God Of Beast 2 - Revenge

God Of Beast 2 - Revenge
Tiba Di Galaksi Arcadia.


__ADS_3

Bab 75. Tiba Di Galaksi Arcadia.


Saat ini, Dewa Binatang bersama istrinya telah tiba di Galaksi Celosia, tempat kelahiran Yuna Aurora yang dibuang ke Galaksi Aurora. Dengan Kapal Angkasa super canggih, perjalanan ke Galaksi Celosia memakan waktu selama satu bulan, waktu yang sangat cepat bagi orang biasa.


Yang mengejutkan Dewa Binatang dan istrinya, Galaksi Celosia benar-benar tak berpenghuni, yang ada hanya binatang buas, tidak ada satupun orang yang tinggal.


"Exodus ke mana mereka?" Dewa Binatang yang bertanya-tanya kepada dirinya sendiri.


Tujuan datang ke Galaksi Celosia untuk menemui mertuanya, dia ingin meminta penjelasan mertuanya yang tidak merestui hubungannya dengan Yuna Aurora. Dan apa keinginan mereka sehingga menjodohkan Yuna Aurora dengan putra Kaisar Kun.


"Galaksi Nebula!" sahut Tian Mei Yin yang mendengar gumaman suaminya.


"Sama apa yang baru aku pikirkan, pasti mereka ke sana," kata Dewa Binatang sambil melihat Yuna Aurora yang kini lebih siap menghadapi keluarga sendiri.


"Kakak Mei Yin, benar... tebakanku mereka pasti berkumpul di sana," ucap Yuna Aurora.


Tian Lihua memiliki pandangan lain karena masih mengingat perkataan Maharaja Yaksa yang mengundang Dewa Binatang, dia berkata, "perkataan Maharaja Yaksa mengisyaratkan bahwa dia telah siap untuk menghadapimu... Dugaanku, semua penguasa galaksi beserta rakyatnya telah berkumpul di Alam Suci."


Dewa Binatang dan semua istrinya mengangguk karena perkataan Tian Lihua bisa jadi benar. Untuk mengahadapi Dewa Binatang, tidak mungkin para penguasa berani melawannya sendiri, mereka sudah pasti akan bersekutu dengan dua penguasa Alam Suci.


Dewa Binatang melihat Shuǐ Jingling sambil berkata, "jangan sia-sia hal yang mampu meningkatkan kekuatan!"


Ucapan Dewa Binatang dengan mudah dimengerti oleh Shuǐ Jingling, di mana akan menjadikan Galaksi Celosia sebagai Pil Kultivasi. Shuǐ Jingling segera keluar dari kapal angkasa untuk melakukan tugasnya, tugas yang menjadi keahliannya.


Sedangkan Dewa Binatang dan istrinya tetap berada di dalam kapal angkasa melihat apa yang akan dilakukan oleh Shuǐ Jingling. Yang mengejutkan semua orang kecuali Tian Lihua, Shuǐ Jingling menggeluarkan Guci Air Mata Dewi dan menyedot Galaksi Celosia sangat cepat.


Dalam sekejap mata, Galaksi Celosia sudah berada di dalam Guci Air Mata Dewi. Tian Lihua tersenyum manis melihat Shuǐ Jingling yang pamer kehebatan Artefak Alami.


Shuǐ Jingling muncul di dalam ruang kendali kapal angkasa sambil membusungkan dada karena bangga melihat dikagumi oleh suami serta saudarinya.


"Sekali klik, semua langsung beres," kata Shuǐ Jingling sambil menjentikkan jarinya.


Dewa Binatang tertawa karena ucapan Shuǐ Jingling yang tidak pernah berubah dari dulu semenjak bertemu di Alam Tianwu. Dia menarik pergelangan tangan Shuǐ Jingling sehingga duduk di pangkuannya.


Kemudian, Kapal Angkasa (BESD 1) melesat sangat cepat ke arah Galaksi Nebula, tujuan Dewa Binatang untuk memeriksa keadaan Galaksi Nebula. Karena perjalanan makanan waktu setengah bulan, Dewa Binatang dan istrinya masuk ke dalam Dunia Jiwa, hanya Veno yang mengendalikan kapalnya.

__ADS_1


Di dalam Dunia Jiwa, semua penghuninya telah bangun setelah hibernasi sangat lama. Dengan banyak istri, Dewa Binatang sibuk melakukan tugasnya sebagai suami, di mana dia berkultivasi ganda untuk meningkatkan kekuatan mereka. Sampai-sampai dia menggandakan tubuhnya hingga mencapai angka 99 persen demi memenuhi kebutuhan biologis istrinya.


Sedangkan tubuh asli Dewa Binatang tetap bersama dengan istri utama dan putri-putrinya yang telah menjadi istri juga. Selama perjalanan itu, dia juga memerintahkan kepada bawahannya untuk berlatih dan membuat armada perang seperti robot, persenjataan rudal, laser dan bom nuklir dari bahan material Anti Matter.


Setengah bulan pun berlalu. Saat ini, kapal angkasa telah tiba di Galaksi Nebula. Dari dalam Dunia Jiwa, Dewa Binatang dan semua istrinya melihat kondisi Galaksi Nebula yang memprihatinkan, di mana bencana meteor jatuh memporak-porandakannya.


Akan tetapi, tidak ada satupun orang berada di Galaksi Nebula seperti di Galaksi Celosia. Shuǐ Jingling kembali melakukan tugasnya untuk mengekstrak Galaksi Nebula dengan bantuan Guci Air Mata Dewi.


Dewa Binatang melanjutkan perjalanan menuju ke Galaksi Arcadia yang dipimpin oleh Kaisar Bowen. Veno kembali mengendalikan kapal angkasa (BESD 1).


Perjalanan ke Galaksi Arcadia jauh lebih lama, memakan waktu 20 hari dengan kecepatan cahaya. Setibanya di Galaksi Arcadia, Dewi Binatang dan istrinya tersenyum karena tidak seperti sebelumnya, masih ada penghuninya.


Galaksi Arcadia lebih indah dan subur daripada Galaksi Celosia. Menurut data yang telah dikumpulkan oleh Veno, jumlah penduduk Arcadia mencapai angka fantastis, lebih dari dua miliar jiwa.


Pemimpin Galaksi Arcadia bukan lagi Kaisar Bowen, tetapi dipimpin oleh seorang raja yang masih satu keluarga besar Arcadia. Dari laporan hasil pendataan yang diberikan oleh Veno, Kaisar Arcadia bersama dengan keluarganya berada di Alam Suci, dia membawa lima belas juta prajurit pilihan.


"Ayo, kita keluar untuk mendirikan markas sementara. Setelah itu, baru kita jalan-jalan!" ajak Dewa Binatang yang ingin refreshing bersama keluarganya.


Sebelum mengekstrak Galaksi Arcadia, Dewa Binatang akan merekrut banyak kultivator yang akan dijadikan prajurit, dia juga akan menyelidiki apakah pemimpin sekarang bertindak adil atau sebaliknya. Jika kedapatan Raja Arcadia pemimpin dengan kejam, maka dia akan bertindak.


Sedangkan tujuan jalan-jalan untuk mempelajari kebudayaan dan peradaban di Galaksi Arcadia. Dari hasil pendataan, ada dua ras di Galaksi Arcadia, yaitu Ras Manusia dan Ras Iblis. Struktur pemerintahan tidak jauh beda dengan galaksi lainnya, pemimpin tertinggi adalah Kaisar, di bawahnya adalah Raja, Prince, Duke, Marquis dan seterusnya.


Kaisar Sun Quan adalah penguasa sebelum Kaisar Bowen. Komandan Yao telah dibunuh oleh Dewa Binatang sewaktu menginvasi Galaksi Aurora. Dewa Binatang meminta kepada Veno catatan sejarah Galaksi Arcadia.


"Biarkan aku yang membuat markas sementara!" pinta Yuke yang ahli dalam bidangnya dan di anggukan oleh Dewa Binatang sebagai persetujuan.


Dengan mode kamuflase, kapal angkasa mendarat di Galaksi Arcadia di wilayah yang tak berpenghuni, wilayah yang berdekatan dengan Kekaisaran Arcadia. Lokasi yang akan dijadikan tempat pendaratan berada di balik Pegunungan Larswood.


Mendaratnya kapal angkasa membuat pepohonan langsung menjadi abu karena daya panas yang dipancarkan. Yuke segera keluar bersama banyak saudarinya, sedangkan Dewa Binatang tetap berada di dalam kapal angkasa bersama Tian Lihua, Yuna Aurora dan masih banyak lagi istrinya.


Yuke segera membuat hutan menjadi daratan dengan mudahnya, cukup sekali lambaian tangannya. Lalu dia membuat tembok pertahanan yang mengelilingi area seluas dua kilometer persegi, tembok pertahanan itu setinggi 30 meter, ketebalan dinding mencapai 10 meter dan memiliki dua gerbang utama sebagai akses keluar masuk.


Dewa Binatang bersama istrinya membaca catatan sejarah Dinasti Arcadia, di mana wilayah kekaisaran terbagi menjadi dua, sisi barat dikuasai oleh Raja Guang yang bernama Sun Guang, sisi utara dikuasai oleh Raja Iblis yang bernama Mao Genjo, Raja Genjo.


Pegunungan Larswood merupakan perbatasan kedua kerajaan tersebut. Wilayah seluas 167 km persegi. Pegunungan ini terkenal dengan penghuninya, di mana banyak binatang buas sehingga ditakuti oleh banyak kultivator.

__ADS_1


Menurut catatan sejarah terbaru, sepeninggal Kaisar Bowen 25 tahun yang lalu, Raja Genjo baru berani tampil dengan mendirikan kerajaan. Selama adanya Kaisar Bowen, Ras Iblis tercerai-berai dan bisa bersatu setelah tidak adanya orang nomor satu di Galaksi Arcadia.


Jumlah Ras Iblis tidak sebanyak Ras Manusia, tapi mereka tidak kalah cepat dalam hal berkembang biak. Selama waktu 75 tahun, awalnya jumlah Ras Iblis mencapai angka empat juta jiwa, saat ini telah mencapai angka 120 juta jiwa.


Karena Ras Manusia menang dalam jumlah, maka mereka sering kali mengintimidasi Ras Iblis, tidak sedikit Ras Iblis merenggang nyawa ketika bertarung dengan Ras Manusia, kekalahan mereka jelas karena dikeroyok.


Satu anggota Ras Iblis baru bisa dikalahkan oleh lima orang dengan susah payah. Melihat itu bisa dikatakan Ras Iblis lebih kuat dari Ras Manusia. Mengenai struktur kekuatan, sama halnya dengan di Galaksi Aurora, terendah di tingkat Kelahiran dan tertinggi di tingkat True Alfa.


Saat ini, Kerajaan Arcadia yang pimpin oleh Raja Guang sangatlah makmur, tetapi masih banyak ketidakadilan yang dirasakan oleh rakyat jelata, di mana masih ada perbedaan kasta, kesenjangan sosial dan ekonomi.


"Suami, semua sudah beres!" laporan si Yuke yang telah membuat markas sementara dengan sangat cepat.


Sebagai sistem dulunya, tidak mengejutkan Dewa Binatang, dia melihat hasil karya istrinya ini di kaca depan kapal angkasa. Ada satu istana yang mampu menampung 200 jiwa, gedung-gedung tinggi yang bertujuan untuk dijadikan hunian bagi anggota baru. Markas sementara dilindungi oleh Formasi Array sehingga tidak akan diketahui oleh siapapun.


Dewa Binatang keluar dari kapal angkasa bersama istrinya yang berjumlah 100 orang, sisanya istrinya berada di dalam Dunia Jiwa untuk terus berkultivasi.


Saat berada di istana baru, Dewa Binatang duduk di singgasana, dia didampingi oleh keempat kakaknya, Yuna Aurora dan Qin Diao Chin, sedangkan yang lainnya duduk saling berhadapan.


"Langkah awal sebelum mengekstrak Galaksi Arcadia, kita akan rekrut prajurit sebanyak mungkin, pria dan wanita dari usia 15 tahun, dari kalangan rakyat jelata hingga para bangsawan. Karateria tidak ditentukan, siapapun yang bersedia menjadi bagian keluarga kita, diterima saja asal setia...," panjang lebar Dewa Binatang mengutarakan rencana di Galaksi Arcadia.


Merekrut banyak kultivator demi tujuan untuk meminimalisir korban jiwa saat terjadinya Peperangan Global. Dia tidak ingin kematian setiap orang menguntungkan bagi dua penguasa Alam Suci dan para Dewa.


Kematian setiap orang sangat diinginkan oleh para dewa, tujuan mereka jelas demi energi spiritual untuk meningkatkan kekuatan. Hal ini pernah dibahas sewaktu berada di Alam Tianwu, dibahas oleh para Kitab Suci sebelum menjalani Konferensi Tianwu.


Dewa Binatang tidak melakukan hal ini sewaktu di Planet Nibiru, sebab jumlah penduduk di planet tersebut sangat sedikit setelah diinvasi oleh Ras Pleidian.


Setelah Dewa Binatang selesai mengutarakan rencananya, Tian Lihua berbicara, "kehadiran kita sudah pasti diketahui oleh mereka... Apakah kamu tidak curiga jika Galaksi Arcadia masih ada penghuninya?"


"Karena itu, aku perlu menyelidiki hal ini. Apakah penghuni Galaksi Arcadia sengaja dijadikan umpan meriam agar aku memusnahkan mereka, atau ada rencana lain yang sudah dipersiapkan mereka! Nanti kita akan mengetahuinya!" jawab Dewa Binatang.


"Kalau begitu, perintah prajuritmu untuk berjaga-jaga di markas dan juga merekrut anggota baru. Aku lebih baik berada di dalam Dunia Jiwamu!" pinta Tian Lihua yang sengaja memberikan kebebasan kepada suaminya agar bisa melakukan penyelidikan.


"Aku juga!" sahut Yuna Aurora dan diikuti oleh semua istrinya yang ingin tetap berada di dalam Dunia Jiwa.


Dengan mereka berada di Dunia Jiwa, maka mereka masih bisa terus terhubung dengan suaminya, dan akan mengetahui apapun yang terjadi di luar. Dewa Binatang segera mengeluarkan 100 orang pilihan yang memiliki kekuatan True Theta untuk melakukan tugas perekrutan.

__ADS_1


Setelah penjelasan singkat, 100 orang pria pilihan menyebar ke seluruh wilayah Galaksi Arcadia dengan semangat tinggi, hal seperti ini sudah ditunggu-tunggu, sebab selama berada di Dunia Jiwa mereka hanya berkultivasi dan berlatih, hal yang sangat membosankan.


Lalu Dewa Binatang mengeluarkan 100 prajurit untuk berjaga-jaga di markas sementara, kekuatan mereka terendah di tingkat Sang Void. Kekuatan yang mengerikan bagi pihak luar.


__ADS_2