Kekasih Dari Abad Ke -9 Season 1 & 2

Kekasih Dari Abad Ke -9 Season 1 & 2
Samudramantana (Pengadukan Lautan Susu)


__ADS_3

*Sebelum membaca jangan lupa untuk like, vote, dan comment ya*


Rate bintang 5 juga boleh.


Koin seikhlasnya juga boleh hlo ...


Happy Reading


.


Fais kembali mengulangi pertanyaan dan meminta kepada kami untuk menjelaskan tentang cerita lautan susu.


"Ceritain lah, apa peran Wisnu dalam pengadukan lautan susu itu?" tanya Fais yang penuh tanda kata dan tingkah manja. Laksana seorang wanita yang merayu kekasihnya agar menuruti permintaan si wanita itu.


Dika kemudian melirik kepadaku. Ia ingin agar aku memulai cerita tentang alasan pengadukan lautan susu


"Oke aku yang akan menceritakan tentang asal muasal kenapa para dewa dan asura sampai harus mengaduk lautan susu." kataku sambil mengulur waktuku. Kulihat mereka berdua sudah tidak sabar lagi.


"Cepetlaaah!!! penasaran ni." gerutu Ivan yang sudah tidak sabar ingin mendengarkan cerita kami.


-----


(Alasan pengadukan lautan susu).


Suatu hari para dewa menginginkan keabadian. Mereka ingin agar para dewa kekal abadi. Dewa Indra kemudian mendatangi Dewa Brahma sebagai dewa pencipta untuk menciptakan apa saja yang dapat membuat dewa kekal abadi. Brahma kemudian memberitahu bahwa ada sebuah air uang mampu membuat dewa kekal. Air itu bernama amrta (air kehidupan). Akan tetapi air itu harus diambil dari dalam samudra.


Salah satu asura mendengar pembicaraan dewa. Ia kemudian melaporkan kepada pimpinan asura dan merekapun berniat mendahului dewa ke lautan susu. Sesampainya di lautan susu banyak asura yang tengelam dan tidak dapat mengambil amrta tersebut. Sisi lain para dewa pun kaget begitu datang, mereka sudah melihat asura ada di situ. Terjadilan peperangan antara para dewa dan para asura.


----

__ADS_1


Dewa surya pun kemudian melapor kepada Dewa Wisnu tentang kejadian di lautan susu. Wisnu kemudian pergi bersama Dewa Surya. Wisnu juga melerai agar para dewa dan asura bekerjasama untuk mendapatkan amrta. Mereka pun kemudian setuju dengan syarat amrta akan dibagi rata. Wisnu kemudian memerintahkan mereka untuk mencabut Gunung Mandara sebagai tongkat pengaduk. Sementara sebagai talinya adalah Naga Basuki. Akan tetapi, ketika memasukan Gunung Mandara ke lautan. Gunungnya tenggelam, Wisnu kemudian merubah diri menjadi Bhadawang Nala (kura - kura besar (Kurma Awatara)


---


Para dewa memegang ekor Basuki, sementara asura memegang leher Basuki. Karena kuatnya dalam pengadukan membuat Naga Basuki kepanasan dan mengeluarkan bisa kemudian membuat wajah para asura menjadi hitam dan memerah. Melihat hal itu pimpinan asura kemudian memohon kepada Wisnu untuk membuat agar Naga Basuki tidak kepanasan.


----


Pengadukan lautan susu yang cukup lama ternyata membuahkan hasil. Pertama yang keluar adalah racun yang mematikan (Halahala) dimana banyak asura dan dewa meninggal. Dewa Siwa kemudian menelan racun itu, Parwati kemudian menahan tenggorokan Siwa agar tidak menelan racun itu. Efek dari racun itu membuat Siwa berwarna gelap. Sehingga Siwa disebut dengan nama Nilakantha. Selanjutnya adalah ratna, harta benda, binatang, dan para dewi.


Kamedenu (ibu dari semua sapi), binatang itu diambil oleh Dewa Wisnu dan diberikan kepada para rsi.


Uccaisrawa (kuda berkepala 7), kuda itu diberikan oleh para Asura.


Airawata (gajah oenjaga alam semesta), diberikan kepada Dewa Indra.


Kaustubha (permata yang bersinar), Siwa kemudian berkata bahwa hanya Wisnu yang berhak mendapatkannya.


Kalpawreksa (pohon pengabul permintaan), diletakan di Gunung Mahameru. Suatu hari nanti Dewi Parwati memohon kepada pohon ini seorang putri cantik yang bernama Asoksundari.


Bidadari kahyangan diberikan kepada para dewa.


Dewi Laksmi, ia dikembalikan kepada Dewa Wisnu.


Dewi Waruni (dewi pembuat minuman yang memabukkan), ia diberikan kepada kaum asura.


Dewi Dhanwantari (dewi obat yang membawa kendi amrta).


----

__ADS_1


Dewi Dhanwantari kemudian dikejar oleh asura dan dewa. Kendi yang ia bawa kemudian berhasil direbut oleh para asura. Asura itu kemudian saling rebut untuk meminumnya. Akan tetapi amrta tersebut airnya menetes ke empat tempat yaitu Allahabad, Haridwar, Ujjain, dan Nasik.


Para dewa kemudian memohon bantuan Wisnu untuk merebut kendi amrta dari tangan asura. Wisnu kemudian menyamar menjadi seorang wanita cantik bernama Mohini.


----


"Apa yang selanjutnya terjadi ketika kendi itu direbut oleh Mohini dan apa yamg dilakukan asura ketika tau kalau itu hanya tipuan?" tanya Fais yang semakin penasaran.


Aku kemudian melirik kepada Dika dan memohon kepadanya agar dia yang melanjutkan ceritanya. Aku kemudian minum air mineral.


----


Para dewa kemudian antri satu per satu untuk meminum amrta. 1 diantaranya ada seorang asura yang merupakan anak dari Wipracitti dan Singhika yang bernama Kala Rahu sedang menyamar. Akan tetapi Dewa Surya dan Candra mengetahui akan hal itu. Mereka kemudian melapor kepada Dewa Wisnu.


Rahu kemudian meminumnya dan baru sampai di tenggorokan, Cakra Dewa Wisnu melesat dan memenggal lehernya. Tubuhnya kemudian mati, sedangkan kepalanya terus melayang layang dan terus mengejar Candra (Bulan) dan Surya (Matahari). Ketika Kala Rahu memangsa bulan atau matahari maka terjadilah gerhana matahari dan gerhana bulan.


---


"Jadi cerita tentang gerhana matahari dan bulan itu dari sini toh." kata Fais kemudian menganggukan kepala sebagai tanda kalau mereka mengerti akan hal itu.


"Gimana ni, puas kalian?" tanyaku.


Mereka kemudian menganggukan kepala dan meminta kami untuk turun dan melanjutkan perjalanan ke Candi Nandi.


*


***Episode kali ini cukup ya teman - teman. Semoga mendapatkan tambahan ilmu pengetahuan.


Sampe jumpa epidose selanjutnya ya

__ADS_1


with love


Citralekha


__ADS_2