Kekasih Dari Abad Ke -9 Season 1 & 2

Kekasih Dari Abad Ke -9 Season 1 & 2
Membebaskan Sukma Ardika


__ADS_3

Haaai ...


Kembali lagi,..


Spesial di Season 2,. i am back.


Jangan lupa untuk klik rate, vote, dan comment ya. Biar Authornya semangat buat nulis. Hayooo.. jangan lupa vote dan poin nya yaaa...


Happy reading


***


Puspa dan Kencana lalu memberikan hawa murni. Setelah itu, aku bisa mengeluarkan teratai emas. Bunga itu lalu berputar di atas Dika dan memberikan tetesan air sakti.


"Dika ... kenapa dia belum sadar?" tanyaku


"Sabar putri," kata Puspa.


Tapi 2 jam kemudian, Dika belum juga sadar. Aku semakin khawatir dengan keadaan ini.


"Sepertinya ada yang tidak beres." kata Kencana


"Betul, biasanya tidak sampai 15 menit. Sukma itu kembali. Tapi ini benar - benar ada yang aneh." balas Puspa


Aku pun semakin cemas. Aku berpikir jika Dewa Yama telah berbohong. Tapi dibalik semua kecemasan itu. Pintu kamar ku di bukan.


"Nara" sapa Ivan


Dia langsung menghampiriku. Membolak balikan badanku.


"Kamu sudah sadar? sejak kapan?" tanya Ivan


"Barusan, Ivan aku cemas dengan Dika." kataku


"Dia ..." katanya terhenti


"Aku tahu, tidak usah dijelaskan." kataku


Pada saat itu lah, utusan Dewa Yama datang. Dia datang dengan penuh luka.


"Dewi Angga Sukma" sapa Puspa


Dewi Angga Sukma adalah seorang bidadari pelayan Dewa Yama. Dia bertugas menjemput para sukma yang seharusnya meninggal.


"Dewi Puspasari." kata Dewi Angga


"Apa yang terjadi Dewi Angga?" tanya Kencana


"Dimana sukma Ardika?" tanyaku tak sabar.


Tapi sebelum Dewi Angga menjawab. Dia kemudian jatuh. Sepertinya dia mengalami luka yang serius. Puspa dan Kencana pun membantu menyalurkan hawa murni. Setelah stabil, baru lah Dewi Angga menceritakan yang sebenarnya.


"Maafkan saya Dewi Puspasari, Pangeran Kencana dan putri mahkota." kata Dewi Angga


"Ceritakan Dewi Angga, apa yang terjadi dengan sukma Ardika?" tanyaku tak sabar.


Ivan hendak protes tapi langsung aku kaish acungan jempol. Berharap dia diam dan tidak ikut campur urusan kami. Aku tahu dia tidak bisa melihat teman - teman tak kasat mataku.


"Sepeninggalnya Dewi Sakti dan Dewa Yama. Kami hendak mengembalikan sukma Dika. Tapi ada penguasa kegelapan yang datang. Dia merebut paksa sukma Dika. Kami sudah mencoba mempertahankannya, putri. Tapi kesaktian kami tidak bisa menandingi kesaktian penguasa kegelapan." terang Dewi Angga.


Betapa marahnya aku setelah mengetahui hal yang sebenarnya. Sukma Dika direbut oleh penguasa kegelapan.


"Siapa penguasa kegelapan itu? Apa hubungannya dengan Dika?" tanyaku

__ADS_1


"Putri, Tenang lah .. penguasa kegelapan adalah raja para iblis, hantu, dan Denawa. Mereka menguasai lautan jahat. Kekuatan dewi seperti kami akan sulit menembus nya." kata Puspa


"Raja kegelapan telah bekerjasama dengan musuh utama kita, lelaki berhodie." sahut Adhiraksa yang tiba - tiba muncul.


"Lelaki berhodie juga yang telah membunuh ardika dengan pedang Susuk Tunggal." sahut Kencana


Betapa marahnya aku setelah mengetahui semua itu. Aku ingin segera bertemu penguasa kegelapan.


"Lalu kenapa sukma Dika yang disandera?" tanyaku


"Raja kegelapan tahu, jika kelemahanmu adalah teman - teman mu yang lemah. Sehingga dia menahan sukma Dika." kata Puspa


"Aku akan ke istana raja kegelapan." kataku


"Raja kegelapan tidak semudah itu dikalahkan, putri. Kita harus menggunakan siasat. Jika kita melawan dengan kesaktian, kita kalah jumlah." kata Puspa


"Lalu gimana caranya kita mengambil sukma Dika?" tanyaku


"Kita harus mengambilnya secara diam - diam. Kita harus siapkan strategi untuk masuk ke dalam penjara istana kegelapan." kata Kencana


"Ivan, kamu tolong jaga raga Dika. Jika dokter visit dan memeriksa. Dika pasti akan dikatakan meninggal. Kamu harus bisa membuat agar Dika tetap dipasang peralatan medis. Sampai aku kembali. Aku berjanji akan kembali dengan sukma Dika." pesanku


Ivan pun langsung memelukku. Untuk kali pertamanya, aku merasakan tetesan air mata seorang lelaki. Ya, meskipun Ivan seorang pasukan khusus. Tapi dia tetaplah manusia biasa yang bisa menanggis.


"Cepat kembali, aku nggak mau kehilangan kamu dan Dika." kata Ivan


Aku lalu menganggukan kepala dan secepatnya menghilang dari hadapan Ivan. Aku sudah tidak peduli lagi, apa yang dipikirkan Ivan tentang ku. Tujuanku hanyalah membebaskan sukma Dika.


Sebelum ke istana kegelapan. Terlebih dahulu kita berhenti di Mega Pura. Tempat ini adalah tempat nya para bidadari dan ratu nya. Kami meminta izin kepada ratu pelanggi.


"Jika kalian mau masuk ke istana kegelapan. Kalian harus menyamar dengan bau yang sama dengan mereka. Jika seperti ini, kalian akan langsung ketahuan." saran Dewi Pelangi.


"Baiklah dewi, kami paham" kata Puspa


"Pasopati reinkarnasi menjadi siapa ya?" tanyaku tiba - tiba.


"Dia ada di dekatmu, putri. Tapi sekarang kita fokus pada sukma Dika." kata Kencana


Aku lalu menganggukan kepala dan siap berangkat ke istana gelap. Kelompok dibagi menjadi 2. Aku dan Puspa akan ke penjara istana. Sedangkan Adhiraksa dan Kencana akan berbaur dengan pengawal raja. Mereka harus mencari info dimana keberadaan sukma Dika berada.


Tak berapa lama, kami sampai di istana raja kegelapan. Istana yang benar - benar menakutkan. Banyak sekali tulang belulang dan para sukma yang ditahan serta dijadikan tawanan.


"Kasihan sekali mereka." kataku


"Suatu saat kita bebaskan mereka, tapi fokus utama kita adalah sukma Dika, putri. Aku harap kamu bisa fokus. Jika tidak, maka kita bisa gagal." kata Puspa


"Baik" kataku singkat


Aku lalu tidak menghiraukan para tawanan yang dijadikan budak. Mataku terus tertuju dan mencari keberadaan Dika. Tapi lokasi yang kita datatangi ternyata tidak ada. Sukma Dika tidak ada di penjara istana kegelapan.


"Kenapa di sini tidak ada?" tanyaku


"Sukma Dika sangat berharga, sehingga raja kegelapan pasti menempatkannya tidak dalam penjara. Aku yakin, kedatangan kita pasti sudah diprediksi. Jadi kita harus berhati - hati." saran Puspa.


Ditempat lain, Adhiraksa dan Kencana sedang mencari informasi. Tiba - tiba mereka mendengar sekumpulan pengawal yang sedang membicarakan sukma.


"Raja kita menahan sukma seorang manusia. Tapi sukma itu tidak diletakan di penjara." kata salah satu pengawal.


"Pasti sukma itu sangat spesial, sehingga raja tidak meletakkannya dalam penjara." kata yang ke 2


"Itu adalah sukma dari manusia pilihan. Raja pun telah memasang perangkap. Raja telah memprediksi jika teman - teman sukma itu akan datang untuk mencarinya." kata yang ke 3.


Mendengar perkataan 3 iblis itu, Adhiraksa dan Kencana saling bertatapan. Ternyata benar apa yang dikatakan puspa. Bahwa raja telah memperkirakan kedatangan kita.

__ADS_1


Adhiraksa hendak bertanya tapi dicegah oleh Kencana. Mereka lalu memutuskan untuk menjadi pendengar yang baik. Meskipun jarak mereka cukup jauh.


"Lalu sukma itu diletakan dimana?" tanya pengawal 1.


"Entahlah, aku tidak tahu." kata yang ke 2.


Adhiraksa sangat geram karena tidak mendapatkan info apa - apa. Tapi tak lama kemudian terdengar suara riuh dari masyarakat kegelapan. Mereka menyambut kedatangan raja mereka.


"Ini adalah saat yang tepat, Adhir kamu perhatikan setiap benda yang dibawa oleh raja kegelapan" kata Kencana


Mereka lalu mengamati rombongan raja kegelapan itu. Pada awalnya mereka tidak menemukan apa - apa. Kencana dan Adhiraksa sangat berhati - hati. Karena raja kegelapan sangat sakti. Dia bisa tahu dari gerakan mata para rakyat nya jika itu mencurigakan.


"Ketemu ... aku tahu, dimana" kata Adhiraksa.


Secepatnya Kencana lalu menghilangkan Adhiraksa dengan menggunakan aji Halimunan dewata. Ilmu Halimunan paling tinggi yang tidak bisa ditembus oleh siapapun juga.


Kencana menyadari, bahwa raja kegelapan telah mengetahui keberadaan mereka.


"Tutup semua pintu istana kegelapan." teriak raja kegelapan.


Aku dan Puspa pun saling bertatap ketika mendengar suara menggelegar dari raja.


"Gawat putri, Kencana dan Adhiraksa ketahuan oleh raja kegelapan." kata Puspa


"Lalu apa rencana kita selanjutnya?" tanyaku


Puspa pun melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan oleh Kencana. Dia mengeluarkan aji Halimunan dewata. Puspa menyadari, cepat atau lambat kita pasti akan ketahuan.


"Apa yang terjadi yang mulia?" tanya senopati kegelapan.


"Aku melihat ada temannya sukma ini yang datang. Mereka pasti ingin membebaskan sukma ini. Tapi kamu tenang saja. Cupu pengikat sukma ini tidak mudah direbut oleh mereka. Bahkan dewa sekaligus tidak akan mampu merebutnya dari ku." kata raja kegelapan disertai tawa.


Aku dan Puspa pun sekarang tahu. Bahwa sukma Dika diletakan di sebuah cupu sakti.


"Cupu itu sangat sakti putri. kita tidak bisa sembarangan menyentuhnya. Cupu itu adalah sifat jahat dari cupu manik Astagina." kata Puspa


Aku semakin khawatir dengan keadaan sukma Dika. Rasanya ingin sekali berhadapan 1 lawan 1. Tapi aku juga tidak bisa melakukan hal yang gegabah. Aku tidak mau membuat teman ku yang lainnya celaka.


"Jika kita menyentuh cupu itu, harus ada sukma yang ditukar, putri." kata Puspa


"Maksudnya?" tanyaku masih bingung


"Jika kita menyentuh cupu itu, maka secara otomatis kita akan tertukar dengan sukma yang ada di dalam nya. Serta kita akan terkurung. Sepertinya, target utamanya bukan Dika. Tapi kau putri." kata Puspa


Aku pun tak kuasa menahan air mata ku. Ternyata kehadiranku menimbulkan banyak masalah. Terutama kepada temanku yang tidak tahu apa- apa.


***


Haii... jangan menghujat ya teman2,. maaf ini sedang banyak deadline. Jadi jangan menghujat konten sedikit, lama update ya. Ini sudah berusaha disempatkan untuk diketik.


Episode kali ini cukup ya, terimakasih atas waktu nya.


Jangan lupa, klik like, vote, rate, dan comment.


next :


Apakah Nararia berhasil membebaskan sukma Dika?


Kasih masukan ya, untuk episode berikutnya.


terimakasih


With love

__ADS_1


Citralekha


__ADS_2