
Lovely Wife
"Sudah sampai?"
Gabriel tersenyum membaca pesan dari istri tercinta nya itu, ia sudah mengetik pesan balasan namun pesan yg lain kembali masuk.
Lovely Wife
"Jangan lupa ya, aku istri kamu yg lagi hamil muda. Jangan dekat dekat sama perempuan lain apa lagi CLBK"
Gabriel menautkan alis nya membaca pesan itu, bukan karena Gabriel tak mengerti apa maksud Firda tapi ia tak mengerti apa itu CLBK. Dan Gabriel pun membalas pesan Firda.
Me
"Sayang, apa itu CLBK?"
Lovely Wife
"Cinta Lama Bersemi Kembali"
Gabriel mengangguk anggukan kepala nya setelah mendapatkan jawaban dari pertanyaan nya itu, entah mengapa Firda selalu mengatakan hal yg tidak bisa mengerti. Seperti daun muda, duren dan sekarang CLBK. Gabriel terkekeh mengingat setiap kejutan yg di berikan oleh istri nya itu.
Me
"Sayang, aku itu tipe orang setia. Sekali cinta, ya cinta, tidak akan tergoda baik oleh yg lama atau pun yg baru"
__ADS_1
...
Firda yg saat ini sedang mengaduk tepung sementara tangan kiri nya memegang ponsel tersenyum merona setelah membaca pesan suami tercinta nya itu, dan itu membuat Tante nya yg sejak tadi memperhatikan nya ikut mesem mesem.
"Jatuh cinta indah rasa nya ya, Ning Firda" tukas nya yg membuat Firda langsung meletakkan ponsel nya sambil cengengesan.
"Tante bisa aja..." gumam nya malu malu yg justru membuat Tante nya itu terkekeh, saat ini mereka ingin membuat martabak manis karena Firda mengidam kata nya.
"Terus, bagaimana dulu rasa nya kalian yg jatuh cinta? Siapa yg menyatakan cinta lebih dulu?" tanya Tante nya lagi yg membuat Firda meringis. Karena memang masih ada satu rahasia lagi yg Firda, Gabriel dan kedua orang tua Firda simpan dan mereka sepakat akan menyimpan rahasia itu selama nya. Yaitu kejadian tak terjadi di kamar hotel itu yg menggiring Firda pada pernikahan nya dengan seorang Don Mafia.
"Em tidak ada sih" jawab Firda "Tante, sudah kan adonan nya? Segini kental nya, atau kurang cair?" tanya Firda mengalihkan topik pembicaraan nya.
Tante nya itu mengecek nya dan tampak nya itu sudah benar.
"Makin pintar kamu, Fir..." puji nya yg membuat Firda tersenyum sumringah.
Me
"Ku pegang janji mu, Abang Gabriel..."
.........
Angeline yg mendengar kabar kepulangan Gabriel merasa sangat senang, begitu juga dengan Micheal. Meskipun Micheal belum di beri tahu bahwa Gabriel adalah ayah kandung nya, namun anak itu seperti nya sudah sangat menyukai Gabriel.
"Om tampan kata nya pulang, dimana Mom? Kok belum sampai?" tanya nya dengan begitu antusias.
__ADS_1
"Mungkin nanti, Sayang. Mickey mau telpon Om tampan?" tawar nya yg tentu saja membuat Micheal mengangguk semakin antusias.
Angeline pun mengambil ponsel nya, mencari kontak Gabriel dan langsung menghubungi nya. Selang beberapa detik kemudian panggilan nya terjawab.
" Ada apa, Angel?" terdengar suara berat Gabriel yang jujur saja mulai di rindukan oleh Angeline.
"Mickey terus menanyakan mu, Gab. Kata nya kapan kamu pulang ke rumah" tanya Angeline setelah me load speaker ponsel nya agar Micheal juga mendengar jawaban Gabriel.
"Aku belum tahu, Angel. Ada banyak sekali pekerjaan yg harus aku lakukan" jawaban Gabriel itu membuat Micheal memberengut dan membuat Angeline menghela nafas kecewa.
"But your son miss you, Gabriel" tukas Angeline lagi.
"So am I, Angel. Aku akan kesana nanti, setelah aku menyelesaikan pekerjaan ku...."
"Katakan sendiri pada nya, dia mendengarkan mu" ujar Angeline kemudian memberi isyrat pada Micheal untuk berbicara.
"Om tampan sibuk ya?" tanya Micheal cemberut.
"Iya, Son. Maaf ya, nanti Om akan pulang, Mickey mau apa, Nak?" tanya Gabriel dengan begitu lembut.
"Terus Tante cantik dimana? Apa Tante cantik juga sibuk?" tanya Micheal lagi yg seperti nya tidak tertarik dengan janji Gabriel. Angeline yg mendengar pertanyaan putra nya itu menampilkan wajah tak suka nya, entah apa yg membuat Micheal begitu menyukai Firda.
" Tante cantik tidak ikut, karena Tante cantik sedang sakit dan perlu istirahat" terdengar kekehan Gabriel saat menjawab pertanyaan putra nya itu. Sementara rasa iri Angeline semakin besar saja pada Firda, yg bisa dengan begitu mudah merebut hati dua pria yg paling di cintai nya.
.........
__ADS_1
Gabriel tersenyum setelah berbicara dengan Micheal, ia benar benar tak menyangka akan berada di titik dimana ia bisa berbicara bebas dengan Micheal. Dan ia tak menyangka, ini semua terjadi karena Firda.
Gabriel yg saat ini sedang berada di perusahaan nya terpaksa harus menyudahi panggilan nya dengan putra nya meskipun ia masih sangat merindukan putra nya itu, karena Gabriel sedang sangat sibuk dan ia memiliki jadwal yg sangat padat dan penting. Apa lagi ia harus mencari keberadaan Ayah nya yg hilang seperti di telan bumi.