
Jika Mini gugup karena sebentar lagi ia akan menikah dan akan menjadi Nyonya Glatzel, Firda justru gugup karena ia akan melakukan penerbangan untuk pertama kalinya dengan Lora Jibril. Apa lagi Ummi dan Tante nya tidak bisa menemani Firda karena mereka berdua harus pergi ke pesantren tempat mereka menuntut ilmu dulu di karenakan mereka mendapatkan kabar bahwa pengasuh pondok pesantren mereka telah wafat dan tentu mereka ingin datang. Gabriel juga meyakinkan keluarga Firda akan ada banyak yang membantu Firda nanti saat di Jakarta, apa lagi pelayan di mansion Gabriel itu tak hanya satu atau dua orang dan mereka semua sangat menghormati Firda.
Dan di rumah nya saat ini sedang heboh untuk mempersiapkan keberangkatan mereka.
"Minyak kayu putih nya jangan lupa, Fir. Anak anak mudah masuk angin, taruh di tas yang di pegang biar gampang ngambil nya" kata Ummi Aisyah untuk yang ke sekian kali nya.
"Banyak banyak baca sholawat di jalan ya, Nak" sang Nenek juga memperingatkan "Langsung telfon nanti kalau sudah sampah"
"Jangan lupa baca doa ya setelah keluar rumah, sebelum naik mobil, sebelum naik pesawat nya" Kakek nya ikut menimbrung
"Gendongan nya ini sudah nyaman belum, Fir? Gendong yang benar lho ya" Tante nya pun menyambung.
"Bilangin sama pilot nya ya, Gab. Suruh pelan pelan menerbangkan pesawat nya. Cucu-cucuku harus selamat sampai tujuan, apa lagi Jibril masih bayi," kata Abi Farhan.
"Kalau bisa gantian gendong Jibril nya, takut nya Firda capek. Mickey juga tidak boleh rewel ya" kata Om nya Firda.
Sementara Gabriel dan Firda sejak tadi hanya diam, dan saat ada yang memberi tahu mereka sesuatu kedua nya hanya mengangguk, begitu juga dengan Micheal, ia juga heran dengan keluarga nya yang semua nya berbicara bergantian dan seolah tak akan ada habis nya.
"Apa semua nya sudah selesai?" seru Micheal akhir nya "Kalau semua nya masih berbicara, kapan kita berangkat nya?" tanya Micheal karena ia memang sudah sangat tidak sabar untuk segera berangkat.
"Kamu juga, Mikail. Jangan nakal di pesawat ya, jangan gangguin adik Lora" Ummi Aisyah kembali memperingatkan.
"Iya, Nenda. Kan dari tadi sudah di kasih tahu, kenapa di kasih tahu lagi..." gerutu Micheal kesal.
"Ya sudah, kami berangkat dulu" kata Firda akhir nya atau Micheal kembali akan Berulah "Pamitan dulu, Nak. Salim dulu sama Oma dan yang lain nya, Nak..." ujar Firda dan Micheal pun menuruti perintah Ibu nya itu.
Firda dan Salim dengan para tetua nya itu begitu juga dengan Gabriel.
__ADS_1
"Bismillah, Nak. Hati hati ya..." kata Ummi Aisyah kemudian mengecup ubun ubun kedua cucu nya itu.
"Iya, Ummi" jawab Firda sambil melempar senyum supaya Ibu nya itu tenang.
Sementara Ummi Aisyah tidak bisa tenang bukan karena apa, karena ia kembali teringat dengan mimpi nya beberapa bulan yang lalu. Apa lagi bagi nya kota itu adalah tempat yang berbahaya bagi Firda karena di sana lah semua penjahat bisa menemukan mereka.
"Hamba titipkan Firda dan keluarga nya pada Mu , ya Rabb. Tidak ada yang bisa melindungi mereka lebih baik dari Mu"
.........
Gio dan Mini menyambut kedatangan Eduardo Glatzel, dan untuk yang kedua nya Don Mafia itu bertemu dengan Mini. Eduardo masih ingat dengan wajah Mini yang saat ini datang bersama Gabriel untuk menjemput Firda, tak hanya itu, Eduardo juga di buat terpukau pada gadis muda ini yang berhasil menemukan pulau tempat persembunyian Gio dan pasukan nya.
"Not bad..." kata Eduardo yang memperhatikan Mini dari ujung kepala hingga ujung kaki, Mini hanya mendelik, bukan karena apa... Melainkan karena saat ini ia hanya memakai daster kebesaran dengan rambut yang acak acakan.
Mini tidak tahu kapan calon mertua nya itu akan datang karena Gio tak pernah memberi tahu nya, tapi tiba-tiba saja ada pesawat yang mendarat di atas atap saat Mini sedang memasak.
"Memang nya pelayan kemana?" tanya Eduardo
"Ada, tapi aku tidak suka masakan mereka" jawab Mini yang membuat Eduardo langsung menaikan sebelah alis nya, karena pelayan tukang masak yang bekerja dengan Gio itu bukan sembarangan tukang masak.
"Kenapa?" tanya Eduardo kemudian.
"Karena mereka tidak pakai micin, jadi nya kurang sedap" jawab Mini dengan jujur yang tentu saja membuat Eduardo melongo, sementara Gio hanya terkekeh dan ia menggetuk kepala Mini dengan gemas membuat Mini mengaduh.
"Dasar, generasi micin"
...
__ADS_1
Sementara itu, perjalanan Firda tidak semenakutkan yang ia bayangkan. Justru diri nya ia dan kedua anak nya bersenang senang selama dalam perjalanan, begitu juga dengan Gabriel. Micheal juga tidak nakal, ia hanya sesekali menggoda adik nya.
Setelah kurang lebih satu jam penerbangan, akhir nya kini pesawat pun mulai mendarat. Dan saat pesawat mendarat, Micheal akan berteriak bahwa perut nya mengecil.
"Tuh kan... Perut Mickey mengecil" teriak nya yang membuat Gabriel dan Firda hanya bisa geleng geleng kepala.
Setelah pesawat mendarat dengan sempurna, pintu pesawat pun di buka dan Micheal langsung berlari antusias keluar. Di sana sudah ada Billy dan beberapa orang yang menanti kedatangan Big bos mereka.
"Halo, Om Billy..." teriak Mickey "Mickey bawa adik lho..." pamer nya yang membuat Billy tersenyum.
"Benar kah?" Billy pura pura terkejut.
"Iya, nanti Mickey mau ajak jalan jalan, belanja, main..." ujar Micheal lagi.
Gabriel dan Firda pun juga keluar dari pesawat dan Billy beserta anak buah nya langsung menyambut mereka dengan hormat dan langsung mengarahkan mereka ke mobil mereka. Anak buah Billy mengambil koper Firda dan memasukan nya ke dalam bagasi mobil.
"Apa ada yang tahu kabar kedatangan ku?" tanya Gabriel setelah ia berada di dalam mobil bersama Micheal dan Firda.
"Tidak, Don. Tapi kami juga tidak bisa memastikan apakah keberadaan anda tidak akan di ketahui sampai anda kembali lagi ke desa"
"Tidak apa-apa, semoga Allah melindungi kita semua"
......💞💞......
...Ada yang sudah baca karya Sky yang terbaru yang berjudul A DREAMER?...
...Tentang Zendaya, gadis yang punya sejuta mimpi. Dari pembantu hingga menjadi model. Kisah asmara nya juga seru, dimana Zendaya berusaha menaklukkan sang pujaan yang bernama Kenzo Alvian. Yang punya wajah bak malaikat namun selalu bersikap dingin dan arogan yang tak lain adalah bos nya....
__ADS_1
...Tolong tinggalkan jejak nya juga ya, like, comment, hadiah, vote. Thank you 😘...