God Of Beast 2 - Revenge

God Of Beast 2 - Revenge
Mahkota Dewi Perang.


__ADS_3

Bab 22. Mahkota Dewi Perang.


Setelah makan, Dewa Binatang berbicara kepada mereka, "aku akan memberikan sesuatu yang sangat membantu dalam situasi seperti ini, itu sebagai tanda rasa terima kasihku atas bantuan kalian nanti."


Ketiga wanita itu tersenyum dan penasaran apa yang akan diberikan oleh Dewa Binatang yang sudah berjalan ke kamarnya. Ketiga wanita itu segera menggunakan alat komunikasi seperti milik Dewa Binatang, berbentuk seperti jam tangan.


Jam tangan itu mengeluarkan hologram, jika disentuh akan menampilkan banyak menu sesuai keinginan. Sayangnya, alat komunikasi mereka tidak bisa digunakan.


"Jaringan terganggu. Apakah satelit komunikasi dihancurkan mereka?" kata Twins Ice yang tidak bisa berkomunikasi, dia bertanya kepada kedua rekannya.


"Mungkin saja. Langkah awal menginvasi suatu tempat... Dengan memutuskan semua komunikasinya terlebih dahulu. Baru setelah itu, gerakan pun dimulai!" jelas Zyila Miralen yang juga tidak bisa menggunakan alat komunikasinya.


"Setidaknya, untuk sementara waktu kita aman berada di sini. Ngomong-ngomong, apa yang telah dilakukannya sehingga penjajah ini tidak mengetahui keberadaan kita!" tanya Astrella Xiosien yang lupa tidak bertanya langsung kepada Dewa Binatang.


"Aku juga tidak tahu. Lebih baik kita cari tahu disekitar rumah ini!" jawab Zyila Miralen.


Di saat ketiga wanita itu sedang mencari tahu tentang Formasi Perlindungan, Dewa Binatang telah masuk ke dalam Dunia Jiwanya untuk membuatkan Armament. Dia hanya sedikit memodifikasi Armament yang sudah dimilikinya, dan disesuaikan dengan kondisi serta pengetahuan di Planet Nibiru.


Karena waktu di Dunia Jiwa lebih cepat dan lambat di luar, maka Dewa Binatang tidak khawatir berlama-lama di Dunia Jiwanya. Dia memodifikasi Armament Grade God tahap puncak agar menjadi Mechanical Robotec yang diciptakan oleh Shan Jian.


Untuk mengatasi kekurangan ketiga wanita itu dalam hal kekuatan spiritual, Dewa Binatang akan memberikan banyak Pil Spiritual yang akan dengan cepat mengisi energi spiritual.


Namun, di saat menggunakan Armament yang telah termodifikasi tidak mungkin mengkonsumsinya ketika bertarung. Untuk mengatasi hal ini, dia membuatkan sistem khusus yang akan menutupi kekurangan si pengguna. Sistem ini akan memberikan segala kebutuhan si pengguna, namun dalam batas wajar dan yang paling penting saat dalam keadaan bertarung.


Jadi kesimpulannya, Dewa Binatang menggabungkan tiga teknologi, Armament, Sistem Pencipta dan Mechanical Robotec. Di Dunia Jiwa, waktu telah berlalu selama 15 hari, atau setengah hari di dunia luar.


Menghabiskan banyak waktu dikarenakan menggabungkan tiga teknologi tidaklah mudah, Dewa Binatang telah gagal sebanyak lima kali. Justru kegagalan itu membuatnya termotivasi dan memberikan semangat.


Di saat gagal, dia meluangkan waktu untuk melihat semua orang yang berada di Dunia Jiwanya, dia mencium semua istrinya yang sedang berhibernasi, dan mengunjungi bawahannya yang juga tertidur. Dia juga tidak lupa memperkuat fisiknya dan berkultivasi.


Setelah itu, dia kembali bekerja setelah menemukan kesalahan yang membuatnya gagal. Waktu pun berlalu genap 30 hari, dia berhasil membuat teknologi baru untuk ketiga wanita yang akan membantunya untuk mencari keberadaan Yuna Aurora dan kedua istrinya...


Di dunia luar, ketiga wanita itu telah mengetahui adanya bendera Formasi Array yang mengelilingi kediamannya. Walaupun tidak mengetahui apa itu yang tampak sederhana, mereka menduga bendera tersebut yang membuat sensorik sistem pendeteksian menjadi kacau.

__ADS_1


Saat ini, mereka terlihat gelisah dikarenakan tidak bisa berkomunikasi dengan keluarganya. Sudah seharian ini alat komunikasi gagal berfungsi. Mereka ingin keluar dari Formasi Perlindungan untuk menemui keluarganya namun tidak berani.


Karena Dewa Binatang banyak menghancurkan kapal angkasa ikan paus, kapal penjelajah dan serangga pelacak, di luar Formasi Perlindungan banyak robot berbagai jenis mencari pelakunya. Bahkan, benda aneh yang berbentuk lingkaran raksasa berhenti dekat dengan Formasi Perlindungan.


Semalaman, ketiga wanita itu tidak berisitirahat, mereka selalu mengintip situasi di luar rumah untuk melihat musuh. Suara besi yang bergesekan selalu terdengar, mereka juga melihat banyak robot berbentuk binatang cacing yang mengebor tanah.


Robot cacing itu juga banyak menghancurkan gedung-gedung pencakar langit yang memiliki persenjataan canggih.


"Sudah aku tebak ini perbuatan Ras Pleidian yang memanfaatkan keahlian Kaum Grey dalam hal sistem perbintangan," kata Zyila Miralen setelah mengetahui salah satu Ras Pleidian.


"Apa yang mereka cari di Planet Nibiru?" gumam Twins Ice, lalu disusul dengan helaan napas panjang.


"Entahlah, Planet Nibiru tidak memiliki suatu yang berharga yang menarik perhatian mereka!" sahut Astrella Xiosien, kedua matanya merah karena sangat mengantuk. Ingin tidur, tapi terganggu dengan suara-suara berisik di luar rumah.


Zyila Miralen melihat pintu kamar terbuka, lalu keluar Dewa Binatang dengan wajah yang berseri-seri dan penuh semangat. Mereka bertiga segera menghampirinya, mereka sudah menunggu apa yang akan diberikan oleh Dewa Binatang.


"Apakah kalian sudah bisa berkomunikasi dengan keluargamu?" tanya Dewa Binatang sambil duduk di sofa, lalu diikuti oleh Zyila Miralen di sisi kanan dan Twins Ice di kiri.


Astrella Xiosien mengambil kursi dan menggesernya sampai dekat dengan Dewa Binatang, dia duduk berhadapan dengannya.


"Di luar juga banyak penjajah, kita mau keluar tidak mungkin!" imbuh Astrella Xiosien.


Dewa Binatang tidak kaget dengan apa yang dialami mereka, dia sudah menduga jika penjajah akan memutuskan satelit komunikasi agar satu wilayah dengan lainnya tidak saling terhubung.


"Apakah bendera yang mengelilingi rumah ini yang membuat sistem sensor terganggu?" tanya Zyila Miralen.


"Benar. Jika kalian membuat kegaduhan atau suara berisik, mereka juga tidak akan mendengarnya," jawab Dewa Binatang.


"Pantas saja kamu dengan tenangnya menjatuhkan kapal angkasa mereka!" sahut Astrella Xiosien dengan nada kagum.


"Itu bendera apa?" Kembali Zyila Miralen bertanya karena ingin mempelajarinya.


"Itu bendera Formasi Array, suatu benda yang memanfaatkan energi alam, geografis wilayah, dan juga perbintangan. Mudah untuk dipelajari dan tidak perlu membuang banyak sumber daya alam!" jelas Dewa Binatang dengan singkat.

__ADS_1


Sebelum Zyila Miralen dan rekannya akan bertanya, Dewa Binatang kembali berbicara, "selama kalian membantu mencari istriku dan juga untuk mempermudah kalian...,"


Ketiga wanita itu melihat tangan Dewa Binatang sudah memegang tiga mahkota permaisuri, warnanya keemasan dan berbeda-beda bentuknya. Mereka terlihat ingin memilikinya dan melihat Dewa Binatang.


"Ini adalah Mahkota Dewi Perang. Setelah kalian memakainya, kalian akan mengetahui fungsinya dan lain sebagainya. Tapi, saat kalian terhubung dengan Mahkota Dewi Perang, akan ada rasa sakit di kepala...," Dewa Binatang berhenti sejenak untuk mengambil napas.


"Siapa yang ingin memakainya?" lanjutnya.


Ketiga wanita itu tersenyum lebar. Dengan terburu-buru Zyila Miralen angkat tangan tanda ingin memilikinya, dia tidak takut dengan rasa sakit. Demikian juga dengan kedua rekannya yang ikut angkat tangan.


Dewa Binatang berdiri, lalu berjalan ke tengah ruang tamu, ketiga wanita itu mengikuti. Kemudian, Dewa Binatang meletakkan Mahkota Dewi Perang di kepala Zyila Miralen.


"Tahan rasa sakitnya, itu tidak akan lama," kata Dewa Binatang dan di anggukan kepala oleh Zyila Miralen.


Kemudian, Dewa Binatang menyentuh hiasan Mahkota Dewi Perang yang berada di tengah alis Zyila Miralen. Seketika Zyila Miralen meringis kesakitan saat dahinya seperti tertusuk jarum, lalu disusul rasa pusing.


Dewa Binatang menekan kedua bahunya agar duduk untuk meredam rasa pusing. Zyila Miralen duduk bersila dengan memegang erat kedua tangan Dewa Binatang. Dia menahan rasa pusing sampai mengeluarkan air mata.


Astrella Xiosien dan Twins Ice melihat Zyila Miralen yang menahan rasa sakit. Mereka sudah siap jika harus seperti rekannya. Mereka juga tahu proses teknologi agar terkoneksi dengan tubuh, yaitu melalui tulang belakang dan sistem syaraf.


Tidak berselang lama Zyila Miralen menjadi tenang, dia mendapatkan informasi terkait fungsi dan kegunaan Mahkota Dewi Perang.


"Luar biasa! Ini tidak jauh beda dengan sistem AI, tapi dalam kendali penuh si pengguna. Tapi perbedaannya, kekurangan kita ditutupi dengan bantuan sistem dan kebutuhan penting juga telah tersedia!" seruan Zyila Miralen dan langsung berdiri, dia memeluk Dewa Binatang dengan sangat erat.


Dewa Binatang mengelus punggung Zyila Miralen, dia mencium aroma wangi khas wanita yang menggugah hati pria. Memeluk Zyila Miralen membuatnya semakin merindukan ketiga istrinya.


Karena tidak ingin terlarut dalam kerinduan, Dewa Binatang melepaskan pelukannya. Lalu berjalan mendekati Twins Ice. Zyila Miralen terlihat kecewa karena merasa kehilangan seseorang yang membuatnya nyaman.


"Apakah kamu sudah siap?" tanya Dewa Binatang kepada Twins Ice, wanita yang pandai membuat kaum pria bertekuk lutut.


Zyila Miralen lebih cantik darinya, tapi Twins Ice memiliki pesona yang berbeda dan tidak dimiliki oleh wanita manapun. Sedangkan Astrella Xiosien adalah gadis yang energik dan juga cantik, kecantikan seorang gadis kecil yang manja.


"Rasa sakit sudah sering kurasakan. Aku siap!" jawab Twins Ice dengan percaya diri.

__ADS_1


Dewa Binatang meletakkan Mahkota Dewi Perang di kepalanya. Seperti yang dialami oleh Zyila Miralen, reaksinya juga sama. Kedua tangan Dewa Binatang dipegang erat untuk meredam rasa sakit.


Lalu Dewa Binatang berdiri dan berjalan mendekati Astrella Xiosien. Kemudian memakai Mahkota Dewi Perang di kepalanya. Zyila Miralen dan Twins Ice menunggu Astrella Xiosien untuk mengaktifkan Mahkota Dewi Perang bersama-sama.


__ADS_2