Lentera Don Gabriel Emerson

Lentera Don Gabriel Emerson
Eps 100 - Mendatangi Mantan Suami


__ADS_3

Firda kefikiran dengan perkataan si mini apotek yg mengatakan kalau kemungkinan ada orang lain yg tahu kalau di kamar nya ada cctv dan kemudian meretas nya.


Firda berjalan ke arah dimana kamera tersembunyi itu di letakkan oleh Gabriel, Firda menatap nya dengan seksama. Gabriel mengatakan di kamar nya ada cctv untuk keamanan.


"Ada apa, Sayang?" tanya Gabriel yg baru saja keluar dari kamar mandi, Gabriel hanya mengenakan sebuah handuk yg melilit di pundak nya.


Firda berjalan ke arah Gabriel dan menarik nya kembali ke kamar mandi, kemudian Firda menutup pintu nya rapat rapat.


"Ada apa, Sayang? kenapa?" tanya Gabriel heran.


"Bang, apa ada yg tahu di kamar kita ada cctv ?" tanya Firda kemudian yg membuat Gabriel mengerutkan kening nya.


"Kenapa tanya begit, Sayang?" tanya Gabriel masih bingung.


"Jawab dulu, selain kita berdua, apa ada yg tahu kalau ada cctv di kamar kita?"


"John tahu..." kata Gabriel yg membuat Firda terbelalak kaget.


"Kenapa bang Gabriel kasih tahu dia?" pekik Firda marah "Kamar ini privasi kita, Bang. Aku bahkan tidak suka ada yg masuk ke dalam tanpa izin ku. Lalu Bagaiamana bang Gabriel bisa membiarkan orang lain mengawasi kita dari cctv?" marah nya yg membuat Gabriel langsung terlihat bingung.


"Kamu bicara apa, Sayang? tidak ada yg mengawasi kamar kita, hanya kita berdua yg bisa mengakses cctv ini" tukas Gabriel yakin.


"Tidak ada sistem yg aman, Bang Gabriel. Semua nya bisa di retas dengan mudah" kata Firda. Kemudian ia keluar dari kamar mandi, Firda mengambil pistol di laci dan tanpa fikir panjang ia langsung menembak cctv itu hingga hancur. Sontak hal itu membuat Gabriel sangat terkejut.


"Firda, apa yg kamu lakukan?" pekik Gabriel "Cctv itu penting, Sayang. Sangat penting untuk keselamatan kita" tukas nya.


"Justru sekarang cctv itu bisa berbahaya bagi kita" lirih Firda kemudian ia duduk di sofa saat merasa perut nya tiba tiba saja kram.


"Kenapa, Sayang? perut mu sakit?" tanya Gabriel panik dan ia berlutut di depan istri nya, Firda mengangguk lemah. Dengan sigap Gabriel langsung menggendong Firda dan membawa nya ke ranjang.

__ADS_1


"Aku akan memanggil Dokter..." ujar Gabriel hendak mengambil ponsel nya namun Firda mencegah nya.


"Aku ingin mengatakan sesuatu" kata Firda kemudian.


"Nanti saja, sekarang aku akan memanggil Dokter ya, supaya kamu bisa di periksa" kata Gabriel namun Firda menggeleng.


"Aku baik baik saja" jawab Firda "Aku hanya ingin mengatakan kalau... Kalau Om John meretas cctv di kamar kita" kata Firda kemudian yg membuat Gabriel terbelalak kaget.


"Itu...itu tidak mungkin, Firda" jawab Gabriel tak percaya.


"Aku mohon percaya sama aku, Dia... Dia tidak sebaik yg kamu kira, Bang" ujar Firda namun tentu saja Gabriel menolak percaya.


"Tidak mungkin, Firda. Dia sudah seperti ayah ku, dia yg menjaga ku sejak kecil hingga sekarang. Ada apa dengan mu, Sayang? kenapa kamu tiba tiba berkata seperti itu?" tanya Gabriel berusaha berkata dengan lembut.


"Karena dia pernah mengancam ku" kata Firda kemudian yg membuat Gabriel semakin terkejut.


"Dia mengancam akan membunuh ku dan keluarga ku jika aku tidak meninggalkan mu" kata Firda kemudian namun Gabriel tak percaya apa yg di katakan Firda, karena Gabriel merasa John sudah menjadi pengawal nya sejak ia kecil.


"Itu tidak mungkin, Firda. John tidak punya alasan melakukan hal seperti itu" tukas Gabriel. Firda menarik nafas dan menatap Gabriel dengan sendu. Firda merasa ia melakukan kesalahan dengan berbicara pada Gabriel tanpa bukti.


"Tapi aku berkata jujur, Bang Gabriel. John mendatangi ku ke kamar ini dan mengancam ku, dia bahkan mengatakan kalau.... Kalau dia ayah mu" kata Firda lagi yg membuat Gabriel tercengang namun kemudian ia tertawa geli, membuat Firda mengernyit bingung dengan suami nya itu.


"Aku berkata jujur, kenapa kamu malah ketawa?" tanya Firda heran.


"Maaf, Sayang" kata Gabriel menghentikan tawa nya "Tapi seperti nya ada kesalah fahaman, mungkin yg John maksud adalah dia seperti ayah ku atau semacam nya, karena aku memang sudah menganggap nya ayah" kata Gabriel "dan kamu tenang saja, aku mengenal John dengan sangat baik, dia sudah bersama ku sejak aku kecil jadi sangat tidak mungkin dia menyakiti mu" Gabriel berkata dengan serius membuat Firda kecewa karena Gabriel tidak percaya pada nya.


"Sekarang istirahat lah, aku akan pergi sebentar, mungkin hanya satu atau dua jam, aku ada meeting penting hari ini" kata Gabriel kemudian ia mengecup kening Firda sementara Firda hanya diam saja karena ia merasa benar benar lecewa pada Gabriel


...

__ADS_1


30 menit setelah Gabriel pergi, Firda pun juga bersiap pergi, namun Firda pergi tanpa sepengetahuan siapa pun dan beruntung nya Firda berhasil menyelinap keluar dari rumah karena ini memang jam makan siang. Biasa nya para penjaga makan siang bergantian namun hari ini Firda meminta pelayan menyajikan makanan untuk penjaga dan memanggil mereka untuk makan siang bersama.


Sementara Gio sibuk mencari sesuatu di kamar nya, kamera tersembunyi, dia mencari dimana kamera itu, dimana Gabriel meletakkan nya.


Mengetahui fakta bahwa ternyata Gabriel sudah mengetahui identitas nya membuat Gio menyadari kalau selama ini ia juga di awasi. Gio terus sibuk mencari dimana saja kamera tersembunyi itu sehingga ia tak menyadari bahwa Firda keluar rumah.


Firda menaiki sebuah taksi dan meminta nya mengantar Firda ke sebuah alamat.


Selama dalam perjalanan, Firda merenungi apa yg dia lakukan sekarang, apakah benar atau salah? Firda tidak tahu.


Taksi berhenti di sebuah rumah megah dan mewah, Firda turun dari taksi setelah membayar nya. Firda berdiri di depan rumah itu dengan gugup, sebelum akhir nya ia memutuskan untuk menekan bel pintu di sana.


Firda menunggu selama beberapa saat sebelum akhir nya ada seorang pelayan wanita yg membukakan pintu.


"Selamat siang..." sapa Firda.


"Iya, mencari siapa ya, Bu?" tanya pelayan itu.


"Aku mencari Nyonya Angeline Martin" kata Firda kemudian.


"Baiklah, tunggu sebentar" kata pelayan itu kemudian masuk ke dalam.


Pelayan mendatangi kamar Michael karena saat ini Angeline sedang bersama Micheal di kamar nya.


"Nyonya....." panggil pelayan itu pada Angeline, Angeline pun mendongak pada nya"Ada seorang gadis di depan yg mencari mu" tutur pelayan nya


"Seorang gadis?" tanya Angeline bingung kemudian ia mengambil ponsel nya dan memeriksa cctv di depan rumah nya. Angeline mengernyit bingung saat ia melihat Firda berdiri di depan rumah nya.


"Sialan, apa yg dia lakukan di sini?"

__ADS_1


__ADS_2