Lentera Don Gabriel Emerson

Lentera Don Gabriel Emerson
Eps 134 - Kesempatan Kedua Untuk Sang Pendosa


__ADS_3

"Firda juga sangat kecewa saat tahu hal ini dulu..." lirih nya "Firda juga marah dan menganggap Bang Gabriel adalah pendosa. Tapi Firda ingat apa yg di katakan Kakek, sebanyak apapun kekurangan suami mu, sebesar apapun keburukan nya, tapi dia bukan Firaun. Dan bahkan Firaun saja mendapatkan kesempatan kedua dari Tuhan, masak suami Firda tidak?"


Ummi dan Abi Firda terhenyak mendengar apa yg di katakan Firda, mereka sungguh tak bermaksud menghakimi Gabriel, namun mereka juga tak bisa menerima Gabriel begitu saja. Mereka terlalu terkejut dengan semua ini dan hal itu sungguh manusiawi.


"Firda mohon..." lirih Firda yg membuat hati Gabriel terenyuh, istri nya memohon untuk diri nya.


Gabriel pun turun dari tempat duduk nya, ia duduk di samping Firda, bersimpuh di depan mertua nya.


"Saya tahu, saya salah..." lirih Gabriel "Saya juga tahu, saya seorang pendosa. Tapi, kata Firda..." Gabriel menarik nafas, ia melirik istri nya itu "Ampunan Tuhan selalu terbuka untuk Hamba Nya yg ingin bertuabat. Dan keluarga ini, Hamba Tuhan yg patuh, jadi, saya juga meminta kesempatan kedua..."


Abi Farhan menahan senyum mendengar apa yg di katakan Gabriel, ia tersentuh sebenar nya, begitu juga dengan istri nya.


"Aku akan tinggal di desa ini, meninggalkan hidup gemerlap ku di kota, jika kalian memaafkan ku..." lirih nya lagi.


"Baiklah, Nak..." ucap Abi Farhan Akhirnya yg membuat Gabriel dan Firda bernafas lega dan tersenyum haru "Abi hanya ingin satu, jangan membawa pengaruh buruk untuk putri kami"


"Tidak akan" jawab Gabriel cepat "Karena itu lah kami memutuskan untuk tinggal di sini, tapi..."


"Tapi apa?" tanya Ummi Aisyah "Tapi nanti, setelah aku menyelesaikan urusan ku yg belum selesai" lirih nya.


"Urusan yg mana lagi? Kamu bilang kamu mau berhenti jadi dunia gelap mu..." Sambung Nenek nya.

__ADS_1


"Aku juga punya sebuah perusahaan, dan itu tidak ada sangkut paut nya dengan dunia bawah tanah, ada banyak karyawan ku di sana. Aku masih harus memastikan perusahaan ku tetap berjalan lancar, karena perusahaan itu menjadi tempat mata pencaharian bagi karyawan karyawan ku" tutur Gabriel.


"Sementara itu..." Gabriel teringat dengan ayah nya "Ayah ku menginginkan semua harta kekayaan ku, dan siapapun yg memiliki nya, pasti akan dia incar"


"Jadi mau mu bagaimana? Kalau harta harta itu masih atas nama mu, maka ayah mu masih akan mengincar mu dan itu akan berdampak pada Firda" tukas Ummi Aisyah cemas.


"Kenapa kamu tidak berikan saja pada ayah mu, Gabriel?" tanya Nenek nya Firda.


"Aku bukan nya mau menguasai harta ku sendirian, Nek. Hanya saja, ayah ku akan menggunakan harta ku untuk hal hal yg salah" jawab Gabriel yg membuat yg lain nya menghela nafas berat, sungguh mereka masih bingung dengan kehidupan yg Gabriel jalani.


"Aku masih memikirkan hal itu, Ummi. Maafkan aku..." ujar Gabriel lirih sambil menundukan kepala nya.


"Nak..." sang Kakek menepuk pundak Gabriel "Kakek percaya, kamu akan melakukan yg terbaik, demi Firda dan anak anak mu"


"Kamu bahkan seorang duda ternyata..." Gumam Ummi Aisyah kemudian.


"Duren kan, Ummi..." celetuk Firda.


"Dimana duren?" tanya Gabriel yg membuat semua orang tertawa.


"Duda keren..." jawab Firda dan Gabriel merasa seperti nya ia pernah mendengar kata itu, Gabriel ikut tertawa kecil.

__ADS_1


"Nak..." ujar Abi Farhan kemudian "Semua orang punya masa lalu, bahkan ada yg mungkin lebih kelam dari mu. Tapi semua orang masih selalu punya kesempatan, selama nafas masih berhembus. Tetap lah berusaha memperbaiki diri, demi diri mu sendiri dan keluarga mu, Nak" tutur nya.


"Kalian memaafkan ku?" tanya Gabriel dengan raut wajah dan tatapan penuh harap.


"Inysa Allah..." jawab Ummi Aisyah yg membuat Gabriel begitu terharu.


Begitu besar kebohongan yg ia pendam, begitu banyak dosa yg ia lakukan, bahkan tangan nya telah melenyapkan nyawa yg tak terhitung. Namun istri dan keluarga nya tetap memaafkan nya. Tetap menerima nya dengan lapang dada, Gabriel merasa, ini adalah anugerah terbesar dalam hidup nya. Dan demi keluarga ini, jangan kan hanya harta, nyawa Gabriel pun akan Gabriel tukar untuk keselamatan mereka.


..........


"Sampai kapan kau akan tinggal di sini, Angel?" tanya Frank yg datang untuk menjemput adik dan keponakan nya.


"Sampai semua nya aman, aku tidak mau Mickey kenapa kenapa lagi" jawab Angel.


"Sudah tidak ada Edward atau pun John, semua nya sudah aman. Kamu seharusnya pulang, menjalani kehidupan seperti dulu, bekerja di perusahaan juga"


"Aku akan keluar dari rumah ini hanya ketika Gabriel meminta ku keluar, dia yg tahu apakah Mickey aman atau tidak"


"Tapi sekarang dia pulang kerumah istri nya..."


"Aku tahu, dia meminta ku tetap di sini sampai dia kembali"

__ADS_1


__ADS_2