
Bab 13. Gladiator Cyber Supernatural.
Dewa Binatang dan Zyila Miralen sudah jauh dari lokasi awal, mereka belum mengetahui jika ada lubang hitam di tempat itu. Saat ini Orb Meta Immortal sudah berada di pusat Kota Metrolit Phoniex, tepat berada di bawah tempat yang disebut Gladiator Cyber Supernatural.
Tempat itu adalah arena tarung para kultivator yang bertarung dengan menggunakan teknologi. Ukuran tempat itu tiga kali lebih besar dari lapangan sepakbola, karena pertarungan membutuhkan tempat yang luas dan kuat dari serangan senjata canggih.
Sepanjang perjalanan, Zyila Miralen banyak memperkenalkan semua tempat dan gedung-gedung kebanggaan penduduk Kota Metrolit Phoniex.
"Itu adalah Gladiator Cyber Supernatural, tempat bagi kultivator menguji kemampuannya. Kamu lihat menara kaca itu, kan? Nah, aku biasanya bersantai di sana sambil melihat pertarungan," kata Zyila Miralen yang menagih janji ditraktir.
Dewa Binatang melihat tempat itu, dia menjadi tertarik untuk bertarung dengan menggunakan Mechanical Robotec ciptaan Shan Jian.
"Aku ingin bertarung! Apakah kamu bisa mendaftarkan diriku?" pinta Dewa Binatang.
Seketika kedua mata Zyila Miralen berbinar-binar, dia langsung menjawab dengan bersemangat, "itu mudah. Biar aku yang mengurus semuanya. Kamu cukup mengikuti instruksiku dan mempersiapkan diri untuk bertarung!"
Segera Zyila Miralen mengendalikan Orb Meta Immortal menuju ke puncak menara yang merupakan tempat bagi kaum elit. Setelah mendarat, Zyila Miralen dan Dewa Binatang keluar dari Orb Meta Immortal.
Zyila Miralen menepuk kaca jendela Orb Meta Immortal, dan seketika berubah menjadi bola kecil sebesar kelereng berwarna putih. Lalu Dewa Binatang mengikutinya ke arah sebuah tabung besi.
Tabung besi terbuka dengan sendirinya, lalu dia masuk ke dalam dan diikuti oleh Dewa Binatang. Itu adalah elevator atau lift yang menghubungkan antar lantai.
Dewa Binatang yang telah banyak mengalami kehidupan baru, teknologi seperti ini sering dijumpai, bahkan sering menggunakannya saat jalan-jalan di bangunan bertingkat.
Tidak berselang lama pintu lift terbuka, lalu terlihat lantai yang sangat mewah dengan banyak orang berbagai macam ras. Dari penampilannya, mereka memiliki status sosial yang tinggi.
Melihat kedatangan Zyila Miralen, beberapa orang pekerja segera menghampiri dengan maksud menyambut. Namun, mereka melihat sorot matanya yang melotot, tanda untuk bersikap biasa saja. Seketika para pekerja berhenti dengan sikap berpura-pura melakukan tugasnya.
"Ini adalah tempat aku biasanya bersantai. Ayo, ikut aku!" ajak Zyila Miralen menuju ke salah satu ruang khusus yang tertutup.
__ADS_1
Melihat tempat mewah seperti ini, Dewa Binatang segera menghentikan Zyila Miralen dengan memegang pergelangan tangannya. Zyila Miralen sedikit kaget namun tidak menepis tangannya, dia berhenti dan melihat Dewa Binatang.
"Apakah Emas, Batu Roh, Batu Mistik atau Batu Kuno bisa digunakan pengganti RoboBee?" tanya Dewa Binatang yang khawatir tidak bisa membayar karena kekurangan RoboBee.
Zyila Miralen sedikit terkejut dengan pertanyaan Dewa Binatang, dia tidak menyangka masih ada hal itu selain emas. Kedua matanya kembali berbinar-binar.
"10 gram Emas 24 karat senilai 1 RoboBee, 1 buah Batu Roh bernilai 10 RoboBee, 1 buah Batu Mistik senilai 1.000, 1 buah Batu Kuno senilai 10.000 RoboBee. Kamu punya berapa? Nanti aku ganti dengan RoboBee!" jawab Zyila Miralen dengan segera.
Ya, ketiga jenis batu tersebut di Planet Nibiru sudah tidak ada, jikalau ada hanya sebatas Batu Roh dan sudah sangat-sangat langka. Ketiga jenis batu tersebut sangat berguna bagi orang yang berkultivasi karena mengandung energi spiritual. Dan, Emas senilai itu bisa dikatakan tidak terlalu berharga di Planet Nibiru.
Kebanyakan ras di Planet Nibiru yang ingin meningkatkan kekuatan harus pergi ke planet lain yang kaya akan energi spiritual, dengan tujuan untuk mengekploitasi kekayaan planet tersebut. Akan tetapi, biaya untuk pergi ke planet lain sangatlah besar.
Dewa Binatang mencondongkan tubuhnya yang tinggi, lalu berbisik di telinga Zyila Miralen, dia berkata, "paling murah di sini harga berapa?"
Spontan Zyila Miralen tertawa kecil, dia tidak menyangka Dewa Binatang akan bertanya hal yang sepele. Dia segera berhenti tertawa, lalu menjawab dengan entengnya, "paling murah 1.000 RoboBee."
Dewa Binatang bisa bernapas lega karena kekayaannya masih bernilai tinggi di Planet Nibiru. Sedangkan para pekerja yang berpura-pura beraktivitas segera berbisik-bisik mengenai Dewa Binatang.
"Kaya juga dia!" batin Zyila Miralen dengan menatap Batu Kuno di telapak tangannya.
Segera Zyila Miralen mengambil Batu Kuno dan mengeluarkan cincin dimensi berwarna merah yang berisi satu juta RoboBee. Dewa Binatang menerima cincin tersebut.
"Berikan kita ruang terbaik!" pinta Zyila Miralen kepada pekerja menara Gladiator Cyber Supernatural, dia kembali mengedipkan mata sebagai tanda yang sudah dimengerti mereka.
"Baik, Nona. Tolong, ikut hamba!" jawab pekerja wanita muda yang tergolong cantik dari Ras Burung.
Tidak berselang lama, si pekerja mempersilakan kepada Zyila Miralen dan Dewa Binatang masuk ke ruang khusus milik Zyila Miralen, tapi Dewa Binatang belum mengetahuinya.
"Kamu tunggu di sini selama aku mendaftarkan namamu di pertarungan Gladiator Cyber Supernatural. Para pekerja terbaik akan melayanimu," kata Zyila Miralen.
__ADS_1
Dewa Binatang mengangguk paham sambil melihat kemewahan ruang tunggu atau santai ini. Ruangan sangat mewah seperti fasilitas hotel bintang lima, ada tempat tidur besar, sofa panjang yang menghadap arena pertandingan, kamar mandi yang memilik tempat berendam, lemari es, ada sebuah layar hitam di hadapan tempat tidur yang menampilkan pertandingan gladiator, dan lain sebagainya.
"Oh iya! Pertandingan jenis apa yang akan kamu pilih?" tanya Zyila Miralen sebelum keluar dari ruangannya.
Dewa Binatang membalikkan badan dan melihatnya, dia bertanya, "aku kurang tahu aturannya dan klasifikasinya. Tolong jelaskan?"
"Itu sederhana, tergantung kekuatan serta jenis teknologi apa yang akan dipergunakan. Misalkan, kamu memiliki kekuatan tingkat Ranah Petarung dan Sistem Teknologi Beta, maka kamu masuk ke kelas Petarung. Aku tidak tahu kekuatanmu dan juga jenis teknologi apa yang kamu pakai!" jelas Zyila Miralen secara singkat.
"Jadi, kelas terbagi menurut tingkat kekuatan?" tanya Dewa Binatang agar lebih jelas.
"Benar."
Dewa Binatang berpikir sejenak untuk memilih kelas Gladiator Cyber Supernatural. Setelah beberapa saat, dia bertanya kembali, "kelas random apakah ada?
"Tentu ada, tapi lawannya juga acak. Kekalahan cepat sering terjadi di kelas itu. Apakah kamu memilih kelas itu?" jawab Zyila Miralen dengan sabar dan bertanya balik.
"Iya, aku pilih kelas random saja!" jawab Dewa Binatang tanpa keraguan.
Zyila Miralen tampak memikirkan sesuatu, dia sebenarnya ingin sekali mendaftar Dewa Binatang di kelas Petarung karena itu adalah kelas rendah dan standar bagi kultivator pemula.
"Yakin kamu memilih kelas random?" tanya Zyila Miralen agar Dewa Binatang kembali berpikir.
"Iya." Dewa Binatang menjawab dengan singkat tapi tegas, dia duduk di sofa melihat ke luar kaca jendela ruangan.
Zyila Miralen tersenyum tipis, dia segera berbisik kepada pekerja wanita untuk melayani Dewa Binatang.
"Berikan pelayan terbaik apapun kemauannya selama aku pergi!"
"Baik, Nyo ... Nona!" jawab si pekerja wanita yang hampir keceplosan berbicara, itu karena tidak pernah melihat Zyila Miralen memperlakukan istimewa orang lain seperti saat ini.
__ADS_1
Zyila Miralen mencubit perut si pekerja wanita yang hanya bisa meringis kesakitan, lalu dia pergi ke tempat pendaftaran para petarung.
"Apa dia adalah kekasihnya?" batin si pekerja wanita itu sambil melihat Dewa Binatang yang sedang menonton pertarungan di arena.