God Of Beast 2 - Revenge

God Of Beast 2 - Revenge
Mendapatkannya Dengan Mudah.


__ADS_3

Bab 134. Mendapatkannya Dengan Mudah.


Di luar Lubang Neraka, sudah berkumpul banyak orang, diantara mereka datang juga Raja Unatti, Raja Salome, Kepala Suku Dewa Api, Permaisuri Drusilla dan Permaisuri Olive.


Mereka datang karena mendengar suara ledakan energi, dan khawatir terjadi hal-hal buruk terhadap keselamatan Putri kerajaan.


Untung saja Putri Floryn dan Putri Bella baik-baik saja. Mereka berdua segera berbicara, bahwa Dewa Binatang turun ke dasar Lubang Neraka. Akhirnya, semua orang memutuskan untuk menunggu Dewa Binatang...


Penyu Sihir Ilahi tertawa renyah dan membuat Dewa Binatang ingin sekali memukulnya.


"Untuk masalah itu, saya sudah memiliki solusi!" ungkap Penyu Sihir Ilahi.


"Solusi? Apa itu?" tanya Dewa Binatang dengan minat.


"Apakah Anda tahu tentang Mutiara Zola Elemen Tanah?" tanya Penyu Sihir Ilahi sebelum menunjukkan solusinya.


(1) "Iya tahu. Inti elemen yang membentuk dari berbagai macam jenis tanah, yang berasal dari pelapukan bebatuan. Bahan induk adalah faktor pembentuk tanah ini, yang akan mempengaruhi terhadap karakteristik tanah yang akan dihasilkan nantinya. Bahan induk ini diantaranya adalah batuan vulkanik, batuan beku, batuan sedimen dan batuan metamorf. Dari Mutiara Zola inilah bebatuan menjadi lapuk, dengan proses waktu yang sangat lama. Apakah kamu memilikinya, ada berapa?" jawab Dewa Binatang yang tahu, sedikit merincikan tentang Mutiara Zola Elemen Tanah.


"Cerdas! Saya tak mengira usia semuda ini masih sempat mempelajari topografi alam!" pujian Penyu Sihir Ilahi, dia sangat menyukai seseorang yang berpengetahuan luas.


Setelah memuji Dewa Binatang, keluar dari dalam cangkangnya bola berwarna coklat kemerahan, bola itulah Mutiara Zola Elemen Tanah, benda ini sama langkanya dengan Api Semesta.


Mutiara Zola Elemen Tanah melayang ke arah Dewa Binatang yang langsung meraihnya, dia mengamati bola itu yang mengeluarkan energi elemen tanah.


"Kamu memiliki berapa banyak?" tanya Dewa Binatang sambil meletakkan di tempat tidur Penyu Sihir Ilahi, tepatnya berada di tengah altar Dewa Sihir.


"Hanya itu!" jawab Penyu Sihir Ilahi.


"Jangan bohong! Ada berapa?" ucap Dewa Binatang yang tidak percaya jika Penyu Sihir Ilahi hanya memiliki satu, sebab dia merasakan energi besar yang keluar dari dalam cangkang, pasti lebih dari satu.


Penyu Sihir Ilahi tertawa konyol karena tidak bisa membohongi Dewa Binatang. Karena Mutiara Zola Elemen Tanah tidak bisa terlahir dengan waktu singkat, jelas dia tidak akan memberitahu kepada siapapun.


"Sebenarnya masih ada satu lagi, tapi itu adalah sumber kehidupanku!" jawab Penyu Sihir Ilahi.


"Aku tidak tertarik dengan mutiaramu, hanya sekedar ingin tahu saja!" terang Dewa Binatang.


Di dalam hati, Penyu Sihir Ilahi menjadi lega, dia pikir Dewa Binatang datang untuk merebut mutiaranya, seperti yang sudah-sudah.


"Mutiara ini mampu mengeluarkan energi berapa lama?" lanjutnya dengan bertanya.


"Sangat lama. Selama dunia ini tidak musnah!" jawab Penyu Sihir Ilahi dengan jujur.

__ADS_1


Selama adanya bebatuan di alam ini, maka Mutiara Zola Elemen Tanah akan terus-menerus mengeluarkan energinya, energi yang dimanfaatkan oleh semua penyihir, serta sumber energi bagi altar.


"Apa saya boleh mengikutimu, Bos?" harapan Penyu Sihir Ilahi yang bosan berada di dasar Lubang Neraka.


Seandainya, Dewa Binatang tidak mengeluarkan kekuatan jiwa, belum tentu Penyu Sihir Ilahi mau mengikutinya meskipun telah dikalahkan. Kekuatan jiwa adalah kunci agar bisa keluar dari altar Dewa Sihir. Oleh karena itu, dia berharap Dewa Binatang mau menjadi tuannya.


"Ya sudah, kamu bisa mengikutiku. Tetapi, kamu harus menuruti segala perintahku!" jawab Dewa Binatang sambil mendekatinya.


Penyu Sihir Ilahi menahan rasa bahagia, lalu bertanya, "apa perlu kita menggunakan kontrak jiwa agar saling mempercayai?"


Tanpa banyak bicara, Dewa Binatang meletakkan telapak tangannya di kepala Penyu Sihir Ilahi. Kemudian, muncul lingkaran Yin Yang yang menyelimuti tubuh Penyu Sihir Ilahi. Dalam sekejap mata, telah tercetak segel lingkaran di kepalanya, bukti bahwa telah terjalin hubungan jiwa dengan Dewa Binatang.


"Hahaha!" penyu Sihir Ilahi tertawa kegirangan karena terbebas dari kurungan.


Suara tawanya didengar oleh semua orang yang berada di luar Lubang Neraka, mereka keheranan apa yang sedang terjadi di dasar lubang. Apakah yang tertawa itu adalah Dewa Binatang atau Penyu Sihir Ilahi? Dipikiran semua orang.


Kemudian, setelah memberikan segel keluarga besarnya, Dewa Binatang memasukkan Penyu Sihir Ilahi ke dalam Dunia Jiwanya, tinggal di Galaksi Elemen Tanah, tempat yang sangat cocok untuk Penyu Sihir Ilahi.


Setelah itu, dia keluar dari dasar Lubang Neraka tanpa ada rasa khawatir karena sudah ada pengganti dari Penyu Sihir Ilahi. Tetapi, dia tiba-tiba berhenti karena melupakan sesuatu.


Dia kembali turun ke dasar lubang untuk membuat Formasi Perlindungan, Formasi Array yang akan memblokir siapapun masuk ke dasar dalam. Dengan begitu, Mutiara Zola Elemen Tanah tidak akan diambil oleh siapapun.


Dewa Binatang menggunakan Formasi Kurungan, tetapi sedikit mengubah simbolnya. Mengubah simbol menjadi ukiran Formasi Perlindungan. Karena membutuhkan waktu lama dalam pembuatan Formasi setingkat Dewa Ilusi, maka dia masuk ke dalam Dunia Jiwanya...


Putri Floryn dan Putri Bella terlihat cemas karena Dewa Binatang tidak segera keluar. Mereka berdua berjalan mondar-mandir di pinggir Lubang Neraka. Permasuri Drusilla dan Permaisuri Olive tersenyum melihat putrinya yang mencemaskan seseorang pria.


Sedangkan Raja Salome, dia bersama dengan semua pemimpin berada dalam kamarnya, tempatnya berkultivasi. Mereka sedang membahas langkah-langkah selanjutnya setelah Raja Eluned dikalahkan.


Raja Salome masih khawatir jika Raja Eluned akan menyerang kembali, walaupun tidak dalam waktu dekat. Yang paling dikhawatirkannya adalah jika ada Dewa yang mendukungnya dari balik layar.


Raja Unatti juga memiliki pemikiran yang sama, dia juga khawatir. Untuk mengatasi hal ini, dia memiliki ide untuk meminta bantuan kepada Dewa Binatang. Idenya jelas disetujui oleh Raja Salome dan semua orang.


"Tapi bagaimana caranya agar dia mau membantu kita? Dia membantu kita juga secara spontan, bukan karena dengan sengaja memanfaatkan situasi kita!" tanya Raja Salome kepada Raja Unatti.


"Itu tergantung Putri kita!" jawab Raja Unatti yang berharap putrinya bisa mempengaruhi Dewa Binatang.


"Dia seorang Dewa, tidak mudah dipengaruhi oleh kecantikan maupun hal lain. Selain itu, dia sudah pasti memiliki banyak istri, apakah tertarik dengan Putri kita?" Raja Salome skeptis dengan ide ini, ide menjadikan putrinya sebagai pasangan Dao bagi Dewa Binatang.


"Kita adalah keluarga besar dari Ras Nordic. Soal kecantikan, wanita-wanita ras kita tidak kalah dengan ras lainnya!" ucap Raja Unatti dengan percaya diri.


Dia percaya kepada putrinya yang cantik jelita, kecantikan yang tidak kalah dengan Ras Manusia, Ras Malaikat dan ras-ras lainnya. Raja Salome kembali percaya diri dengan tertawa ringan, dia menepuk pundak sahabatnya.

__ADS_1


Akan tetapi, mereka belum mengetahui sifat-sifat buruk yang dimiliki oleh Dewa Binatang yang sebenarnya, di mana dulu pernah membuat kekacauan dengan merebut semua wanita di istana dalam satu malam. Dan, yang menjadi korbannya adalah Raja Long dari Benua Jiang Shan.


Mereka tidak sedikitpun khawatir jika Permaisuri Drusilla dan Permaisuri Olive bertekuk lutut di hadapan Dewa Binatang, padahal kedua Permaisuri itu sangatlah cantik, tidak kalah dengan putrinya.


Jika mereka tahu bahwa Dewa Binatang memiliki jutaan istri, sudah pasti akan syok, setiap malam selalu bermimpi buruk akan kehilangan istrinya, kehilangan semua wanita Ras Nordic.


Seandainya mereka tahu semasa hidupnya di bumi, yang mana waktu itu banyak karyawannya tidur dengan Dewa Binatang, sudah pasti tidak akan memiliki pemikiran ini. (Walaupun waktu itu Dewa Binatang harus sakit hati karena ditinggal oleh Bao Yaoyao alias Gu Jia.)


Kemudian, mereka melanjutkan pembahasan masalah yang diakibatkan ambisi Raja Eluned. Sampai terhenti ketika seorang prajurit memberikan kabar jika Dewa Binatang telah keluar dari dasar Lubang Neraka...


Dewa Binatang keluar dari dasar Lubang Neraka setelah memasang Formasi Perlindungan, dia juga meletakkan sepasang burung hantu sebagai pengganti dari Penyu Sihir Ilahi.


Saat ini, dia baru saja berkenalan dengan Permasuri Olive dan Permasuri Drusilla. Tidak berselang lama, Raja Unatti dan Raja Salome datang.


"Apakah Anda berhasil mendapatkan Mutiara Zola Elemen Tanah?" tanya Raja Salome, dia pikir tujuan Dewa Binatang ke dasar Lubang Neraka untuk mendapatkan benda itu, seperti yang sudah-sudah.


Mutiara Zola Elemen Tanah tidak digunakan untuk meningkatkan kekuatan, melainkan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengendalikan elemen tanah. Selain itu, bisa juga digunakan sebagai bahan penyubur tanah. Biasanya, setiap orang yang ingin mendapatkan Mutiara Zola, sudah pasti memiliki bibit Buah Suci.


Dengan adanya Mutiara Zola, maka bibit Buah Suci akan lebih cepat tumbuh dan menghasilkan buahnya. Tidak hanya berlaku untuk Buah Suci saja, melainkan untuk tanaman obat yang langka.


"Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saya tidak berminat! Saya hanya memeriksa altar Dewa Sihir, dan juga memasang Formasi Perlindungan agar tidak ada orang yang berusaha mendapatkan Mutiara Zola itu!" jawab Dewa Binatang.


Kekhwatiran Raja Salome seketika menguap karena memercayai Dewa Binatang. Seandainya Dewa Binatang berbohong dan telah mendapatkan Mutiara Zola, maka dia dan yang lainnya tidak lagi merasakan energi elemen tanah, seperti saat ini yang masih dirasakan oleh semua orang.


Karena Mutiara Zola inilah yang membuat Raja Eluned ingin menguasai wilayah Kerajaan Anarym yang sangat subur.


"Sebagai ungkapan rasa terima kasih kita, izinkan saya menjamu Anda, Dewa. Saya harap Dewa mau tinggal di sini selama beberapa hari ini!" harapan Permasuri Drusilla.


Dewa Binatang memandang wajah Permasuri Drusilla yang memancar pesona alami. Karena tidak ada sesuatu yang dilakukannya untuk saat ini, maka tidak ada salahnya jika tinggal di Kerajaan Anarym.


Dan juga, dia telah mendapatkan Penyu Sihir Ilahi yang sangat berguna untuk pertahanan diri. Anggap saja tinggal di sini sebagai bentuk rasa terima kasihnya.


"Baiklah, saya akan tinggal beberapa hari di sini!" jawab Dewa Binatang.


Akhirnya Dewa Binatang dan semua orang menuju ke istana. Sepeninggalan mereka, ada salah satu prajurit yang sebelumnya menjadi pengawal Putri kerajaan, dia adalah mata-mata yang diutus oleh Raja Eluned.


Mata-mata itu mengeluarkan kertas mantra berwarna kuning, menuliskan sesuatu di kertas itu. Setelah selesai memberikan pesan untuk pemimpinnya, dia membakar kertas mantra.


Dari kertas mantra yang terbakar itu, muncul seekor merpati, burung sihir pengirim pesan. Burung sihir itu terbang sangat cepat sehingga seperti sinar, terbang ke arah Kerajaan Caladon. Setelah mengirim pesan sesuai dengan penyelidikannya, mata-mata itu keluar dari area Lubang Neraka Penyu, melanjutkan tugasnya sebagai pengawal...


(Note 1; Mutiara Zola Elemen Tanah, atau yang dikenal dengan nama tanah Podsol, merupakan tanah yang banyak mengandung A2 atau abu-abu yang berwarna pucat.

__ADS_1


Tanah ini adalah tanah yang terbentuk karena adanya pengaruh curah hujan yang tinggi dan juga suhu udara yang rendah. Nama “Podsol” sendiri merupakan sebuah nama yang diambil dari bahasa Rusia yakni “pod” yang berarti pucat, dan “zola” yang berarti abu- abu. Nama ini diambil karena semua jenis dari tanah ini mengandung unsur A2 atau abu-abu yang berwarna pucat.


Mutiara Zola Elemen Tanah adalah nama karangan saya. Maaf, imajinasi saya terlalu absurd!)


__ADS_2