Lentera Don Gabriel Emerson

Lentera Don Gabriel Emerson
Eps 216 - Mickey Dilema


__ADS_3

"Haha.. Haha..." Firda tertawa terpingkal pingkal sambil memegang ponsel nya dimana layar nya menampilkan wajah Mini yang sedang cemberut.


"Kok malah ketawa sih, Firda? Orang lagi curhat juga" kata Mini mendengus.


"Aduh aduh, maaf" kata Firda yang berusaha menghentikan tawa nya, perut nya bahkan sampai sakit dan mata nya sudah ber-air gara gara curahan hati Mini yang di tembak oleh Gio namun bukan nya dengan hal yang romantis namun justru dengan hal yang konyol.


"Tapi si Gio benar juga, Min. Nama nya orang jatuh cinta kan memang tidak di sengaja, Min. Kalau jatuh cinta bisa di sengaja mah enak"


"Iya juga ya, tidak akan ada tuh cinta terlarang, mencintai istri orang, suami orang"


"Ho'oh, berarti Gio tidak salah dong bicara begitu..."


"Ya salah dong, Firda" sanggah Mini dengan cepat dan ia kembali cemberut.


"Lah, kenapa salah? Tadi kamu sudah setuju kalau jatuh cinta itu tidak bisa di sengaja"


"Ya aku setuju dengan teori tak ada yang sengaja jatuh cinta, tapi ya masak cara mengungkapkan nya begitu, Fir? Bukan nya bikin orang terharu, baper, itu malah bikin jengkel. Dia bilang tidak sengaja jatuh cinta, seolah olah itu kecelakaan yang tak di harapkan" gerutu Mini yang justru kembali membuat Firda tertawa.


"Ya sudah lah, Min. Gio memang bukan tipe orang yang romantis, apa apa to the point orang nya" jawab Firda lagi "Oh ya, terus bagaimana jawaban kamu?"


"Entah lah"


"Kok entahlah?"


"Ya terus aku harus Jawab apa? Kalau dia bilang I love you, aku bisa jawab I love you too. Kalau dia bilang maukah kamu jadi pacar ku, aku akan jawab aku mau. Lah dia bilang nya aku engga sengaja jatuh cinta sama kamu. Aku harus jawab apa dong?"


"Iya juga ya..." gumam Firda, ia justru terbayang dengan wajah Gio yang sebenar nya manis dan tampan, namun sayang raut wajah nya selalu datar bahkan dingin.


"Ya sudah lah, Min. Terima saja, memang orang nya begitu. Kamu kan juga begitu, tidak ada manis manis nya"


"Ya jsutru karena aku tidak ada manis manis nya itu, aku juga mau di manisin"


"Bingung ya jadi kalian, karakter nya sama sih"


"Ya terus aku harus bagaimana? Malah si Paman Mafia itu mau datang ke Indonesia lagi"


"Ya Allah, Min. Ya itu bagus, kalau pria sudah membawa tetua pada hubungan kalian, berarti dia serius dan tidak main main"

__ADS_1


"Gitu ya?"


"Iya, jadi status hubungan kalian apa sekarang?"


"Malah di tanya lagi, ya mana aku tahu" Firda kembali tertawa mendengar jawaban teman nya itu "Pening kepala. Mending aku mau lihat Jibril lah, obat pening" kata Mini kemudian dan Firda pun memperlihatkan Jibril yang melek sambil menendang nendangkan kaki nya.


"Uh, mungil nya..." kata Mini gemas.


...


Sementara di kamar yang lain, Angeline baru saja selesai memandikan Micheal apa lagi burung nya itu sudah kering.


"Untung saja Dokter nya bagus, jadi cepat kering" gumam Angeline.


"Om Dokter nya juga tampan ya, Mom. Meskipun Daddy lebih tampan" kata Micheal dan Angeline hanya menanggapi nya dengan gumaman.


Angeline memakaikan baju Micheal setelah mengeringkan tubuh nya "Mickey, seperti nya sebentar lagi kita pulang ke Jakarta ya" lirih Angeline kemudian yang membuat Micheal langsung cemberut.


"Yah, kok sudah pulang sih, Mom. Mickey kan masih mau di sini" rajuk Micheal.


"Tapi kan Uncle Frank dan Granpa juga kangen sama Mickey, sudah lama sekali Mickey tidak pulang. Lain kali bisa main kesini lagi kok" bujuk Angeline dan hal itu membuat Micheal langsung tertunduk sedih.


"Iya, Sayang. Mommy faham, tapi kan rumah Micheal di Jakarta. Mommy, Uncle, dan Grandpa juga di Jakarta. Kami kan juga sayang Mickey, mau tinggal sama Mickey juga" kata Angeline yang tentu saja membuat putra nya itu semakin dilema.


Di satu sisi ia ingin tinggal bersama Daddy dan adik nya, tapi di sisi lain dia ingin tinggal bersama Mommy dan Granpa nya juga.


Setelah selesai berpakaian, Abi Farhan memanggil Micheal dan mengajak nya ke Musholla. Apa lagi hari sudah petang dan sebentar lagi akan adzan magrib.


Di Madrasah Ar Rahman itu, sebelum adzan maghrib, sebagian santri dan Ustadz mengaji bersama. Kegiatan itu tidak di wajibkan namun ada banyak yang berpartisipasi, dan Abi Farhan sengaja mengajak Michael supaya cucu nya itu terbiasa dengan kegiatan ngaji mengaji, Angeline pun tak masalah dengan hal itu apa lagi ia memang sama sekali tidak membaca kitab suci nya itu.


Sesampainya Micheal dan Abi Farhan di musholla, ada banyak anak anak yang mungkin seusia dengan Micheal namun sebagian dari mereka sudah lancar membaca ayat per ayat Firman Tuhan itu.


"Duduk sini ya..." kata Abi Farhan membawa Micheal duduk di dekat seorang anak yang berpakaian serba putih, anak itu mendongak dan melemparkan senyum pada Micheal sebelum akhirnya nya ia kembali fokus pada kitab suci yang ia pegang.


Micheal mengintip, dan ia sudah tidak asing dengan tulisan arab itu karena semenjak tinggal bersama keluarga Mommy tiri nya, ia di ajari huruf hijaiyah dan harkat nya. Namun Micheal belum bisa hafal.


30 menit kemudian acara membaca kitab suci pun usai, dan kemudian seorang Ustadz berdiri hendak mengumandangkan adzan.

__ADS_1


Bersamaan dengan itu, beberapa orang sudah mulai berdatangan ke Musholla untuk melaksanakan sholat Maghrib berjema. Tak terkecuali keluarga Firda, termasuk Angeline dan Gabriel.


"Sudah dari tadi di sini?" tanya Gabriel sembari duduk di samping Micheal yang duduk di shof depan.


"He'em" jawab Micheal "Daddy..." ujar nya kemudian sembari menatap Daddy nya sendu.


"Kenapa lagi?" tanya Gabriel.


"Kata Mommy, nanti Mickey harus pulang dan tinggal sama Mommy"


"Hem, terus?"


"Tapi kan Mickey juga mau tinggal sama Daddy dan adik Lora"


Gabriel terdiam sejenak mendengar penuturan pilu sang buah hati yang sedang dilema.


"Hem begitu ya, begini saja. Bagaimana kalau Mickey dua minggu di Jakarta, dua minggu di desa. Jadi dua Minggu sama Mommy, dua minggu sama Daddy"


"Terus sekolah nya nanti bagaimana?"


"Itu Daddy urus nanti..."


"Tapi memang nya tidak bisa selalu tinggal bersama ya, Daddy?"


"Bisa, tapi kan kalau begini lebih enak. Tiap dua minggu Mickey liburan, naik pesawat"


"Bener juga ya, Daddy"


"Iya"


Dan kemudian kedua nya pun berdiri saat terdengar suara iqomah, yang berarti sholat maghrib akan segera di laksanakan.


......💞💞......


Selamat pagi pembaca SkySal. Ada yang sudah baca karya Sky yang terbaru yang berjudul A DREAMER?


Tentang Zendaya, gadis yang punya sejuta mimpi. Dari pembantu hingga menjadi model. Kisah asmara nya juga seru, dimana Zendaya berusaha menaklukkan sang pujaan yang bernama Kenzo Alvian. Yang punya wajah bak malaikat namun selalu bersikap dingin dan arogan yang tak lain adalah bos nya.

__ADS_1


Tolong tinggalkan jejak nya juga ya, like, comment, hadiah, vote. Thank you 😘


__ADS_2