
Bab 150. Kemenangan Dewa Binatang.
Merasakan ancaman di depan mata, tubuh Hu Yue Yan menjadi transparan sehingga pukulan Dewa Binatang tidak mengenainya.
"Satu!" Yao Shuo berhitung setelah Dewa Binatang gagal mengenai Hu Yue Yan
Dewa Binatang melihat Hu Yue Yan yang jaraknya terpaut 30 meter. Dia segera menghilang dan membuat Hu Yue Yan waspada. Namun Dewa Binatang tidak segera muncul.
Hu Yue Yan merasakan aura musuhnya yang berada di belakangnya. Segera dia menghilang dan muncul dengan jarak yang sama dari Dewa Binatang, 30 meter.
Semua orang sedikit terkejut karena melihat Dewa Binatang menjadi empat orang dengan penampilan yang serupa. Hu Yue Yan tetap tenang melihat lawannya menggunakan teknik bayangan, dugaannya. Ia melambaikan tangan kanannya dan muncul lingkaran perisai energi yang melindungi tubuhnya.
Boom boom boom boom...
Rentetan ledakan energi ketika pukulan empat Dewa Binatang membentur perisai energi. Dampak gelombang kejutnya memporak-porandakan sekitarnya, pepohonan seketika menjadi abu.
Hu Yue Yan tersenyum tipis karena lawan tidak mampu menyentuh pakaiannya.
Kemudian, empat Tubuh Ganda dari Dewa Binatang mengeluarkan elemen yang berbeda-beda; elemen kayu, tanah, logam dan api. Elemen kayu membuat akar-akar pohon keluar dari dalam tanah dan menjerat tubuh Hu Yue Yan yang masih dilindungi oleh perisai energi, membentuk cangkang telur yang mengurung.
Setelah itu,, elemen tanah melapisi akar-akar pohon agar lebih kokoh. Lalu disusul oleh Tubuh Ganda elemen logam yang segera mengeluarkan biji besi dari dalam tanah, lalu memperkuat dua elemen sebelumnya.
Tubuh Ganda elemen api mengeluarkan api dari kedua telapak tangannya, menyembur ke arah Hu Yue Yan yang terpenjara. Tiga elemen itu membara ketika terkena api. Gerakan keempat Tubuh Ganda sangat cepat dan terorganisir.
Di dalam kurungan elemen, Hu Yue Yan tidak sedikitpun panik, ia tersenyum sinis sambil menunggu lawan kehabisan energi spiritual. Sedangkan keempat orang di luar, mereka juga tidak panik melihat Hu Yue Yan terkurung elemen.
Namun, Hu Yue Yan mengerutkan keningnya karena lambat laun merasakan suhu panas yang meningkat, dia merasakan Api Surgawi peringkat Kaisar, tetapi masih mampu ditahan berkat energi kekuatannya.
Akan tetapi,, Api Surgawi peringkat Kaisar naik menjadi Api Asyura. Kali ini perisai energinya bergetar hebat, tanda tidak mampu menahan panasnya. Hu Yue Yan segera meningkatkan kekuatannya hingga angka 30%, dan perisai energinya pun kembali stabil.
"Lumayan!" gumam lirih Hu Yue Yan yang sedikit mengangumi kemampuan lawan.
Namun wajahnya berubah menjadi serius manakala saat merasakan suhu Api Asyura meningkatkan dratis, menjadi Kaisar Api Asyura.
"Bagaimana mungkin dia memiliki dua jenis api yang berbeda!" keterkejutan Hu Yue Yan, ia segera meningkatkan kekuatannya hingga naik 40%, tujuannya agar perisai energi kembali stabil.
Chen Yeon, Chen Ying, Hu Weiheng dan Yao Shuo yang bisa melihat ke dalam kurung elemen juga terkejut. Mereka melihat dan merasakan suhu panas yang berbeda-beda.
Kurungan elemen itu saat ini semakin kokoh, menjadi logam berwarna perak kemerahan, menyala karena bara api yang terus dikeluarkan oleh Tubuh Ganda.
Hu Yue Yan menjadi tidak tenang karena Kaisar Api Asyura meningkatkan dratis menjadi api yang berbeda. Kali ini yang dirasakannya adalah Api Abadi. Tidak hanya itu, ia merasakan secara bersamaan tiga jenis api yang membuat perisai energi kembali bergetar hebat.
Dewa Binatang mendapatkan Api Abadi ketika menjadi Penguasa Iblis Langit. Waktu itu dia harus membayar mahal dengan kehilangan nyawa ketiga istrinya yang dibunuh oleh musuhnya ketika berebut Api Abadi.
__ADS_1
Ketiga istrinya adalah Shima Yao, Bai Nuan dan Jian Fangsu. Mereka berasal dari Galaksi Andromeda, garis keturunan dari Ras Iblis. Awal pertemuan mereka ketika berada di Alam Tianwu, sama-sama menjadi peserta Konferensi Tianwu...
Kembali ke Hu Yue Yan, yang mana wajahnya mengeluarkan keringat karena perisai energinya kembali bergetar. Dia segera meningkatkan kekuatan hingga mencapai 75%. Perisai energinya kembali stabil, tetapi tetap saja perisai energinya membara.
"Apa...!" Hu Yue Yan terkejut bukan main ketika merasakan hawa dingin ekstrem yang tiba-tiba dirasakannya.
Perisai energi yang menahan panas, kini juga harus menahan hawa dingin ekstrem. Elemen Es yang dirasakan oleh Hu Yue Yan adalah peringkat ke-19, yaitu Es Phoniex.
Dengan situasinya saat ini, sama saja terkurung dalam cangkang kaca, yang mana sewaktu-waktu bisa pecah dan jelas berdampak buruk kepadanya walaupun tidak sampai membunuhnya, tetapi tetap saja membuatnya terluka.
"Aku memang kalah dalam hal basis kultivasi, tetapi tidak dengan elemen-ku!" batin Dewa Binatang yang terus-menerus mengendalikan lima elemen secara bersamaan.
Dan, inilah rencana Dewa Binatang yang memberikan tantangan. Dengan satu lawan satu, maka dia bisa terfokus pada satu orang tanpa khawatir yang lain ikut campur. Dengan terfokus, Dewa Binatang mampu mengoptimalkan kemampuannya dalam mengendalikan 12 Elemen.
Seandainya lawannya kalah, maka dia memiliki waktu 30 hari (hitungan waktu di dunia luar) untuk berkultivasi. Dalam waktu itu, dia harus secepat mungkin meningkatkan kekuatan agar tidak lagi diburu oleh musuhnya, hal yang paling dibencinya ketika bertemu dengan lawan yang jauh lebih kuat.
Ketika elemen Es dikeluarkan oleh Tubuh Ganda yang masih mengeluarkan elemen kayu di telapak tangan kirinya, Chen Yeon dan yang lainnya tidak bisa melihat lagi situasi Hu Yue Yan yang terkurung.
Mereka jelas terkejut karena sosok yang diremehkan memiliki kemampuan diluar nalar, apalagi menggunakannya secara bersamaan, hal yang sulit dilakukan oleh siapapun karena membutuhkan konsentrasi tinggi, serta kendali yang mumpuni dalam kekuatan jiwa.
Bola kurungan yang semula kecil seukuran perisai energi milik Hu Yue Yan, saat ini makin membesar karena terus-menerus dilapisi oleh tiga elemen.
"Arghh...!!" teriakan Hu Yue Yan yang mengeluarkan seluruh kekuatannya di tingkat Holy Light Realm.
Boom...
Hu Yue Yan tersenyum penuh kemenangan melihat empat Tubuh Ganda Dewa Binatang yang pakaiannya penuh dengan robekan, compang-camping.
"Sudah 5 gerakan yang kau keluarkan, total sudah 6 gerakan, dan sisanya tinggal 4 gerakan!" teriakan Yao Shuo yang mengingatkan Dewa Binatang, sudut bibirnya tersungging senyuman.
Dewa Binatang mengurungkan niatnya untuk menyerang Hu Yue Yan, sebab dia baru mengeluarkan dua gerakan saja. Namun setelah diperkirakan sejenak, memang benar jika telah mengeluarkan 5 gerakan karena menggunakan lima elemen.
"Seberapa besar usahamu, tetap saja tidak mungkin sedikitpun merobek pakaianku," kata Hu Yue Yan dengan penuh percaya diri akan kemampuan yang jauh lebih kuat.
"Masih ada 4 gerakan. Dan ini adalah yang terakhir!" sahut Dewa Binatang yang masih memiliki beberapa cara untuk mengalahkan Hu Yue Yan.
"Cobalah!" tantangan Hu Yue Yan.
Tanpa banyak bicara, empat Tubuh Ganda Dewa Binatang melesat ke arah Hu Yue Yan. Sedangkan Hu Yue Yan kembali mengeluarkan aura kekuatannya, namun mengejutkannya karena Dewa Binatang tidak sedikitpun tertekan.
Semua orang belum menyadari jika Dewa Binatang mampu menahan aura kekuatan mereka berkat memiliki zirah perang yang berasal dari Artefak Alami Mahkota Maharaja.
Mengira jika Dewa Binatang akan menggunakan metode yang sama, Hu Yue Yan segera mengeluarkan perisai energi untuk melindungi diri. Akan tetapi, dugaanya dan semua orang keliru, di mana ketika Dewa Binatang tiba-tiba menjadi seribu orang.
__ADS_1
Sontak membuat mereka tercengang melihatnya. Yang mengerikan dari 1.000 Tubuh Ganda itu adalah kekuatannya yang setara di tingkat Epsilon.
Dari seribu Tubuh Ganda melepaskan pukulan berenergi tinggi ke arah Hu Yue Yan yang jaraknya sangatlah dekat, dan jelas tidak mungkin bagi Hu Yue Yan bisa menghindar. Matanya terbelalak ketika melihat pukulan itu berubah menjadi petir biru...
Boom boom boom...
Rentetan suara ledakan energi ketika petir biru membentur perisai diri. Chen Yeon, Chen Ying, Hu Weiheng dan Yao Shuo segera mengeluarkan perisai energi untuk memblokir gelombang kejut listrik, akan tetapi tubuh mereka tetap saja terdorong mundur saking hebatnya serangan Dewa Binatang.
"Adik Yan...!" teriakan Hu Weiheng yang sangat khawatir dengan kondisi Hu Yue Yan, dia dan semua orang tidak sedikitpun menduga Dewa Binatang memiliki kemampuan yang sangat mengerikan ini.
Setelah dampak ledakan energi itu, seribu Tubuh Ganda berubah menjadi asap putih dan menghilang. Mereka berempat yang melihat itu tidak peduli, mereka segera melesat untuk memeriksa kondisi Hu Yue Yan yang masih tertutup debu tebal yang berterbangan.
Dengan lambaian tangan dari Hu Weiheng, debu-debu yang berterbangan seketika lenyap. Mereka syok melihat Hu Yue Yan yang sudah berlutut, pakaiannya compang-camping, dan jelas memperlihatkan kulit putihnya yang halus, dari sudut bibirnya mengeluarkan darah segar.
Buru-buru Chen Yeon sebagai wanita, mengeluarkan kain dan menutupi tubuh Hu Yue Yan yang masih syok berat telah dikalahkan oleh Dewa Binatang. Air matanya mengalir karena kekalahan ini, kekalahan yang sangat memalukan dari lawan yang lebih lemah darinya. Chen Yeon memeluk tubuh Hu Yue Yan agar tidak bersedih.
...****************...
Di Bulan Nordic, Kaisar Langit, Maharaja Yaksa, tiga Taois, Dewa Petarung, Dewa Pemusnah dan semua Dewa-dewi melihat apa yang terjadi di Hutan Kematian. Mereka jelas syok karena baru tahu kekuatan Dewa Binatang yang sebenarnya.
Yang lebih mengerikan lagi adalah seribu Tubuh Ganda Dewa Binatang yang memiliki kekuatan setara. Pengetahuan ini sudah diluar nalar mereka.
Pengetahuan umum, biasanya Teknik Tubuh Ganda, atau Kloning apapun namanya dengan jenis yang sama, tidak memiliki kekuatan yang sama dengan tubuh aslinya, umumnya terpaut satu tingkat dari tubuh asli.
Kali ini, Dewa Binatang seakan-akan menghancurkan pengetahuan mereka selama ini. Seribu tingkat Epsilon seharusnya tidak mungkin membuat setingkat Holy Light Realm seperti ini, sebab terpaut empat tingkat dan bukan beberapa level.
Yang menjadi pertanyaan besar dibenak mereka, seberapa besar nilai angka kekuatan tempur yang dimiliki oleh Dewa Binatang?
"Epsilon level 2 ... Dengan kekuatan tempur Bintang 4 (Bintang Pertempuran) setelah digabungkan dengan 1.000 Tubuh Ganda ... Pantas saja wanita itu kalah walaupun tidak sampai terluka parah. Aku sendiri belum tentu mampu mengalahkannya! Benar-benar anak buangan yang jenius!" ungkap Taois Xian setelah menganalisa kejadian ini, pengetahuan jelas lebih unggul dari semua orang, kecuali Taois Chen dan Taois Lim yang sudah tahu.
Kaisar Langit dan yang lainnya segera bertanya tentang pengetahuan ini, pengetahuan baru bagi mereka.
Taois Lim segera menjelaskan tentang tingkat kekuatan tempur yang terbagi menjadi lima, atau yang disebut dengan Bintang Pertempuran (dari Bintang 1 hingga 5).
Setiap Bintang Pertempuran terbagi menjadi 12 kristal (kekuatan menurut tingkat basis kultivasi di atas tingkat True Omega). Misalkan kekuatan tempur Bintang 1 dengan kekuatan tingkat Epsilon level 1, maka kekuatan setara dengan tingkat Divine Realm level 1.
Jika ditambahkan dengan kristal 1, maka kekuatannya bertambah 1 level, atau lebih kuat 2 level dari Divine Realm. Misalkan memiliki Bintang 1 dan kristal 1, maka kekuatannya setara dengan tingkat Divine Realm level 3, dan seterusnya.
Itu tidak termasuk hitungan kekuatan lain seperti Teknik Tubuh Ganda atau yang lainnya. Jika digabungkan dengan teknik lain, tinggal ditambahkan saja. Namun, itu juga tidak mudah untuk mencapainya karena membutuhkan latihan super-super mengerikan.
Selain itu, dengan teknik tambahan peningkatannya tidak terlalu signifikan tetapi masih sangat menguntungkan untuk bertarung dengan lawan yang jauh lebih kuat. Dan juga, teknik tambahan sifatnya sementara, tidak bisa digunakan terus-menerus.
"Jika kultivator tidak memiliki Bintang Pertempuran, kekuatan tidak berubah sama sekali, tetap sama...," panjang lebar Taois Lim memberikan pengetahuan ini kepada mereka.
__ADS_1
Mengetahui kekuatan Dewa Binatang, Dewa Petarung semakin bersemangat untuk bertarung dengan Dewa Binatang, jiwa petarungnya menjadi meledak-ledak penuh semangat. Demikian juga dengan Dewa Pemusnah yang ingin bertarung dengan Dewa Binatang.
...****************...