
Haaai ...
Kembali lagi,..
Spesial di Season 2,. i am back.
Jangan lupa untuk klik rate, vote, dan comment ya. Biar Authornya semangat buat nulis.
Happy reading
***
"Hah leak?" tanyaku
"Iya, itu semacam ilmu gaib yang berkembang di Bali." kata Prasta
Aku memang pernah mendengarnya. Tapi tidak tahu bagaimana dengan wujud dan rupa nya.
"Kenapa tiba - tiba tanya itu?" tanyaku penasaran.
"Kita harus waspada, aku merasakan ada bayangan hitam pada diri Aura." kata Prasta.
Aku pun sempat mengeryitkan dahi. Prasta Melihat aura gelap dari wajah Aura.
"Kamu bisa lihat?" tanyaku
"Tentu saja, apa kamu lupa kejadian di rumah hantu itu?" tanya Prasta
Aku menganggukan kepala
"Nara, aku bukan manusia biasa. Aku memiliki kekuatan supranatural. Aku harap kamu tidak memandang aneh pada ku." kata Prasta
"Aku justru bangga punya teman hebat sepertimu. Tidak hanya cerdas secara nyata. Tapi juga hebat secara batin." kataku
Kami pun lalu membahas tentang Leak. Kata itu memang sangat melekat kuat di benak Masyarakat Bali.
"Apa kamu tahu Leak itu apa, Pras?" tanyaku
"Aku kurang tahu pasti, karena aku belum pernah melihat wujudnya. Tapi aku akan jelaskan tentang leak dari buku yang aku baca." kata Prasta
Dia pun kemudian menjelaskan tentang Leak pada ku. Sebenarnya aku tahu, tapi aku ingin tahu dari sudut pandang Prasta.
*
Penjelasan Prasta.
Leak adalah sebuah ilmu kuna di Bali. Pengliyakan dikenal akrab oleh masyarakat Bali. Leak dibedakan menjadi 2. Ilmu leak kiri dan kanan. Leak kiri (kiwon) adalah ilmu yang memiliki aura jahat. Sedangkan leak kanan (tengen) adalah ilmu yang memiliki aura putih.
Leak jahat berwujud menyeramkan dengan mata besar, bergigi taring dengan perawakan yang tinggi, dan besar serta berbulu, dengan lidah yang menjulur panjang.
Menurut cerita yang beredar di masyarakat, Leak merupakan makhluk jelmaan yang mempelajari ilmu hitam, dan untuk memperkuat ilmunya ia harus mencari tumbal.
Biasanya Leak suka mencari organ tubuh manusia untuk dijadikan ramuan. Leak mengincar organ tubuh manusia berupa mayat, maka dari itu sering warga yang bertemu dengannya di sekitar pemakaman bali. Tidak hanya mayat, Leak juga mengincar organ tubuh manusia yang masih hidup.
Tidak hanya itu, yang menjadi tumbal juga wanita hamil karena untuk dihisap darah bayi yang ada di kandungannya. Jika di siang hari, Leak akan berubah menjadi manusia seperti biasa, dan pada malam hari mengubah diri menjadi Leak untuk menjalankan segala ritualnya.
*
Prasta menjelaskan tentang Ilmu pangleakan kiri. Sedangkan aku tahu nya tentang Ilmu pangleakan kanan.
__ADS_1
"Tapi uang ku tahu, ilmu pangleakan itu berasal dari tantris, Pras." kataku
"Ya kamu benar, itu merupakan ajaran Bhairawa. Ajaran yang memuja pada sifat sakti. Tapi ilmu itu bisa salah, jika digunakan untuk kejahatan." kata Prasta
"Leak putih setahu ku bisa menghalau leak jahat. Dia bisa digunakan sebagai penyembuhan. Jadi ibaratnya leak sari adalah penawar dari leak jahat." kataku
"Ya, sama halnya ketika Dewi Parwati marah. Maka dia akan berubah menyeramkan. Kemudian sang pereda marahnya dewi adalah suaminya, Siwa. Jadi ilmu pangleakan yang berdasarkan amarah atau sifat krida merupakan bhakti seseorang sedang memuja sifat krida dari sakti. Untuk mengalahkan kroda itu. Seseorang yang baik akan memuja Siwa." kata Prasta
Tak terasa obrolan kami sampe sore. Akhirnya kami kembali ke villa. Kami bertemu dengan Aura dan Tamara.
"Prasta, kebetulan kamu pulang. Temani kami belanja yuk." kata Tamara
"Enggak bisa, mau mandi gerah." kata Prasta
Aku hanya tersenyum melihat kelakuan Prasta. Tanpa kami sadari, ternyata kami bergandengan tangan. Tapi, ada sesuatu yang menarik perhatianku.
"Makhluk apa itu?" tanyaku lirih
"Semacam Leak." jawab Adhiraksa
Dia muncul secara tiba - tiba dengan wujud yang seperti leak. Sontak langsung aku teriak dan memeluk Prasta.
aaaawwwww...
Aku langsung menutup mata dan menangis. Semua penghuni vila keluar.
"Ada apa?" tanya Mas Arya
"Enggak tahu saya, tiba - tiba histeris. Nara ada apa?" tanya Prasta
"Putri, maafkan aku. Aku tak sengaja." kata Adhiraksa
"Ampun tuan putri, aku hanya pura - pura. Takut putri histeris nanti kalau lihat wujud asli leak." kata Adhiraksa.
Aku lalu menenangkan semua penghuni vila. Aku jadi tidak enak karena aku mereka terbangun.
"Tadi ada kecoa." kataku mencoba bohong.
"Cuma sama kecoa saja teriaknya seperti lihat hantu." kata Gusde
Setelah itu, aku pun mandi. Kamar ku sudah ada Mbak Yessy. Setelah mandi, kami lanjut dengan makan malam bersama. Tanpa kehadiran Tamara dan Aura.
"Prasta habis ini kita ke ruang tengah yuk." kataku
"Ehem ... pacaran mulu." ledek Gusde
"Sirik saja." kataku
Kami pun lalu hendak ke taman depan rumah. Tapi kami melewati sebuah balai. Kebetulan ada tamu di balai itu. Kami pun mencoba senyum. Kami juga menyalami mereka satu per satu. Hingga akhirnya kami berkenalan. Kami pun ikut nimbrung. Mereka membicarakan tentang pangleakan. Aku dan Prasta saling tatap. Ini kesempatan bagus, kita tahu lebih dalam tentang Ilmu itu.
Kami pun lalu minta izin untuk join dan menyimak.
"Jadi ada 2 buah lontar yang digunakan untuk pangleakan." kata seorang bapak yang kami tahu namanya Jik Agung Pramudya
"Apa saja itu, pak?" tanya Prasta
"Namanya Lontar Durga Bhairawi dan Lontar Ratuning Kawisesan. Kedua lontar ini lah yang memuat tentang teknik - teknik ngereh leak desti." timpal Jik Agung.
Jik Agung lalu menjelaskan tentang ngereh. Ngereh adalah perubahan proses wujud dari manusia menjadi leak. Leak adalah wujud siluman jahat. Desti adalah perwujudan binatang manusia yang sangat seram.
__ADS_1
Sebelum ngereh, orang yang menjalankan pangleakan akan melakukan tahapan untuk permohonan.
"Langkahnya seperti apa pak?" tanyaku
Aku sudah tidak sabar mendengarkan jawaban. Bagaimana tahapan seseorang menjadi leak. Jik Agung kemudian memberikan penjelasan kepada kami.
tahapan dalam ilmu pangleakan ialah :
pertama, melakukan pasirepan yaitu dengan cara mengeluarkan ilmu kesaktian Agar semua makhluk hidup yang ada di sekitar dia dapat tidur terlelap.
Kedua, mencari tempat ngereh. Mereka akan mencari tempat yang strategis dan aman. Misalkan di kuburan, perempatan jalan, atau di sawah yang sangat sepi.
Ketiga, mempersiapkan upacara berupa sarana banten atau sesaji yang berkaitan dengan ilmu pangleakan.
Keempat, melakukan permohonan agar proses ngereh dapat berlangsung sesuai dengan yang diinginkan kepada Tuhan dalam bentuk manisfestasinya.
Kelima, melakukan permohonan kepada Butha Peteng (perwujudan unsur alam gelap). Tujuannya ialah untuk memagari tempatnya. Agar orang yang lewat tidak mengetahui dan melihatnya. Selanjutnya akan memasang ilmu Lengreres (ilmu takut). Agar orang yang lewat situ menjadi takut.
Keenam, mohon kepada Butha Karidan (perwujudan unsur alam terbalik). Tujuannya agar penglihatan orang yang melihatnya menjadi terbalik. Co toh dari jalannya, orang yang terkena ajian itu akan menjadi takut.
Ketujuh, selanjutnya memohon kepada Kala Jingkrak, Butha Lenga, Butha Ringkus, Butha Ringkus, Butha Jengking, dan terakhir mohon kepada Butha kapirangan. Tujuannya agar permohonan dapat terkabul.
Delapan, Kala Jingkrak, Butha Lenga, Butha Ringkus, Butha Ringkus, Butha Jengking, dan terakhir mohon kepada Butha kapirangan adalah penguasa ilmu leak.
"Lalu setelah melakukan ritual itu, apa yang akan leak lakukan Jik?" tanyaku
Pertama, Pengasren (Semacam ilmu pelet). Ilmu yang digunakan untuk memikat seseorang agar tertarik padanya atau orang lain yang menyuruh leak.
Kedua, Pengeger (penglarisan) adalah ilmu yang digunakan untuk membuat usahanya lancar dan madu.
Ketiga, Pengasih - asih. Sama halnya dengan pelet. Tujuannya agar orang yang dituju bisa klepek - klepek
Pada saat kami masih seru ngobrol. Tiba - tiba kami menangkap bayangan aneh.
"Apa itu?" tanyaku.
Semuanya langsung berlari ke arah bayangan itu.
***
Episode kali ini cukup ya, terimakasih atas waktu nya.
Jangan lupa, klik like, vote, rate, dan comment ya.
next :
Kejadian apa yang akan terjadi setelah kedatangan Aura?
Kasih masukan ya, untuk episode berikutnya.
terimakasih
With love
Citralekha
Berikut adalah sedikit tentwng wujud leak..
__ADS_1