
Meskipun Firda mengatakan tak mau ikut Gabriel ke kantor, namun sepertinya itu hanya kata kata karena saat ini ia sedang berada di kantor Gabriel bersama Bi Nining, salah seorang pelayan nya yang di Tugas kan oleh Gabriel untuk menemani dan menjaga Firda.
Kedatangan Firda dan putra nya ke kantor tentu di sambut hangat oleh para karyawan Gabriel, begitu juga oleh sekretaris nya yang bernama Rose.
"Rasa nya aku tidak percaya anda sudah punya seorang putra, Nyonya" kata Rose sembari mengintip Jibril yang ada di kereta bayi nya. Rose teringat pertemuan pertama nya dengan Firda, saat itu ia juga tak percaya bahwa bos nya membawa seorang istri yang masih kecil.
"Hehe, tidak ada yang tahu rencana Tuhan" kata Firda.
"Kau benar, putra anda benar benar tampan" puji nya kemudian.
"Sayang..." Gabriel datang menghampiri Firda yang saat ini sedang bersama Rose "Kamu mau makan siang dimana?" tanya nya kemudian merangkul pinggang istri nya yang masih berisi itu.
"Dimana saja" jawab Firda "Kak Rose, mau ikut makan siang bersama kami?" tawar Firda namun Rose menggeleng sambil tersenyum.
"Saya ada janji sama tunangan saya, Nyonya" ujar nya yang membuat Firda tersenyum.
"Hem, jadi sudah tunangan. Selamat ya..." ucap Firda.
"Terima kasih" jawab Rose.
"Baiklah, kami pergi dulu" pamit Firda kemudian.
Saat mereka sudah berada di lobi, mereka justru melihat Micheal yang sedang berlari sambil memanggil adik nya.
"Adik Lora..." teriak nya yang bahkan mengalahkan semua suara yang ada di sana, di belakang Micheal ada suster nya dan Angeline.
"Kalian mau kemana?" tanya Angeline setelah ia berada di depan Firda.
"Kami mau makan siang, Kak Angel sendiri mau kemana?" tanya Firda sembari melirik Micheal yang saat ini sedang mencubit pipi Jibril padahal Jibril sedang tertidur.
"Tadi nya aku mau makan siang juga, tapi setelah Micheal tahu kalian ada di sini, Micheal malah maksa di suruh anterin ke sini. Kangen Adik Lora nya kata nya" jawab Angeline
"Kita makan bersama saja" tawar Firda dan tentu saja Angeline tak menolak.
Mereka pun berangkat bersama makan di salah satu restaurant yang tak jauh dari perusahaan Gabriel.
Sesampainya di sana, Micheal tampak girang apa lagi di restaurant itu ada aquarium yang sangat besar dan tentu banyak ikan di dalam nya.
__ADS_1
"Mommy, ikan nya cantik. MMplickey juga mau..." rengek Micheal pada Angeline.
"Iya, nanti Mommy belikan" jawab Angeline.
Mereka pun memilih meja yang ada di dekat aquarium.
"Duduk di sini, Bi. Jangan berdiri begitu..." kata Firda pada Nining yang tampak nya ragu untuk duduk bersama mereka. Bi Nining nya itu tersenyum dan ia duduk di samping Firda, begitu juga dengan suster nya Micheal.
"Kalian juga boleh memesan makanan yang kalian mau" kata Gabriel kemudian yang tentu saja membuat Nining dan Suster Micheal senang
"Mommy, apa adik Lora belum bisa makan?" tanya Micheal kemudian ia membaca buku menu.
"Belum, Sayang. Masih minum ASI" jawab Firda.
"Mickey mau pesan pasta" kata Micheal kemudian.
"Iya" jawab Gabriel "Tapi habisin ya" ia memperingatkan dengan tegas dan tentu saja Micheal langsung mengangguk yakin meskipun sudah pasti ia takkan menghabiskan nya.
Mereka pun makan siang bersama tentu dengan berbagai keributan yang di timbulkan oleh Micheal, bahkan tak jarang mereka sampai menarik perhatian para pengunjung yang lain.
Bahkan pasta yang Micheal makan entah bagaimana cara nya bisa sampai berserakan ke lantai, Angeline hanya bisa geleng geleng kepala. Apa lagi saat Micheal hendak mengambil gelas untuk minum, Micheal malah menyenggol nya hingga jatuh.
"Ops, maaf, tidak sengaja, Daddy" kata Micheal dan sekarang ia menatap Mommy nya dengan tatapan polos nya "Mommy, boleh minta minum nya?"
"Iya" jawab Angeline dengan kesal.
"Jangan kesal begitu, Mommy. Kata Pak Ustadz, orang sabar di sayang Allah" ujar Micheal kemudian menyeruput minuman Ibu nya itu.
"Jadi kamu sadar kalau kamu itu bikin kesal?" tanya Angeline.
"Memang nya Mickey bikin kesal? Salah Mickey apa?" tanya Micheal dengan polos nya yang membuat Firda terkekeh, Gabriel geleng geleng kepala dan Angeline hanya bisa mengelus dada nya.
Seorang pelayan datang untuk membersihkan pecahan gelas yang di jatuhkan Micheal.
"Maaf ya, Mbak. Micheal tidak sengaja" kata Firda dan ia beranjak dari kursi nya, menarik kursi nya untuk membantu pelayan itu membersihkan lantai.
"Tidak apa apa, Bu. Silahkan duduk kembali" kata pelayan itu.
__ADS_1
"Tidak apa apa" kata Firda sambil melempar senyum ramah.
..........
Di penjara, diam diam Edward membaca koran yang dia curi. Berita di sana memuat tentang istri Gabriel Emerson yang datang ke Jakarta untuk pertama kalinya setelah melahirkan, di berita itu juga tertulis bahwa Firda membawa putra nya namun tak ada yang tahu siapa nama putra nya. Namun mereka mengatakan bahwa putra Firda yang masih bayi itu akan menjadi pewaris perusahaan Gabriel.
"Silahkan nikmati kehidupan kalian sekarang, tapi nanti... Akan aku akhiri kehidupan kalian dengan cara yang tak pernah kalian bayangkan"
.........
Setelah makan siang, Gabriel membawa Firda dan kedua putra nya jalan jalan. Angeline pun ikut karena ia tidak mau kalau sampai Micheal merepotkan Firda.
"Daddy, belanja mainan...." rengek Micheal saat mobil melewati toko mainan yang cukup besar.
"Okey" jawab Gabriel, ia pun berputar balik dan kemudian singgah di toko mainan itu.
Micheal tentu sangat girang dan ia langsung menunjuk semua mainan yang ia mau.
"Ya Allah, Micheal. Apa tidak kebanyakan?" tanya Firda karena ia melihat Micheal memilih banyak sekali mainan.
"Tidak, kan untuk adik Lora juga" kata Micheal.
"Tapi kan adik Lora masih bayi, belum mengerti soal mainan"
"Nanti kan bisa besar juga"
"Tapi kan masih lama, simpan saja dulu uang nya. Sayang kan kalau beli mainan sebanyak itu"
"Daddy kan kaya, uang nya tidak aka habis. Nanti ya beli lagi"
Gabriel hanya mendengus mendengar jawaban putra nya yang selalu saja menggunakan kekayaan nya untuk memuaskan diri nya diri.
...💞💞...
Selamat pagi pembaca SkySal. Ada yang sudah baca karya Sky yang terbaru yang berjudul A DREAMER?
Tentang Zendaya, gadis yang punya sejuta mimpi. Dari pembantu hingga menjadi model. Kisah asmara nya juga seru, dimana Zendaya berusaha menaklukkan sang pujaan yang bernama Kenzo Alvian. Yang punya wajah bak malaikat namun selalu bersikap dingin dan arogan yang tak lain adalah bos nya.
__ADS_1
Tolong tinggalkan jejak nya juga ya, like, comment, hadiah, vote. Thank you 😘