
"Hem kalau begitu Mickey juga mau sama, seperti adik Lora. Tidak mau makan yang lain mau minum susu saja"
"HUH??" pekik Gabriel dengan mata yang membulat sempurna sementara Firda juga tercengang namun kemudian tertawa geli, beda hal nya dengan Micheal yang memasang wajah polos nya dengan senyum manis yang mengembang di bibir nya, kedua mata nya bahkan berkedip lucu beberapa kali yang membuat Firda semakin tertawa, apa lagi ketika melihat raut wajah Gabriel yang begitu shock mendengar penuturan Micheal. Gabriel melongo seperti orang bodoh.
Saat Micheal mengatakan mau minum susu saja, yang terbersit dalam benak Gabriel tentu saja susu sang istri dan secara otomatis dia membayangkan anak nya ini menyusu pada istri nya.
"Hii jangan..." seru Gabriel kemudian sambil menggelengkan kepala nya mengusir fikiran liar yang menari dalam benak nya.
"Kenapa?" tanya Micheal yang tentu saja langsung cemberut, kedua mata nya yang tadi berbinar kini langsung tampak sedih.
"Micheal kan sudah besar, masak masih mau nyusu?" tanya Gabriel yang justru ikutan cemberut seperti anak anak yang di ambil mainan nya sama anak yang lain.
"Ya kan masih kecil, Daddy. Yang sudah besar itu Daddy..." balas Micheal yang lagi lagi membuat Gabriel berfikir liar, terbayang saat ia memang melakukan itu...
"Tapi, Micheal..." kata Gabriel kemudian namun Firda menyela ucapan nya.
"SShtt... " Firda segera menyuruh anak dan bapak itu untuk diam karena Lora Jibril sudah memejamkan mata nya dan sudah melepaskan diri dari Firda. Firda pun langsung membenahi pakaian nya dan menutup aset nya dengan baik.
"Mommy, Mickey juga mau..." sekali lagi Micheal merengek dan Firda sudah hendak berbicara namun Gabriel mendahului nya.
"Mickey minta susu sama Mommy Angeline saja ya" kata Gabriel dan Micheal juga sudah mau berbicara namun Gabriel dengan cepat menyelipkan tangan nya di ketiak Micheal, ia menggotong putra nya itu dan membawa nya keluar dari kamar Firda untuk di kembalikan pada Ibu nya sendiri.
"Angeline..." teriak Gabriel sembari mencari Angeline dan ia justru berpapasan dengan Gio.
"Kenapa anak mu di gotong begitu?" tanya Gio Karena Gabriel hanya memegang kedua ketiak Micheal namun Micheal tampak menikmati hal itu, ia bahkan menggoyang goyangkan kaki nya.
"Dia mau nyusu, cari Mommy nya..." kata Gabriel.
"Angeline tadi di dapur sama Tante Aisyah, mereka sedang membuat kue" kata Gio sambil merogoh sesuatu dari kantong celana nya dan teryata itu kue nastar.
Tanpa buang waktu Gabriel langsung pergi ke dapur dan memanggil Angeline yang sedang asyik belajar membuat nastar dan Gio pun mengikuti Gabriel.
"Angeline..." teriak nya lagi.
"Kenapa Micheal di gotong begitu, Gab?" tanya Angeline yang memang merasa heran dengan cara Gabriel membawa putra nya "Nanti dia jatuh lho..."
__ADS_1
"Micheal mau nyusu" kata Gabriel tanpa memperdulikan pertanyaan Angeline, kemudian Gabriel menurunkan Micheal di depan Angeline.
"Mau minum susu, Sayang? Kan tadi pagi sudah, sudah habis satu gelas lho" kata Angeline.
"Mau seperti adik Lora, Mommy. Minum susu nya Mommy saja tidak makan yang lain"
PYARRRR
Ummi Aisyah yang sedang memegang nampan kue sampai terjatuh saat mendengar permintaan Micheal itu, sementara respon Angeline sama seperti respon Gabriel tadi, ia langsung melongo. Beda hal nya dengan Gio yang mendengar itu langsung tertawa terbahak bahak.
"Micheal..." ujar Ummi Aisyah yang juga tertawa "Micheal sudah besar, Nak. Tidak boleh nyusu lagi apa lagi sama Mommy Firda" tukas nya
"Kenapa semua nya tidak bolehin?" rengek Micheal dan kini kedua mata nya sudah memerah dan hidung nya sudah kembang kempis
"Tidak ada yang sayang Mickey ya, cuma sayang adik Lora ya" kata nya lagi dan air mata sudah menggenang di pelupuk mata nya.
"Bukan begitu, Sayang" kata Angeline lembut, ia berlutut di depan putra nya itu "Kami semua sayang Mickey dan adik Lora, dulu Mickey juga nyusu, tapi waktu bayi. Karena bayi itu tidak punya gigi, tidak bisa makan apa apa, jadi cuma bisa minum susu" tutur Angeline lembut dan Micheal hanya mendengarkan dalam diam, rasa nya ia masih kesal karena semua orang tidak mengizinkan apa yang dia mau.
"Coba Mommy mau lihat, Micheal punya gigi tidak?" tanya nya dan Micheal pun langsung membuka mulut nya dan memperlihatkan gigi nya.
"Jadi, sekarang Micheal faham kan kenapa adik Lora cuma minum susu dan tidak makan yang lain?" tanya Angeline lagi dan Micheal kembali menganggukan kepala nya.
"Anak mu aneh sekali..." kata Gio setengah berbisik pada Gabriel "Jangan jangan bapak nya dulu juga konyol begitu, haha" ejek nya yang membuat Gabriel hanya melirik nya sinis.
"Sekarang Mommy sama Nenda buat nastar, Mickey mau? Kan Mickey ada gigi, bisa makan nastar" ujar Angeline sambil berdiri dan Micheal lagi lagi hanya mengangguk.
"Makan nastar sama Om Gio saja, Mickey" kata Gio sembari mengambil nastar yang sudah dingin dan memasukan nya ke dalam kantong celana nya.
"Jorok sekali sih kamu" ketus Gabriel yang melihat Gio memenuhi dua kantong celana nay dengan nastar "Kan bisa pakai piring"
"Ah, ribet" kata Gio dan kemudian ia menentang tangan Micheal dan membawa nya pergi dari dapur.
Saat keluar dari dapur, Gio berpapasan dengan Mini yang jika berada di rumah Firda, selalu berpenampilan kalem anggun. Mini selalu memakai dress dengan warna warna girlie, tak seperti di kota dimana Mini selalu memakai jeans robek dan lebih sering memakai baju hitam.
"Mau kemana? para pria muda?" tanya Mini.
__ADS_1
''Mau ngadem di bawah pohon " Jawab Gio yang tentu saja memmbuat Mini tertarik dan langsung mengikuti Gio dan Micheal.
Mereka pun pergi ke depan sekolah dimana di sana ada pohon yang rindang, ketiga nya duduk di sana dan Gio menyuruh Mini mengambil daun pisang untuk wadah nastar nya.
"Seharus nya bawa piring" gerutu Mini dan ia berjalan ke belakang sekolah yang kata nya ada daun pisang, dan benar saja, disana ada pohon pisang dan bahkan ada buah pisang yang setengah nya sudah matang. Tanpa fikir panjang Mini langsung mengambil pisang yang sudah matang dan menarik daun pisang sebisa nya, kemudian ia membawa nya pada Gio dan Micheal.
"Mencuri pisang dari mana? Dosa lho" kata Gio saat melihat Mini membawa pisang.
"Tahu apa kamu soal dosa" cibir Mini dan ia pun meletakkan daun pisang di depan Gio, Gio pun mengeluarkan semua nastar yang ada di saku celana nya.
"Kita seperti piknik..." kata Micheal dan ia mengambil satu biji nastar kemudian langsung memasukkan kedalam mulut nya "Hem enak" kata nya sambil mengunyah.
"Bisa gigit kan?" tanya Gio yang teringat dengan Micheal saat merengek ingin nyusu saja.
" Bisa, hehe" kata Micheal cengengesan memperlihatkan gigi gigi putih nya.
"Kenapa memang nya?" tanya Mini yang ketinggalan berita.
"Masak Micheal mau nyusu seperti Jibril kata nya" kata Gio yang tentu saja langsung membuat Mini tertawa terbahak bahak.
"Micheal ada ada saja, nyusu itu cuma buat bayi" kata Mini di sela tawa nya.
"Iya, karena bayi belum punya gigi kata Mommy" jawab Micheal.
"Terus kenapa Micheal pakai kaos tangan? Ini di desa, bukan di Paris" cibir Mini yang baru sadar Micheal pakai kaos tangan dan kaos kaki.
"Biar sama kayak adik Lora, adik kakak kan harus sama" jawab Micheal dengan enteng nya yang lagi lagi membuat Mini tertawa.
"Memang lah ajaib Tuan muda Emerson"
......💞💞......
Selamat pagi pembaca SkySal. Ada yang sudah baca karya Sky yang terbaru yang berjudul A DREAMER?
Tentang Zendaya, gadis yang punya sejuta mimpi. Dari pembantu hingga menjadi model. Kisah asmara nya juga seru, dimana Zendaya berusaha menaklukkan sang pujaan yang bernama Kenzo Alvian. Yang punya wajah bak malaikat namun selalu bersikap dingin dan arogan yang tak lain adalah bos nya.
__ADS_1
Tolong tinggalkan jejak nya juga ya, like, comment, hadiah, vote. Thank you 😘