Lentera Don Gabriel Emerson

Lentera Don Gabriel Emerson
Eps 151 - Gabriel Di Antara Firda & Mickey


__ADS_3

"Mickey, Sayang..." seru Gabriel dengan nada yang begitu lembut "Mickey ke kamar Daddy dulu ya, nanti Daddy susul ke sana"


"Memang nya Daddy mau kemana?" tanya Micheal dan ia terlihat cemas, cemas karena ia fikir ayah nya akan pergi ke Mommy baru nya.


"Daddy cuma mau menemui Mommy dulu, ada yang ingin Daddy bicarakan dengan Mommy..." tukas Gabriel, walaupun wajah Michael cemberut, namun ia mengangguk setuju. Gabriel pun memberikan Micheal pada suster nya dan menyuruh Suster nya itu menjaga Micheal.


"Dimana Angeline?" tanya nya sebelum Suster nya pergi.


"Di dapur, Tuan. Kata nya Nyonya mau memasak untuk Tuan" kata suster nya dan Gabriel hanya mengangguk angkuh dan kemudian melangkah lebar menuju dapur.


"Ange..." ucapan Gabriel terhenti saat ia melihat sebotol wine di atas meja.


"Siapa yang membeli wine?" tanya Gabriel dengan suara berat nya.


"Aku, ini wine favoritemu kan?" tanya Angeline dengan senyum sumringah di bibir nya, ia mengambil gelas baru, menuangkan wine itu ke gelas dan menyodorkan nya pada Gabriel.


"Pertama..." kata Gabriel dengan tatapan yang begitu tajam, ia mengambil gelas berisi wine yang di berikan oleh Angeline namun kemudian ia membuang nya ke wastafel membuang Angeline melotot tak percaya "No wine in my home..." desis Gabriel, ia mengambil botol wine itu dan juga membuang semua isi nya ke wastafel.


"Gabriel, are you mad? it's so expensive..." teriak Angeline kesal.


"I don't f4cking care with this expensive wine..." Gabriel balas berteriak marah "This is my home and I have a rule, no wine here!" tegasnya, tak ayal hal itu membuat Angeline teperangah. Karena seingat dia, Gabriel sudah biasa minum wine dan Gabriel selalu menyimpan wine di rumah nya.

__ADS_1


"Gab..." lirih Angeline menatap heran Gabriel namun Gabriel mengangkat tangan nya di depan wajah Angeline, memberi isyarat agar Angeline diam.


"Dan yang kedua, yang paling penting adalah..." Gabriel melangkah mendekat Angeline dengan tatapan yang mengintimidasi, karena saat ini ia memang sedang sangat marah


"Jangan pernah berani mengucapkan satu patah kata pun hal negatif tentang istriku pada putraku!!!" tegasnya lagi dengan tatapan yang berapi api dan hal itu kembali berhasil membuat Angeline terhenyak.


"What you talking about?" desis Angeline "Kamu datang datang, marah marah tidak jelas..." gerutu Angeline yang merasakan sikap Gabriel sangat berubah pada nya sekarang.


"Aku marah marah tidak jelas kata kamu?" geram Gabriel "Lalu apa maksud kamu bilang ke Micheal kalau Firda melarangku pulang, melarangku tinggal bersamanya? Kamu memfitnah istri ku?" Desis Gabriel dengan emosi yang semakin tidak terkendali.


"Aku tidak bilang Firda melarang kamu pulang, aku bilang 'mungkin'..." tekan Angeline yang justru membuat Gabriel semakin berang.


"Memangnya aku salah bicara begitu? Mungkin saja memang istri barumu itu melarangmu tinggal bersama Micheal karena dia cemburu sama aku," tukas Angeline dengan raut wajah yang sudah tegang, sementara Gabriel seketika tertawa renyah mendengar apa yang di katakan Angeline.


"Atau lebih tepatnya..." Gabriel menatap tajam Angeline dan tawanya pun terhenti seketika "Kamu yang cemburu padanya?" tanya Gabriel dengan nada datar namun raut wajah nya menampilkan yang sebalik nya. Sementara Angeline hanya bisa menggeram tertahan, ia mengepalkan tangannya kuat kuat karena tidak pernah sekalipun Gabriel membentaknya selama ini. Apa lagi pertanyaan Gabriel tepat mengenai hatinya, dimana hati kecilnya memang menaruh rasa cemburu pada wanita desa itu.


"Dengar, Angeline!" Desis Gabriel kemudian Karena ia melihat Angeline hanya diam saja "Sekali lagi kamu mengatakan hal yang negatif tentang Firda pada Micheal, akan aku pastikan kamu tidak akan pernah bisa melihat Micheal lagi seumur hidup. And you know me, right? Aku lakukan apa yang aku katakan!" ancamnya yang tentu saja membuat Angeline kembali terhenyak, bahkan jantung berdebar hebat karena ancaman Gabriel ini.


"Jangan memperbesar masalah, Gabriel!" tegas Angeline kemudian yang tak mau di intimidasi "Aku hanya mengatakan 'Mungkin'..." tekannya lagi "Itu bukan berarti aku mengatakan hal yang negatif dan kamu tidak berhak membawa Micheal, karena dia juga putraku. Aku yang mengandungnya, aku juga yang melahirkannya dan aku yang merawatnya sendirian!" Serunya lantang dengan mata yang sudah memerah.


"Itu salah siapa?" sanggah Gabriel yang tak mau kalah "Kamu yang pergi meninggalkan aku, kamu yang menolak aku ada di samping kamu saat kamu mengandung, melahirkan dan kamu juga yang menjauhkan aku dari putraku sendiri..." seru Gabriel tak kalah lantang nya "Kamu memisahkan Ayah dan anak yang saling membutuhkan, apa kamu tahu betapa menderitanya aku saat kamu bahkan tidak mengizinkanku melihatnya?"

__ADS_1


"Aku lakukan demi keselamatan Micheal, Gabriel...!" teriak Ageline yang membuat para pelayan yang ada di sekitar mereka langsung bergegas pergi dari dapur.


"Aku cuma tidak mau anakku dalam bahaya karena kamu seorang mafia..." lirih Angeline lagi dengan kepala yang tertunduk.


"Lalu apa bedanya dengan sekarang? Hm?" tanya Gabriel yang berusaha menurunkan emosinya yang sempat meluap "Kamu fikir sekarang hidupku sudah aman? No, Angeline!" tegasnya.


"Aku masih seorang Mafia, hidup ku dan orang orang terdekat ku masih akan selalu dalam bahaya karena masa lalu ku. Mau sampai aku mati pun, musuh musuh ku tidak akan berhenti mengejar ku dan bagi mereka aku masih seorang mafia," tutur nya.


Gabriel menyenderkan punggung nya ke pantry, dada nya bergemuruh dan nafas nya memburu karena pertengkaran ini. Pertengkaran yang bahkan belum pernah terjadi saat mereka masih bersama dulu. Dan karena apa? Hanya karena hal kecil dari kecemburuan Angeline pada Firda?


"Kamu berubah..." lirih Angeline kemudian, ia menatap Gabriel dengan tatapan yang begitu sendu dan mata yang sudah berkaca kaca.


"Kenapa?" tanya Angeline lagi.


"Aku tidak pernah berubah, Angel" kata Gabriel yang sudah sedikit tenang "Aku masih sama seperti dulu, mencintai yang aku miliki dan jiwa iblis ku akan terbangun saat ada yang mengusik apa yang aku miliki"


"Dan aku sangat mencintai Firda lebih dari apapun, begitu juga dengan putra ku. Aku sangat mencintai mereka berdua, jadi jangan pernah mencoba membuat konflik di antara kedua nya, Karena yang ada di antara mereka itu aku!" Tegas Gabriel dan ia bergegas pergi dari dapur, meninggalkan Angeline yang merasa begitu sedih atas apa yang di katakan oleh Gabriel.


Isak tangis dari bibir tipis Angeline tak lagi bisa di tahan nya, ia juga pergi dari dapur dan bergegas ke kamar nya sendiri.


Ia fikir padahal ini hanya masalah kecil, ia hanya salah bicara dalam satu kata. Tapi dampaknya?

__ADS_1


__ADS_2