
Bab 125. Berhadapan Dengan Devil Hunter Firefox.
Hancurnya Kota Raja Api seperti ini bukanlah yang pertama kali, dan selalu terjadi ketika Dewa Petarung, Dewa Pemusnah dan Dewa Penghancur ketika berusaha untuk mendapatkan bibit Api Semesta.
Dan, Dewa Petarung adalah penyebab Gurun Pembakaran semakin meluas, hampir seperempat wilayah Kerajaan Hibernia adalah gurun pasir.
Dewa Api sebagai pendiri Suku Dewa Api, tidak marah maupun meminta ganti rugi kepada ketiga Dewa itu, sebab dia juga mendapatkan manfaatnya, di mana mendapatkan dukungan dari mereka.
Setelah rentetan ledakan keras yang disusul gelombang kejut panas, Lubang Neraka menjadi hening. Tetapi dari lubang itu masih mengeluarkan suhu panas yang ekstrim.
Dewa Api dan anggotanya memberanikan diri untuk mendekati Lubang Neraka. Ketika jaraknya terpaut 600 meter, mereka melihat Dewa Penghancur keluar dari lubang dengan cara terlempar seperti dimuntahkan.
Saat ini, kondisi Dewa Penghancur sangat tragis, dalam keadaan pingsan; rambut hangus terbakar, pakaian juga sama, kulitnya melepuh. Bisa dipastikan telah kalah tanpa membawa hasil.
Buru-buru Dewa Api terbang untuk menolong Dewa Penghancur. Dengan sigap dia menahan tubuh Dewa Penghancur sebelum menghantam tanah.
"Gagal lagi!" kekecewaan Dewa Api yang sudah tahu hasilnya setelah melihat kondisi Dewa Penghancur.
"Amankah area ini sebelum kemarahan Devil Hunter Firefox mereda!" perintah Dewa Api kepada Kepala Suku.
Tanpa menunggu jawaban, dia berubah menjadi sinar yang melesat ke langit. Dia dan Dewa Penghancur akan kembali ke Alam Suci. Baru saja melewati atmosfer, Dewa Penghancur siuman.
"Tunggu!" pintanya kepada Dewa Api.
"Ada apa?" tanya Dewa Api yang keheranan.
"Dewa Binatang ada di lubang itu!" ungkap Dewa Penghancur.
Sontak membuat Dewa Api terkejut sambil melihat ke arah Lubang Neraka. Dengan Mata Dewa, dia melihat sosok Dewa Binatang yang sedang berhadapan dengan Devil Hunter Firefox.
Sebelumnya, ketika bertarung dengan Devil Hunter Firefox, Dewa Penghancur memang kalah, tetapi masih bisa bertahan dalam kondisinya yang tidak terlalu mengenaskan.
Dalam kondisi seperti itu, Devil Hunter Firefox tidak membunuhnya, hanya saja dia dilemparkan ke atas agar keluar dari Lubang Neraka. Dan, ketika terlempar itulah dia melihat Dewa Binatang yang tiba-tiba muncul di sampingnya.
Karena tidak siap dan dalam kondisi terlemahnya, dia terkena pukulan bertubi-tubi tanpa bisa melawan balik apalagi bertahan. Yang mengejutkannya, Dewa Binatang mengeluarkan Api Jiwa, api peringkat ke-3.
Kondisinya saat ini yang mengenaskan, dikarenakan Dewa Binatang menyerangnya dengan menggunakan Api Jiwa. Seandainya, basis kultivasinya lebih lemah daripada musuhnya, sudah dipastikan seketika akan menjadi abu saat terkena Api Jiwa.
Akhirnya, Dewa Penghancur tahu bahwa Devil Hunter Firefox tidak berbohong. Seandainya, dia mampu menahan sedikit emosinya, sudah pasti akan mendapatkan bibit Api Semesta dengan cara yang lebih mudah, dengan mengalahkan Dewa Binatang.
Saat ini, Dewa Api dan Dewa Penghancur melihat Dewa Binatang mengeluarkan Api Jiwa, yang mana saat ini kondisi Devil Hunter Firefox sangat kelelahan setelah bertarung.
"Sialan dia, memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi!" kemarahan Dewa Api, lalu dia melihat Dewa Penghancur yang juga terlihat sangat marah.
__ADS_1
"Apakah Anda masih mampu mengalahkannya?" tanyanya.
Dewa Penghancur tersenyum tipis, lalu berkata, "jika kondisi staminaku masih 50%, aku bisa mengalahkannya dengan mudah. Saat ini, hanya 20% staminaku yang tersisa. Tetapi, aku bisa mentransfer energi-ku kepadamu untuk mengalahkannya, dengan bantuan anggotamu. Dengan kalian bekerja sama, kupastikan dia kalah!"
Dewa Api tahu maksud perkataan Dewa Penghancur. Walaupun kekuatan yang diberikannya hanya sesaat, tetapi sangat membantu untuk mengalahkan Dewa Binatang.
Untuk mengatasi kemampuan Dewa Binatang yang memiliki Api Jiwa, maka bisa diatasi dengan sihir. Oleh sebab itu, bantuan dari seluruh anggota Suku Dewa Api sangat dibutuhkan.
"Anda lebih baik tinggal di dalam Dunia Jiwaku!" pinta Dewa Api kepada Dewa Penghancur yang mengangguk paham.
Dengan Dewa Penghancur tinggal di dalam Dunia Jiwanya, maka akan lebih aman setelah kehabisan energi. Selain itu, mereka juga akan lebih mudah untuk berkomunikasi dan saling menjaga.
Tapi sisi buruknya, Dewa Penghancur dalam kendali penuh di tangan Dewa Api, hidup dan matinya tergantung dia. Namun, Dewa Penghancur tidak khawatir karena Kaisar Langit dan Maharaja Yaksa sudah pasti mengawasinya.
Setelah berada di dalam Dunia Jiwa, Dewa Penghancur memberikan sisa-sisa energinya kepada Dewa Api, tetapi tidak semua energinya diberikan. Dalam sekejap mata, kekuatan Dewa Api melejit hingga berada di puncak tingkat Half Super Omega.
"Hahaha...!! Akhirnya kekuatanku setara denganmu. Kupastikan kematian Dewa Bumi tidak akan sia-sia!" Dewa Api kegirangan mendapatkan kekuatan walaupun sementara.
Dia pikir kekuatan Dewa Binatang berada di tingkat Half Super Omega level 9, padahal berada di tingkat Super Omega level 12. Ingin rasanya dia memamerkan kekuatannya kepada Dewi Pesona yang sebelumnya paling kuat darinya, berada di level 3.
Dengan kekuatan ini, tubuhnya terasa lebih ringan, dan segera melesat ke wilayah Suku Dewa Api. Tidak butuh waktu lama, Dewa Api muncul di samping Kepala Suku.
Kepala Suku tidak kaget karena sudah terbiasa, hanya saja sedikit keheranan kenapa leluhurnya kembali ke sini.
Ucapannya membingungkan Kepala Suku karena tidak tahu siapa penjahat itu. Karena penasaran dia bertanya, "siapa penjahat itu, Dewa?"
"Siapa lagi kalau bukan Dewa Binatang. Dia menyelinap ketika Dewa Penghancur berusaha mendapatkan bibit Devil Hunter Firefox. Saat ini, orang itu masih berada di dalam Lubang Neraka!" jawab Dewa Api.
"Dewa Binatang? Siapa dia?" batin Kepala Suku yang memang tidak kenal.
Walaupun tidak mengenal Dewa Binatang, Kepala Suku segera mengumpulkan anggotanya. Dia tahu apa yang harus dilakukan oleh mendukung leluhurnya dalam menghadapi musuh.
"Tunggu sampai dia mendapatkan bibit Api Semesta. Gunakan domain energi untuk memblokir jalan kaburnya!" perintah Dewa Penghancur yang terdengar di benak Dewa Api...
Ketika Dewa Api sedang membuat rencana, Dewa Binatang masih berhadapan dengan Devil Hunter Firefox yang sedang kelelahan.
"Sudah kuduga sebelumnya... Benar-benar licik!" kegeraman Devil Hunter Firefox sambil menatap Api Jiwa di telapak tangan kanan Dewa Binatang.
"Bukan licik, tetapi pintar memanfaatkan situasi!" alasan Dewa Binatang sambil memainkan Api Jiwa seperti mainan.
Api Jiwa sudah lama dimilki oleh Dewa Binatang, sebab dia memiliki kekuatan jiwa yang berasal dari 8 Batu Keabadian. Pertama kali dikeluarkan saat berada di Alam Tianwu.
"Itu karena kebodohannya. Seandainya sedikit lebih bersabar, kau sudah dikalahkannya!" ucap Devil Hunter Firefox yang membicarakan Dewa Penghancur.
__ADS_1
"Walaupun kau memiliki Api Jiwa, kau tetap tidak akan bisa mengalahkanku!" imbuhnya.
Dewa Binatang tersenyum tipis, dia paham betul dengan ucapannya, jelas tidak mungkin Api Jiwa mengalahkan Api Semesta. Kecuali, basis kultivasinya lebih tinggi dari Devil Hunter Firefox, minimal di tingkat Epsilon level 12.
"Aku tidak berniat untuk bertarung denganmu, melainkan mengajakmu bersatu denganku. Apakah kamu mau bersatu denganku?" ungkap Dewa Binatang dan diakhiri dengan bertanya.
Devil Hunter Firefox seketika menertawakan ajakan Dewa Binatang, sebab tahu tujuannya dan hanya sekedar dimanfaatkan untuk meningkatkan kekuatan.
"Di tingkat Super Omega level 12... Mengajakku untuk bersatu? Anak muda, kau terlalu bermimpi, segeralah sadar diri! Aku tidak tahu bagaimana kau bisa memiliki Api Jiwa, dan aku juga tidak mau tahu. Orang lemah sepertimu menjadi tuanku? Kau bermimpi terlalu jauh...!" ucap Devil Hunter Firefox yang sangat meremehkan Dewa Binatang, sebab dia tahu kekuatan lawan yang disembunyikan.
Dewa Binatang tidak terkejut karena basis kultivasinya diketahui Devil Hunter Firefox, sebab Api Jiwa dan Api Semesta memiliki unsur yang sama. Dia juga tidak marah diremehkannya karena paham dengan batas kemampuannya sendiri.
"Aku bisa membuatmu dewasa dengan cepat, asalkan mau bersatu denganku. Ya, kuakui, dengan kita bersatu, maka kekuatanku akan melejit. Tetapi kamu juga akan diuntungkan," kata Dewa Binatang.
Sebelum Devil Hunter Firefox berbicara maupun bereaksi, Dewa Binatang mengeluarkan 7 Batu Keabadian yang memutari tubuhnya.
Melihat itu, Devil Hunter Firefox melotot, ekornya bergoyang-goyang yang menjadi pertanda jika kegirangan. Dia juga merasakan sensasi hangat dan menyenangkan dari Batu Keabadian, batu yang mampu menambah usianya dengan cepat.
Tetapi, reaksinya itu hanya sesaat, sebab tidak mau menjadikan Dewa Binatang sebagai tuannya. Seandainya, Dewa Binatang lebih kuat darinya, kemungkinan besar akan menerima tawarannya.
"Kau memamerkan 7 benda itu dihadapkanku, apakah tidak khawatir aku merebutnya?" tanya Devil Hunter Firefox dengan niat buruk ketika melihat Batu Keabadian.
Dewa Binatang menyempitkan matanya yang tertuju kepada Devil Hunter Firefox, lalu tersenyum, sesaat kemudian dia berkata, "ini adalah Batu Keabadian, sudah menjadi satu kesatuan denganku. Jika kamu merebutnya ... Mungkin saja bisa, tetapi sama saja aku yang mengendalikan jiwamu. Kamu tahu artinya!"
Dewa Binatang tidak khawatir seandainya Devil Hunter Firefox merebut Batu Keabadian, walaupun harus meregang nyawa. Akan tetapi, karena jiwanya tidak mati, dan disaat Devil Hunter Firefox menyatu dengan 7 Batu Keabadian, maka justru dia yang akan mengendalikan jiwa Devil Hunter Firefox.
Satu hal yang tidak diketahui oleh siapapun, Dewa Binatang memiliki Law Stone yang menjadi penguasa atas 7 Batu Keabadian.
Ucapan Dewa Binatang menyadarkan Devil Hunter Firefox. Dia berpikir sejenak bagaimana caranya mendapatkan 7 Batu Keabadian itu, batu yang mampu mempercepat proses pendewasaan.
"Jika aku bertarung dengannya dalam keadaan seperti ini, dia masih kesulitan, tetapi aku juga tidak bisa mengalahkannya. Apa yang harus aku lakukan? Apakah harus menerima tawarannya untuk bersatu, atau menolaknya?" batin Devil Hunter Firefox yang penuh dengan pemikiran.
Ketika Devil Hunter Firefox terdiam karena berpikir, Dewa Binatang melemparkan Api Jiwa kearahnya. Devil Hunter Firefox segera membuka mulutnya lebar-lebar untuk melahap Api Jiwa, api yang mampu mempercepat kedewasaan, menambah usia hingga 1.000 tahun.
Entah bodoh ataupun memang disengaja, Devil Hunter Firefox tidak peduli, asal bisa sesegera mungkin menjadi dewasa. Namun yang tidak diketahuinya, Dewa Binatang memiliki banyak Api Jiwa, bahkan memiliki jutaan bibit Api Jiwa.
Oleh sebab itu, Dewa Binatang tidak khawatir akan kehilangan Api Jiwa, api yang tergolong sangatlah langka. Tetapi, Api Jiwa bisa didapatkan di Alam Jiwa, tempat bagi jiwa-jiwa yang akan bereinkarnasi kembali.
Sebelum Api Jiwa masuk ke dalam mulut Devil Hunter Firefox, Dewa Binatang mengeluarkan ribuan bola berwarna kuning, seperti kunang-kunang. Itu adalah bola energi kekuatan jiwa.
Sontak membuat Devil Hunter Firefox ketakutan melihat ribuan bola itu, dia segera mundur karena merasakan terancam. Dan jelas gagal melahap Api Jiwa yang kembali ke arah Dewa Binatang.
"Aku memiliki banyak Api Jiwa!" ungkap Dewa Binatang.
__ADS_1
Tiba-tiba, ribuan energi bola kunang-kunang berubah menjadi Api Jiwa. Melihat itu, tubuh Devil Hunter Firefox gemetaran karena menahan rasa gembira.