
**sebelum membaca jangan lupa untuk like, komen, dan vote ya teman - teman..
kasih bintang 5 juga boleh..
koin apa lagi.. mksh banyaak yaa..
Happy Reading**
.
Setelah beristirahat makan siang, membuat beban yang ada di tas ranselku berkurang. Ivan juga memohon diri untuk turun sebentar.
"Mau kemana Van?" tanyaku
"Mau turun bentar, beli es lilin. Sepertinya seger dan aku haus ingin minum es." katanya
"Eh aku nitip ya." kata Dika.
"Nanti aku beli 4 es, tenang saja." kata Ivan.
Sembari menunggu Ivan beli es lilin. Kami masih menikmati semilirnya angin sepoi - sepoi. Aku juga memandangi dengan seksama bangunan yang megah. Terkadang aku berpikir, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan bangunan ini.
"Eh udah yuk istirahatnya, kita naik ke Candi Siwa". Ajakku.
Mereka setuju dan bergegas kami membersihkan sampah dan meletakannya di tempat sampah. Setelah itu kami melangkah ke Candi Siwa.
"Di dalam sana ada 4 buah arca". Kata Fais.
"eh yang ada Roro Jonggrangnya di candi itu kan ya?". Tanya Ivan.
"Iya, ada arca rsi, Ganesha, Durga, dan yang utama Siwa". Kataku.
Kami kemudian masuk pertama kali menuju bilik Siwa. Di dalamnya terdapat sebuah arca yang tinggi kira - kira 3 m.
"Ini namanya Arca Dewa Siwa". Kataku.
__ADS_1
"Dinamakan Siwa, karena dia memakai ardachandrakapala , genitri, trisula, dan memegang teratai". Kata Dika
Arca Siwa itu berdiri di atas yoni kira - kira tingginya 1 m lebih.
Kutatap baik - baik arca dewa itu, kulihat arca itu dan tiba - tiba tersenyum padaku.
'eh arcanya hidup'. Batinku
Dewa Siwa adalah perwujudan dari tri murti dan memiliki tugas sebagai pralina atau pengembali unsur alam semesta. Sedangkan Dewa Brahma bertugas sebagai pencipta, dan Dewa Wisnu sebagai Pemelihara.
"Tinggalkan ak di sini sendiri, kalian turun duluan ya. Tunggu aku di teras". Kataku.
Aku kemudian memejamkan mata dan kemudian membuka mata
"Eh, kamu siapa?". Tanyaku pada seorang lelaki tampan, berkulit kuning bersih, rambutnya dibuat bak gaya foto model, tubuhnya proporsional, kira - kira tingginya 175 cm, lengannya kekar berotot.
Dia hanya tersenyum.
'Ya Tuhan, senyumnya manis sekali'. Batinku
"Apa kamu Rakai". Tanyaku, yang memberanikan untuk bertanya. Dia juga bisa membaca pikiranku
Dia hanya tersenyum dan berjalan ke luar bilik. Ku kejar dia ternyata aku tidak menemukan dia lagi.
"Eh, kalian ber 3 tadi lihat anak laki - laki kira - kira usianya 2 tahun di atas kita". Tanyaku pada Dika dan Ivan.
"enggk tuh, nggak ada". Jawab Dika.
"Roro, Rara, Rere... kamu mau ikut keliling dan membaca relief lagi g?". Tanya Fais
Aku kemudian menganggukan kepala dan mulai baca relief dan mendengarkan Fais bercerita. Kali ini kubiarkan Fais menjadi pemandu yang baik. Aku masih bertanya - tanya siapa kah lelaki tampan tadi, kenapa dia muncul dan kemudian pergi lagi.
" ini adalah awal dari kisah Ramayana tadi. Ini adalah gambaran di ksirasamudra
atau lautan susu di Vaikuntha ". Kata Dika
__ADS_1
"Wisnunya ini tidur diatas ular kah?, apa dia dewanya lara ular". Tanya Ivan
"Tidak, ini adalah ananta sesa ular berkepala seribu yang merupakan penyembah wisnu yang taat". Kataku
"Duh, kalian ber dua memang Arkeolog junior ya". Kata Fais.
Fais kemudian menjelaskan tugas dan kerja Arkeolog. Aku pun tertarik untuk menjadi seorang Arkeolog jika aku besar nanti.
Cerita Ramayana dimulai ketika raja Dasarata memiliki 3 orang anak yang tampan dan gagah perkasa. Salah satu putra yang akan menduduki tahta Ayodya adalah Rama. Dia merupakan putra tertua dan anak dari prameswari. Tindakan itu kemudian membuat istri ke dua raja yang bernama Dewi Kekayi marah. Dia ingin agar putranya Bharata lah yang menjadi raja.
Rama dewasa menjelma menjadi seorang ksatria yang pandai memanah, dia banyak membantu para rsi dari gangguan raksasa. Rama kemudian mengikuti sayembara yang dilaksanakan oleh Raja Janaka untuk memperebutkan Dewi Sita.
Rama kemudian diasingkan ke tengah hutan selama setahun oleh ibu tirinya dan Bharata memerintah Ayodya atas perintah dari Rama. Di tengah hutan Sita kemudian meminta oada Rama dan Laksmana untuk mengejar kijang emas yang ternyata adalah perwujudan dari raksasa Marica. Sita diculik oleh Rahwana dan sempat ditoling oleh burung Jatayu tetapi jatayu kalah. Rama kemudian membantu Sugriwa untuk mengalahkan Subali dan sebagai gantinya pasukan kera akan membantu Rama dalam mengambil Dewi Sita.
"Eh, masuk ke bilik selatan yuk". Ajak Fais.
kami kemudian mengikuti Fais dan di dalam bilik itu terdapat. ......
*
**sekian dulu ya episode kali ini, dilanjutkan besok ya hais.. terimakasih atas waktunya. jangan lupa like, komen, vote, dan kasih rate bintang lima..
semoga episode kali ini mengingatkan kembali lara reader tentang kisah Ramayana yang ditulis oleh Rsi Walmiki.
with love
Citralekha**.
Glosarium
**1. Yoni adalah gambaran kesuburan, unsur wanita sebagai lambang dari Dewi Parwati. Pasangan dari Yoni dinamakan lingga yang merupakan gambaran dari unsur laki - laki dan sebagai lambang Dewa Siwa.
Genitri atau aksamala adalah tasbih.
Ardhacandrakapala adalah kepala yang terdapat hiasan bulan dan bintang**.
__ADS_1