Lentera Don Gabriel Emerson

Lentera Don Gabriel Emerson
Eps 251 - Curiga


__ADS_3

"Belum selesai?" tanya Ummi Aisyah yang saat ini menimang Lora Jibril yang merengek setelah bangun tidur.


"Belum, Tante" jawab Mini.


"Suruh berhenti dulu sebentar, nanti bisa lanjut lagi nangis nya" ujar Abi Adil.


"Mana bisa, semua orang dari tadi sudah nyuruh dia berhenti. Tapi nangis nya malah semakin pecah, sudah seperti anak-anak yang di cambuk saja" sambung Kakek


"Bujuk dulu, kasihan Firda nya" Nenek menimpali.


"Sebenarnya itu tidak baik untuk pasien, apa lagi pasien nya baru siuman setelah satu minggu lebih koma" ujar sang Dokter meringis.


"Tapi dia nangis kejer kejer begitu, Dok" kata suster sambil meringis.


"Masak dia tidak mau ngalah sama anak nya? Anak nya haus lho" ucap Ummi Fatimah.


"Gabriel terkadang tidak mau ngalah sama Micheal, mana mungkin dia mau mau ngalah sama Lora Jibril"


"Tapi kan Lora Jibril masih bayi, dia masih harus menyusu pada Ibu nya"


"Lagi pula Gabriel aneh sekali, seharusnya dia membiarkan Firda beristirahat bukan malah merengek seperti bayi yang ngompol" tukas Gio yang juga tak habis fikir dengan kelakuan mantan musuh nya itu.


Percakapan mereka di luar ruang rawat Firda sudah berlanjut sejak beberapa saat yang lalu, sejak Gabriel terus menangis meraung-raung pada istri nya yang baru saja siuman dari koma nya.


Dan sampai detik ini, Gabriel masih menyembunyikan wajah nya di dada sang istri yang tak terluka. Masih menangis sesegukan sampai membuat baju Firda basah. Tangan Firda pun masih setia mengelus rambut sang suami dan berkali-kali ia mencoba menenangkan nya namun Gabriel seperti nya benar-benar sejak melepaskan segala perasaan yang menyesakkan.


"Hiks hiks... Aku benar-benar takut, Sayang"


"Shh shh shhh..." hanya itu yang bisa Firda lakukan, ia masih sangat lemas dan seluruh tubuhnya masih sakit dan perih. Apa lagi di bagian dada nya yang di tusuk Edward, Firda bergidik ngeri mengingat bagaimana Edward menekan pisau itu dengan kuat.


"Kamu tidak bangun-bangun..." adu Gabriel lagi "Semua orang nyuruh aku sabar dan ikhlas, tapi mereka tidak tahu kalau itu benar benar sulit"


"Gabriel..." Ummi Aisyah akhir nya masuk karena Lora Jibril mulai menangis.


"Gantian, Gab. Kasihan anak mu" ucap Ummi Aisyah.


"Firda... Firda belum boleh menyusui, Ummi" ucap Gabriel tanpa mau mengangkat wajah nya "Firda masih sakit"

__ADS_1


"Iya, karena itu lah Dokter menyarankan supaya ASI Firda itu di pompa. Sejak tadi Lora Jibril merengek lho, kamu belum selesai nangis nya?" tanya Ummi Aisyah yang membuat Firda ingin tertawa namun sayangnya ia tak bisa, untuk bernafas saja rasa nya Firda kesulitan.


Sementara Gabriel kini mengangkat wajah nya, baik Ummi Aisyah maupun Firda sama sama meringis melihat wajah Gabriel yang sangat basah dengan ingus yang mengalir di hidung nya. Gabriel menarik ujung kaos nya dan membersihkan ingus nya.


"Ya Allah, Gabriel..." gumam Ummi Aisyah sambil geleng geleng kepala, semua orang begitu bahagia dan terharu karena Firda sadar namun semua nya masih bersikap cukup wajar. Tapi Gabriel?


"Memang nya mau di pompa bagaimana?" tanya Gabriel dengan suara nya yang sudah serak.


"Ya di di pompa pakai alat ini..." Ummi Aisyah menunjukkan alat yang untuk memompa ASI pada Gabriel.


"Nanti Firda sakit lagi..."


"Tidak akan, Gabriel. Maka nya kamu mau di sini apa mau keluar?" tanya Ummi Aisyah yang mulai merasa gemas dengan menantu nya itu.


"Aku mau di sini, mau menjaga Firda" lirih Gabriel.


"Ya sudah, duduk di sofa sana sekalian jagain anak mu. Dia tidak mau sama yang lain" tukas Ummi Aisyah dan Gabriel pun mengangguk patuh.


Gabriel duduk berselonjor di sofa yang panjang, kemudian Ummi Aisyah meletakkan Lora Jibril di pangkuan Gabriel. Setelah itu, Ummi Aisyah kembali menghampiri Firda yang masih terlihat sangat lemah namun di balik alat oksigen yang menutupi mulut nya, Firda terlihat tersenyum.


.........


"Cus, Cus. Tahu tidak..." kata Micheal pada suster nya yang saat ini membereskan buku buku Micheal setelah Micheal belajar menggambar seharian.


"Apa, Mickey?" tanya Suster nya.


"Mickey curiga deh sama Daddy dan Mommy" ucap Micheal setengah berbisik sembari melirik pintu kamar nya yang terbuka.


"Curiga kenapa?" tanya Suster nya lagi.


"Mereka seperti nya menutupi sesuatu" Micheal berkata seolah ia detektif yang sedang menaruh curiga pada seseorang.


"Memang nya apa yang mereka sembunyikan?" tanya Suster nya lagi.


"Ya mana Mickey tahu, kalau Mickey tahu Mickey tidak akan curiga. Karena Mickey tidak tahu Mickey jadi curiga, Cus faham kan maksud Mickey?" tanya Micheal lagi kemudian ia bergegas menutup pintu kamar nya.


"Kenapa di tutup, Micheal?"

__ADS_1


"Biar tidak ada yang mendengar pembicaraan kita, karena kalau membicarakan tentang sesuatu yang penting harus hati hati" tukas Micheal setengah berbisik yang membuat Suster nya terkekeh.


"Memangnya hal penting apa yang mau kita bicarakan?"


"Kok bertanya lagi? Tentang Mommy dan Daddy yang menyembunyikan sesuatu"


"Memang nya kenapa Micheal berfikir seperti itu?"


"Ya karena sudah lama Mickey tidak boleh jenguk Adik Lora di desa, terus sudah lama Mickey tidak berbicara dengan Mommy Cantik"


"Kan Mommy Cantik sedang sibuk kata nya"


"Cus kok tidak faham faham, masak setiap hari sibuk? Telfon Mickey cuma semenit kan bisa" ujar Micheal yang mulai merajuk.


"Cuma bilang, Assalamualaikum, Mickey. Ini Mommy, itu saja. Masak tidak bisa..." bibirnya mengerucut dan pipi nya sudah mengembung sempurna.


"Hem, nanti kita telfon Mommy lagi ya. Sekarang pasti Mommy tidak sibuk"


"Benaran, Cus?"


"Benar"


"Kapan telfon nya?"


"Nanti, kalau Mommy Angel sudah bilang"


"Yah, alamat dibohongi lagi..."


...💞💞💞...


... 💞💞...


Ada yang sudah baca karya Sky yang terbaru yang berjudul A DREAMER?


Tentang Zendaya, gadis yang punya sejuta mimpi. Dari pembantu hingga menjadi model. Kisah asmara nya juga seru, dimana Zendaya berusaha menaklukkan sang pujaan yang bernama Kenzo Alvian. Yang punya wajah bak malaikat namun selalu bersikap dingin dan arogan yang tak lain adalah bos nya.


Tolong tinggalkan jejak nya juga ya, like, comment, hadiah, vote. Thank you 😘

__ADS_1


__ADS_2