
Bab 58. Ras Naga, Heavens Land.
Karena sedang diburu waktu, setelah mengaktifkan Formasi Perlindungan, Dewa Binatang bersama istrinya kembali pergi menuju ke wilayah Ras Naga. Karena Scorpion ATV kekurangan dua personil, maka Dao Li Xia memutuskan menjadikan Bian Fen dan Dao Li Bai untuk ikut sebagai personil.
Dengan para pemimpin suku berkumpul, setiap pemimpin ras akan mudah diyakinkan. Bersatunya Bangsa Elves membuktikan bahwa mereka tidak tercerai-berai seperti dulu.
Sebelum pergi, Dewa Binatang berpesan kepada empat tetua Suku Pohon, di mana harus waspada terhadap orang yang memiliki ciri-ciri yang dialami oleh 13 anggota Ras Naga. Dia juga meninggalkan 100 unit Scorpion ATV sebagai alat untuk pertempuran.
Dewa Binatang pergi dengan tenang meninggalkan rakyatnya. Kemudian, dia memerintahkan kepada Veno untuk memproduksi banyak Scorpion ATV, dan banyak robot yang dikendalikan secara manual, serta pakaian perlengkapan tubuh untuk berperang.
Evilyn mengendalikan Scorpion ATV dengan kecepatan tinggi agar cepat tiba di wilayah Ras Naga. Membayangkan bagaimana kedua ras bertubuh besar itu menjadi boneka parasit bintang laut, sudah dipastikan bahwa Bangsa Elves akan kesulitan untuk membendung serangan mereka, apalagi didukung oleh Ras Pleidian.
Luasnya Planet Nibiru saja porak-poranda akibat mereka, padahal memiliki peralatan canggih. Sedangkan Mysterious Land tidak memiliki teknologi canggih, sudah bisa dibayangkan apa yang akan terjadi nantinya.
"Semenjak Mahkota Dewi Perang tercipta, pergerakan pasukan Ras Pleidian terhambat dan juga mengalami banyak kekalahan... Apakah mereka sudah memperbarui perangkatnya untuk mengatasi kecanggihan Mahkota Dewi Perang?" kata Evilyn dan bertanya kepada Angela.
"Sudah pasti mereka memperbarui persenjataannya... Kemungkinan juga meniru Mahkota Dewi Perang, bisa jadi lebih canggih!" hipotesis Angela.
"Bisa menirunya, tapi sebatas seperti milik kalian!... 100% menjiplaknya, itu mustahil!" sahut Dewa Binatang yang mendengar obrolan mereka.
"Tapi mereka itu cerdas, bisa saja loh Mahkota Dewi Perang buatnya lebih canggih!" terang Angela yang tidak tahu jika suaminya adalah pencipta Mahkota Dewi Perang.
"Jika mereka memiliki Alkemis yang mampu minimal membuat ribuan Pil Pemulih Energi Spiritual, aku baru percaya mereka jika cerdas!" ucap Dewa Binatang.
Perkataan Dewa Binatang baru menyadarkan Angela dan Evilyn, mereka segera melihat Dewa Binatang yang memejamkan mata sambil duduk di kursi komandan.
"Jangan-jangan...!" tebakan Angela jika suaminya adalah pencipta Mahkota Dewi Perang, tapi dia masih ragu.
"Apa kamu yang menciptakan Mahkota Dewi Perang? Hanya kamu yang mampu mengeluarkan banyak Pil Kultivasi, Pil Penyembuh dan yang lainnya. Aku yakin kamu adalah orang yang digosipkan dekat dengan pahlawan Planet Nibiru, apakah benar?" selidik Evilyn setelah mengingat apapun selama bersama suaminya.
Sambil membuka mata untuk melihat Evilyn, Dewa Binatang balik bertanya, "siapa itu pahlawan Planet Nibiru? Aku tidak kenal!"
Angela dan Evilyn keheranan karena suaminya tidak kenal dengan tiga pahlawan Planet Nibiru. Mereka adalah Zyila Miralen, Twins Ice dan Astrella Xiosien.
Kemudian, Angela mengeluarkan foto tiga pahlawan Planet Nibiru, dia memberikan kepada suaminya. Setelah menerima foto dan melihat wajah tiga pahlawan itu, Dewa Binatang terkejut karena mereka adalah istrinya, tapi sudah terlihat mulai menua.
Dia baru ingat dirinya telah meninggalkan Planet Nibiru selama 76 tahun, sudah pasti ketiga istrinya menua karena tidak mengalami peningkatan kekuatan. Ada perasaan bersalah karena tidak memberikan teknik kultivasi. Selain itu, mengingat perkataan wanita penjaga gua pada waktu itu, ketiga pahlawan Planet Nibiru berhubungan dengan Yuna Aurora, Qin Diao Chin dan juga Yuke.
__ADS_1
Melihat suaminya yang bersedih, Evilyn langsung menebak jika kenal dan berhubungan baik dengan tiga pahlawan itu.
"Ada apa?" tanya Dao Li Xia yang tidak tahu tentang pembicaraan mereka, dia juga melihat suaminya yang bersedih.
"Tidak ada apa-apa! Aku hanya teringat dengan temanku dulu, wajahnya mirip dengan ketiga pahlawan ini!" jawab Dewa Binatang yang sengaja berbohong.
"Apakah temanmu baik-baik saja?" selidik Evilyn yang ingin tahu lebih banyak tentang suaminya.
"Entahlah, sudah lama kita berpisah!" jawab Dewa Binatang sambil berdiri, "jika sudah sampai, bangunkan aku!" lanjutnya yang malas membicarakan hal ini, lalu dia tersenyum manis kepada istrinya...
...****************...
Dalam struktur pemerintahan, Ras Naga Ras jelas berbeda dengan Ras Elf, di mana mereka tidak tercerai-berai karena memiliki banyak pemimpin. Ras Naga masih memegang erat aturan lama, yaitu memercayai satu pemimpin. Kedaulatan pemerintahan dipegang oleh seorang raja.
Dalam segi kekuatan dan kekayaan, Ras Naga lebih unggul dari ras lainnya sehingga banyak ras-ras kecil mendiami wilayah mereka, seperti Ras Manusia. Manusia di Mysterious Land memiliki posisi terhormat, berbeda dengan manusia di Planet Nibiru yang diburu.
Sayangnya, jumlah manusia di Mysterious Land sangatlah sedikit, total hanya ada lebih dari dua ribu jiwa. Sulitnya manusia berkembang biak dikarenakan banyak kaum pria yang mandul.
Anehnya, kaum pria bisa memberikan keturunan saat usianya 17 tahun, dan itupun hanya bisa memiliki satu pasangan, lebih dari usia itu sudah tidak produktif lagi. Ini seperti kutukan bagi manusia yang terkenal mampu berkembang biak dengan cepat.
Kebalikan dengan Ras Manusia, Ras Naga berkembang biak dengan pesat, jumlahnya mencapai lebih dari empat juta jiwa, dan tersebar di seluruh wilayah Ras Naga, wilayah yang dikenal dengan sebutan Heavens Land.
Raja Naga bernama Long Ying, usianya hampir 1.000 tahun. Raja Long Ying memiliki senjata yang ampuh, sangat terkenal di Mysterious Land, ditakuti banyak orang. Menurut keterangan Raja Long Ying, senjatanya adalah Artefak Binatang 5, dan senjata itu diberi nama Bloodlust Axe (Kapak Haus Darah).
Sayangnya, Raja Long Ying hanya sekali menggunakan Bloodlust Axe dikarenakan tidak mampu mengendalikan kekuatan senjatanya. Jadi, selama ini hanya dijadikan senjata untuk menakuti-nakuti lawannya.
Pernah sekali dia menggunakan Bloodlust Axe, tapi justru dia terkena serangan balik senjatanya karena basis kultivasi terlalu rendah, berada di Ranah Kaisar level 6. Saat itu, Raja Long Ying terluka parah sehingga harus koma selama satu tahun.
Jika diketahui oleh Raja Long Ying, senjata itu bukanlah Artefak Bintang 5, melainkan Artefak Alami. Minimal harus memiliki kekuatan di atas tingkat Dewa Sejati baru bisa menggunakan Bloodlust Axe, itupun hanya mampu mengeluarkan kekuatan sebesar 10%.
Untuk bisa mengeluarkan kekuatan Bloodlust Axe secara maksimal, seseorang harus memiliki kekuatan setingkat Dewa Absolute (Celestial Supreme). Semakin tinggi basis kultivasinya, maka Artefak Alami memiliki daya penghancur yang mengerikan.
Dan saat ini, Bloodlust Axe masih dalam keadaan tertidur. Jika telah terbangun, tidak mungkin Raja Long Ying mampu membawanya. Seandainya dipaksakan, dirinya justru menjadi makan bagi Bloodlust Axe.
Dan satu hal lagi, seseorang membawa Bloodlust Axe harus memiliki kekuatan jiwa yang mumpuni. Jika tidak, maka jiwanya seperti orang kesurupan dengan menyerang siapapun.
Konon katanya, Bloodlust Axe pemberian dari Guru Agung, dia memberikannya kepada leluhur Ras Naga dengan tujuan untuk melindungi Mysterious Land. Namun, sepeninggal Guru Agung, leluhur Ras Naga tidak mampu menggunakannya karena kekuatan dan jiwanya masih lemah.
__ADS_1
Justru Bloodlust Axe digunakan sebagai pemicu terpecahnya Ras Elf. Leluhur Ras Naga menggunakan senjata itu sebagai alat untuk bertukaran harta. Saat itu leluhur Ras Naga bertransaksi dengan leluhur Ras Elf.
Saat Bloodlust Axe berada ditangan leluhur Ras Elf, dia tidak mampu mengendalikan dirinya yang tiba-tiba haus darah sehingga banyak membunuh bangsanya sendiri. Semenjak saat itu, Ras Elf tercerai-berai.
Oleh leluhur Ras Naga yang berpura-pura sebagai seseorang penyelamat, dia mengambil Bloodlust Axe karena memiliki mantra untuk mengendalikan amarahnya yang haus darah. Jadi, bisa dikatakan dia sungguh sangat licik, mendapatkan harta hasil pertukaran tanpa kehilangan apapun, dan dia dianggap penyelamatan bagi bangsa Elves.
Sebelum leluhur Ras Naga menemui ajalnya, dia mewariskan Bloodlust Axe kepada keturunannya, hingga saat ini dipegang oleh Raja Long Ying, generasi ke-17.
Mungkin karena berbuat jahat leluhur Ras Naga, saat ini Raja Long Ying terlihat gelisah karena Ras Giant telah menguasai seperempat wilayahnya bagian timur.
Awalnya hal biasa terjadi jika Ras Naga dan Ras Giant saling berseteru. Tapi dalam beberapa hari ini, Ras Giant lebih intensif untuk menguasai wilayahnya. Banyak prajurit Naga meregang nyawa di perbatasan untuk mempertahankan wilayahnya.
Dan yang membuat gelisah Raja Long Ying, prajuritnya yang tewas hidup kembali dan menjadi bagian dari Ras Giant, dan mereka menyerang rekan-rekannya sendiri.
Yang belum diketahui oleh Raja Long Ying, sebagian Ras Giant telah berhasil dikuasai oleh Dewa Tombak Api dengan menggunakan tangan Ras Pleidian.
Karena Ras Pleidian tahu telah dimanfaatkan oleh Dewa Tombak Api, mereka tanpa perlu turun tangan menggunakan parasit bintang laut untuk mengendalikan tubuh korbannya.
Saat ini, Raja Long Ying masih mampu mempertahankan benteng pertahanan kedua. Para prajuritnya berkumpul di sana. Sejak beberapa hari yang lalu, Heavens Land tidak lagi damai.
Banyak orang yang mempertanyakan mengapa Raja Long Ying tidak menggunakan Bloodlust Axe untuk mengalahkan Ras Giant, padahal jika digunakan tidak mungkin mereka menguasai wilayah bagian timur.
Karena banyaknya desas-desus miring terhadap penguasa tunggal Ras Naga, Raja Long Ying beralibi jika situasi masih dalam kendalinya. Dia akan turun tangan ketika benteng pertahanan kedua dibobol lawan.
Dan seperti sifat leluhurnya, Raja Long Ying menyerahkan kepemimpinan dalam mempertahankan wilayahnya kepada menteri pertahanan dari Ras Manusia, dia seorang pria yang bijaksana dan baik hati, namanya Han Zixuan.
Merasa sangat dipercayai oleh Raja Long Ying, Han Zixuan jelas tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, dia dengan gagah berani berada di garis pertahanan benteng kedua, membawahi 250.000 pasukan Naga.
Dalam beberapa hari ini, Han Zixuan berhasil mempertahankan benteng pertahanan kedua, dan namanya makin terkenal serta menjadi idola bagi penghuni Heavens Land.
Sayangnya, masa kejayaannya dalam pertaruhan besar untuk mempertahankan benteng pertahanan kedua. Saat ini, dia memimpin pasukannya bertarung dengan Ras Giant.
"Jangan sampai mereka membobol pintu gerbang, kerahkan semua kekuatan dan persenjataan!" perintah Han Zixuan kepada para perwira tinggi.
Sesuai dengan perintahnya, para perwira tinggi memborbardir Ras Giant yang memiliki postur tubuh raksasa dengan senjata meriam dan Catalpult bola api. Namun sayangnya, yang mereka hadapi adalah Golem Batu yang memiliki fisik kuat, sehingga meriam dan Catalpult tidak banyak berarti apa-apa.
...****************...
__ADS_1