Lentera Don Gabriel Emerson

Lentera Don Gabriel Emerson
Eps 123 - Firasat Ummi


__ADS_3

Gabriel mengerahkan semua kekuatan nya untuk menemukan Gio, karena ia sangat yakin Gio lah yg membawa Firda. Sementara Micheal ia kembalikan pada Angeline, namun dengan syarat Angeline harus berada di bawah pengawasan Gabriel selama 24 jam dan Angeline tinggal di rumah yg sudah Gabriel siapkan bersama Mini juga. Dengan kemampuan meretas nya, Mini berusaha melacak keberadaan Gio.


Sementara nasib Frank, pria itu hanya bisa marah marah sendirian karena Gabriel mengancam akanmembeli perusahaan nya dan semua saham saham yg dia miliki. Dan Frank sangat tahu, Gabriel bisa melakukan apapun yang pria itu mau.


Dan Edward, pria itu masih berada dalam tahanan Gabriel dan saat mendapatkan kabar bahwa anak buah nya gagal membunuh Firda membuat nya sangat marah.


Kini hasrat Edward bukan hanya pada materi saja, tapi juga dendam pada Gabriel dan Firda. Ia bertekad untuk bisa membunuh Firda karena gara gara Firda lah ia berada dalam situasi yg tak pernah ia bayangkan seperti ini, menjadi tahanan putra nya sendiri dan di hajar habis habisan oleh nya hingga Edward merasa akan sekarat.


Dua hari telah berlalu, namun tak ada hasil apapun yg mereka temukan tentang Gio. Hal itu membuat Gabriel berfikir, mungkinkah Gio pulang kampung?


.........


Dua orang pelayan wanita masuk ke kamar Firda, mereka membersihkan tubuh Firda yg saat ini masih tak sadarkan diri. Setelah membersihkan tubuh Firda, mereka mengganti pakaian Firda.


Setelah semua nya selesai, mereka pun keluar dari kamar dan di depan kamar sudah ada Gio yg menunggu mereka bersama Dokter yg menangani Firda.

__ADS_1


Mereka berdua masuk ke kamar dan Dokter memeriksa keadaan Firda.


"Kapan kau akan sadar, Nyonya Firda..." lirih Gio cemas.


Sudah dua hari berlalu namun Firda tak juga sadarkan diri, nafas wanita itu begitu lembut dan teratur. Detak jantung nya juga normal namun entah kenapa Firda malah koma.


Gio menatap Firda yg seperti orang tidur saja, ia kembali mengoleskan salep pada luka lebam di wajah Firda. Gio melakukan nya dengan hati hati


"Bagaiamana, Dokter?" tanya Gio.


"Dia baik baik saja, Tuan. Janin nya juga baik baik saja" tukas nya.


Sehari yg lalu, Firda sudah di bawa untuk melakukan tes MRI, tak di temukan luka dalam pada tubuh Firda.


"Secara medis dia baik baik saja, Tuan Gio. Luka yg dia alami juga hanya luka luar saja" jawab nya lagi.

__ADS_1


Gio menghela nafas berat, ia menatap Firda dengan tatapan sendu. Ingin rasa nya Gio membelai wajah Firda, namun ia tahu Firda pasti akan sangat marah jika Firda tahu itu.


"Suami mu tidak bisa melindungi mu, Nyonya Firda. Bersedia kah kau tinggal bersama ku saja? Aku tidak akan menyakiti mu, aku akan melindungi mu, akan aku pertaruhkan nyawa ku untuk keselamatan mu" monolog nya.


Eduardo menguping pembicaraan keponakan nya itu, ia merasa kasihan sebenarnya dengan Gio. Dia terjebak pada cinta yg bertepuk sebelah tangan, dan itu sangat mempengaruhi Gio dan misi nya. Apa dengan permusuhan kelam antara keluarga Glatzel dan keluarga Emerson yg entah sampai kapan akan berakhir.


...


Ummi Aisyah mengundang anak yatim kerumah nya, ia juga mengundang para Ustadz, Ustadzah dan juga para santri guna melakukan doa bersama untuk keselamatan Firda dan janin nya.


Ummi Aisyah melakukan semua itu karena semenjak dua hari yg lalu, hati nya selalu resah dan gelisah, fikiran nya tidak tenang dan malam ini lagi lagi ia kembali memimpikan Firda yg terluka dan memegang sebilah pisau di tangan nya, Aisyah menceritakan hal itu pada suami dan ayah nya. Awal nya mereka berdua mengatakan itu hanya bunga tidur, namun tidak ketika malam ini Ummi Aisyah kembali memimpikan putri semata wayang nya itu.


"Berdoa lah, Nak..." ayah nya mengusap lembut pundak Ummi Aisyah "Tidak ada yg lebih kuat dari pada doa, percaya lah Allah akan melindungi Firda dan keluarga kecil nya"


"Mimpi itu seram sekali, Bi. Putri ku memegang sebilah pisau yg berlumuran darah, dada kanan nya terluka dan mengucurkan darah tanpa henti. Aku sangat takut itu pertanda buruk, apa lagi kita tidak bisa menghubungi Gabriel dan Firda selama dua hari ini" ayah nya itu menghela nafas panjang, ia mengusap kepala putri nya itu dengan sayang.

__ADS_1


"Apa sebaik nya kita mendatangi mereka, Bi? Aku ingin tahu keadaan putri ku..."


"Nanti kita bicarakan lagi, Nak..."


__ADS_2