
Kebahagiaan yang tiada tara di rasakan oleh sang mantan Don Mafia, dimana saat ini ia melihat orang orang tercinta nya berkumpul dengan wajah yang memancarkan kebahagiaan.
"Mommy..." kata Micheal sambil memainkan jari jari kecil adik nya yang sedang tertidur di pangkuan sang Ibu "Kan sekarang Mickey sudah punya adik laki laki, adik Lora. Mickey mau tambah adik lagi ya, yang perempuan" kata Micheal dengan lancar nya seolah minta tambah nasi saat makan.
"Inysa Allah, Nak. Nanti ya..." kata Firda lembut.
"Mau nya sekarang, Mommy. Kan lucu kalau punya adik dua" kata Micheal lagi yang membuat semua orang cekikikan.
"Mickey sayang..." seru Mini yang berdiri di samping Firda "Bikin adik itu tidak seperti bikin kue, tidak bisa langsung jadi" jelas nya.
"Memang nya Aunty Mini tahu cara bikin adik? Bikinin satu lagi dong..." celetuk Micheal yang kembali membuat seisi ruangan terbahak bahak tak terkecuali Gio dan Gabriel.
__ADS_1
"Ya tidak bisa, Micheal. Kalau buat adik itu harus sama pasangan, tidak bisa sendiri" tukas Mini berharap anak tiri Firda ini diam namun harapan tinggal harapan.
"Kan Anty Mini sudah punya pasangan, itu Om Gio.." semua orang terbelalak mendengar jawaban Micheal terutama Gio. Mini sempat melongo seperti orang bodoh, ia menatap nanar anak ajaib di depan nya ini.
"Ayo, Aunty Mini...." Micheal menarik tangan Mini dan menatap Mini memelas "Ayo Bikinin adik bayi yang perempuan..." rengek Micheal yang membuat Mini semakin tercengang, sementara yang lain nya justru tertawa geli dengan permintaan tak masuk akal Micheal itu, bahkan tawa mereka sampai menganggu tidur sang Lora kecil.
"Ssshhh shhh" Firda mencoba menimang bayi nya itu dan semua orang pun langsung terdiam karena tak ingin menganggu tidur sang Lora, apa lagi sang Lora kecil yang mulai merengek menangis.
"Boleh, Kak Angel. Aku tidak bisa bergerak banyak" kata Firda sambil tersenyum . Angeline pun langsung menggendong sang Lora kecil, Angeline menatap kagum bayi mungil ini dan itu membuat nya teringat saat ia baru melahirkan Micheal.
"Tampan sekali" kata Angeline sambil menimang sang Lora kecil hingga perlahan Lora Jibril kembali tenang dan kembali memejamkan mata nya.
__ADS_1
"Kadang aku merasa gugup saat mau menggendong Jibril, takut salah pegang. Apa lagi dia masih bayi, badan nya lemah banget" kata Firda memberi tahu Keresahan nya.
"Awal nya aku juga begitu, Firda. Tapi nanti pasti bisa kok. Sebagai Ibu, kita di karunia insting yang kuat dan juga bisa belajar dengan sendiri nya bagaimana jadi Ibu yang baik" kata Angeline.
"Dulu ASI Kak Angel langsung lancar engga?" tanya Firda kemudian.
"Langsung sih, mungkin karena aku subur" kata Angeline "Anak laki laki itu lebih aktif dari anak perempuan lho, Fir. Butuh ekstra kesabaran menjaga nya, apa lagi kalau nanti sudah bisa jalan dan bisa bicara..."
"Pasti lucu ya, Kak..." kata Firda membayangkan putra kecil nya nanti akan tumbuh, belajar merangkak berjalan dan belajar berbicara.
"Masa masa paling lucu dan paling menguras tenaga dan kesabaran..." kata Angeline saat membayangkan masa masa Micheal saat belajar banyak hal.
__ADS_1
Dan percakapan kedua Ibu Ibu itu pun terus berlanjut, Angeline berbagi pengalaman nya sebagai wanita yang lebih dulu menjadi Ibu, ia menceritakan bagaimana masa masa kehamilan hingga kelahiran Micheal. Kedua nya tampak lebih akrab sekarang, bahkan kecanggungan yang Angeline rasakan mulai terkikis apa lagi Firda sangat tahu bagaimana menempatkan diri, membuat Angeline merasa nyaman saat mengobrol dan berbagi pengalaman dengan Firda. Firda menanggapi nya dengan antusias dan bertanya beberapa hal pada Angeline, Gabriel yang melihat itu tentu merasa bahagia. Kedua Ibu dari kedua anak nya itu seperti nya akan menjalin hubungan yang baik dan itu sangat penting untuk pertumbuhan Micheal, mengingat Angeline pernah mengatakan hal yang tidak tidak tentang Firda pada Micheal hanya karena cemburu.