
Bab 127. Kedatangan Ahli Formasi Array.
Setelah menerobos ke tingkat Hyper Omega level 12, Dewa Binatang tidak segera keluar dari dalam Dunia Jiwanya, dia membiasakan diri setelah mendapatkan kekuatan dengan cara berlatih. Selain itu, dia juga ingin menikmati hidup bersama dengan semua istri beserta putri-putrinya...
...****************...
Situasi di luar Dunia Jiwa Dewa Binatang.
Dewa Api, Kepala Suku dan seluruh anggotanya telah menunggu keluarnya Dewa Binatang dari Lubang Neraka. Mereka telah membentuk Formasi Sihir untuk mengatasi Api Jiwa.
Sedangkan Dewa Penghancur masih berada di dalam Dunia Jiwa milik Dewa Api, saat ini sedang memulihkan kondisi pasca pertarungan dengan Devil Hunter Firefox.
Tiba-tiba, Lubang Neraka tidak lagi mengeluarkan hawa panas ekstrim. Keadaan seperti ini mengejutkan semua orang yang menunggu keluarnya Dewa Binatang.
Buru-buru, Dewa Api dan Kepala Suku mengaktifkan Mata Dewa untuk melihat ke dasar Lubang Neraka. Mereka terkejut karena tidak lagi melihat Devil Hunter Firefox dan Dewa Binatang.
Mereka segera masuk ke dalam Lubang Neraka untuk mencari keberadaan Dewa Binatang. Menghilangnya Dewa Binatang dan Api Semesta, membuat Dewa Api berasumsi bahwa musuhnya telah berhasil mendapatkannya.
Yang anehnya, dia sudah mengeluarkan domain energi yang menyelimuti seluruh wilayah Gurun Pembakaran, tujuannya untuk memblokir jalan kabur dari Dewa Binatang. Dengan begini, dia seharusnya mengetahui segala aktivitas yang dilakukan oleh musuhnya.
Yang tidak diketahui oleh Dewa Api, sebelum Dewa Api mengeluarkan domain energinya, Dewa Binatang terlebih dahulu masuk ke dalam Dunia Jiwa bersama Api Semesta. Oleh sebab itu, domain energi milik Dewa Api tidak mendeteksi pergerakan Dewa Binatang.
Seandainya, Dewa Binatang terkurung di dalam domain energi, dia akan kesulitan kabur. Kecuali, basis kultivasinya lebih tinggi dari Dewa Api, maka akan dengan mudah menghancurkan domain energi.
Setelah berada di dasar Lubang Neraka, Dewa Api, Kepala Suku dan anggotanya tidak menemukan keberadaan Dewa Binatang, bahkan tidak lagi melihat bibit Api Semesta. Mereka segera mengeluarkan energi spiritual untuk mendeteksi keberadaan musuhnya.
Sayangnya, setelah beberapa waktu mencari, mereka belum juga menemukan Dewa Binatang.
"Dia pasti bersembunyi di dalam Dunia Jiwa," kata Dewa Penghancur yang ikut membantu pencarian, walaupun berada di dalam Dunia Jiwa milik Dewa Api.
Dewa Api mengangguk paham, lalu dia memerintahkan kepada Kepala Suku dan seluruh anggotanya untuk membentuk Formasi Sihir di dasar Lubang Neraka.
Tujuannya, ketika Dewa Binatang keluar dari dalam Dunia Jiwa, maka Formasi Sihir akan memblokir kemampuan Api Jiwa. Setelah itu, baru Dewa Api yang akan bertindak dengan mengalahkan Dewa Binatang.
Seandainya berhasil mengalahkan musuhnya, maka segala yang dimiliki oleh Dewa Binatang akan menjadi miliknya. Selain itu, dia juga akan mendapatkan imbalan dari Kaisar Langit dan Maharaja Yaksa.
"Semoga penjahat itu cepat keluar!" harap Dewa Api, dia tahu kekuatan yang didapatkannya hanya sementara, mampu bertahan selama sehari. Lebih dari itu, kekuatannya kembali seperti semula.
"Dewa Penghancur, seberapa besar pemulihan Anda?" tanya Dewa Api.
"Baru pulih sebesar 5%. Kamu tahu pemulihan energi setingkat kita butuh waktu lama!" jawab Dewa Penghancur yang paham kegelisahan Dewa Api.
Setingkat di atas True Omega, seorang kultivator tidak lagi mendapatkan manfaat dari mengkonsumsi pil, seperti Pil Kultivasi, Pil Penyembuh dan lain sebagainya. Untuk mengatasi hal ini, maka cara satu-satunya berkultivasi secara normal, memulihkan energi spiritual dengan cara istirahat sambil menyerap energi langit.
__ADS_1
Memang akan membutuhkan waktu lama, tetapi walaupun begitu, kekuatan kultivator di tingkat Half Super Omega yang belum pulih sepenuhnya, masih mampu mengalahkan kekuatan tingkat True Omega, bagi mereka seperti melawan anak-anak.
Seperti kondisi Dewa Penghancur yang masih pulih sebesar 5%, dia akan dengan mudah mengalahkan dua kultivator setingkat True Omega level puncak. Tetapi, jika harus berhadapan dengan kekuatan Super Omega, dia jelas dengan mudah dikalahkan, walaupun kekuatannya berada di tingkat Hyper Omega.
Oleh sebab itu, setelah kegagalannya yang pertama ketika ingin mendapatkan bibit Api Semesta, dia tidak segera mencoba kembali, sebab butuh waktu lama untuk pemulihan.
Baru setelah kondisi Dewa Penghancur dalam keadaan prima, maka dia datang kembali untuk mendapatkan bibit Api Semesta, kembali setelah 1.000 tahun. Sudah dipastikan betapa lamanya waktu untuk pemulihan, apalagi meningkatkan basis kultivasi. Sayangnya dia gagal lagi.
Dewa Api menghela nafas berat karena kondisi Dewa Penghancur yang jauh dari harapan, harapan untuk mengalahkan Dewa Binatang.
"Semoga saja dia berada di dalam Dunia Jiwa untuk waktu lama! Walaupun kekuatanku pulih sebesar 30%, dan kuberikan kepadamu, kamu masih bisa mengalahkannya!" harapan Dewa Penghancur dengan tujuan untuk memberikan semangat kepada Dewa Api.
"Ya, semoga saja!" sahut Dewa Api yang tidak terlalu optimis, sebab tahu memulihkan kondisi setingkat mereka butuh waktu lama.
Selama itu, tidak mungkin Dewa Binatang akan terus tinggal di dalam Dunia Jiwa, sewaktu-waktu bisa saja keluar. Seandainya, Dewa Binatang keluar dan langsung terjadi bentrokan, jelas Formasi Sihir dan kekuatan Dewa Api tidak akan mampu mengalahkannya.
"Lebih baik Anda meminta bantuan kepada Dewa Petarung dan Dewa Pemusnah!" saran Dewa Api sambil duduk bersila dan melihat Kepala Suku dan anggotanya membuat Formasi Sihir.
Dengan adanya bantuan dari kedua Dewa itu, maka untuk menghadapi Dewa Binatang akan lebih mudah. Jelas Dewa Penghancur tidak akan meminta bantuan kepada mereka, sebab kemungkinan besar dia tidak akan mendapatkan apa-apa.
Selain itu, mengundang mereka tidak semudah itu, harus mendapatkan izin dari Kaisar Langit, belum lagi perjalanan menuju ke Alam Kudus, alam yang tidak diketahui oleh siapapun.
Untuk berkomunikasi dengan penghuni Alam Kudus, tidak semudah yang dibayangkan. Harus menunggu lama sampai salah satu penghuni Alam Kudus datang ke Alam Suci. Baru setelah itu bisa berkomunikasi dengan mereka.
"Tidak!" tolak Dewa Penghancur dengan segera.
Saran dari Dewa Penghancur membuat Dewa Api tersenyum, dia paham tujuan calon Pelindung Alam Semesta ini. Dia segera memejamkan mata untuk bisa berkomunikasi melalui telepati dengan Dewa Ilusi.
Butuh waktu lama bagi Dewa Api bisa berkomunikasi dengan Dewa Ilusi, sebab jarak Alam Suci sangat jauh dari Planet Peliades...
...****************...
Dewa Binatang mengetahui situasi di luar Dunia Jiwa, tetapi dia tidak peduli dan tidak mau tahu rencana mereka, sebab kekuatannya mampu mengalahkan mereka.
Saat ini, Dewa Binatang baru selesai berlatih, dia telah memahami kekuatan barunya. Setelah itu, dia melihat putri-putrinya yang selalu menunggu.
"Apa yang kalian inginkan?" tanya Dewa Binatang yang tahu tujuan putrinya, tidak mungkin putrinya ini mau menunggunya selesai berlatih, pasti ada yang diinginkan.
Tian Li Xia dan Tian Miralen menyenggol tubuh Tian She Meili agar mewakili mereka untuk berbicara kepada ayahnya.
"Mesti aku yang diumpankan!" sungut Tian She Meili sambil mengeluarkan kertas.
Adik-adiknya tersenyum manis sambil memainkan mata kepada Tian She Meili. Kemudian, Tian She Meili mendekati ayahnya. Setelah dekat, ia memberikan kertas yang berisi keinginan semua adiknya, termasuk dirinya sendiri.
__ADS_1
Setelah itu, Tian She Meili meninggalkan ayahnya dengan tergesa-gesa, dan diikuti oleh adik-adiknya dengan hati yang berdebar-debar, sekaligus penuh antisipasi.
Dewa Binatang keheranan melihat reaksi putri-putrinya. Segera membaca isi kertas di tangannya.
"Ayah harus mencukur jenggot, permintaan Tian Li Nuwa. Ayah lebih tampan jika rambutnya dipotong pendek, permintaan dari Tian Li Chunhua...," Dewa Binatang membaca satu per satu keinginan putrinya, permintaan yang sangat konyol baginya.
Yang membuat Dewa Binatang tertawa keras, saat membaca keinginan putrinya yang terakhir, di mana itu adalah keinginan semua putrinya, yaitu menjadi pasangan Dao. Dia tidak habis pikir dengan cara otak mereka bekerja, benar-benar sangat konyol.
Setelah tertawa, dia bergumam, "apakah tidak ada pria selainku? Padahal banyak pria tampan dan juga berbakat yang seumuran dengan mereka!"
"Tidak sebanding dengan Ayah...!" Serempak Tian She Meili dan adik-adiknya menyahut.
Ternyata mereka tidak pergi jauh dari tempat Dewa Binatang, tetapi bersembunyi. Dewa Binatang kembali tertawa dan melihat putri-putrinya yang panik karenanya, seperti seorang gadis yang baru jatuh cinta.
"Ayah akan berkonsultasi dengan ibumu!" ucap Dewa Binatang yang tidak bisa secara langsung mengabulkan keinginan putrinya.
"Sudah pasti setuju, ya, kan?" sahut Tian Angel sambil melihat kakak-kakaknya dengan mengangguk-angguk, dia adalah putra dari Angela, anak dari Dewa Binatang yang paling kecil.
Tian She Meili dan adik-adiknya mendukung perkataan Tian Angel, dengan cara mengangguk sebagai respon. Dewa Binatang garuk-garuk kepala yang tidak gatal, dia tidak tahu harus berkata apa.
"Ayah, kakak Tian Qiaofeng saja bisaa menjadi pasangan Dao, apakah kita tidak boleh?" tanya Tian Lien Hua, putri dari Ming Lien-Hua.
"Kakak Tian Bai Chu juga menjadi pasangan Dao bagi Ayah!" sambung Tian Long Yun, putri dari Long Yun.
Long Yun adalah putri dari Raja Long Yin, penguasa Kerajaan Long di Mysterious Land. Sedangkan Tian Bai Chu adalah putri dari Bai Chu. Dewa Binatang bertemu dengan Bai Chu sewaktu berada di Benua Venus.
Satu per satu, semua putrinya menyebutkan nama-nama kakaknya yang telah menjadi pasangan Dao. Karena bising dengan perkataan putrinya, Dewa Binatang mengangkat tangan tanda agar mereka berhenti berbicara.
"Ayah mau saja menjadikan kalian pasangan Dao, tetapi kalian harus meminta persetujuan ibu-ibumu," kata Dewa Binatang sambil mendekati putri-putrinya.
Tian She Meili buru-buru pergi untuk menemui ibu-ibunya, lalu disusul oleh adik-adiknya. Dewa Binatang tertawa ringan melihat reaksi putrinya, sudah pasti akan menganggu ibunya yang sedang berkultivasi.
Namun, tawanya seketika lenyap saat teringat dengan putranya, putranya satu-satunya.
"Xiang Ri Kui!" gumamnya yang menyebutkan namanya putranya, putranya yang terlahir ketika menjadi Kaisar Api Asyura.
Xiang Ri Kui yang sudah lanjut usia tidak ingin menjadi muda kembali, sebab tujuan hidupnya telah tercapai. Dia hanya ingin sekali lagi untuk bertemu dengan ayahnya, dan keinginannya pun telah terkabul ketika bertemu dengan Excel Felix si Dewa Binatang.
Semenjak itu, Xiang Ri Kui memilih untuk menutup usia, dan ingin bereinkarnasi kembali menjadi orang biasa. Oleh karena keinginannya yang kuat, Dewa Binatang dan He Hua (Ratu Api Asyura, ibu dari Xiang Ri Kui) hanya bisa mengabulkannya, yang mana Yuna Aurora bersama dengan He Hua mengantarkan jiwa Xiang Ri Kui menuju ke Alam Jiwa.
Bagi Xiang Ri Kui, hidup sebagai seorang kultivator adalah sebuah siksaan abadi, di mana harus melihat dengan mata telanjang bagaimana terjadinya pertumpahan darah, tidak ada kedamaian hidup.
Yuna Aurora yang bertemu dengan salah satu anggota Alam Jiwa yang menjadi sahabatnya, ia meminta agar jiwa Xiang Ri Kui terlahir di Bumi, tempat yang tidak ada namanya kultivator, hanya ada ahli spiritual keagamaan.
__ADS_1
Semenjak kepergian putra satu-satunya, Dewa Binatang berharap memiliki lagi anak laki-laki, tetapi hingga saat ini belum terealisasi, padahal dia tidak henti-hentinya memberikan air surganya kepada semua pasangan Dao.
Segera Dewa Binatang melupakan putra semata wayangnya dengan melihat situasi di luar Dunia Jiwanya, di mana Dewa Ilusi dan banyak ahli Formasi Array telah tiba di Lubang Neraka...