
Bab 08. RoboBee, Nanoteknologi.
Dewa Binatang mengeluarkan dua ekor binatang Rusa dari Dunia Jiwanya, lalu kembali ke gua sambil menyeret mayat binatang Rusa. Sesampainya di batu besar, para penjaga segera membukakan pintu.
"Kami sangat khawatir kau akan mengalami musibah lagi!" teguran salah satu penjaga karena para pemburu sebelumnya kembali tanpa Shan Tian.
"Maaf, aku melihat binatang ini dan mengejarnya sampai lupa waktu dan rekanku!" alasan Dewa Binatang.
Dua penjaga mengambil alih untuk membawakan binatang buruan, dan membawanya ke gudang makanan untuk dikeringkan. Hari ini sudah mendapatkan hasil yang melimpah untuk bertahan hidup selama beberapa hari.
Dewa Binatang membalikkan badan untuk keluar dari gua, dia ingin menunggu Shan Jian di luar dan berpamitan untuk mencari istrinya. Tapi jelas dia tidak akan mengutarakan tujuannya, dia berencana pamit untuk menimba ilmu dan pengalaman.
Sebelum keluar, dia dicegah oleh penjaga karena hari sudah malam, hari yang sangat berbahaya bagi Ras Manusia karena banyak binatang dan ras lainnya aktif berburu.
Mau tidak mau, Dewa Binatang mengurungkan niatnya untuk keluar dari gua, dia kembali menuju kamar ayahnya. Sesampainya di dalam kamar, dia segera masuk ke dalam Dunia Jiwa untuk meningkatkan kekuatan fisiknya agar bisa mengeluarkan kekuatan yang sebenarnya.
Dewa Binatang mengambil banyak tanaman langka. Setelah membersihkan dan memilah tanaman yang bermanfaat, dia memasukkan ramuan ke dalam wadah air besar. Dewa Binatang masuk ke dalam wadah air ramuan, lalu dia mengambil banyak pil yang juga bermanfaat untuk meningkatkan fisiknya.
Segera seluruh esensi dari tanaman memasuki pori-porinya, demikian juga dengan pil yang telah ditelan. Seandainya itu orang lain, sudah pasti akan berteriak kesakitan karena seluruh tulangnya hancur dan membentuk ulang. Berhubungan Dewa Binatang telah mengalami rasa sakit berkali-kali, dia hanya mengunci alisnya.
Waktu pun berlalu selama dua hari dan Dewa Binatang tidak keluar dari kamar ayahnya. pada hari ketiga, baru dia keluar dari kamar untuk menemui Shan Jian.
Shan Jian memeluk erat putranya, dia tidak menyangka fenomena tempo hari adalah berkah. Dia telah diceritakan oleh para tetua bagaimana Shan Tian bisa hidup kembali.
Setelah ayah dan anak berbicara, baru Dewa Binatang pamit untuk menimba ilmu dan pengalaman. Namun, Shan Jian melarangnya dengan alasan bahayanya dunia luar.
Namun, setelah Dewa Binatang mengeluarkan kekuatan tingkat Ranah Petarung, dan syarat utama untuk bertahan hidup di dunia luar, dengan berat hati Shan Jian mengizinkan putranya keluar dari gua.
"Ayah, aku sudah mengambil ini...," kata Dewa Binatang sambil menunjukkan jam tangan.
__ADS_1
Shan Jian sudah tahu sejak awal dan tidak marah maupun terkejut, dia berkata, "dengan kamu menggunakan Mechanical Robotec ini, itu akan mengurangi cedera akibat serangan mendadak. Walaupun tidak sepenuhnya melindungi diri, setidaknya kamu bisa melawan balik dan juga melarikan diri...,"
Shan Jian menepuk bahu kiri putranya, lalu kembali berbicara, "gunakan itu untuk berkomunikasi dengan ayah. Jika kamu dalam keadaan tersudut, segera kabari."
"Pasti. Ayah jangan khawatir, aku lebih mengutamakan keselamatan diri!" jawab Dewa Binatang dengan tegas.
Shan Jian memberikan peta Planet Nibiru dan memberikan kepada putranya, lalu dia berkata, "untuk tujuan awal mencari ilmu dan menambahkan pengalaman, Ayah sarankan kamu menuju ke wilayah Bird Nibiru. Di sana segala informasi apapun bisa kamu ketahui. Di sana juga kamu bisa memilih lawan di turnamen sesuai kekuatan...,"
Shan Jian berhenti berbicara, dia mengeluarkan dua kaleng yang masih tersegel. "Ini adalah Pil Penyamaran, dan kamu tahu bagaimana menggunakannya," jelasnya dan memberikan dua kaleng.
Dewa Binatang tersenyum karena kepedulian Shan Jian, lalu dia menerima dua kaleng tersebut dan memasukkan ke dalam tas punggung.
Setelah berpamitan dengan ayahnya, Dewa Binatang juga berpamitan dengan para tetua, sahabatnya dan semua penduduk Ras Manusia. Para tetua memberikan tugas kepada Shan Tian, yaitu selalu memberikan informasi tentang segala hal yang membahayakan bagi Ras Manusia.
Dewa Binatang tidak menolak tugas itu, dia dengan senang hati menerimanya. Setelah kembali berpelukan dengan ayahnya sebagai ungkapan rasa kasih sayang, Dewa Binatang keluar dengan diiringi oleh banyak orang.
"Hati-hati!"
Banyak pesan dari penduduk sebelum Dewa Binatang keluar, dia membungkukkan badannya sebagai bentuk penghormatan kepada semua orang. Akhirnya Dewa Binatang keluar dari gua bawah tanah.
"Bird Nibiru. Mungkin Shan Jian benar... Di sana aku mungkin bisa mendapatkan informasi tentang keberadaan keempat jiwa kakakku dan ketiga istriku," gumam Dewa Binatang sambil berjalan menuju ke arah Bird Nibiru.
Dari dalam pintu persembunyian gua, Shan Jian, para tetua dan semua orang belum kembali beraktivitas, mereka masih melihat kepergian Shan Tian.
"Aku merasa suatu saat nanti putramu menjadi orang terkenal dan disegani," kata Tetua Ketiga kepada Shan Jian.
"Saya harap juga begitu!" ucap Shan Jian dengan harapan besar kepada putranya, dia menghela napas panjang karena tidak bisa selamanya memegang bahu putranya.
"Seorang pria yang telah tumbuh dewasa, tidak bisa selamanya berdiam diri pada satu tempat. Semakin dia mengenal dunia luar, semakin cepat dia mengembangkan diri!" tutur Tetua Pertama yang tahu perasaan Shan Jian...
__ADS_1
Dewa Binatang telah jauh dari pandangan semua orang, dia melihat ke atas saat kulitnya tersengat sinar matahari Dia melihat peta sekali lagi untuk menentukan titik koordinat wilayah Bird Nibiru.
Wilayah Bird Nibiru dan Earth Nibiru dipisahkan lautan, jaraknya sangatlah jauh. Jika dia berjalan kaki, lalu naik kapal laut membutuhkan waktu tujuh hari paling cepat.
"Hmm! Kenapa aku tadi tidak meminta alat transportasi cepat milik Shan Jian!" sesal Dewa Binatang karena tidak ada keterangan di peta seberapa jauh wilayah Bird Nibiru. Seandainya ada keterangannya, dia akan menggunakan Teknik Teleportasi.
Di saat Dewa Binatang sedang berjalan, muncul seekor lebah yang aneh, tubuhnya terlapisi besi dan perak, warnanya keperakan. Dan itu adalah RoboBee, robot yang dibuat dengan menirukan binatang lebah madu.
RoboBee berfungsi untuk mencari keberadaan target, seperti Ras Manusia, dan juga sebagai mata-mata untuk mendapatkan informasi. Walaupun tidak berbahaya, RoboBee memiliki pertahanan diri jika diketahui oleh targetnya, yaitu memberikan serangan satu kali hanya untuk melumpuhkan targetnya.
Hampir semua teknologi di Planet Nibiru menggunakan Nanoteknologi. Nanoteknologi adalah manipulasi materi pada skala atomik dan skala molekular. Diameter atom berkisar antara 62 pikometer sampai 520 pikometer, sedangkan kombinasi dari beberapa atom membentuk molekul dengan kisaran ukuran nano, yaitu ukuran benda yang besarnya: satu per miliar meter atau satu meter dibagi satu miliar.
Dewa Binatang yang tahu itu dari ingatan Shan Tian, dia segera melepaskan pukulan berenergi. Gara-gara RoboBee Shan Tian harus meregang nyawa ketika berburu.
Boom...
Sekali pukulan RoboBee hancur berkeping-keping. Namun justru perbuatannya itu mengundang banyak RoboBee, dan langsung melancarkan serangan terhadap Dewa Binatang. Dari ekornya mengeluarkan sinar laser berwarna kebiruan.
"Sampah?!" geram Dewa Binatang yang tidak takut sama sekali dengan teknologi, sebab baginya teknologi adalah bencana yang sebenarnya, teknologi yang hampir memusnahkan Ras Manusia.
Hal yang mengejutkan ketika Dewa Binatang ketika selesai membaca ingatan Shan Tian, di mana diburunya Ras Manusia karena ingin menggunakan darahnya sebagai bahan peledak, yang ledakannya lebih hebat dari bom nuklir.
Keadaan ini membuat Dewa Binatang menjadi teringat akan pengelihatan yang diberikan oleh Mahkota Maharaja. Waktu itu dia menggunakan nama Excel Shimo. Dalam pengelihatannya itu, manusia awalnya berperang sesama manusia, lalu berperang dengan ciptaannya sendiri yang tidak lain adalah robot. Setelah kekalahan Ras Manusia dari ciptaannya sendiri, Ras Manusia menjadi tawanan agar terus memberikan darahnya.
Darah manusia inilah menjadi bahan peledak pengganti bom nuklir, dan darah manusia bisa terus-menerus diproduksi oleh para robot. Sedangkan bom nuklir tidak digunakan lagi dikarenakan materialnya yang langka.
Tidak ingin berlama-lama hanya untuk melawan ribuan RoboBee, Dewa Binatang mengeluarkan kekuatan jiwanya dalam skala kecil. Seketika RoboBee yang akan menyerang berjatuhan karena gagal fungsi, sengaja tidak dihancurkan karena RoboBee juga digunakan sebagai mata uang di Planet Nibiru.
Setelah menyimpan semua RoboBee yang gagal fungsi, segera dia membuka satu kaleng, lalu mengambil sebutir Pil Penyamaran. Dia cukup memikirkan apa yang diinginkan, dan sudah berubah menjadi salah satu Ras Burung, dia menjadi seekor burung Elang, tubuh manusia dan kepala burung Elang.
__ADS_1
Sebenarnya, Dewa Binatang tidak perlu Pil Penyamaran karena dia memiliki Teknik Perubahan Wujud, hanya saja dia menghargai kepedulian Shan Jian terhadap Shan Tian.
Dia langsung terbang dengan kecepatan tinggi di atas pepohonan menuju tujuan awalnya. Kali ini dia tidak lagi mendapatkan hambatan karena penyamarannya.