Lentera Don Gabriel Emerson

Lentera Don Gabriel Emerson
Eps 209 - Drama Mickey Lagi


__ADS_3

Firda menceritakan pada Gabriel kalau semua orang sudah tahu rahasia nya dan itu membuat Gabriel hanya bisa tercengang, apa lagi ia sudah menanyakan pada Micheal apakah Micheal memberi tahu orang lain atau tidak dan Micheal menggeleng saat itu.


"Dia bilang tidak mengatakan apa apa, Sayang" kata Gabriel dan bersamaan dengan itu, yang menjadi topik pembicaraan mereka muncul dengan permen di kedua tangan nya. Sang bocah melompat lompat ria seperti pocong saja sambil mengoceh tidak jelas seperti seorang presenter.


"Hai, Daddy..."


"Hai, Mommy..." sapa Micheal sambil menyunggingkan senyum termanis nya yang justru membuat Gabriel kesal.


''Micheal, coba sini.. Daddy mau tanya sesuatu" tegas Gabriel dan Micheal pun dengan santai nya menghampiri nya yang duduk di tepi ranjang.


"Mau tanya apa, Daddy?'' tanya Micheal setelah ia berdiri di samping sang Ayah sambil mengemut permen nya bergantian.


"Tadi malam Micheal bilang apa sama Oma, Opa dan yang lain nya? Apa Micheal membicarakan sesuatu?" tanya nya sementara Firda hanya memperhatikan putra nya yang sudah dua kali membuat kedua orang tua nya malu di hadapan keluarga besar mereka.


"Tidak ada" jawab Micheal dengan tenang.


"Micheal memberi tahu rahasia kita kemarin?" tanya Firda dengan lembut.


"Tidak, Mickey tidak memberi tahu. Mickey cuma bisikin dan Opa bilang tidak akan kasih tahu siapa siapa" mendengar jawaban anak itu, Firda dan Gabriel hanya bisa mengelus dada.


"Terus Oma juga di bisikin?" tanya Firda lagi.


"He'em. Kan Oma juga tidak akan kasih tahu siapa siapa" jawab Micheal dengan santai nya.


"Ya Allah, Nak..." saking gemas nya Firda pada putra tiri nya sampai ia pun mencubit pipi gemas sang putra "Lain kali, jangan bisikin ya, sama siapa pun. Ingat? Sama siapa pun tidak boleh di bisikin" tegas Firda.


"Tapi kenapa?" tanya Micheal yang membuat Gabriel memutar bola mata jengah.


"Karena, yang nama nya rahasia tidak boleh ada yang tahu. Oma, Opa maupun yang lain nya. Kalau di kasih tahu, nanti tidak jadi rahasia lagi" kata Firda berusaha bersabar.


"Okey, tapi kalau Opa dan yang lain nya ingin tahu bagaimana?"


"Bilang sama mereka, tidak perlu tahu. Okey?" tegas Firda dan Micheal pun mengangguk setuju.


"Daddy, Mickey minta uang yaa" kata Micheal kemudian sambil menadahkan tangan nya pada sang ayah.


"Buat apa lagi? Jajan masih banyak" kata Gabriel.


"Daddy ini kata nya kaya, tapi di mintai uang nya jajan nya banyak kata nya. Mau beli mainan Daddy" kata Micheal panjang lebar yang membuat Firda terkekeh.


Gabriel pun mengambil dompet nya yang ada di atas nakas dan setelah di buka, hanya ada lima puluh ribu.

__ADS_1


"Nih..." Gabriel memberikan nya pada Micheal.


"Cuma satu lembar, Daddy? mau 10..." kata Micheal dan kembali menadahkan tangan nya.


"Daddy tidak punya cash lagi, Nak. Nanti Daddy ke atm dulu ya, ambil uang. Sekarang Mickey pakai itu dan memang nya mau ke warung sama siapa?"


"Bukan mau ke warung, Daddy. Mau di tabung" kata Micheal dan memasukan uang nya ke dalam saku celana nya.


"Kata nya tadi buat beli mainan" kata Gabriel lagi.


"Kan tabung dulu, baru nanti beli mainan" kata Micheal dan ia kembali melompat lompat ria keluar dari kamar.


"Nak, jangan seperti Kakak mu ya..." bisik Gabriel pada Lora Jibril yang sedang tertidur "Pusing Daddy sama Mommy nanti" ucap nya sambil terkekeh.


Sementara di luar, Micheal bertemu dengan Abi Farhan.


"Hai, Mickey. Dari mana?" tanya Abi Farhan.


"Dari minta duit sama Daddy, kata nya Daddy kaya, tapi duit nya di kasih satu" gerutu Micheal yang membuat Abi Farhan terkekeh.


"Micheal mau duit banyak?" tanya Abi Farhan sambil membungkuk agar bisa mensejajarkan wajah nya dengan wajah Michael dan tentu saja Micheal mengangguk antusias "Kalau Micheal mau duit banyak, nanti Kenda kasih tapi Micheal khitan dulu ya" kata nya lembut dan itu tampak membuat Micheal bingung


"Khitan dulu? Apa itu Khitan dulu?" tanya nya sambil mengemut permen nya.


"Di sunat itu bagaimana?" tanya Micheal lagi.


"Di sunat itu, emm nanti burung kecil nya Micheal yang di sini di potong biar..."


"Huaaaa aaaaaa" ucapan Abi Farhan langsung terhenti saat Micheal langsung menangis histris dan itu membuat Abi Farhan panik.


"Mickey, jangan nangis dulu..." kata Abi Farhan dan ia mencoba menyentuh Micheal namun Micheal menepis tangan Kenda nya itu, ia juga melempar permen nya sebelum akhir nya menjatuhkan diri di lantai dan menangis guling guling sambil memegang burung kecil nya dari luar celana.


"Tidak mau di potong, huaaa aaaa..."


"Nanti mickey pipis dari mana. Huaaa aaaa"


Sementara itu, Firda dan Gabriel terkejut mendengar suara tangis Micheal yang histeris dan itu juga membangunkan Lora Jibril.


"Uwee.... Uweee" si Lora kecil juga menangis kejer kejer, Firda pun langsung menggendong putra nya itu dan mencoba menenangkan nya namun Lora Jibril tetap menangis kencang dan kedua tangan nya mengepal. Firda mencoba menyusui anak nya supaya anak nya diam dan tenang namun Lora Jibril tetap menangis.


Sementara Gabriel langsung keluar untuk mengecek Micheal, dan di depan kamar nya ia melihat Micheal yang sudah guling guling di lantai sambil memegang ***** nya yang masih terbungkus celana dan Abi Farhan seperti kewalahan dalam menenangkan si tuan muda.

__ADS_1


"Ada apa, Bi?" tanya Gabriel dan semua penghuni rumah pun juga menghampiri Micheal yang sudah seperti orang kerasukan.


"Tadi Abi cuma kasih tahu kalau Mickey itu mau di khitan" kata Abi Farhan.


"Burung kecil nya Mickey jangan di potong, Huaaa....Aaa"


"Mickey pipis dari mana nanti, huaaa.... Mommy... Mommy...."


Sementara di dalam kamar, Lora Jibril juga semakin kencang nangis nya seiring semakin kencang nya tangis Micheal di depan kamar nya.


"Ya Allah, Mickey kenapa sih" gumam Firda sembari berusaha menenangkan putra nya.


"Shhhtt sshhtt, Sayang. Tenang ya..." Firda mengusap ubun ubun Lora Jibril yang masih menangis


"Uweee... Uweee...."


Di luar, Ummi Aisyah mencoba menggendong Micheal namun kaki Micheal malah menendang nendang tidak jelas. Abi Farhan Gabriel dan yang lain nya juga berusaha menenangkan Micheal namun bocah itu tak bisa di kendalikan.


"Burung kecil nya jangan di potong, Huaaa... Mommy...."


"Pipis dari mana nanti.... Huaa... Oma.... Jangan di potong" racau nya, yang tadi nya orang panik dan cemas kini tertawa geli dengan tingkah tuan muda satu ini.


"Iya, iya. Tidak jadi di potong, tapi berhenti dulu nangis nya" tegas Gabriel namun Micheal tak mau mendengarkan dan ia semakin histeris.


"Lagian kamu sih, Mas. Pakai bilang mau di potong burung kecil nya, ya takut lah tuh anak" gerutu Ummi Aisyah.


"Ya aku sudah mencoba menjelaskan dengan baik, Sayang" kata Abi Farhan membela diri.


Firda yang tidak tahan dengan kedua anak nya yang menangis kejer kejer pun langsung keluar dan ia melihat Micheal yang masih guling guling di lantai sambil memegang burung kecil nya yang masih aman dalam sarang nya.


"Ada apa, Bang?" tanya Firda.


"Dia tidak mau di sunat" kata Gabriel yang membuat Firda menghela nafas berat.


"Berhenti menangis nya, Mickey. Adik Lora juga nangis neh..." kata Firda namun Micheal tak memperdulikan nya hingga tiba tiba si kakek datang dengan membawa golok dan memperlihatkan nya pada Micheal.


"Kalau tidak diam, Opa potong sekarang burung kecil nya!"


...💞💞...


Selamat pagi pembaca SkySal. Ada yang sudah baca karya Sky yang terbaru yang berjudul A DREAMER?

__ADS_1


Tentang Zendaya, gadis yang punya sejuta mimpi. Dari pembantu hingga menjadi model. Kisah asmara nya juga seru, dimana Zendaya berusaha menaklukkan sang pujaan yang bernama Kenzo Alvian. Yang punya wajah bak malaikat namun selalu bersikap dingin dan arogan yang tak lain adalah bos nya.


Tolong tinggalkan jejak nya juga ya, like, comment, hadiah, vote. Thank you 😘


__ADS_2