God Of Beast 2 - Revenge

God Of Beast 2 - Revenge
Bayi Naga Pelangi.


__ADS_3

Bab 204. Bayi Naga Pelangi.


Dewa Abadi berhenti menuangkan isi Cawan Ular Harimau karena tidak lagi melihat monster yang hidup. Para monster yang belum terbunuh kembali ke wujud asli. Tetapi yang sudah terbunuh, tetap menjadi mayat.


Jika dia tidak ada di Dunia Libra, sudah dipastikan penghuni di Dunia Libra akan menjadi monster dalam waktu singkat. Sekarang, yang menjadi pertanyaan semua orang, darimana asalnya wabah monster ini?


"Pasti ulah mereka!" tebakan Dewa Abadi yang menduga jika pihak dari Alam Kudus dalang kejadian ini.


Dia segera menghampiri Raja Naga Azure yang telah kembali menjadi manusia. Dia melihat tidak ada eforia karena banyak korban jiwa berjatuhan. Raja Naga Azure sangat sedih melihat rakyatnya menjadi korban.


"Air di dalam Cawan Ular Harimau ini adalah obat segala macam virus. Berikan satu tetes kepada semua orang," kata Dewa Abadi sambil memberikan Artefak Bintang 2 kepada Raja Naga Azure.


"Terima kasih, Dewa!" ucap Raja Naga Azure yang panggilannya berubah karena perbuatan pemuda Shimo seperti seorang dewa.


"Panggil saja Pemuda Shimo!" pinta Dewa Abadi, ia mengembangkan senyuman.


Ketika Dewa Abadi berjalan, semua orang menundukkan kepalanya sebagai bentuk penghormatan dan ucapan terima kasih atas pertolongannya.


"Aku bukan Dewa, hanya manusia biasa," kata Dewa Abadi yang ditujukan kepada semua orang tanpa berhenti berjalan menuju ke Istana Kerajaan Naga Angsa.


Raja Naga Azure dan para pejabat tersenyum sambil melihat punggung Dewa Abadi. Kemudian, Raja Naga menyerahkan Cawan Ular Harimau kepada Kepala Tabib Istana untuk mengobati semua orang yang terjangkit virus. Mereka segera menyusul Dewa Abadi...


Sudah 1 bulan lebih 3 hari, Dewa Abadi berada di Dunia Libra. Dia selalu memenuhi kewajibannya sebagai seorang pria untuk membuahi rahim pasangannya yang berjumlah 116 wanita. Selama 7 hari berturut-turut, dia melakukan kewajibannya, dan beristirahat di hari kedelapan.


Ratu Angsa tersenyum bahagia melihat rahim putrinya ada tanda-tanda kehidupan baru, Putri Long Yun hamil. Berita ini membuat Raja Naga Azure dan semua orang bahagia.


Kebahagiaan mereka bertambah ketika Long Fung Fen juga hamil muda. Ratu Angsa segera memeriksa rahim semua pasangan Dao Dewa Abadi, dan semua wanita itu positif hamil. Kemudian, Ratu Angsa secara mengejutkan, memberikan kabar kepada suaminya, bahwa dirinya berhasil hamil.


Berita kehamilan Ratu Angsa, Putri Long Yun, Long Fung Fen dan 113 wanita menggemparkan Dunia Libra. Kehamilan 116 wanita dengan waktu yang sama merupakan kejadian unik di dunia ini, dan ini sama saja seperti keajaiban.


Dewa Abadi yang mendengarkan berita ini, jelas juga senang, dia segera mengabarkan berita ini kepada semua orang yang berada di dalam Dunia Jiwanya. Metode yang digunakannya membuahkan hasil maksimal.


Tian Lihua, Yuna Aurora dan semua istrinya jelas senang. Mereka berharap juga agar segera memiliki anak dari suaminya. Chen Yeon dan Hu Yue Yan juga ikut senang, berharap Dewa Abadi menjadikan mereka pasangan Dao, menjadi bagian dari keluarga besar Dewa Abadi.


Mu Yu Huang, Gongsun Ling, Juan Rong dan Da Xia, justru kebalikannya. Mereka sedih karena keguguran sewaktu dibawa oleh mertuanya. Karena terlalu kelelahan dalam meningkatkan kekuatan, mereka lalai menjaga kandungannya.


Mereka ingin membicarakan hal ini kepada Dewa Abadi tetapi takut. Mereka khawatir suaminya marah. Akan tetapi, Dewa Abadi sudah mengetahui rahasia mereka. Oleh sebab itu, Dewa Abadi tidak pernah bertanya agar tidak membuat istrinya ini merasa bersalah karena lalai menjaga anaknya...


Raja Naga Azure dan Ratu Angsa mengadakan perayaan besar-besaran yang dihadiri oleh semua rakyatnya, selama 7 hari 7 malam. Selama perayaan, Raja Naga Azure juga mengizinkan siapapun wanita yang mau menjadi pasangan Dao Dewa Abadi, untuk mendaftar diri. Tidak terkecuali dari Kasta Jelata, bisa menjadi pasangan Dao Dewa Abadi setelah lulus pemeriksaan kelayakan.


Dewa Abadi yang tidak suka berpesta seperti ini, hanya bisa menghela nafas dan mengikuti keinginan mereka. Dia duduk di tempat khusus yang telah dibuat jauh hari sebelum berita kehamilan. Putri Long Yun dan Long Fung Fen duduk di sisi kanan dan kirinya, sedangkan 113 wanitanya duduk di belakang.


Raja Naga Azure dan Ratu Angsa duduk di singgasananya sambil melihat kedatangan para tamu dari segala penjuru Dunia Libra. Semua wanitanya sangat bahagia sambil sesekali membelai perutnya sendiri.


"Benar-benar mereka dengan sengaja mengurungku di dunia ini!" batin Dewa Abadi sambil melihat banyak wanita muda dan bersuami mendaftar diri untuk menjadi pasangan Dao.


Perayaan akhirnya berakhir. Ratu Angsa menemui Dewa Abadi yang berada di taman belakang istana, ia membawa berkas dan memberikan kepada suaminya keduanya.


"Itu adalah daftar wanita pilihan yang akan menjadi pasangan Anda. Anda bisa memeriksanya," kata Ratu Angsa setelah duduk di sisi kiri Dewa Abadi.


Dewa Abadi membuka berkas dan memeriksanya. Dia tersenyum tipis karena wanita muda yang masih lajang dan perawan berjumlah 1.236 orang. Wanita bersuami berjumlah 267 orang.


Dia juga memeriksa jumlah populasi penduduk di Dunia Libra. Dewa Abadi menghela nafas panjang karena jumlah penduduknya berkurang dratis. Sebelum kejadian wabah monster, jumlah total semua penduduk mencapai angka 10 juta jiwa.


Sekarang, jumlah penduduk kurang dari 8 juta jiwa. Yang mengejutkan, jumlah penduduk itu didominasi oleh orang-orang yang memasuki usia senja. Yang lebih memprihatinkan, jumlah anak-anak kurang dari 1.000 jiwa. 700 anak berasal dari Kasta Jelata, 250 anak dari Kasta Angsa, 50 anak dari Kasta Naga. Sedangkan untuk Kasta Naga Angsa, tidak memiliki satupun anak yang terlahir.

__ADS_1


Demikian juga dengan generasi muda pria dan wanita yang masih produktif, totalnya kurang dari dua ribu jiwa. Semua wanita itu yang mendaftarkan diri sebagai pasangan Dewa Abad.


Mengetahui hal ini, wajar saja Raja Naga Azure pusing memikirkan populasi penduduknya yang terus menurun. Padahal Dunia Libra mampu menampung lebih dari 100 juta jiwa, dan setiap orang bisa memiliki tanah yang luas, satu orang bisa memiliki tanah lebih dari 7 hektar lahan.


Bisa dibayangkan betapa sepinya dunia ini. Makmur, aman, rakyatnya kaya raya, fasilitas lengkap, infrastruktur mewah, tetapi kekurangan populasi penduduknya. Pantas saja Dewa Abadi jarang melihat anak-anak yang berkeliaran di jalanan.


"Seandainya ada tempat yang lebih subur dan indah, apakah Anda mau pindah?" tanya Dewa Abadi kepada Ratu Angsa yang menyandarkan kepalanya di bahunya.


"Buat apa pindah, kita tidak kekurangan dan tempat ini juga indah!" jawab Ratu Angsa yang tidak pernah berpikir ingin meninggalkan Dunia Libra.


"Seandainya pindah beserta dengan dunia ini, apakah tidak ingin?"


Ratu Angsa tertawa kecil sambil memegang tangan kiri Dewa Abadi. Lalu dia berkata, "mana bisa pindah dengan membawa dunia ini, apakah ada kantong ajaib?"


"Apakah Anda tidak memiliki Dunia Jiwa?" sekali lagi Dewa Abadi bertanya karena ingin membawa masuk Dunia Libra ke dalam Dunia Jiwanya.


Jika Ratu Angsa memiliki Dunia Jiwa, seharusnya mengetahui maksud pertanyaan Dewa Abadi.


Ratu Angsa menghela nafas berat karena paham dengan pertanyaan Dewa Abadi. "Dunia Jiwa tingkat rendah, apakah bisa memasukkan dunia ini?" ungkapnya.


Terciptanya Dunia Jiwa karena keinginan kuat si pemiliknya. Si pemilik menciptakan Dunia Jiwa sesuai imajinasi. Keindahannya bisa tercipta sesuai imajinasi, kekayaan akan sumber daya alamnya sesuai dengan tingkat kekuatan, energi yang dihasilkan juga mengikuti kemampuan si pemiliknya.


Akan tetapi, Dunia Jiwa ada batasannya, yaitu adanya tingkatannya. Semakin tinggi tingkatannya, semakin mudah imajinasi terealisasi, luasnya Dunia Jiwa juga tergantung tingkatan ini.


Selain itu, ada beberapa faktor luar dan dalam yang mempengaruhi geografis alam di dalam Dunia Jiwa. Salah satunya, seperti yang dimiliki oleh Dewa Abadi, yaitu Batu Keabadian dan garis darah keturunan.


Dewa Abadi melambaikan tangan kanannya yang mengeluarkan energi spiritual, lalu energi itu membentuk dunia yang sangat indah, luas, banyak binatang mitologis yang jinak, banyak juga kehidupan yang sangat bahagia, dan itu adalah Dunia Jiwa milik Dewa Abadi. Ratu Angsa melihatnya tanpa berkedip.


"Indahnya!" pujian Ratu Angsa.


"Apakah itu Dunia Jiwa milik Anda?" tanya Ratu Angsa dengan semangat.


"Kurang lebih seperti itu!" jawab Dewa Abadi yang ambigu, namun Ratu Angsa masih bisa memahaminya.


Dunia Jiwa adalah rahasia setiap kultivator, rahasia ini tidak sembarang orang yang bisa mengetahuinya. Dewa Abadi menunjukkan kepada Ratu Angsa karena orangnya baik, jujur, apa adanya, dan bisa menyimpan rahasianya.


Dengan banyaknya pertanyaan dari Dewa Abadi, Ratu Angsa akhirnya paham, ia terlihat sedih karena Dewa Abadi tidak mungkin selama tinggal di Dunia Libra.


"Jika saya sendirian, saya akan selalu mengikuti Anda. Tentang hal ini, saya akan bicarakan kepada Yang Mulia Raja dan para pejabat," kata Ratu Angsa yang tidak bisa mengambil keputusan karena menyangkut banyak kehidupan di dunia ini.


Dewa Abadi hanya mengangguk sebagai respon. Sebagai seorang suami, dia telah mengutarakan keinginannya yang akan membawa pergi semua pasangan Dao.


"Bagaimana dengan wanita-wanita ini?" Ratu Angsa tidak melupakan tujuannya menemui Dewa Abadi.


"Saya terima mereka, semuanya!" jawab Dewa Abadi.


"Baiklah, saya akan mengatur jadwal."


Ratu Angsa mencium pipi kiri Dewa Abadi dan meninggalkannya.


"Suami kedua! Hahaha!" ucap Dewa Abadi dan tertawa setelahnya, baru di dunia ini dirinya dijadikan pasangan sementara bagi wanita bersuami.


"Sungguh, dunia yang ...!" gumamnya sambil melihat ke langit...


Waktunya berlalu dengan cepat, 10 bulan telah berlalu. Saat ini, Dewa Abadi dan banyak orang yang menunggu momen wanita melahirkan yang selama ini telah dinantikan.

__ADS_1


Raja Naga Azure dan banyak pria beristri yang terlihat sangat gelisah menunggu istrinya melahirkan. Kecuali Dewa Abadi yang tetap tenang sambil melihat ke arah mertuanya, dia memiliki banyak mertua yang saat ini juga gelisah menunggu putri melahirkan.


Semua pelayan istana sibuk, selalu keluar masuk ke ruangan bersalin. Sesekali, Raja Naga Azure dan banyak orang yang berusaha untuk mengintip ke ruangan bersalin.


Walaupun terlihat tenang, sebenarnya Dewa Abadi juga gelisah, bukan karena akan memiliki bayi, tetapi apakah ada bayi yang memiliki Kristal Energi bergambar Libra. Hingga saat ini, dia belum menemukan solusi jika salah satu anak nanti memilikinya.


Boom...


Tiba-tiba terdengar suara ledakan di langit, tepat di atas istana. Semua orang jelas kaget. Dewa Abadi, Raja Naga Azure dan semua pria keluar dari dalam ruang tunggu kamar bersalin.


Setelah berada di luar, mereka melihat di langit turun hujan meteor. Suara ledakan itu ternyata akibat batu meteor membentur dinding pelindung Dunia Libra.


"Bencana apalagi ini?" kekesalan Raja Naga Azure karena hujan meteor ini bertepatan dengan momen kelahiran.


Boom boom boom boom...


Kembali suara ledakan akibat batu meteor menghujani dinding energi pelindung sehingga berguncang hebat. Untung saja dinding energi itu mampu menahan hujan batu meteor.


Semua orang jelas panik, ketakutan melihat dunia ini dihujani batu meteor. Tidak dengan Dewa Abadi, ia tersenyum karena ini bukan bencana, melainkan fenomena yang terkait dengan kelahiran. Dia yakin fenomena ini karena kemunculan Kristal Energi bergambar.


Hujan meteor terjadi semalam sehari. Raja Naga Azure, semua pria, orang tua terlihat panik dengan keluar masuk istana. Melihat fenomena ini dan melihat kamar bersalin.


Ketika malam hari, hujan meteor itu dengan jelas terlihat. Akhirnya, salah satu wanita melahirkan bayi. Buru-buru semua orang masuk ke istana saat mendengar suara bayi menangis. Kemudian, setelah kelahiran pertama, Ratu Angsa juga melahirkan bayi perempuan. Lalu disusul oleh Putri Long Yun yang melahirkan bayi perempuan. Satu per satu semua wanita juga melahirkan bayi.


Namun anehnya, Dewa Abadi tetapi di luar sambil menatap ke langit. Dia tahu anaknya yang baru lahir tidak memiliki Kristal Energi bergambar Libra. Jika ada, hujan meteor itu akan berubah sebagai bentuk penyambutan bayi yang istimewa.


"Apakah Long Fung Fen yang akan melahirkan bayi pemilik Kristal Energi bergambar Libra?" gumam Dewa Abadi yang mengetahui bahwa istrinya ini kesakitan karena bayinya tidak mau keluar dari rahim.


Long Fung Fen menangis dan kesakitan karena bayinya tidak mau keluar. Keadaannya ini berbeda dengan semua wanita yang melahirkan dengan mudah.


"Yang Mulia, silakan masuk ke kamar bersalin!" pinta Kepala Pelayan Istana.


Dewa Abadi segera masuk ke istana, dia tahu apa yang dibutuhkan oleh Long Fung Fen. Raja Naga Azure menahan kegembiraan karena masih ada Long Fung Fen yang kesulitan untuk melahirkan. Demikian juga dengan semua orang yang ikut khawatir.


Ketika berada di dalam kamar bersalin, Dewa Abadi melihat 7 wanita sebagai Tabib istana yang membantu persalinan. Mereka terus berusaha keras agar Long Fung Fen melahirkan dengan selamat.


Dewa Abadi memegang tangan kanan Long Fung Fen, lalu berbisik, "tenangkan diri!"


Long Fung Fen memegang erat tangan suaminya, wajahnya sangat pucat, keringat membasahi pakaiannya. Kemudian, Dewa Abadi meletakkan telapak tangan kanannya ke perut istrinya, lalu mengalirkan energi Kekuatan Jiwanya.


"Aku Ayahmu. Tidak akan pernah menyakitimu! Tolong, jangan sakiti Ibumu!ucap Dewa Abadi sambil melihat perut istrinya.


Di dalam perut Long Fung Fen, bukan seorang bayi, melainkan seekor Naga kecil dengan tubuh berwarna-warni. Di dahi naga itu terdapat Kristal Energi bergambar Libra.


Setelah Dewa Abadi menenangkan Naga kecil itu, keluar sinar memanjang dari dalam perut Long Fung Fen, sinar itu adalah Naga kecil, anak Dewa Abadi dan Long Fung Fen.


Kelahiran Naga yang mengeluarkan sinar menerangi seluruh ruangan hingga keluar. Buru-buru Raja Naga Azure dan semua orang masuk ke kamar bersalin. Mereka syok melihat Naga Pelangi memutari kedua orang tuanya - Dewa Abadi dan Long Fung Fen.


"Roarrr!!" raungan Naga Pelangi yang akhirnya keluar dari rahim ibunya.


Raungan memekakkan telinga dan terdengar sampai di seluruh penjuru dunia ini. Bayi-bayi seketika menangis karena ketakutan mendengar suaranya.


Long Fung Fen meneteskan air mata bahagia karena memiliki bayi yang hebat. Raja Naga Azure, Fung Diu dan Long Li Na juga bahagia karena memiliki cucu.


Dari semua bayi yang lahir di hari ini, hanya bayi Naga Pelangi yang berbeda...

__ADS_1


__ADS_2