Kekasih Dari Abad Ke -9 Season 1 & 2

Kekasih Dari Abad Ke -9 Season 1 & 2
Padma Grha


__ADS_3

*Sebelum membaca, jangan lupa klik like, vote, rate, dan comment ya*


Happy reading


.


.


(Pada bagian ini akan jalan - jalan ke Candi yang blm di ketahui nama aslinya. Akan tetapi pada atap candi terdapat relief bunga teratai. Sehingga, saya menyebutkan "Padma Grha")


...


Aku sangat bersemangat karena akan melanjutkan ke candi berikutnya. Seperti biasanya, aku digandeng oleh dua sahabatku. Gunanya adalah untuk membuatku cepat sampai ke lokasi tujuan.


"Parahyangan i Tiga Haryyan, kan?" tanyaku


"Maaf putri, bukan. Tapi kita akan menuju ke Padma Grha." kata Kencana


"Kenapa tidak jadi ke tiga Haryyan?" tanyaku penasaran.


"Setelah dari sini" kata Puspa.


Aku pun sudah tidak bertanya lagi dan menurut apa yang dikatakan oleh Puspa. Tak berapa lama kami sampai ke sebuah percandian yang menurutku sangat unik.


"Inikah Padma Grha?" tanyaku


"Iya putri, ini Padma Grha." kata Puspa


Padma grha merupakan candi bernafaskan agama Hindu. Hal tersebut dapat diketahui dari adanya temuan yang bersifat hinduistis antara lain: lingga, yoni, dan arca Ganesa pada candi itu. Gebang menghadap ke arah timur.


Arah hadap tersebut ditandai dengan pintu masuk ke dalam ruangan candi berada di sisi timur.


"Puspa candi ini sangat mungil. Kira - kira ukurannya berapa?" tanyaku


"Bolehkah aku yang menjelaskan, putri?" tanya Kencana


"Tentu Kencana, silahkan." kataku


...


(Penjelasan Kencana)


Padma grha memiliki ukuran luas 27, 3 m2, yang berdiri di atas tanah seluas 3.324 m2. Padma grha berdenah bujur sangkar berukuran 5,25 x 5,25 meter dan tinggi 7,75 meter.


Padma grha terdiri dari kaki, tubuh, dan atap. Pada kaki candi tidak terdapat relief. Pada bagian tubuh candi, di dalam biliknya terdapat yoni.


Di kanan-kiri pintu masuk ke dalam bilik ada relung yang berisi arca, satu berisi arca Nandiswara (kepala arca hilang (saat ini). Satunya lagi yang biasanya diisi arca Mahakala.


"Relung arca ini, berisi keluarga Siwa, ya?" tanyaku


"Sekarang aku yang akan menjelaskan" kata Puspa


Penjelasan Puspa.


Relung di sisi utara terdapat Durga (Sekarang sudah tidak ada). Selatan terdapat Agastya (tapi sekarang ) tidak berisi arca. Di sebelah barat terdapat relung yang berisi arca Ganesha yang duduk di atas sebuah yoni.

__ADS_1


Ganesha disebut juga Wighneswara yang bertugas menghilangkan segala rintangan.


"Ganesha nya sangat cantik ya" pujiku


"Iya putri, ganesha sebagai dewa perlindungan." kata Kencana


Aku kemudian berjalan mengitari candi. Tiba - tiba mataku tertuju pada sebuah atap candi. Atap candi terdapat hiasan yang membuatku tertarik.


"Itu apa?" tanyaku


Puspa dan Kencana kemudian mengikutiku. Dia kemudian mengamati gambar yang sedang aku tunjuk.


"Bunga seroja" kata Kencana


Aku bingung dengan bunga seroja. Bunga itu nampak seperti teratai.


 Pada bagian atap candi terdapat lingga yang ditempatkan di atas bantalan seroja. Bagian atas lingga tersebut berbentuk silinder. Pada puncak atap bagian dalam terdapat ruangan kecil berbentuk rongga.


"Apakah seroja dama dengan teratai?" tanyaku


"Tidak, berbeda putri." kata Kencana


"Lalu apa bedanya?" tanyaku


...


(Penjelasan Puspa).


Seroja atau lotus (Nelumbo nucifera Gaertn.) adalah spesies tumbuhan air dari genus Nelumbo. Bunga tersebut berasal dari India. Di Nusantara tanaman ini sering kali disebut teratai (Nymphaea). Walaupun sebenarnya keduanya tidak berkerabat.


Tangkai berbentuk tabung yang kosong di tengahnya untuk jalan lewat udara. Daun terdapat di permukaan air, keluar dari tangkai yang berasal dari rimpang yang berada di dalam lumpu pada dasar kolam, sungai atau rawa. Tinggi tanaman sekitar satu meter hingga satu setengah meter


"Paham putri?" tanya Puspa


"Iya paham, di masa depan disebut juga dengan teratai Saraswati. Kelopaknya sangat besar, kan?" tanyaku


Aku kemudian melihat sebuah kolam yang ada di ujung candi.


"Itulah yang dinamakan bunga seroja." kata Puspa


Daun tumbuh ke atas, tinggi di atas permukaan air. Daun berbentuk bundaran penuh tanpa potongan, bergelombang di bagian tepi, dengan urat daun berkumpul ke tengah daun.


Diameter daun dapat mencapai 60 cm. Permukaan daun mengandung lapisan lilin. Sehingga air yang jatuh ke permukaan daun membentuk butiran air.


Bunga dengan diameter sampai 20 cm. berwarna putih bersih, kuning atau merah jambu, keluar dari tangkai yang kuat menjulang di atas permukaan air.


"Putri, ayo kembali ke candi Padma Grha." ajak Puspa


Kami kemudian menuju ke Padma Grha kembali. Aku terus memperhatikan bagian luar candi.


Pada atap bagian luar terdapat relief berbentuk kepala manusia yang dibingkai oleh sebuah jendela. Relief tersebut juga dijumpai pada Candi Bima yang ada di kompleks percandian Dieng, yang biasa disebut dengan “Arca Kudu”.


"Itu relief siapa?" tanyaku


"Itu kinara atau bidadara surga." kata Puspa.

__ADS_1


Tiba - tiba mataku terbelalak dan menuju ke sebuah tangga candi yang sangat unik dari biasanya.


"Tangga candi itu terbuat dari kayu kah?" tanyaku


"Iya candi ini unik banget. Tangganya memang terbuat dari kayu." kata Puspa


...


Padma grha memiliki keistimewaan yakni tidak ditemukannya tangga masuk, kemungkinan tangga masuk terbuat dari kayu atau bahan lain yang mudah rusak, sehingga sampai sekarang tidak ditemukan kembali.


Keistimewaan lainnya adalah titik pusat candi yang bertepatan dengan titik pusat halaman candi.


"Siapakah yang membangun candi ini?" tanyaku


"Candi ini dibangun oleh salah satu keturunan Panangkaran yang menganut agama Hindu." kata Kencana


...


Note :


Candi tersebut sekarang dikenal dengan nama Candi Gebang. Candi tersebut terletak di Dusun Gebang, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Posisi Candi Gebang berada pada koordinat UTM 49M  X: 435617 dan Y: 9143140.


Dari kegiatan penelitian dan penggalian yang telah dilakukan diketahui bahwa arca tersebut hanya twrsisa sebuah arca Ganesha. sedangkan yang lainnya sudah tidak diketemukan lagi.


Pada kegiatan tersebut ditemukan reruntuhan bangunan yang terdiri atas bagian atap candi, sebagian kecil tubuh, dan sebagian kaki yang masih utuh.


Selanjutnya dari temuan yang ada, dilakukan penyusunan percobaan, meskipun bagian tubuh bangunan banyak menggunakan batu pengganti.


Pemugaran Candi Gebang dilaksanakan pada tahun 1937 sampai dengan 1939, yang dipimpin oleh V.R. van Romondt.


Sejarah mengenai berdirinya Candi Gebang belum dapat diketahui secara pasti karena sampai saat ini belum ditemukan sumber tertulis yang menerangkan tentang pembangunan candi tersebut.


Ditinjau dari bentuk kaki candi yang mempunyai proporsi tinggi menunjukkan bahwa Candi Gebang berasal dari periode yang tua (± 730 – 800 M).


Menurut van Romondt, Candi Gebang yang ”kecil” tersebut berasal pada masa awal Jawa Tengah.


...


"Putri, apa kau puas melihat bangunan ini?" tanya Kencana


"Iya Kencana, bangunan ini sangat unik dan indah." kataku


"Aku juga baru menyadari bahwa candi ini terdapat bunga seroja. Bukan bunga teratai seperti Candi lainnya." kataku


"Putri, ayo kita lanjutkan perjalanan ke Awatara Grha." ajak Puspa


Aku penasaran bangunan apa itu. Kenapa dinamakan Anatara Grha.


**


Episode kali ini cukup ya. Terimakasih atas waktunya dan maaf telat update.


with love


Citralekha

__ADS_1



__ADS_2