Kekasih Dari Abad Ke -9 Season 1 & 2

Kekasih Dari Abad Ke -9 Season 1 & 2
Suasana Politik pemerintahan Rakai Pikatan


__ADS_3

*Sebelum membaca jangan lupa untuk like, vote, dan comment ya*


Rate bintang 5 juga boleh.


Koin juga boleh ...


Maaf ya masih membahas tentang Dinasti Syailendra.


.


---


Fais kali ini menjelaskan tentang kehidupan politik di Kerajaan Medang.


"Oh iya, kenapa kalian ingin tahu tentang kehidupan politik di Istana Medang?" tanya Fais.


"Wanita dan harta sudah dibahas sekarang kami ingin tau tentang politik pada abad ke - 9." kata Dika. Ia juga sangat penasaran dengan suasana politik pada waktu itu.


"Oke deh ... Aku akan ceritakan ya." kata Fais.


Aku pun kemudian menyimak dengan baik perkataan Fais yang mungkin akan berguna suatu saat nanti.


---


Pada saat pemerintahan Rakai Pikatan setidaknya telah terjadi 2 kali peperangan yang diketahui. Pertama adalah pertarungan antara Pikatan dengan Balaputradewa. Ia adalah adik dari Samaratungga. Jadi Balaputra adalah paman dari Pramodhawarddhani. Ia menyerang Pikatan mungkin karena ia merasa bahwa Pikatan seharusnya tidak menjadi raja.


Mungkin dalam pikirannya, ia juga berhak atas tahta Medang untuk menggantikan kakaknya. Akan tetapi ia lupa bahwa Samaratungga memiliki seorang putri mahkota yang lebih berhak atas tahta Medang. Sepeninggalnya Samaratungga dan pernikahan Pikatan dengan Pramodawarddhani. Maka, tahta Medang kemudian diberikan kepada Pikatan (suaminya).


Akan tetapi Pikatan lebih hebat dari Balaputradewa. Sehingga pertarungannya dapat segera diatasi. Pikatan menang dan berhasil mengusir Balaputra untuk kembali ke Sriwijaya. Menurut beberapa pendapat para ahli, bahwa setelah ia dikalahkan oleh Pikatan. Balaputradewa menjadi raja di Sriwijaya dan menjalin kerjasama dengan seorang raja dari kerajaan Nalanda (India).

__ADS_1


kedua adalah pertempuran akibat pemberontakan yang dilakukan oleh Rakai Walaing Mpu Kumbhayoni. Ia mengaku sebagai keturunan dari Raja Sanjaya. Sehingga ia juga berhak atas tahta Medang. Ia kemudian bertempur dengan Pikatan. Akan tetapi Khumbayoni sangat cerdik. Sehingga sulit dikalahkan oleh Pikatan.


Prasasti Pereng menyebutkan bahwa Rakai Walaing Mpu Khumbayoni karena terdesak. Ia kemudian mendirikan benteng pertahanan di bukit baka. Benteng tersebut letaknya sangat strategis. Sehingga ia menjadi sulit untuk dikalahkan.


Pernikahan antara Pikatan dan Pramodawarddhani kemudian melahirkan 2 orang anak yang bernama Rakai Gurunwangi Dyah Seladu dan Rakai Kayuwangi Dyah Lokapala.


Pikatan kemudian memerintahkan salah satu putranya yang bernama Kayuwangi untuk mengalahkan Khumbayoni.


Kayuwangi ternyata seorang pangeran yang gagah perkasa dan ia juga menguasai ilmu perang dan strategi menggalahkan musuh. Sehingga dalam peperangan itu Khumbayoni berhasil dikalahkan. Dalam peristiwa itu juga prajurit Medang merusak Prasasti Pereng yang memuat silsilah Walaing Mpu Khumbayoni.


Atas keberhasilan Kayuwangi mengalahkan musuh ayahnya. Sehingga rakyat Medang mendesak agar Lokapala lah yang diangkat menjadi raja untuk menggantikan Pikatan menjadi Raja.


---


"Wuah kok bukan putra pertamanya yang menggantikan raja ya?" tanya Ivan.


"Oh iya, Pikatan ini juga sangat romantis hlo." kata Fais yang membuat aku menjadi lebih semangat untuk bertanya.


"Romantisnya kenapa mas?" tanyaku.


"Jadi ketika Rakai Pikatan memerintahkan prajurit dan rakyat membuat Candi Prambanan ini. Ia juga memerintahkan untuk membuat kompleks bangunan berlatar belakang Agama Budha untuk permaisurinya, Pramodawarddhani." jelas Fais.


"Candi Sewu, po?" tanyaku mencoba konfirmasi.


"Bukaaan" kata Fais singkat.


"Trus apa dong? Candi Bubrah dan Lumbung po?" tanya Ivan.


Fais masih menggelengkan kepala. Kami kemudian menjadi tidak sabaran, karena Fais selalu main teka - teki.

__ADS_1


"Apa Candi Plaosan?" tanyaku.


"Betul ... Candi Plaosan." jawab Fais.


"Kenapa dia membuatkan candi untuk istrinya?" tanya Dika.


"Pikatan ingin menunjukan rasa cintanya kepada permaisuri. Sehingga ia juga membangun Candi Plaosan. Ada 2 kemungkinan, yang pertama untuk menjaga perasaan permaisuri karena Pikatan memerintahkan untuk membuat candi agung ini. Ia tidak mau dibilang hanya memanfaatkan tahta istrinya untuk kepentingan sendiri. Sehingga ia juga membangun Candi Plaosan secara bersamaan. Kedua untuk menunjukan bahwa Pikatan sangat berkuasa dan kaya raya. Serta untuk meunjukan bahwa Pikatan tidak bisa dianggap remeh oleh musuh - musuhnya." jelas Fais.


"ooh ... mudeng - mudeng, Mas Fais makasih ya." kataku


"Sama - sama, eh ayo aku ajak kalian ke Museum Prambanan." kata Fais.


"Disana ada apa mas?" tanya Ivan.


"Ada koleksi menarik." katanya singkat


"Koleksi apa?" tanyaku.


Fais hanya berlalu dan mengabaikan pertanyannku. Ia kemudian bangkit dari duduknya dan memberikan isyarat untuk mengikutinya. Kami kemudian mengikuti Fais untuk menuju ke Museum Prambanan.


*


Episode kali ini cukup dulu ya teman - teman. Semoga memberikan pengetahuan bagi pembaca tentang leluhur kita.


Makasih ya sudah berkenan membaca karyaku.


with love


Citralekha

__ADS_1


__ADS_2