
*Sebelum membaca jangan lupa untuk like, vote, dan like ya*
Happy reading.
.
Siang itu di rumah Mbok Temu sedang masak - masak. Aku heran karena biasanya nggak seperti itu.
"Mbok Temu, kok tumben masak - masak. Ada acara apa?" tanyaku penasaran.
Aku membantu membuka tempe yang dibungkus dengan daun. Sambil riweh, Mbok Temu menjawab sambil berlalu.
" Temannya Antong, mau pada datang."
Aku seneng banget mendengarnya. Soalnya mereka - mereka itu pada ramah dan penyayang. Batinku 'Yes, nanti pasti ada Mbak Ida, Mbak Made, Mbak Atma, Mas Didik, Mas Danu, Mas Marsono, Mas Giasto, Mas Dwi, dll'.
Aku pun kemudian mencari Mas Antong yang sibuk menyapu lantai dan menggelar tikar untuk teman - temannya.
"Tumben nyapu" ledekku.
"Tiap hari yo kayak gini kok, hahahahha" jawabnya diiringi ketawa.
Aku lihat di wajahnya sumringah sekali. Aku tau kenapa dia seperti itu. Ia senang karena lujaan hatinya akan datang. Aku pun kemudian menggodanya.
"Cie - cie. .. Mbak Ida Ningsih mau dateng. Seneng ni ye" ledekku.
Dia pun semakin sumringah. Ia juga melempar kertas kepadaku.
"Hush ... cah cilik .. sambit hlo" gurauanya.
Aku kemudian membantu dia membuang sampah. Aku juga membantu merapikan kursi. Beberapa kursi disingkirkan. Mereka kayaknya ingin makan bersama.
-----
Jam 15.00
Teman - temannya mulai berdatangan. Benar saja, mereka i mahasiswa STHD yang akan menggadakan kegiatan Pasraman Astika Sidhi (Kegiatan sekolah minggu yang diadakan pada saat liburan sekolah).
Aku pun ikut berdiri di depan pintu. Mereka juga menyalamiku dan berkata "Kok kamu dah gede?" tanya Mbak Ida sambil mengelus kepalaku.
"Masa aku kecil terus, Mbak." protesku.
__ADS_1
Teman yang lainnya juga ikut tertawa dengan gurauannyaku dan Mbak Ida.
"Ehem ... kakak dan calon adik iparnya akrab ya!" sahut Mas Marsono.
Mbok Temu kemudian berkata sambil berjalan mendekati kami.
"Dah mau SMP kok mbak" kata Mbok Temu.
Mas Didik kemudian bertanya "Mau sekolah dimana, Ra?"
"Kiran yang deket" sahut Mas Antong.
"Ntar ikut pasraman ya, Dik" kata Mas Marsono.
Belum juga aku menjawab. Mas Antong dah nyamber kayak ombak di pantai.
"Nggak usah, ntar nanggis lagi" katanya.
"Enggk kok, aku nggak akan nanggis" bantahku.
"Yaudah sana bantu Mbok Temu nyiapin makan di dapur." kata Mas Antong.
Mbok Temu kemudian mempersilahlan para tamu untuk mencicipi hidangan yang sudah disajikan.
"Monggo, mas mbak di dahar, sak wontenipun nggih (Silahkan mas dan mbak dimakan, seadanya ya)"
Seperti dikomando mereka semua menjawab secara bersamaan "Nggih, Maturnuwun bu"
-----
Aku kemudian memperhatikan mereka dari jauh dan mulai membayangkan kalau aku juga kuliah.
'Seandainya saja mamaku nggak nikah lagi. Pasti aku akan menabung dengan giat buat biaya kuliahku'
"Hey, nglamun saja" tiba - tiba Ardika sudah mengaggetkanku.
Aku nggak tahu sudah berapa lama Dika ada disampingku.
"Ngapain kamu di sini?" tanyaku.
"Main yok, sepedaan" ajaknya.
__ADS_1
Aku menggelengkan kepala dan berkata "Dik, Aku nggak sepedaan dulu ya".
"Kenapa?" tanyanya.
Aku kemudian menunjukkan tanganku ke arah sekumpulan pemuda yang sedang bercanda ria itu.
"Aku, ntar bisa kuliah nggak ya, Dik?" tanyaku sambil menundukan kepala.
Dia kemudian tersenyum dan berkata "Bisa tenang saja. Kamu kan lumayan pinter, tapi masih pinteran aku sih, hehehe."
"Semprul loo ... kita buktikan nanti saat SMP. Siapa yang lebih jago. Aku sekarang akan rajin belajar" kataku penuh semangat.
Kami berdua kemudian sepedaan keliling desa. Kami melewati persawahan dan melihat bunga - bunga indah.
"Mampir pura, yuk" ajakku.
"Ayo" katanya singkat.
Kami berdua kemudian ke pura dan menyapu lantai pura serta menyirami bunga di pura. Kami kemudian bermain air bersama dan pulang dalam keadaan baju yang sedikit basah.
"Pulang yok, dah basah ni bajuku" ajakku.
"Yo, dah sore juga" ajaknya.
Sampai di rumahku, bersamaan deman teman - temannya Mas Antong yang pamit juga. Mereka kemudian juga berjabat tangan denganku.
Mas Didik berkata "Belajar yang rajin ya Nararia"
"Makasih mas" kataku.
Aku kemudian membayangkan lagi untuk bisa kuliah.
**
Episode kali ini cukup ya teman - teman.
Terimakasih atas waktunya.
With love
Citralekha
__ADS_1