Lentera Don Gabriel Emerson

Lentera Don Gabriel Emerson
Eps 184 - Abi Siuman


__ADS_3

Firda, Gabriel dan Kakek Nenek sedang sarapan bersama sebelum mereka kembali ke rumah sakit. Meskipun rasa nya begitu berbeda karena tak ada Ummi Abi di sana.


"Makan yang banyak, Sayang. Biar sehat, biar bayi kita tumbuh kuat" kata Gabriel.


"Hem" jawab Firda tanpa menoleh.


"Kakek sama Nenek tidak perlu ke rumah sakit hari ini ya, di rumah saja istirahat" kata Gabriel, ia merasa kasihan pada Kakek Nenek nya yang sudah lanjut usia Itu jika harus bolak balik ke rumah sakit.


"Iya, Kek, Nek. Lebih baik di rumah, istirahat" sambung Firda.


"Tapi nanti kabari kalau misal Abi mu siuman ya, Fir" ujar Sang Nenek.


"Iya, Nek. Pasti, Nenek doain Abi ya"


"Selalu, Nak"


"Sebenarnya aku punya rencana" kata Gabriel "Jika sampai hari ini Abi belum siuman, aku mau membawa dia ke luar negeri" tukasnya dan baru saja Gabriel selesai bicara, ponsel Firda yang ada di atas meja berdering. Melihat nama Ummi tertera di layar ponsel nya, Firda tanpa membuang waktu langsung menjawab panggilan Ummi.


"Assalamualaikum, Ummi. Ada apa? Abi sadar kan?" tanya Firda dalam satu tarikan nafas, tak ada jawaban dari sana, namun terdengar suara isak tang sang Ummi yang membuat Firda langsung cemas, ia menatap Kakek Nenek nya serta suami nya bergantian.


"Ada apa, Firda? Semua nya baik baik saja kan?" tanya Gabriel yang juga cemas saat melihat raut wajah Firda.

__ADS_1


"Ummi, Abi baik baik saja kan? Kenapa Ummi menangis?" tanya Firda dan ia pun sudah terasa mau menangis, ia sangat takut terjadi sesuatu dengan Abi nya itu.


"Abi... Abi sadar, Fir..." kedua bola mata langsung membulat sempurna mendengar apa yang di katakan Ummi nya itu.


"Ummi serius?" pekik Firda dan ia langsung menangis haru.


"Apa, Fir?" tanya sang Nenek.


"Abi mu baik baik saja kan, Fir?" sang Kakek juga ingin tahu dan Firda hanya bisa menganggukan kepala nya. Gabriel, Kakek dan Nenek langsung mengucapkan puji syukur dengan penuh haru.


"Iya, Nak. Alhamdulillah Abi mu sudah sadar" terdengar suara Ummi Aisyah yang tampak nya juga sangat terharu.


"Iya, Sayang. Dari tadi Abi mu memang menanyakan mu" kata Ummi nya.


"Bilang sama Abi, Firda baik baik saja dan Firda mau kesana sekarang" kata Firda.


"Iya, Nak. Ya sudah, Ummi mau memberi tahu Micheal dulu. Karena tadi Abi juga menanyakan keadaan Micheal dan Mini"


"Iya, Firda sama bang Gabriel dan Kakek Nenek kesana sekarang" kata Firda kemudian meneguk air dari gelas nya.


"Assalamualaikum, Ummi"

__ADS_1


"Waalaikum salam, Nak"


"Bang, kita tidak perlu membawa Abi ke luar negeri, Alhamdulillah Abi sudah sadar" kata Firda yang tampak benar benar bahagia dengan berita.


"Alhamdulillah, ya sudah kamu ganti baju sana. Biar aku siapkan mobil" kata Gabriel dan Firda pun menganggukan kepala nya.


.........


Sementara di rumah sakit, Micheal hendak menjenguk Kenda nya dengan di antar oleh Angeline. Angeline mendorong kursi roda Micheal pelan pelan, mendengar Kakek nya siuman membuat Micheal benar benar terlihat senang. Meskipun ia tidak tahu apa itu arti pengorbanan sang Kakek untuk nya, namun Micheal tahu ia sangat sayang padan Kenda nya itu dan begitu pun sebaliknya.


Saat masuk ke ruangan Abi Farhan, Micheal langsung di sambut senyum hangat pria yang telah menganggap nya sebagai cucu sendiri itu.


"Kenda masih sakit?" tanya Micheal setelah ia berada di samping Abi Farhan. Abi Farhan tersenyum lemah dan berusaha menggelengkan kepala nya.


"Luka nya Kenda banyak ya, susah gerak ya?" racau Micheal yang membuat Abi Farhan merasa begitu gemas dan ia kembali bisa tersenyum lemah.


"Kenda sabar ya, nanti sembuh. Mickey juga kemarin sakit semua, sekarang sudah hilang sedikit sakit nya" ucap nya lagi.


"Kenda tahu tidak, Mommy, Daddy sama Om Gio berhasil mengalahkan penjahat. Hebat kan?" Micheal kembali berkata bangga sambil tersenyum lebar.


"Adik bayi juga selamat, Mickey legaaaa" kita Micheal lagi sambil mengusap dada nya. Ummi Aisyah tertawa kecil melihat anak itu terus me racau sejak tadi padahal tidak di ladeni.

__ADS_1


__ADS_2