
Setelah melakukan beberapa perawatan di rumah sakit, Micheal di perbolehkan pulang namun yang membuat Micheal merasa tak nyaman adalah celana nya yang kini berganti sarung, yang setiap menutupi burung nya yang suda di potong.
"Tidak sakit kan?" tanya Dokter Aryan sambil tersenyum.
"Mickey sudah tahu kalau tidak sakit" kata Micheal dengan sombong nya yang membuat Dokter Aryan terkekeh.
"Tahu dari mana? Memang nya sebelum nya Mickey pernah di sunat?" tanya Dokter Aryan yang sangat tidak malas meladeni ocehan anak anak.
"Ya belum, tapi Mommy sudah kasih tahu kalau tidak sakit" kata Micheal dengan percaya diri nya. Sementara Gabriel yang mendengar ocehan putra nya itu hanya bisa geleng geleng kepala apa lagi setelah mengingat drama yang di buat Micheal hanya karena takut di sunat.
"Pintar sekali..." kata Dokter Aryan sembari merogoh saku nya dan mengeluarkan sebatang cokelat dari saku nya "Karena Mickey pintar, Om Dokter kasih cokelat"
"Terima kasih, Om Dokter" kata Michael sembari menerima cokelat itu.
"Kami pulang dulu, Dokter Aryan. Terima kasih banyak" kata Abi Farhan.
"Micheal itu unik ya, harga diri dan rasa percaya diri nya tinggi" kata Dokter Aryan terkekeh, Abi Farhan langsung melirik Gabriel dan ia juga terkekeh.
"Sama seperti bapak nya"
Setelah bersalaman dengan Dokter Aryan, Abi Farhan dan yang lain nya pun pulang. Tak lupa celengab ayam Micheal selalu di pegang dengan erat, bahkan Angeline yang ingin menyimpannya pun tidak di izinkan oleh Micheal.
"Nanti hilang, ini isinya duit semua," kata Micheal.
"Awas burungnya ke tindih ayamnya," goda Angeline.
"Tidak, kan ayamnya disini, " balas Micheal yang memang mendekap ayamnya di perut nya.
Kini mereka sudah sampai di rumah, Gabriel menggendong putranya itu turun dari mobil dan semua keluarga menyambut kedatangan Micheal begitu juga dengan Firda dan Lora Jibril yang ada di gendongan nya.
"Adik Lora..." seru Micheal nyaring, ia melambaikan tangan kanan nya pada Lora Jibril sementara tangan kiri nya masih setia memegang celengan ayam nya.
"Bagaiamana, Mickey? Sakit?" tanya Firda dan Micheal pun langsung menggeleng sambil tersenyum lebar.
Gabriel membawa Micheal ke kamar tamu yang di tempati Angeline dan Micheal di tidurkan di ranjang nya.
__ADS_1
"Jangan banyak bergerak ya, Mickey!" kata Gabriel.
"Iya, Daddy. Mickey sudah tahu, tadi Om Dokter sudah kasih tahu," jawab Micheal dengan santainya yang membuat Gabriel geleng-geleng kepala.
...
Tiga hari kemudian, di keluarga Firda mengadakan syukuran atas kelahiran putra pertama Firda dan juga atas sunatan Micheal. Gabriel juga meng aqiqahkan kedua putra nya itu.
Sesuatu yang masih asing bagi nya namun tidak setelah Firda dan yang lain nya menjelaskan apa itu aqiqah dan keutamaan nya.
Dan seperti kata Micheal, Daddy nya itu orang kaya yang bahkan tidak perlu beli tiket untuk naik pesawat. Maka Gabriel tidak keberatan membeli kambing berapa pun dan semahal apapun untuk anak anak nya.
Keluarga Firda mengundang hampir seluruh warga desa untuk datang ke rumah nya, mendoakan kedua putra nya dan tentu dengan hidangan olahan daging kambing yang suda pasti membuat tetangga nya itu merasa sangat puas.
Tak hanya itu, beberapa orang juga memberikan Micheal hadiah bahkan Billy yang kini merupakan tangan kanan Gabriel juga datang ke desa dengan membawa beberapa anak buah Gabriel dulu. Namun sayang nya Gio dan Mini sama sama tak bisa hadir karena kesibukan mereka masing masing.
Billy dan orang orang kota lain nya memberikan Micheal amplop yang ternyata itu tidak membuat sang tuan muda senang.
Sang tuan muda yang saat ini duduk di sofa masih mengenakan sarung hanya melihat amplop itu "Kenapa, Mickey? Mau di buka amplop nya?" tanya Angeline.
"Tapi kan isi amplop nya ini uang, uang bisa buat beli mainan" kata Angeline dan ia membuka amplop tipis itu yang berisi cek dengan nominal 50 juta .
"Pasti dari orang orang nya Gabriel nih" gumam Angeline karena rasa nya tidak mungkin jika orang desa memberi uang sebanyak itu.
"Kenapa, Kak?" tanya Firda yang bergabung dengan Micheal, ia duduk di samping Micheal sembari menimang putra nya.
"Ini, Fir. Mickey tidak mau amplop, mau mainan kata nya"
"Tapi kan isi amplop nya bisa buat beli mainan"
"Bisa banget, Fir. 50 juta"
"Apa?" pekik Firda dan ia pun langsung membuka amplop itu "Masya Allah, benar benar murah rezeki ini anak" kata Firda.
"Ada apa?" tanya Ummi Aisyah menyambung, Firda pun memberi tahu Ummi nya kalau Micheal mendapatkan cek senilai 50 juta.
__ADS_1
"Yang ini malah 75 juta, Fir" kata Angeline saat memeriksa amplop yang lain.
"Bisa bangun rumah kalau semua orang ngasih kamu amplop dan isi nya sebanyak ini" kata Ummi Aisyah.
"Mickey tidak mau amplop, mau mainan" kata Micheal lagi dan ia sudah merengek.
"Ada apa, Tuan muda?" tanya Billy menghampiri Michael yang tampak merengek.
"Om, kenapa Mickey di kasih amplop? Seharus nya hadiah itu mainan, bukan amplop" seru Micheal lantang yang menarik perhatian beberapa tamu terutama tamu tamu yang dari kota.
"Tapi isi amplop nya bisa buat beli mainan" kata Billy
"Pokok nya mau mainan" seru Micheal yang tak mau di bantah.
"Baiklah, nanti malam saya akan mengirimkan mainan sebanyak yang anda mau, Tuan muda" kata Billy kemudian dan ia melirik Gabriel yang saat ini hanya geleng geleng kepala.
"Bener ya, Om?" tanya Micheal ingin memastikan.
"Iya" Jawab Billy yang tentu saja membuat Micheal tertawa senang.
Billy pun menghampiri Gabriel "Putra mu sungguh luar biasa absurd, Don Gabriel" kata nya yang membuat Gabriel terkekeh.
"Aku juga tidak tahu, padahal cetakan nya tidak ada yang absurd" Jawab Gabriel dan kedua nya pun tertawa.
"Oh ya, apa kamu masih mengawasi ayah ku?" tanya Gabriel dan kini wajah nya sudah tampak serius.
"Iya, 24 jam kami mengawasi nya. Dia tidak bisa apa apa di penjara apa lagi dia di tempatkan di ruang isolasi, dia tidak berinteraksi dengan siapapun kecuali dengan sipir penjara"
"Aku harap dia mati bunuh diri di dalam sel"
...💞💞...
Selamat pagi pembaca SkySal. Ada yang sudah baca karya Sky yang terbaru yang berjudul A DREAMER?
Tentang Zendaya, gadis yang punya sejuta mimpi. Dari pembantu hingga menjadi model. Kisah asmara nya juga seru, dimana Zendaya berusaha menaklukkan sang pujaan yang bernama Kenzo Alvian. Yang punya wajah bak malaikat namun selalu bersikap dingin dan arogan yang tak lain adalah bos nya.
__ADS_1
Tolong tinggalkan jejak nya juga ya, like, comment, hadiah, vote. Thank you 😘