Lentera Don Gabriel Emerson

Lentera Don Gabriel Emerson
Eps 53 - Mengharapkan Cinta


__ADS_3

Firda menyiapkan air hangat untuk Gabriel mandi, karena Firda melihat Gabriel yg tampak sangat lelah.


Sementara Gabriel langsung masuk ke kamar mandi begitu saja dan langsung masuk kedalam buthtub padahal air nya baru setengah.


"Sabar dong, Om. Air nya belum penuh..." ujar Firda sembari menuangkan sabun kedalam buthtub.


"Sudah gerah, Fir..." jawab Gabriel setengah menggumam "Kamu mau berendam juga?" tanya Gabriel kemudian yg membuat mata Firda langsung melotot lucu.


"Ih, mandi bareng gitu?" tanya Firda dan Gabriel mengangguk antusias.


"Firda sudah mandi tadi sore..." jawab Firda kemudian "Oh ya, Om. Tadi Firda pergi ke ruang kerja nya Om..."


"Oh ya?" respon Gabriel dan Firda mengangguk "Tidak apa apa, kamu boleh pergi kemana pun di rumah ini, ini rumah mu" ujar Gabriel sembari tersenyum dan Firda pun ikut tersenyum, dimana itu membuat Gabriel lagi dan lagi terpana dengan istrinya ini yg selalu tampak cantik dengan berbagai macam ekspresi.


"Hem, tadi aku nemu buku yg unik, Om. Nama buku nya Black Swan warna nya hitam..." Gabriel langsung terperangah saat mendengar Firda mengucapkan kata Black Swan "Itu buku biografi keluarga nya Om ya? Soalnya Firda liat ada foto Om juga dan beberapa pria yg bernama Emerson..."


"Hmm iya..." jawab Gabriel dengan suara rendah setelah ia terdiam beberapa saat.


"Tapi kok ada gambar berbagai jenis senjata, Om? Terus di tulis dalam bahasa Rusia lagi, Om bisa bahasa Rusia?" tanya Firda yg membuat Gabriel merasa cemas dan juga gemas.


Cemas karena takut Firda mengetahui identitas yg sebenarnya, yaitu seorang Don dan berasal dari keluarga Mafia, namun juga gemas saat melihat raut wajah Firda yg tampak sangat penasaran.


"Aku bisa bahasa Rusia, Firda..." jawab Gabriel kemudian berharap Firda tidak kembali menanyakan soal senjata.


"Hem, Om pintar juga..." gumam Firda dan kemudian ia pun hendak pergi dari kamar mandi, membuat Gabriel menghela nafas lega.

__ADS_1


Semalam Gabriel memang mengeluarkan buku itu dari berangkas nya karena Gabriel ingin mencari petunjuk dimana ibu nya, buku itu di wariskan turun temurun dari mendiang kakek buyut nya. Dan biasanya ayah Gabriel menuliskan sesuatu yg penting atau sebuah petunjuk di sana, baik itu tentang keluarga nya mau pun bisnis nya.


"Om..." seru Firda lagi yg membuat Gabriel tersentak, ia menoleh pada Firda yg saat ini berdiri di pintu kamar mandi.


"K.. Kenapa, Fir?" tanya Gabriel gelagapan.


"Tadi Om belum jawab pertanyaan Firda yg satu nya, kenapa di buku biography ada banyak sekali gambar senjata? Dan kenapa judul bukunya Black Swan? Bukan nya the Emerson gitu?" tanya Firda yg membuat Gabriel menghela nafas panjang. Karena seperti nya Firda memiliki jiwa kepo yg tinggi.


"Em... Itu karena... Em karena dulu kami punya perusahaan persenjataan, Fir" jawab Gabriel asal.


"Terus nama perusahaan nya Black Swan?" tanya Firda sekena nya dan Gabriel mengangguk cepat Karena tanpa sadar Firda telah membuat Gabriel menemukan jawaban dari pertanyaan Firda sendiri.


"Oh begitu..." kata Firda kemudian ia pun langsung bergegas keluar dari kamar mandi. Gabriel kembali menghela nafas lega dan ia menikmati rendaman air hangat di tubuhnya.


.........


"Ada apa, Om?" tanya Firda sembari menoleh, agar bisa menatap suaminya. Firda menghirup aroma sabun dari tubuh Gabriel, rasa itu menggelitik indera penciuman nya dan Firda menyukai itu.


"Tidak apa apa, hanya ingin memeluk mu..." ucap Gabriel kemudian memeluk Firda dari belakang, dan Firda membiarkan nya saja. Apa lagi kini ia merasa begitu nyaman dalam pelukan Gabriel.


Gabriel mencium pucuk kepala Firda, memberikan rasa nyaman yg lebih di hati Firda.


"Om Gabriel pernah punya kekasih?" tanya Firda kemudian yg membuat Gabriel kembali kaget.


"Hari ini Firda membuat ku selalu gelagapan dengan berbagai pertanyaan nya yg membuat jantung ku berdetak cepat" batin Gabriel berkata heran

__ADS_1


"Kenapa tanya begitu, Fir?" Gabriel balik bertanya.


"Hanya ingin tahu, apakah Om pernah jatuh cinta atau tidak..." Firda bertanya dengan suara lirih.


"Kalau kamu sendiri bagaimana? Pernah jatuh cinta atau tidak?" tanya Gabriel.


"Belum..." jawab Firda tenang "Firda berharap Firda jatuh cinta nya sama Om Gabriel..."


Hati Gabriel langsung terkesiap mendengar pernyataan istrinya itu, hati nya berdebar tak karuan dan senyum samar tercetak di bibir nya.


"Kenapa?" tanya Gabriel lagi dengan suara lirih, ia menunduk dan menghirup aroma rambut Firda dalam.


"Karena Om Gabriel suami Firda, pernikahan itu ikatan yg sakral, Om. Firda mau mencintai dan di cintai suami Firda. Ya meskipun pernikahan kita di karenakan sesuatu yg sangat menyakitkan, tapi fakta nya kita menikah dan menjadi suami istri. Firda engga mau mempermainkan pernikahan apa lagi sampai berujung perceraian. Karena itulah Firda...Firda mau di sentuh Om Gabriel saat itu... "Firda berkata lirih di akhir kalimat nya, ia menundukan kepalanya


"Dan Firda berharap, Om bisa mencintai Firda dan Firda mencintai Om. Supaya pernikahan kita menjadi pernikahan yg harmonis, penuh cinta dan di Rahmati Allah"


Hati Gabriel terenyuh mendengar ungkapan hati sang istri, ia tak menyangka Firda yg ia nikahi, yg tampak sangat membenci Gabriel di pelaminan saat itu kini membicarakan cinta, ikatan yg sakral dan harapan yg memang sangat Gabriel inginkan.


Cinta, siapa yg tak menginginkan cinta yg tulus?


Siapa yg tak ingin menjalani pernikahan dengan cinta?


Gabriel merasa begitu beruntung karena kini ia mendapatkan pengganti Angeline, meskipun Firda belum mencintai nya dan Gabriel juga belum tahu apakah ia mencintai Firda atau tidak, tapi Gabriel merasa sangat bahagia dan beruntung.


Gabriel semakin menarik Firda kedalam pelukan nya dan berkata "Aku juga mengharapkan hal yg sama, Firda. Aku sangat takut kamu terus membenci ku, dan aku sangat senang karena sekarang kamu tidak membenci ku lagi..."

__ADS_1


Firda tersenyum tipis mendengar ucapan Gabriel, kemudian ia menutup mata tanpa berbicara lagi. Begitu juga dengan Gabriel, ia menutup matanya hingga alam mimpi menjemput kedua nya.


__ADS_2