
Saat ini Gabriel sedang melakukan pertemuan dengan semua anggota Black Swan, Gabriel mewajibkan semua petinggi anggota Mafia nya itu untuk menghadiri rapat dan mereka semua pun patuh pada perintah Gabriel. Tak lupa Gabriel melakukan pemeriksaan dengan sangat ketat dan mengurung semua orang yang mencurigakan dalam geng nya.
"Tujuan ku memanggil kalian semua kesini karena ada hal yang sangat penting yang harus aku beri tahu pada kalian...." tukas Gabriel, semua anggota geng Mafia nya itu mendengarkan dengan seksama.
"Aku ingin menghentikan semua aktifitas ilegal kita..." lanjut nya yang membuat mereka semua langsung teperangah namun tak ada satu pun yang berani angkat bicara walaupun semua nya memiliki berbagai macam pertanyaan dengan keputusan tiba tiba sang Don dan apa maksudnya semua ini.
"Musnah kan semua senjata selundupan, narkoba, miras, dan apapun itu yang bersifat ilegal dan haram" lanjut nya dan sekarang semua anak buah nya langsung mengerutkan kening nya dalam bahkan kedua alis mereka sampai menyatu, mereka semakin bingung namun mereka hanya bisa saling melempar tatapan tanpa ada yang berani bertanya. Dan sejak kapan Don mereka memiliki hukum haram?.
Gabriel memperhatikan semua anak buah nya itu dan ia bisa melihat keterkejutan dan kebingungan mereka karena keputusan Gabriel yang memang terbilang tidak masuk akal, bukan Mafia nama nya jika tidak melakukan aktifitas ilegal dan haram, kan?
"Ada pertanyaan?" tanya Gabriel yang membuat keterkejutan dan kebingungan anak buah nya semakin bertambah, sejak kapan seorang Don Gabriel Emerson perduli dengan pertanyaan orang lain?
Namun karena rasa penasaran mereka yang sudah tak terbendung lagi, akhir nya salah satu orang kepercayaan Gabriel yang bernama Billy mengajukan pertanyaan dan sekaligus mewakili para anggota nya yang lain.
"Kami tidak mengerti apa maksud Anda, Don Gabriel. Karena menyelundupkan senjata, menjual narkoba, menjual miras, memanpulasi dan sebagai nya adalah pekerjaan kita dan jika kita berhenti melakukan itu, lalu apa yang harus kita lakukan?" ia bertanya dengan hati hati, karena satu pertanyaan yang bisa saja di anggap adalah pemberontakan oleh seorang Don Mafia bisa menjadi penyebab hilang nya kepala dari badan.
"Kalian semua tahu aku memiliki perusahaan legal dan sebuah restaurant yang baru di buka tahun ini..." kata Gabrial dan anak buah nya masih mendengarkan dengan seksama "Jadi, aku ingin kalian semua bekerja sama mengurus perusahaan ku dan juga restaurant itu. Kalian bahkan bisa mengembangkan nya..." tukas nya yang membuat anak buah nya semakin bingung.
__ADS_1
"Maafkan kami, Don Gabriel. Tapi kami masih tidak mengerti maksud Anda" tukas Billy lagi.
"Begini..." Gabriel menarik nafas dalam dalam "Kalian tahu bahwa John yang selama ini bersama kita adalah Edward yang tak lain adalah ayah ku sendiri, di balik penyamaran itu karena dia ingin harta ku dan dia bermain di belakang layar dengan menjadikan ku boneka pemeran nya" tukas Gabriel, Billy dan anak buah nya yang lain mengangguk mengerti.
"Dan sekarang, setelah aku tahu penyamaran nya dia tak lagi hanya mengincar harta ku tapi bisa juga mengincar nyawa ku dan terutama nyawa ahli waris ku, yaitu anak pertama ku dari mantan istri ku dan juga istri ku yang sekarang..." Gabriel berkata lirih di akhir kalimat, setiap detik dalam hidup nya ia habiskan untuk memikirkan Firda dan mimikirkan bagaimana cara nya Firda aman dari orang orang jahat di sekitar Gabriel.
"Jadi, aku ingin memindahkan nama ahli waris ku dengan nama nama kalian semua, karena dengan begitu, Ayah ku tidak akan bisa mengambil nya karena tidak mungkin dia membunuh kalian satu persatu, tapi...." Gabriel menatap para anak buah nya itu dengan seksama, kali ini ia tidak akan memerintah sebagai Don tapi akan berbicara sebagai orang biasa.
"Tapi jika hanya kalian setuju, karena kita semua tahu, saat seseorang memusuhi kita, maka orang itu tidak akan menyerang kita melainkan dia akan menyerang kelemahan kita, dan kelemahan terbesar kita adalah keluarga" tutur nya dengan tatapan yang begitu berbeda, seolah ia bukan Don Gabriel Emerson dengan tatapan yang setejam tatapan elang seperti biasa nya.
"Kalian bisa memikirkan ini baik baik, alasan ku ingin kalian mengelola dan memiliki perusahaan juga bukan hanya untuk menyelamatkan ahli waris ku yang sesungguhnya, tapi aku ingin kalian tetap memiliki pekerjaan dan penghasilan yang halal" tukas nya yang kembali membuat anak buah nya tercengang, tadi sudah keluar kata haram dan sekarang di susul dengan kata h**alal. Sungguh sesuatu yang sulit di cerna oleh seorang Mafia.
Setelah melakukan pertemuan dengan anggota Mafia nya, Gabriel hendak pergi ke mansion untuk menemui Micheal. Tak lupa Gabriel membelikan cemilan dan mainan untuk Micheal atas saran dari Firda, karena Gabriel tidak tahu apa yang harus ia lakukan untuk putra nya itu.
Gabriel menyetir sendiri menggunakan mobil anti peluru nya, tak lupa ia juga di kawal beberapa bodyguard nya untuk jaga jaga, dan saat ini Gabriel masih tersambung dengan panggilan dari Firda menggunakan earphone wireless yang menempel di telinga kanan nya.
"Oh ya, Sayang. Tadi aku sudah meeting dengan anggota Black Swan, aku harap mereka setuju, selain untuk melindungi diri kita sendiri ini juga demi kebaikan mereka yang masih butuh uang untuk keluarga nya...." tukas nya.
__ADS_1
"Terus mereka jawab apa, Bang? Kalau mereka tidak mau jangan di paksa ya, kasihan mereka kalau sampai menjadi incaran John" terdengar suara cemas Firda dari seberang telpon.
"Kalau misal nya mereka menolak, Bagaiamana?" tanya Gabriel cemas.
"Ya tidak apa apa, Bang. Kita tidak bisa memaksa orang, apa lagi harta mu itu ada yang mengincar nya, resiko nya pasti besar"
"Ya sih, Sayang.... ' jawab nya kemudian, kini Gabriel sudah sampai di mansion nya dan ia langsung di sambut oleh Micheal yang langsung berlari menghampiri nya. Angeline pun menyusul dan ia tampak senang karena Gabriel akhir nya mau mampir di mansion nya.
"Hai, Gab..." sapa Angeline dan ia hendak memeluk Gabriel namun Gabriel menolak nya dengan halus.
"Sayang, mau bicara dengan Micheal?" ujar Gabriel kemudian agar Angeline mengerti bahwa sekarang ia sedang berbicara dengan Firda.
"Siapa, Om?" tanya Micheal dengan suara lantang nya.
"Tante cantik..." jawab Gabriel kemudian mengambil ponsel nya dari saku nya dan mengulubah panggilan suara itu ke panggilan video.
"Hai, Mickey..." terdengar suara girang Firda saat melihat Micheal dari layar smartphone nya.
__ADS_1
"Hai, Tante cantik..." Micheal langsung mengambi ponsel Gabriel dan membawa nya masuk ke dalam mansion sambil berlari lari kecil.
Sementara Angeline hanya bisa menatap Micheal dengan senyum yang di paksakan.