Kekasih Dari Abad Ke -9 Season 1 & 2

Kekasih Dari Abad Ke -9 Season 1 & 2
Kenakalan Basudewa Krishna part 1


__ADS_3

*Sebelum membaca, jangan lupa untuk vote, like, dan comment ya gais*


happy reading***


.


"Ini Krishna kecil ya?" tanya Ivan, mengawali perbincangan kali ini


"Iya, Krishna kecil ini sangat nakal. Dia suka mencuri ladu dan mentega dari tetangganya." kata Dika.


"Persis kek kami, Dik. wkwkwkwkkw " kataku mengejek Dika. Aku memang tau gimana masa kecilnya dia.


Dika pun kemudian membalas mengejekku. Dia juga tau gimana aku kecil. Makhlum kami kan berteman saat piyik, hehehe (ketika usia kami 4 tahun).


"Bukannya kamu ya yang sangat nakal?. Anak Wanita kelakuan kek laki - laki, wkwkwkkw". ejek Dika, dia puas banget mengejekku.


"Elo, anak laki - laki tapi lemah kek wanita!" balasku yang nggak mau kalah dengan ejekan dia.


Aku dan Dika kemudian saling melotot satu sama lain.


"Udah - udah ... kalian berdua keknya pasangan serasi deh." kata Ivan yang melerai kami berdua.


"Iyuuuuh" kata kami berdua secara bersamaan.


"Tukan kompakan, cieeeew." ledek Fais.


Kami kemudian saling bertatap muka dan tertawa bersama.


"Eh ini Krishna ngapain ya?" tanya Ivan menggalihkan perhatian kami berdua.


"Iya betul, ini saat Krishna kecil melawan raksasa - raksasa kiriman dari Raja Kamsa." kataku.

__ADS_1


-----


*(adegan di istana Mathura)*


Raja Kamsa di istana Mathura pun puas setelah membunuh bayi ke - 8 Dewaki. Dia merasa bahwa keabadian akan terus bersamanya. Akan tetapi Bhatara Narada kemudian hadir dan memberitahu bahwa bayi ke - 8 Dewaki masih selamat dan kematian Kamsa akan segera datang.


Kamsa yang mengetahui bahwa bayi Dewaki masih selamat. Ia kemudian memerintahkan kepada prajuritnya untuk menyari seluruh anak laki - laki yang lahir bersamaan dengan hari kelahiran bayi Dewaki.


Krishna dan teman - temannya (Radha, Madhu, dan para gopi (penggembala sapi) seusia Krishna pun akan dibunuhnya. Akan tetapi, Krishna selalu melindunginya. Mendengar ada seorang anak kecil dari Vrindawan yang kuat maka Kamsa terus mengirimkan para asura pengikutnya untuk membunuh Krishna. ***


-----


*Adegan Krishna melawan para asura kiriman Kamsa*


"Krishna dililit sama ular yang kepalanya banyak." kata Ivan.


" Bukannya ini anantasesa? kok nglilit Krishna?" tanya Fais yang heran akan adegan itu.


Fais dan Ivan menyangka jika ular kepala 5 itu adalah anantasesa. Ularnya Krishna yang berada di ksirasamudra. Akan tetapi ular itu bukan sesa, melainkan asura kiriman Kamsa.


"Namanya Kaliya." sahutku.


Kaliya adalah ular berkepala 5 yang sudah meracuni Sungai Yamuna. Kaliya juga sudah membunuh sapi - sapi Vrindavan. Hal itu lah yang membuat Krishna marah pada Kaliya. Terjadi pertarungan yang amat sengit, dimana Kaliya sangat sakti.


"Itu Garuda mau bantuin Krishna ya?" tanya Ivan.


"Iya, karena garuda adalah kendaraan Dewa Wisnu. Jadi dia ingin membantu Dewanya, bukan begitu para Arkeolog Cilik?" kata Fais yang begitu bangga karena mengetahu tentang kisah Garuda.


Garuda datang dan saat itu Krishna dapat mengalahkan Kaliya. Krishna kemudian berjalan di Sungai Yamuna untuk membersihkan racun yang ditinggalkan oleh Kaliya.


1 panil cerita selesai, kami kemudian melanjutkan ke panil selanjutnya.

__ADS_1


"Itu banyak burung yang menyerang gopi, itu juga asura, kah?" tanya Fais.


"Bakasura, namanya." jawab Dika


"Dia adalah iblis paling kuat yang dimiliki oleh Kamsa." terangku singkat.


Bakasura adalah iblis berbentuk burung dan sudah menyerang penduduk Vrindavan. Banyak yang terluka dan meninggal akibat ulahnya. Selain itu, Bakasura juga membakar perumahan warga.


Krishna kemudian menyerang Bakasura. Akan tetapi Krishna malah dimakan olehnya. Sehingga penduduk Vrindavan dan orang tua Krishna menanggis.


Para dewa kemudiaj turun ke Vrindavan dan berusaha menyelamatkannya. Tetapi iblis itu teramat sakti dan tidak bisa dikalahkan oleh dewa manapun juga.


"Ini adalah ketika ibu Yasoda memohon kepada Dewa Wisnu untuk menyelamatkan Krishna." kataku


"Krishna selamat kan?" tanya Fais penasaran.


Aku kemudian tersenyum dan melirik Dika. Lirikanku adalah sebagai tanda agar dia yang menjelaskan akan hal itu.


"Krishna selamat, kita geser ke sini (ajak Dika menuju panil batu selanjutnya). Ini ketika Krishna keluar dari mulut Bakasura dan kemudian membununya." penjelasan Dika membuat semua yang mendengarkan menjadi tersenyum dan puas.


Kami masih semangat dengan membaca relief cerita Krisnayana.


"Masih semangat?" tanyaku


"Masih dong, ayok lanjut lagi." kata Fais dan lainnya.


*


***episode kali ini cukup ya gais ... dilanjut ke episode berikutnya. sambil nostalgia ya tentang cerita Little Krishna yang pernah menjadi film kartun favorit.


sekali lagi, jangan lupa vote dan like pada setiap episodenya ya.

__ADS_1


with love


Citralekha.


__ADS_2