
Bab 246. Tempat Cikal Bakal Lahirnya Kitab Kultivasi Ganda, Mansion Bunga Melati.
Ling An si Dewa Abadi melihat Yao Ningqiao diikuti oleh Yao Zheng dan empat orang. Tidak ingin terusan dikejar-kejar seperti ini, dia mengeluarkan Teknik Tubuh Ganda. Keluar dari tubuhnya 10 orang dengan penampilan yang sama persis.
10 Tubuh Ganda itu menyebar untuk membingungkan lawan. Sedangkan Ling An segera berubah wujud menjadi udara dan melesat ke arah Utara.
Munculnya Tubuh Ganda jelas membingungkan Yao Ningqiao dan Yao Zheng, tetapi tidak dengan empat pengawal yang segera menumbangkan 10 Tubuh Ganda dengan sangat cepat.
"Tangkap dia!" perintah Yao Ningqiao kepada pengawal Yao Zheng karena tidak lagi melihat Ling An.
Empat pengawal saling berpandangan penuh arti. Kemudian, dua pengawal mengejar Ling An, sedangkan sisanya tetap mengawal Yao Zheng.
"Sayangku, Guru--" Yao Zheng berhenti mengutarakan tujuan karena Yao Ningqiao mengangkat tangan dengan wajah yang menyeramkan, dia belum pernah melihatnya semarah ini.
"Ap--" sekali lagi Yao Zheng berhenti berbicara karena takut melihat tatapan tajam dari kedua mata Yao Ningqiao.
"Sebelum kamu berhasil menangkapnya, jangan pernah berharap aku akan kembali ke rumah! Dan, yang harus kau ingat... Sesuai dengan perjanjian kita dulu...!"
Yao Ningqiao tahu tujuan Yao Zheng menemuinya, dan dia dengan sengaja mengingatkan perjanjian yang telah disepakati antara gurunya yang dianggap keluarga dengan Kepala Suku Wuzhi.
Yao Ningqiao bersedia untuk menikah dengan Yao Zheng, asal kekuatan Yao Zheng melampauinya. Perjanjian ini sudah disepakati oleh kedua belah pihak keluarga.
"Iya, aku tahu dan juga masih ingat! Tetapi, Guru Shen akan datang ke rumah tiga hari lagi, ayah memintamu untuk kembali!"
Akhirnya Yao Zheng bisa mengutarakan tujuannya saat Yao Ningqiao melihat ke arah menghilangnya Ling An. Yao Ningqiao menghela nafas berat karena kedatangan Yao Shen gurunya terkait dengan dirinya yang melarikan diri dari kediaman Kepala Suku Wuzhi.
"Seperti yang kukatakan tadi, tangkap dia jika kau memang layak menjadi suamiku! Apakah kau tidak malu dan marah jika orang yang kau sukai dilecehkan oleh pria lain?"
Yao Ningqiao sengaja menjadikan Ling An alasannya agar tidak kembali berkumpul dengan keluarga besar Kepala Suku Wuzhi. Dia masih ingin bebas tanpa adanya ikatan pernikahan, apalagi usianya masih sangat muda untuk menjalani bahtera rumah tangga.
Ucapannya jelas membuat Yao Zheng murka, lalu dia mengajak kedua pengawalnya untuk mengejar Ling An.
"Tunggu aku di Desa Yujie!" pinta Yao Zheng dan segera meninggalkan Yao Ningqiao.
"Senior Gu, apakah Anda melihat wajah Ling An sedang menyamar?" tanya Yao Ningqiao sebelum Yao Zheng dan dua pengawal pergi.
"Dia tidak menyamar, itu wajah aslinya. Dia bisa menghilang dari pandangan mata Nona Muda Qiao karena pengaruh skillnya yang sempurna. Awalnya kita hampir saja kehilangan jejaknya, untung saja kita merasakan auranya ketika menumbangkan 10 tubuh pengalihan mata!" jawab pengawal itu dengan sedikit penjelasan, dia bernama Guan Gu.
"Sempurna? Bagaimana bisa dia memiliki skill yang sempurna jika masih bisa diketahui oleh Senior Gu?" Yao Ningqiao tidak memercayai jika Ling An memiliki skill sempurna.
"Nona Muda Qiao, kekuatannya jauh berada di bawah kita. Jika dia mampu mengelabuhi kita dengan skillnya, sudah dipastikan kemampuan itu sempurna. Anda juga harus ingat dan tahu, kecepatannya melebihi kita yang berada di tingkat Sang Void. Kalau bukan dikatakan sempurna, lalu skill apa yang digunakannya?"
__ADS_1
Penjelasan Senior Guan Gu agar Yao Ningqiao dan Yao Zheng mendapatkan wawasan baru dari Ling An. Kedua Yao Ningqiao dan Yao Zheng berbinar-binar setelah penjelasan ini. Mereka ingin mendapatkan kemampuan yang dimiliki oleh Ling An.
"Cepat, kita kejar dia!" perintah Yao Zheng dan segera melesat menyusul kedua pengawalnya yang telah jauh darinya. Guan Gu dan rekannya segera mengikuti tuannya.
Setelah kepergian mereka, Yao Ningqiao duduk di cabang batang pohon sambil mengingat wajah Ling An yang berubah menjadi sangat tampan, lebih tampan dari Yao Shen gurunya. Keinginannya untuk mendapatkan Tombak Jiwa Berlian Petir semakin besar, ditambah lagi dengan kemampuan yang dimiliki oleh Ling An.
"Apakah benar dia tidak menyamar?" gumamnya kebingungan karena wajah Ling An tidak tampak seperti orang yang sedang menyamar.
Tiba-tiba kedua matanya terbelalak saat mengingat dua tanda di kening Ling An saat berubah menjadi sangat tampan. Tanda pertama tepat di tengah kening, yang mana ada simbol lingkaran Yin Yang.
Tanda kedua berada di bawah simbol Yin Yang, tepatnya berada di tengah-tengah dua alisnya, simbol itu lebih kecil, jika tidak diamati secara jeli, tidak akan terlihat. Simbol itu merupakan perpaduan antara api dan petir.
"Dia orang pilihan seperti guru! Aku harus memilikinya, harus dengan cara apapun!" tekad Yao Ningqiao dengan semangat tinggi. Dia segera menyusul Yao Zheng karena khawatir Tombak Jiwa Berlian Petir direbut oleh calon suami yang tidak disukainya.
Orang pilihan dalam artian bahwa di masa depan adalah seorang Dewa. Memiliki dua simbol merupakan pilihan terbaik dari semua calon dewa. Sedangkan Yao Shen si Dewa Perusak memiliki satu simbol, yang berbentuk api berwarna hitam...
Ling An telah jauh dari Pegunungan Dantian karena menggunakan skill teleportasi. Dia muncul di tengah-tengah lalu lalang orang yang sedang berjalan. Karena kesibukan setiap orang, kemunculannya tidak diperhatikan oleh siapapun.
Dia melihat gedung-gedung kuno. Salah satunya yang berada di depannya. Bangunan itu menggunakan bebatuan yang terpotong secara simetris dan tersusun rapi. Setiap sambungan di atas tidak sejajar, dengan kata lain disusun secara zig-zag agar bebatuan saling mengunci. Lalu diwarnai dengan warna cerah khas kesukaan wanita.
Lalu, Ling An melihat ke dalam gedung yang banyak wanita cantik melayani para tamu. Semua wanita itu berpenampilan seksi dan menggoda hasrat para pria.
"Mansion Bunga Melati," gumamnya saat membaca plakat nama gedung tersebut.
Tetapi, tempat pelacuran itu bukan seperti pada umumnya, yang mana si wanita penghibur memuaskan lelaki hidung belang di ranjang, cara kerjanya sangat berbeda.
Siapapun pengunjungnya, entah itu pria atau wanita, memang membutuhkan kepuasan, melainkan kepuasan untuk mengetahui informasi tentang kehidupan apapun di galaksi lain. Setelah tahu kesenangan di tempat lain, mereka akan mencobanya.
Salah satunya yang sering diminati oleh masyarakat Kasta Sudrah adalah perjudian, dan semua pegawai wanita itu siap menjadi musuhnya. Jika si pegawai wanita kalah, mereka akan melepaskan pakaiannya satu per satu, setelah itu memberikan Energi Yin. Juga sebaliknya dengan pengunjungnya.
Metode penyaluran Energi Yin dan Yang tanpa harus kontak fisik, melainkan melalui energi spiritual, dengan caranya dua telapak tangan saling bersentuhan saat proses penyaluran.
Bagi pengunjung pria, menginginkan Energi Yin karena mengalami hambatan dalam hal basis kultivasi, biasanya karena ketidakseimbangan antara Energi Yin dan Yang.
Untuk pengunjung wanita, biasanya karena kelebihan Energi Yin sehingga mempengaruhi kesehatan serta basis kultivasinya menjadi lambat. Di tempat ini, mereka bisa menyalurkan Energi Yin-nya.
Memang metode pelayanan di Mansion Bunga Melati sangat aneh. Jika orang yang baru pertama kali berkunjung, kebanyakan akan kebingungan.
Intinya, perjudian bertujuan untuk menguras harta si pengunjung. Dan jika pegawai Mansion Bunga Melati kalah, memberikan Energi Yin sebagai bentuk hadiah. Melihat kesenangan di galaksi lain hanyalah untuk merang-sang keinginan si pengunjung.
Salah satu pegawai wanita melihat Ling An yang sedang memperhatikan kesibukan di dalam Mansion Bunga Melati.
__ADS_1
"Apakah Tuan Muda ingin melihat dunia luar atau melihat yang indah-indah?" teguran si pegawai wanita itu dengan nada menggoda.
"Apa itu yang indah-indah?" tanya Ling An yang tidak mengerti maksudnya.
Si pegawai wanita itu mendekati Ling An, lalu memegang tangan kiri dan mengajaknya masuk ke dalam Mansion Bunga Melati. Dia mencium aroma wangi dari si pegawai dan membuat hasrat pria perlahan tumbuh, namun dia berusaha untuk menahannya.
Di dalam, Ling An bisa melihatnya dengan jelas, di mana dinding sebelah kanan dan kiri seperti layar besar yang menampilkan kehidupan di planet lain. Lalu banyak meja dengan empat kursi di setiap mejanya, dan itu adalah meja judi biasa, tidak perlu harus melepaskan pakaian. Melepaskan pakaian ada ruangannya tersendiri, biasanya digunakan oleh pengunjung kaya raya.
Melihat banyak planet di dinding mansion, Ling An tidak sedikitpun kagum maupun keheranan, biasa saja saat melihatnya. Melihat reaksinya yang biasa saja, jelas membuat si pegawai keheranan karena dia tahu bahwa Ling An adalah pengunjung baru.
"Itu adalah kehidupan dunia modern di galaksi lain. Apa yang Anda lihat adalah permainan kesenangan mereka. Tuan Muda bisa memilih permainan apa yang diinginkan...," si pegawai menjelaskan panjang lebar tentang pelayanan di Mansion Bunga Melati.
Tahu jika harus memiliki harta, seketika rasa keingintahuan Ling An sirna, dia buru-buru keluar dari dalam Mansion Bunga Melati. Akan tetapi, si pegawai wanita itu mencegah dengan memegang tangannya.
"Saya tahu Anda tidak memiliki modal. Tenang saja, ada cara lain sebagai gantinya!" jelas si pegawai wanita itu sambil menempelkan dadanya yang besar dan kenyal di lengan kanan Ling An.
"Apa itu?" tanya Ling An dengan rasa penasaran.
Namun, di saat si pegawai menjelaskan, dia melihat seorang pria yang dikenal berada di lantai dua, pria itu adalah Tian Bo si Dewa Langit. Entah kenapa hatinya ingin sekali membunuh rekan dari Zhi Xiu Juan.
"... Jadi, Anda bisa menjual Energi Yang yang dibutuhkan oleh wanita. Metodenya sederhana, kita ada alat yang menampung Energi Yang. Jika Anda mau, kita bisa hargai dengan nilai tinggi!"
Panjang lebar si pegawai wanita itu menjelaskan, namun menjadi kesal karena Ling An tidak memperhatikannya. Dia mengikuti arah pandangan matanya, dan melihat Tian Bo bersama dengan dua pegawai wanita yang akan menuju ruangan favorit di lantai dua.
"Orang itu adalah Tian Bo si Kesatria Langit. Dia adalah pelanggan setia kami. Saya dengar dari rekan, dia sering berkunjung karena sedang menciptakan suatu teknik bela diri pasif. Katanya sih... Dia ingin menciptakan teknik yang mampu mengkonversi Energi Yin dan Yang untuk meningkatkan basis kultivasi. Dan menggunakan rekan saya itu sebagai objeknya dalam penelitiannya," kata si pegawai wanita itu dengan antusias karena mengagumi ketampanan Tian Bo.
Namun, dia terkejut karena Ling An tiba-tiba menghilang tanpa diketahuinya, padahal dia terus memegang tangannya dengan erat agar tidak meninggalkan mansion. Dia kesal karena telah membuang waktu dan energi hanya untuk menjelaskan.
"Sialan, pria miskin!?" kegeraman si wanita itu sambil buru-buru keluar dari dalam Mansion Bunga Melati untuk mencari Ling An.
Di Mansion Bunga Melati adalah tempat cikal bakal lahirnya Kitab Kultivasi Ganda yang diciptakan oleh Tian Bo si Dewa Langit, ayah kandung dari Dewa Abadi.
Tian Bo telah lama meneliti tentang Energi Yin dan Yang - karena karateristik yang unik serta kompleks. Dan menjadikan pegawai Mansion Bunga Melati sebagai bahan penelitian, yang mana dia membutuhkan banyak Energi Yin.
Di tempat ini, dia bisa dengan bebas melakukan riset. Tetapi dilakukan secara diam-diam karena tidak ingin Zhi Xiu Juan dan keluarganya tahu, terutama takut kepada Tian Ba ayahnya si God Of Partikel.
Sebelum ke Mansion Bunga Melati, dia sudah mencari Zhi Xiu Juan di seluruh Pegunungan Dantian. Karena tidak menemukannya, maka dia memutuskan untuk melanjutkan risetnya.
Sedangkan Yu Tien si Dewa Surgawi, ia bersama dengan Hu Samhok masih mencari keberadaan Zhi Xiu Juan. Mereka berkeyakinan bahwa Zhi Xiu Juan mendapatkan tanaman langka itu...
Ling An tidak keluar dari Mansion Bunga Melati, dia bisa menghilang karena menggunakan Kitab Perubahan Wujud menjadi udara. Saat ini, dia berada di ruangan yang digunakan oleh Tian Bo.
__ADS_1
Dia mengikuti Tian Bo karena nalurinya mengatakan, dia harus membunuhnya...