God Of Beast 2 - Revenge

God Of Beast 2 - Revenge
Utusan Lord Dark Matter.


__ADS_3

Bab 86. Utusan Lord Dark Matter.


Akhirnya lelang kembali dilanjutkan setelah Sha Meyleen dan Dewa Binatang melakukan kesepakatan. Demi mendapatkan Pil Kultivasi tingkat Prajurit Surgawi tahap bintang satu, Sha Meyleen, Gong Fang dan Chou Chen mau menerima kondisi yang diinginkan oleh Dewa Binatang.


Oleh Sha Meyleen, Lang Zhen Juan dan dua pegawai Gedung Harta Langka secara khusus melayani Dewa Binatang sebagai bentuk rasa terima kasih, namun Dewa Binatang menolaknya karena teguran istri.


Selain kesepakatan itu, Dewa Binatang menginvestasikan jaminannya di Gedung Harta Langka. Hal ini membuat hati Sha Meyleen berbunga-bunga karena bahagia.


Gong Fang membuka penutup barang lelang, kali ini yang dilelang adalah Artefak Bintang 5 jenis pedang besar. Bentuknya seperti api pada setiap sisi mata pedang, jarak antar api terpaut 5 cm, panjangnya dari gagang hingga ujung mata pedang mencapai 165 cm.


Jika digunakan untuk menusuk seseorang, sudah dipastikan si korban akan mengalami luka berat bahkan berujung maut. Pedang itu memiliki nama yang tercetak pada gagangnya, yaitu Penguasa Api.


Pedang Penguasa Api ditemukan di sebuah makam kuno oleh seorang kultivator yang tidak mau disebutkan namanya. Kultivator tersebut membutuhkan uang untuk membeli Pil Kultivasi ciptaan Ancestor Gong Yao.


Menurut catatan sejarah, Pedang Penguasa Api diciptakan oleh Bao Yaoyao nenek moyang Planet Arcadia, diciptakan setelah adik Kaisar Sun Quan meninggal dunia. Setelah menghilangnya Bao Yaoyao, Pedang Penguasa Api juga ikut menghilang.


Menemukan Pedang Penguasa Api di tempat makam kuno, Sha Meyleen dan bawahannya berspekulasi bahwa Bao Yaoyao telah meninggal dunia di makam kuno. Namun yang menjadi pertanyaan mereka, kenapa nenek moyang Planet Arcadia memilih untuk diam tanpa memberikan kabar kepada keluarganya.


Sha Meyleen sudah memerintahkan bawahannya untuk menyelidiki lokasi ditemukannya Pedang Penguasa Api, tujuannya tidak lain mencari makam Bao Yaoyao.


Sejarah tentang Bao Yaoyao, dia adalah seorang wanita lajang seumur hidup. Mengejar kekuatan tanpa ada niatan untuk mencari pendamping hidup, padahal dia dicintai oleh adik Kaisar Sun Quan. Keluarganya seringkali membujuknya agar menerima pinangan komandan Yao, namun selalu ditolak dengan alasan mengejar karier.


Semenjak itu, keluarganya tidak lagi memaksanya untuk menikah hingga diberi gelar sebagai nenek moyang Planet Arcadia. Setelah itu, berita tentangnya tidak diketahui oleh siapapun, bahkan keluarga sendiri tidak diberikan tahu keberadaannya.


"... Harga awal 5 juta keping emas, setiap kali peningkatan senilai 100 ribu keping emas. Silakan Yang Mulia menaikkan tawarannya." Akhirnya Gong Fang selesai menjelaskan sejarah ditemukannya Pedang Penguasa Api.


Seorang ahli Smelting di Planet Arcadia juga langkah, paling tinggi berada di tingkat di bawah God Ancestor, yaitu di tingkat God Spirit tahap menengah. Tetapi, setingkat God Earth masih sering ditemukan di segala tempat, apalagi setingkat di bawahnya yang sangat banyak.


"Bao Yaoyao... Aku penasaran dengan kecantikanmu... Justru kamu menghilang dari planet ini!" batin Dewa Binatang yang kecewa tidak bertemu dengan wanita yang disukai oleh musuhnya, dia kenal dengan nama Bao Yaoyao melalui ingatan komandan Yao sebelum dibunuh.


"7 juta keping emas!" Putri Yu Jie menaikkan tawaran terlebih dahulu.


Pedang Penguasa Api sangat cocok bagi Ras Iblis yang memiliki elemen Api Neraka semenjak lahir. Dengan memiliki pedang tersebut, sudah dipastikan akan meningkatkan kekuatan tempur. Oleh karena itu, Raja Iblis Genjo memerintahkan putrinya untuk berhasil membawa pulang pedang itu.

__ADS_1


Pangeran Jia jelas tidak mau kalah, dan tidak ingin kedua kalinya dikalahkan oleh Putri Yu Jie. Pedang Penguasa Api juga incaran Raja Guang ayahnya, sebab sudah seharusnya peninggalan nenek moyang berada di tangan penguasa Kerajaan Arcadia, sebagai simbol kekuasaan.


"7,5 juta!" tawaran Pangeran Jia yang kini tidak pelit menaikkan harga.


Kali ini, Putri Liangyi tidak ikut serta, tujuannya untuk mendapatkan telur binatang suci. Dia hanya melihat kakaknya bersaing dengan banyak orang kaya. Tetapi, dihatinya menginginkan kakaknya gagal. Jika gagal, maka kakaknya akan diragukan mampu memimpin Kerajaan Arcadia.


"Aku juga ingin menjadi Maharani!" gumam Putri Liangyi yang ternyata menginginkan tahta kerajaan, dia melihat sebuah foto yang baru didapatkan.


Maharani adalah gelar istana yang merupakan bentuk wanita dari gelar maharaja dan digunakan untuk merujuk kepada maharaja perempuan. Dikarenakan gelar kaisar tidak memiliki bentuk wanita yang resmi dalam bahasa, maharani kerap digunakan untuk merujuk kepada kaisar perempuan. Selain untuk merujuk kepada wanita yang menjadi kepala monarki, maharani juga dapat digunakan untuk merujuk kepada permaisuri maharaja atau permaisuri kaisar.


Gelar maharani berbeda dengan ratu. Sebagaimana maharaja dan kaisar yang kedudukannya lebih tinggi dari raja, maharani juga memiliki tingkatan yang lebih tinggi dari ratu.


"Menurut pengetahuan saya, Putri memang lebih pantas dalam segi apapun daripada putra mahkota!" dukung Lan Qisheng sebagai asisten.


Sebagai pendukung, Lan Qisheng jelas memuji keunggulan Putri Liangyi, di mana lebih cerdas, jeli, sabar, tegas dan pintar memainkan strategi daripada Pangeran Jia.


Putri Liangyi mengembangkan senyuman bahagia karena didukung oleh bawahannya. Lalu dia melihat ruang nomer 7 di lantai 5, di mana suaranya serak dan berbobot, jelas suara itu milik seorang pria tua yang menaikkan harga hingga angka 17 juta.


"Cara tahu siapa orang di ruang itu!" perintah Putri Liangyi, lalu dia melihat ke ruangan yang ditempati oleh Dewa Binatang.


"Putri menyukainya?" goda Lan Qisheng yang hafal dengan sifat Putri Liangyi, di mana selalu saja tertarik dengan pria tampan.


"Dia kaya tapi ... Sayangnya tidak memiliki jabatan penting!" ucap Putri Liangyi.


Putri Liangyi memang menyukai Dewa Binatang hanya dengan melihat fotonya, tetapi syarat menjadi kekasihnya sangat tinggi, tidak beda jauh dengan wanita manapun; harus kaya, memiliki jabatan tinggi, tampan, dan yang tidak kalah penting adalah royal...


Di ruang nomer 7 lantai 5, ditempati oleh utusan Raja Arwah, tujuannya untuk mendapatkan Pedang Penguasa Api dan telur Binatang Suci. Dia adalah seorang pejabat tinggi di Kerajaan Arcadia, menjabat sebagai Menteri Pertahanan Negara. Namanya adalah Seng Rong, kekuatannya lebih tinggi dari Duke Manchu, berada di level 52.


Semua orang tidak akan tahu jika Seng Rong dirasuki oleh roh iblis, sebab roh iblis merupakan salah satu kasta tertinggi, Kasta Bangsawan, jenis roh iblis ini adalah binatang Rubah. Oleh sebab itu, tidak ada seorang pun yang mengetahui roh iblis mengendalikannya dikarenakan berprilaku seperti layaknya manusia normal.


"17,5 juta!" Pangeran Jia menaikkan tawaran.


"19 juta," Putri Yu Jie kembali menaikkan tawaran.

__ADS_1


Namun yang mengejutkan semua orang, Seng Rong menaikkan harga tinggi.


"30 juta keping emas."


Dewa Binatang yang awalnya bosan menjadi serius manakala melihat Seng Rong di ruangan 7 lantai 5. Di ruangan itu ada empat orang termasuk Seng Rong, tiga orang itu adalah bawahannya yang juga telah dikendalikan oleh roh iblis.


"Tatapan mereka kosong seperti Yu Jie ketika dikendalikan roh iblis," gumam Dewa Binatang dan segera memeriksa tubuh Seng Rong.


"Hmm... Roh iblis lagi merasuki mereka!" imbuhnya setelah mengetahui keanehan keempat orang itu, "apa tujuan mereka yang ingin memiliki Pedang Penguasa Api?" lanjutnya yang ingin tahu.


Karena itu, dia segera membaca ingatan Seng Rong. Setelah beberapa waktu, Dewa Binatang tidak mendapatkan informasi penting. Seng Rong hanya mendapatkan perintah untuk mendapatkan Pedang Penguasa Api. Tetapi, Dewa Binatang akhirnya tahu siapa orang yang mengendalikan mereka.


"Raja Arwah utusan Penguasa Kegelapan (Lord Darkness)!" gumamnya. Karena tidak mengenal sosok Kegelapan itu, dia bertanya kepada istrinya, "apakah kalian kenal dengan Raja Arwah dan Lord Darkness?"


Tian Lihua segera menjawab, "menurut catatan Kitab Perjanjian Lama, Lord Darkness nama lainnya adalah Lord Dark Matter. Sebelum adanya kehidupan di Alam Jagat Raya, dia sudah ada sejak awal. Melalui materi kegelapan, muncullah kehidupan... dan kamu sudah tahu kelanjutannya. Dan, Lord Dark Matter saat ini dalam keadaan tertidur. Raja Arwah memang utusannya yang mengemban tugas selama dia tertidur. Raja Arwah tidak hanya ada satu tapi banyak..."


Panjang lebar Tian Lihua menceritakan sosok Lord Dark Matter. Seperti halnya sistem pemerintahan dikehidupan di mana saja, Lord Dark Matter juga memiliki sistem pemerintahannya sendiri, dia adalah hierarki tertinggi seperti halnya gelar Penguasa Dewa yang dijabat oleh Kaisar Langit, di bawah itu adalah gelar Dewa, gelar Maharaja atau Maharani, Kaisar, Raja, Prince, Duke, Marquis, Earl, Count, Viscount, Baron dan seterusnya.


Menurut catatan Kitab Perjanjian Lama, jauh sebelum adanya kehidupan, Alam Jagat Raya dalam keadaan kegelapan total, tidak ada satupun cahaya apalagi kehidupan, namun kegelapan bukan berarti tidak hidup, dan kegelapan itulah kehidupan awal.


"Lalu apa tugas bawahannya?" tanya Dewa Binatang setelah Tian Lihua selesai bercerita.


"Tugasnya sama seperti sifat negatif yang menginginkan semua kehidupan dalam keadaan kekacauan. Dan itu sesuai dengan namanya, Kegelapan. Iblis, setan apapun namanya yang negatif, Lord Dark Matter adalah sumber dan pusat segala biang permasalahan di Alam Jagat Raya. Tapi jangan berpikir kegelapan itu buruk, adanya kehidupan juga berawal dari kegelapan!" jawab Tian Lihua dengan gamblang.


Dewa Binatang dan semua istrinya yang mendengar penjelasan Tian Lihua mengangguk paham. Akan tetapi, Dewa Binatang merasakan hatinya tidak puas dengan jawaban Tian Lihua, dia merasa ada sesuatu hal besar yang akan terjadi dan itu berhubungan dengan Lord Dark Matter.


Karena logika meragukan hatinya, Dewa Binatang membuang perasaan di hati karena belum mengetahui tujuan Raja Arwah yang sebenarnya.


Ketika Dewa Binatang mendengarkan cerita tentang Lord Dark Matter, harga Pedang Penguasa Api telah mencapai harga 123 juta, dan itu masih naik lagi saat Seng Rong menaikkan tawaran menjadi 170 juta.


Pangeran Jia, Putri Yu Jie, Putri Liangyi dan orang-orang penting akhirnya tahu siapa orang yang berada di ruang nomer 7. Pangeran Jia segera mundur dari persaingan saat tahu tentang identitas Seng Rong, dia pikir Seng Rong mendapatkan perintah dari Raja Guang.


Hanya Putri Yu Jie yang masih bersaing dengan Seng Rong dengan menaikkan tawaran. Saat harga mencapai angka 234 juta keping emas, Putri Yu Jie pun menjadi geram dengan menggebrak meja.

__ADS_1


"Kau yakin ingin bersaing kekayaan denganku?" tanya Putri Yu Jie dengan nada tinggi, dia tidak terima dengan Seng Rong yang selalu menaikkan harga lebih dari 5 juta.


Akan tetapi, Seng Rong tidak menanggapi perkataan Putri Yu Jie, dia kembali menaikkan harga, "300 juta keping emas."


__ADS_2