God Of Beast 2 - Revenge

God Of Beast 2 - Revenge
76 Tahun Berlalu.


__ADS_3

Bab 30. 76 Tahun Berlalu.


Karena Gua Terlarang dianggap sebagai Formasi Array, Dewa Binatang memutuskan untuk menemukan ketiga istri barunya melalui koneksi cincin Jimat Pelindung.


Dia terbang setinggi 5.000 meter dari permukaan tanah, lalu dia berhenti dan memejamkan mata untuk menemukan keberadaan cincin Jimat Pelindung. Setelah beberapa waktu, dia hanya menemukan lokasi satu cincin Jimat Pelindung, dan itu milik Zyila Miralen.


"Apakah setelah bertemu dengan Zyila Miralen bisa mengetahui keberadaan yang lain?" gumam Dewa Binatang yang menduga-duga.


Lokasi Zyila Miralen sangat jauh dari Bird Nibiru, yaitu berada di wilayah Fairy Nibiru, jaraknya lebih jauh ketika dirinya menuju ke Bird Nibiru, dua kali lipatnya. Ada sebuah pulau di tengah wilayah tersebut, seperti halnya Pulau Penyintas.


Di sepanjang perjalanan, Dewa Binatang melihat masih ada para penjajah dari Ras Pleidian, tapi yang banyak adalah serangga pelacak yang sedang diburu oleh pasukan Kerajaan Phoniex Es.


Dengan wujud aslinya sebagai manusia, dia menghampiri salah satu prajurit yang baru saja mengalahkan serangga pelacak. Dia mendarat di samping prajurit. Spontan si prajurit menjauhi Dewa Binatang karena terkejut dengan menatap tajam.


Melihat Dewa Binatang adalah manusia, prajurit itu segera berlari seperti orang ketakutan. Dewa Binatang jelas keheranan dan buru-buru membaca pikiran si prajurit. Awalnya dia enggan menggunakan kemampuannya dalam membaca pikiran, dikarenakan si prajurit takut, terpaksa menggunakannya.


"Aneh! Apa aku saat ini kehilangan ingatan, kan aku bukan wanita?" gumam Dewa Binatang yang kebingungan.


Setelah membaca pikiran si prajurit, dulu memang ada Gua Terlarang dan apa yang diceritakan oleh Twins Ice sesuai. Hanya saja gua tersebut runtuh setelah terjadi gempa.


Hal yang membuatnya kebingungan, dia semalaman berada di dalam Gua Terlarang, dan kejadian runtuhnya gua sudah berlangsung lama, 76 tahun yang lalu. Karena hal ini, Dewa Binatang berpikir jika dia hilang ingatan, namun dia masih jelas mengingat semuanya dari awal berada di Planet Nibiru.


Di Kerajaan Phoniex Es, memang Twins Ice seorang Putri Raja, dan saat ini berada di istana. Twins Ice berjasa besar dalam mengalahkan para penjajah, termasuk menjatuhkan Mechacircle. Padahal, jatuhnya Mechacircle karena dirinya, termasuk menyelamatkan Kerajaan Phoniex Es.


"Aneh ... Benar-benar aneh!" gerutu Dewa Binatang sambil memijat kepalanya karena pusing, pusing memikirkan semuanya yang sangat ganjil dan sulit dipikirkan.


"Sudahlah, yang penting temukan dulu Zyila Miralen."


Dewa Binatang segera terbang dengan kecepatan tinggi menuju ke wilayah Fairy Nibiru, dia yakin akan mengetahui semua keanehan ini. Dia merasa sedang terjebak di dalam dunia ilusi. Seorang ahli Formasi Array tapi tidak mengetahui jenis ilusi apa yang sedang dialami, suatu kondisi yang belum pernah dialaminya.

__ADS_1


Dia teringat rumah yang terlindungi oleh Formasi Array. Untuk menjelaskan keanehan yang dialaminya, dia bergegas menuju ke rumah persembunyian. Dia masih ingat dengan jelas pernah berkata kepada ketiga istri barunya, jika rumah itu akan menjadi tempat bertemu jika terpisah.


Sepanjang perjalanan, dia makin merasakan keanehan, di mana kapal angkasa milik penjajah telah tertimbun debu dan ditumbuhi rumput liar, yang artinya kekacauan ini sudah lama terjadi.


"Apa aku yang sekarang hidup di masa depan, masa setelah masuk ke Gua Terlarang?" tebakan Dewa Binatang.


Menurut pengetahuan yang berasal dari membaca ingatan si prajurit, Gua Terlarang runtuh 76 tahun yang lalu. Berarti dia dikembalikan oleh Sang Penjaga Gerbang Ilahi pada masa ini, atau masa yang telah lewat selama itu.


Karena ingin memastikan tebakannya yang berada setelah 76 tahun, dia ingin berkomunikasi dengan Shan Jian. Sayangnya, dia menghela nafas berat karena Mechanical Robotec telah rusak sehingga tidak bisa berkomunikasi.


Akhirnya dia melihat Formasi Array yang dibuatnya. Bergegas dia menuju ke Formasi Array. Setelah masuk, kondisi rumah telah dipenuhi dengan rerumputan liar, lebih kotor saat pertama menemukannya.


"Jadi benar, aku telah berada di Gua Terlarang selama 76 tahun!" gumam Dewa Binatang dan memastikan jika dirinya saat ini telah melewati waktu lama, lalu melambaikan tangan kanannya untuk membersihkan semua kotoran yang hampir menutupi rumah.


Setelah bagian luar rumah bersih, dia segera masuk dan mendorong pintu rumah. Di dalam banyak jaring laba-laba, kembali dia melambaikan tangan kanannya dan seketika di dalam rumah menjadi bersih.


Lalu dia melihat meja yang dijadikan bahan ujian bagi ketiga istri barunya, masih pada di tempat semula. Karena sudah memastikan jika dikirim ke masa depan, dia kembali keluar dari rumah. Namun, dia berhenti karena tidak merasakan koneksi cincin Jimat Pelindung milik Zyila Miralen.


"Dulu ada Mechacircle, sekarang tidak ada. Apakah Zyila Miralen yang menghancurkannya atau pihak lain?" batin yang dipenuhi pertanyaan.


"Kata Sang Penjaga, setelah aku menemukan jiwa kakakku... Apa setelah itu baru menemui Zyila Miralen atau Qin Diao Chin?" kembali Dewa Binatang bertanya kepada diri sendiri.


Karena pusing memikirkan semua keanehan ini, dia membenturkan kepala di daun pintu rumah. Kepalanya tidak sedikit lecet, tapi pintu rumah langsung roboh karena termakan usia.


"Lebih baik aku ke sana!" tekadnya yang ingin menuju Mysterious Land yang terkenal berbahaya bagi siapapun.


Dia tidak peduli dengan bahayanya. Yang dipikirkannya, dia harus sesegera mungkin menyelesaikan ujian hidup dan teka-teki hidupnya ini. Setelah berkumpul dengan istrinya, dia akan meninggalkan Planet Nibiru. Tapi, setelah memastikan Ras Manusia di sini diterima oleh penduduk Planet Nibiru.


Dewa Binatang terbang ke arah Mysterious Land, sesuai dengan petunjuk dari Robotec Dolphin pemimpin Pulau Penyintas. Sudut segitiga sebagai titik tarik wilayah Ellojiim Nibiru dan Dragon Nibiru, di situlah lokasi Mysterious Land, wilayah yang diselimuti oleh kabut tebal.

__ADS_1


Mysterious Land sangat jauh dari wilayah Bird Nibiru, dua kali lipat lebih jauh daripada menuju ke wilayah Fairy Nibiru. Saat ini, dia berada di dekat dengan Kota Metrolit, perjalanan terbang akan memakan waktu dua sampai tiga hari.


Ketika dia sedang terbang, tiba-tiba merasakan ada serangan dari langit. Dia berhenti dan melihat ke atas, terlihat sebuah sinar berbentuk lingkaran selebar lapangan sepakbola, Sinar tersebut mengarahkan kepadanya, dan sinar itu berasal dari kapal ruang angkasa. Banyak yang melihat sinar tersebut; ada yang ketakutan, tapi ada juga yang penasaran dengan sinar itu.


Karena seharian ini sudah dibuat pusing dengan keanehan dirinya, Dewa Binatang melepaskan pukulan berenergi ke arah sinar tersebut.


Pukulannya berubah menjadi seekor naga raksasa yang membuka mulutku dan melesat menerobos sinar. Sinar tersebut terhisap ke dalam mulut naga dan membuat ukurannya semakin besar serta mengeluarkan aura mengerikan.


Pukulan berenergi itu masih terus bergerak menuju ke arah kapal ruang angkasa. Mengetahui adanya ancaman dari kultivator, kapal ruang angkasa dengan cepat kabur, dan melesat melebihi 10 kali kecepatan suara.


Setelah pukulan berenergi melewati atmosfer Planet Nibiru, terdengar suara ledakan yang sangat keras dan menimbulkan gelombang kejut. Ledakan itu terlihat seperti petasan di malam hari, terlihat jelas di siang hari.


"Untung kamu bisa meloloskan diri!" geram Dewa Binatang yang tiba-tiba diserang tanpa tahu permasalahannya.


Lalu dia melanjutkan perjalanan. Selama perjalanan, dia selalu dihambat oleh kapal penjelajah dan serangga pelacak, sesekali beberapa robot berukuran besar menyerang.


Dewa Binatang langsung menghancurkan setiap hambatan dengan mudah, dan menjadikan mereka sebagai pelampiasan kekesalannya. Demikian juga saat melintas kota kecil maupun besar, selalu saja ada serangan dari para penjajah dari Ras Pleidian.


Tidak terasa, dia telah tiba di sebuah kota kecil, kota yang dekat dengan pesisir pantai. Karena hari menjelang malam, dia singgah di kota tersebut. Di kota itu, gedung-gedung telah menjadi reruntuhan, ada sebagian yang rusak dan bisa digunakan untuk bermalam.


Dewa Binatang melihat satu gedung lantai 20 yang masih layak ditempati, yang hancur hanya bagian atas. Dia segera masuk di lantai 11. Di lantai 11, dia melihat beberapa orang yang sedang bersembunyi dari para penjajah.


Kehadirannya membuat mereka ketakutan, namun melihat Dewa Binatang seorang manusia, mereka bernafas lega dan mengabaikannya. Mereka mengintip melalui jendela untuk melihat situasi di luar gedung.


Dewa Binatang melihat satu ruangan yang tertutup. Dengan sekali dorongan, pintu tersebut terbuka dan melihat berbagai macam senjata tergeletak di lantai. Dia sengaja tidak menutup pintu, dan menata meja untuk dijadikan tempat berisitirahat.


Dia tata meja di dekat jendela. Lalu membaringkan tubuhnya sambil berpikir semua peristiwa yang dialaminya.


"76 tahun berlalu!" gumamnya.

__ADS_1


Baginya, waktu selama itu tidak berarti apa-apa. Namun permasalahannya, dia merasa sebentar di Gerbang Ilahi.


"Aku yakin, wanita menjengkelkan itu adalah Sang Penjaga Gerbang Ilahi!" tebaknya.


__ADS_2