Lentera Don Gabriel Emerson

Lentera Don Gabriel Emerson
Eps 96 - Pengkhianatan Yg Terungkap


__ADS_3

Firda kebingungan untuk mencari tahu siapa Gio sebenarnya, karena Gio terlihat benar benar bersih.


Gio turun dari kamar nya dan mencari kucing nya yg tidak ia lihat seharian.


.........


Sementara itu, Gio keluar dari rumah tanpa sepengetahuan Firda. Ia pergi ke kantor Gabriel, selama dalam perjalanan, Gio terus mengatakan pada diri nya sendiri bahwa misi nya harus di selesaikan hari ini juga.


"Tidak apa apa meskipun ini tidak sesuai dengan yg aku rencana kan, tapi setidaknya aku harus membuat Gabriel Emerson membayar hutang nya atas nyawa keluarga ku"


Sesampainya di kantor Gabriel, Gio langsung turun dari mobil nya dan bersamaan dengan itu, ia melihat Gabriel yg keluar dari kantor nya.


"Ada apa, Gio?" tanya Gabriel.


"Tidak apa apa, Don Gabriel. Nyonya Firda hanya ingin aku menjemput mu" tukas Gio dan Gabriel hanya mengangguk mengerti.


Gio membukakan pintu untuk Gabriel, Gabriel pun langsung masuk dan duduk dengan tenang.


Gio pun kemudian juga masuk dan duduk di kursi kemudi, Gio menjalankan mobil nya dengan kecepatan penuh. Sesekali ia melirik Gabriel dan pria itu masih tampak begitu tenang, membuat Gio sedikit bingung. Karena Gabriel tidak bertanya kenapa Firda meminta Gio menjemput nya atau sebagai nya.


Mobil berhenti di sebuah tol yg sedikit sepi, Gabriel memperhatikan sekeliling nya dan ia teringat saat itu, di tempat ini juga ia dan John juga di serang.


Gio terdiam dan menunggu Gabriel bersuara, Gio berfikir Gabriel pasti akan bertanya kenapa Gio berhenti namun nyata nya Gabriel hanya diam saja dengan tatapan yg lurus dan bibir yg terkatup rapat.

__ADS_1


Gio mengeluarkan senjata nya dan langsung menodongkan nya pada Gabriel, namun Gabriel tidak terlihat terkejut sedikitpun, ia malah hanya berseringai sinis.


"Keluar!!!" desis Gio dan Gabriel dengan santai nya langsung keluar dari mobil, Gabriel membenarkan jas nya dengan gerekan yg anggun.


Gabriel melirik sekeliling nya dan ternyata disana sudah ada lima pria bertubuh kekar yg menodongkan senjata pada Gabriel.


"Kau tidak punya pertanyaan, Gabriel Emerson?" tanya Gio antara marah dan heran karena Gabriel benar benar tidak terlihat terkejut sedikitpun.


"Apa yg harus aku pertanyakan, Tuan muda Glatzel?" tanya Gabriel sambil tersenyum sinis yg membuat Gio terbelalak. Tak menyangka sedikit pun bagaimana Gabriel bisa tahu identitas diri nya dan sejak kapan?


"Apa sekarang kau punya pertanyaan, Tuan muda Glatzel?" Gabriel balik bertanya dengan senyum puas di bibir nya, dia bahkan tidak terlihat takut dengan lima pria yang menodongkan senjata pada nya. Dimana jika mereka menarik pelatuk mereka, maka Gabriel pasti akan tumbang di sana.


"Jadi kamu sudah tahu, eh?" Gio menatap Gabriel dengan tatapan penuh dendam nya.


Mereka semua menoleh pada asal suara tembakan itu dan ternyata salah satu anak buah Gio tumbang dengan luka tembak di kepala nya. Gabriel tersenyum miring dengan tatapan bak iblis yg merasa puas saat melihat wajah panik anak buah Gio saat puluhan anggota Black Swan yg di pimpin oleh John tiba tiba datang dan menodongkan senjata pada Gio dan ke empat anak buah nya.


Gio yg melihat itu semakin marah, Gio berfikir Gabriel benar benar akan terbebas dari Black Swan tapi seharusnya Gio tahu bahwa Gabriel akan selalu menjadi Don sejati Black Swan dan akan selalu siap saat Gabriel membutuhkan mereka.


"Tuan muda Glatzel, kau seharusnya menunggu sampai kau sedikit dewasa jika kau ingin menyentuh ku" desis Gabriel "Pengecut dan lemah adalah orang orang yg hanya bisa menusuk dari belakang, aku tidak menyangka, Eduardo Glatzel memiliki keponakan sekaligus pewaris yg pengecut dan lemah seperti mu" desis Gabriel lagi yg membuat Gio semakin marah, emosi nya meluap hingga ke ubun ubun nya. Darah nya terasa begitu mendidih, dan ia menggetakkan gigi nya marah.


Gio melempar senjata nya dan memberi isyarat pada anak buah nya untuk menurunkan senjata mereka. Gabriel justru terkekeh melihat Gio yg benar benar terlihat marah.


"Ayo kita selesaikan di sini, Emerson. Dengan jantan!!!" tegas Gio sambil melepas jas hitam nya dan melempar nya asal. Gabriel pun melakukan hal yg sama, namun ia melempar jas nya pada John dan John menangkap nya. Gabriel Juga memberi isyrat pada anak buah John untuk menurunkan senjata mereka.

__ADS_1


Kini Gio dan Gabriel bersiap saling membunuh, Gabriel membiarkan Gio menyerang lebih dulu dan Gabriel berhasil menangkis pukulan Gio, Gabriel membalas serangan Gio dan berhasil memukul rahang nya dengan begitu keras, bahkan satu kali pukulan itu berhasil membuat Gio mengeluarkan darah dari mulut nya.


"Sialan..." geram Gio sementara Gabriel berseringai bak iblis yg kejam. Gio melayangkan pukulan nya dengan kekuatan penuh namun pergerakan Gabriel begitu cepat dalam menghindari pukulan Gio dan Gabriel kembali berhasil memukul Gio tepat di ulu hati nya, membuat Gio mengerang kesakitan.


"Hanya segitu kekuatan mu, Tuan muda Glatzel?" ejek Gabriel "Aku sendiri yg mengajari mu bertarung, tapi seorang murid memang tidak akan pernah bisa melawan guru nya" desis Gabriel yg membuat Gio semakin marah.


Gio kembali bangkit dan ia kembali melayangkan tinju nya pada Gabriel, Gabriel kembali bisa menangkis nya namun hal itu menjadi kesempatan bagi Gio untuk menendang perut Gabriel dengan lutut nya. Membuat Gabriel langsung tergerak mundur dan hal itu kembali menjadi kesempatan bagi Gio untuk memukul Gabriel juga di ulu hati nya, Gabriel terkena pukulan nya namun tentu ia tetap bertahan.


Gabriel membalas pukulan Gio namun Gio berhasil menghindar dan Gio langsung memukul rahang Gabriel dengan siku nya dengan begitu kuat.


Kini mereka saling memukul, saling menyerang dan mencoba bertahan dengan kekuatan masing masing.


Sementara John dan yg lain nya hanya menonton tanpa ekspresi, bak patung hidup. Namun beda hal nya dengan John, tatapan John menyiratkan ia sangat membenci Gio.


Sehari setelah penyerangan di malam itu, Gabriel mulai merasa curiga pada Gio. Karena Gio membawa mereka melewati jalan yg sedang di perbaiki dan sepi. Tapi kecurigaan Gabriel musnah saat ia mengingat bahwa Gio membawa pulang Firda dengan selamat.


Namun kecurigaan Gabriel kembali muncul ketika Gabriel memeriksa cctv yg ia pasang secara tersembunyi di setiap kamar yg ada di rumah nya, tak terkecuali kamar nya dan kamar Gio maupun kamar para pelayan. Hal itu di lakukan oleh Gabriel setelah menemukan ponsel di kamar nya. Gabriel mengawasi mereka secara diam diam dan ia memperhatikan gerak gerik Gio yg sangat mencurigakan, apa lagi saat Gio mengamuk di kamar nya di malam ia dan Firda di serang.


Selain itu, Gabriel juga mendapatkan laporan bahwa di kalung yg ada di mayat wanita yg mati di belakang halaman rumah nya terdapat sidik jari Gio.


Saat itu lah, Gabriel memerintahkan John untuk menyelidiki Gio dan apapun yg berhubungan dengan nya.


Gabriel tahu, Gio adalah keponakan sekaligus anak angkat Eduardo Glatzel. Putra dari adik perempuan Eduardo. Gabriel ingin membunuh Gio saat pengkhianatan nya berhasil ia ungkap, namun Gabriel menunggu saat yg tepat apa lagi Firda tampak begitu tulus menganggap Gio sebagai teman bahkan saudara nya.

__ADS_1


__ADS_2