ras Manusia dan ras lainnya, dan sudah pasti tidak memiliki aturan di dunia ini. Karena itu, Dewa Binatang tidak mempercayainya.


"Jangan ampuni mahkluk kejam ini!" pinta Chen Yeon sebelum Gemini menjawab.


Gemini menatap tajam ke arah Chen Yeon, lalu kembali melihat Dewa Binatang. "Iya, di dunia kami, mahkluk Rasi Bintang, memang tidak ada aturan, tetapi kami selalu memegang ucapan dan janji," ungkap Gemini.


Dewa Binatang mengangkat tangan kirinya agar semua orang berhenti menuntutnya untuk membunuh Gemini, sebab dia ingin mengetahui tentang mahkluk Rasi Bintang. Chen Yeon dan Hu Yue Yan hanya bisa menghela nafas panjang karena Gemini tidak segera dimusnahkan.


Tiba-tiba, Dewa Binatang menempelkan tangan kiri di kening milik Gemini yang masih dalam cengkraman tangan kanannya. Gemini hanya bisa pasrah karena cekikan tangan Dewa Binatang sulit untuk dilepaskan.


Gemini merasakan aliran energi lain yang berasal dari Dewa Binatang merasuki kepala dan seluruh tubuhnya. Setelah itu, rasa kebenciannya terhadap semua kehidupan menjadi sirna. Dia menatap wajah Dewa Binatang dengan kelembutan hati.


Setelah Dewa Binatang melepaskan tangan kirinya dari kening Gemini, Chen Yeon dan Hu Yue Yan terkejut karena mata ketiga dari Gemini tertutup, dan tampak tidak lagi memiliki mata ketiga, hanya saja masih memiliki dua mata.


Di antara alis dari Gemini, terdapat simbol lingkaran Yin Yang, dan itu adalah segel keluarga besar Dewa Binatang, segel keempat. Yang mana Gemini telah menjadi pelayannya.


Dewa Binatang melepaskan tangan kanannya yang mencekik leher Gemini. Setelah itu, Gemini langsung berlutut di hadapannya. Semua orang tercengang melihat tindakan Gemini yang berlutut.


Xu Huang yang tahu jika sahabatnya berhasil menaklukkan Gemini, segera mendekati Dewa Binatang, lalu dia menendang tubuh Gemini. Namun, oleh Dewa Binatang segera dicegah sambil menggelengkan kepalanya.


Gemini melirik ke arah Xu Huang tanpa ada rasa takut, lalu dia berbicara kepada Dewa Binatang dengan hati tulus, "hamba akan selalu melayani Dewa Binatang sepanjang umur. Tolong ampuni segala kejahatan yang telah hamba perbuat!"


"Bangkit, dan ceritakan tentang duniamu!" perintah Dewa Binatang.


Gemini segera berdiri tanpa berani melihat wajah Dewa Binatang, tetap menundukkan wajahnya. Semua Dewa segera mendekati Dewa Binatang karena tidak lagi takut dengan Gemini.


"Sebenarnya, wanita di sebelah Dewa Binatang mengetahui tentang mahkluk Rasi Bintang...," kata Gemini, lalu melirik Chen Yeon, wanita yang dimaksudkannya.


"Pengetahuanku tentang Rasi Bintang sangat sedikit. Ceritakan saja!" interupsi Chen Yeon, yang memang tidak banyak mengetahui tentang mahkluk Rasi Bintang.


"Seperti yang sudah Dewa Binatang ketahui, Rasi Bintang sudah ada semenjak miliaran tahun. Yang jarang diketahui oleh semua Dewa, Rasi Bintang merupakan bentuk lain dari mahkluk purba, yang sudah ada sebelum adanya ras. Salah satu dari kami adalah istri Anda, Celestial Snake, nama lainnya adalah Virgo. Di zaman sekarang, namanya dikenal sebagai Medusa untuk jenis betina, dan Gorgon untuk jantan...,"


Gemini berhenti berbicara karena Dewa Binatang terkejut mendengarnya. Bagaimana Dewa Binatang tidak terkejut, sebab Tian She Meili (Celestial She / Celestial Snake) adalah istrinya yang sudah lama dikenali, tetapi tidak dengan asal-usulnya.

__ADS_1


Selain itu, dia pikir rasi bintang hanya sekumpulan bintang yang membentuk pola tertentu yang menyerupai binatang.


Tian She Meili segera keluar dari dalam Dunia Jiwa tanpa izin, lalu diikuti oleh Yuna Aurora, Yuke, Qin Diao Chin, Shuǐ Jingling, dan semua istri utamanya juga ikut keluar. Kecuali Tian Lihua dan ketiga adiknya yang tidak ikut keluar.


Kemunculan mereka membuat para Dewa segera memberikan ruang, sebab merasakan aura kuat. Dewi Kasih dan Dewi Kedamaian segera bergabung dengan Yuna Aurora.


"Maksudmu adalah aku?" tanya Tian She Meili dengan nada ketus, sebab dia juga tidak tahu asal-usulnya. Kelahirannya sama seperti suaminya, dari cangkang telur.


Chen Yeon dan Hu Yue Yan menatap ke arah Tian She Meili, mereka melihat sebagai sosok wanita cantik dengan tubuh proporsional, tidak seperti mahkluk Rasi Bintang yang memiliki ciri-ciri berbeda dari semua ras.


Gemini melihat Tian She Meili, ia mengembangkan senyuman sambil mengangguk sebagai jawaban. "Iya, Anda adalah salah satu dari kami. Yang akan datang adalah Gorgon, pasangan Anda yang sebenarnya, bukan pasangan Dao dari Tuanku!" ungkapnya.


Plak...


Tian She Meili menampar pipi Gemini dengan punggung tangannya, ia jelas tidak terima karena suaminya adalah Dewa Binatang, dan bukan mahkluk yang disebutkannya. Gemini memiringkan kepala karena ditampar, tetapi tidak sedikitpun merasakan sakit.


"Satu-satunya suamiku adalah Dewa Binatang. Siapa itu Gorgon? Aku tidak kenal?!" bentakan dari Tian She Meili.


Sebelum dia kembali menampar Gemini, Dewa Binatang menahan tangannya.


"Sabar dulu!" pinta Dewa Binatang, lalu melihat Gemini dan berkata "lanjutkan!"


Gemini melihat Tian She Meili dan kembali berbicara, "sejujurnya, saya iri karena hanya Anda yang memiliki pasangan semenjak lahir. Berbeda dengan 11 rasi bintang yang tidak memiliki pasangan Dao. Walaupun Anda memiliki pasangan, tetapi Anda dan Gorgon belum pernah sekalipun bertemu karena kami...,"


Trimurti melihatnya 13 telur itu, lalu mengambil 12 telur karena bisa ditetaskan, mereka tidak membawa telur hijau muda karena dianggap tidak berisi. Kemudian, 12 telur dibawa ke Galaksi Pengadilan Jagat Raya untuk ditetaskan. Sayangnya, selama jutaan tahun, 12 telur itu tidak menetas.


Waktu berlalu dengan cepat. Yang tidak diketahui oleh Dewa Pencipta dan Dewa Pemelihara, Dewa Perusak mengetahui 12 telur itu memiliki kekuatan yang mengerikan, kekuatan yang mampu menyerap segala unsur alam.


Dewa Perusak dengan diam-diam membuang 12 telur itu ke Local Interstellar, entah apa tujuannya, Gemini tidak mengetahuinya. Namun, gelagat buruknya diketahui oleh Dewa Pemelihara dan Dewa Pencipta.


Akhirnya, ketiga Dewa itupun bertarung selama jutaan tahun, ledakan besar di luar angkasa selalu terjadi di mana-mana. Karena tidak ada yang menang dan kalah, dan Dewa Perusak semakin kehilangan kendali atas diri sendiri, maka Dewa Pencipta dan Dewa Pemelihara menciptakan 5 Pagoda Berlian untuk menyegel Dewa Perusak.


Setelah Dewa Perusak berhasil disegel, telur hijau muda yang dianggap tidak berisi, ternyata menetas terlebih dahulu, lahirlah Celestial Snake. Sedangkan 12 telur yang lainnya, menjadi gugusan bintang, yang dikenal dengan sebutan rasi bintang.


"... Fenomena ini terjadi karena kelahiran kita. Sewaktu kita baru lahir, kita melihat sosok pria yang mengaku sebagai ayah kami. Kami diperintahkan oleh ayah untuk bersenang-senang di tempat ini, yang katanya banyak orang-orang kuat yang bisa dijadikan lawan bertarung dan latihan!" panjang lebar Gemini menceritakan asal-usulnya.


Walaupun Gemini dan yang lainnya berada di dalam cangkang telur, mereka masih bisa melihat dan mengingat apapun yang terjadi diluar. Walaupun baru terlahir, usia 12 rasi bintang sudah tak terhitung lamanya. Oleh sebab itu, dia masih bisa menceritakan pertarungan antara Trimurti.


Dewa Binatang dan semua istrinya melihat Tian She Meili yang ternyata adalah sosok mahkluk purba, lebih tua dari semua orang yang berada di medan perang Samudera Hitam.

__ADS_1


"Itu hanyalah karangan cerita, mana mungkin aku setua itu!" protes Tian She Meili yang tahu arti tatapan mata, dia menundukkan wajahnya karena malu.


"Iya, aku percaya kamu masih muda, kan kita bertemu di Planet Arcadia!" Dewa Binatang menghibur Tian She Meili.


"Kau dengar sendiri, bukan? Mana mungkin aku salah satu dari kalian!" ucap Tian She Meili dengan semangat.


Gemini melihat kedipan mata dari Dewa Binatang, dan paham maksudnya. Lalu dia berkata, "Gorgon akan datang menjemput Anda. Tetapi it-"


Gemini berhenti berbicara saat merasakan bahaya dari langit, dia melihat seberkas sinar melesat dengan sangat cepat ke arahnya. Dewa Binatang dan semua Dewa juga merasakan bahaya, dan melihat sinar itu.


Karena sangat cepatnya sinar itu, semua orang tidak sempat bereaksi, dan...


Boom...


Ledakan hebat ketika sinar itu mengenai Gemini. Dewa Binatang, semua istrinya, dan semua Dewa-dewi terpental ke segala arah. Dewa Binatang dan semua orang memuntahkan darah segar. Untungnya saja semua istrinya baik-baik saja karena zirah perang ciptaanya.


Lalu melihat ke arah Gemini yang hancur berkeping-keping, bahkan tidak menyisakan apapun dari tubuhnya. Darah dan potongan tubuhnya menguap menjadi asap.


Dewa Binatang dengan sekuat tenaga segera bangkit dan mencari pelaku pembunuh Gemini. Namun, dia tidak melihat si pelakunya. Dia menebak jika si pelaku itu adalah ayah dari Gemini, yang tidak ingin Gemini mengungkapkan rahasianya.


"Apakah orang yang membunuh Gemini adalah ayahnya sendiri?" tebakan Chen Yeon.


"Kemungkinan besar, iya. Seperti yang dikatakan oleh Gemini, kita semua adalah boneka yang dijadikan untuk kesenangannya!" sahut Dewa Binatang.


Semua istrinya, dan semua Dewa-dewi mengumpat berkali-kali karena dijadikan sebagai permainan oleh si pelaku. Siapapun orangnya, sudah pasti akan marah karena dijadikan objek permainan. Dan, ini sama saja hidup untuk kesenangan seseorang.


"Kata-kata terakhirnya, Gorgon akan datang menjemput saudari Tian She Meili. Tetapi... Apa kelanjutannya?" Qin Diao Chin memikirkan perkataan Gemini sebelum tewas.


"Mudah ditebak! Jika Gemini masih hidup, 10 mahkluk rasi bintang tidak akan datang. Kemungkinan besar yang akan datang adalah Gorgon," kata Dewa Binatang.


Ucapan Dewa Binatang mudah dipahami oleh semua orang. Tiba-tiba, Gemini yang telah menjadi asap putih membentuk wujud. Lalu melesat ke arah lingkaran sinar, berdiri di sebelah kanan dari Bai Ze.


Dewa Binatang dan semua orang menghela nafas berat karena akan menghadapi mahkluk rasi bintang. Dengan situasinya saat ini yang telah kehilangan banyak Dewa dan pasukan, akan lebih sulit untuk menghadapi musuh berikutnya.


"Dewa Binatang, kita harus segera kembalikan Pagoda Berlian!" ajak Chen Yeon sebelum rasi bintang berikutnya bergerak.


Dewa Binatang melihat ke arah Local Interstellar, yang mana satu anak panah semakin bercahaya, cahaya terangnya melebihi sembilan anak panah lainnya.


"Sebenarnya Gemini akan aku perintahkan untuk menjaga tempat ini. Dan kita bisa mengembalikan Pagoda Berlian. Sayangnya, ada seseorang yang tidak menghendakinya!" ungkap Dewa Binatang kenapa tidak memusnahkan Gemini.

__ADS_1


Dengan Gemini berada di Benua Peliades, maka Dewa Binatang bisa mengantarkan Chen Yeon dan Hu Yue Yan. Tetapi, rencananya hilang di depan mata.


Yang menjadi pertanyaan besar di hati Dewa Binatang dan semua orang, siapa si pelakunya? Lalu, seberapa kuat si Gorgon itu?


__ADS_2